
"t-tapi bun..."
"Zaza kamu tau kan kalau ayah juga pengen yang terbaik buat kamu"-ucap ayah yang tiba tiba ada di depan pintu.
"Bunda....."-ucap Zaza lirih
"kamu yakin mau nikah?"tanya abang el dan di hadiahi sentilan dari bunda
"ABANGGGGG" teriak bunda pas di telinga Abang el
"ehehehehe..... maaf bun , maaf"ucap abang el sambil menyengir lebar
"kamu mau ya dek?"tanya bunda dan ayah sekali lagi dan Zaza hanya bisa menghela nafas
"huft.. oke Zaza terima"ucap zaza
"alhamdulillah "ucap ayah dan bunda
"tapi...... "ucapan Zaza digantungkan sehingga membuat tanda kerut di kening ayah dan bundanya.
"tapi apa dek?" tanya ayah
__ADS_1
"Zaza mohon pernikahanya setelah zaza lulus MA. kalok untuk sekarang atau kedepanya selama masih belum lulus nggak boleh lebih dari tunangan ya.... "-Zaza
"oke"ucap ayah dan bunda serempak
"kalau behitu bunda ,ayah,sama abang pamit keluar dulu ya"kata abang el pada Zaza
"ayok bun"ajak abang el pada bunda
"bundanya doang nih bang..... ayahnya yang nyari duit nggak di ajak ya bang... besok besok nggak usah uang saku uang sakuan ya bang"bicara ayah santai tapi sangat mengancam bagi abang el.
"eh iya iya yah... yaudah ayo kita keluar"pungkas abang el.
"yaudah adek cepetan wudu abis itu solat ya,bunda mau kebawah"ucap bunda
lalu mereka keluar dan zaza segera menutup pintu kamarnya.
"huft... kamu pasti bisa zaza. cinta akan datang dengan sendirinya zaza..."ucap zaza meyakinkan dirinya sendiri.
"ayo zaza!!!semangat!!!!" ucap zaza menyemangati dirinya sendiri.
skip pagi hari......
__ADS_1
"dek.... ayo dong berangkat..."ucap abang el yang sudah hampir 15 menit menunggu sang adik keluar dari kelediamanya di dalam goa. eh gak gak maksutnya di dalam kamar.
"iya bang...... ventar lagi 20 menitan pasti udah selesai kok... ini lagi otw makan nih..." teriak Zaza dari dalam rumah dan abang el hanya bisa menghela nafas dengan kelakuan adiknya yang satu ini. di dalam hati abang el sudah mengucap istigfar berkali kali dan di iringi kata kata sabar sabar dan sabar.
"abang......" teriak zaza dari dalam rumah
"iya apa dek??"tanya abang el dari dalam rumah
"emm rotinya jadi nya dibawain buat bekal pa buat sarapan bang...." tanya zaza dari dslam rumah dan lebih tepatnya dari ruang makan . sudah pasti bundanya dan ART nya menutup telinga mereka. bahkan anak tetangga sampai menangis karena teriakan zaza yang amat kencang.
"dek.. jangan teriak teriak... si cenzo anaknya bu maijah nangis tuh..... gegara kamu .."
"iya bang"ucap zaza teriak dari dalam rumah.
"katanya iya... tapi kok malah tambah gede sih suaranya..." gumam abang el
"yok bang zaza udah siap ,cantik wangi,dan endolita nih bang..."ucap zaza kelewat kepedean
"pfttt... can- apa? cantik? bwahahahahaha" ledek abang el pada Zaza. dan zaza pun cemberut dengan kata kata abng nya yang diluar ekspektasi. zaza kira abang nya akan memujinya ternyata malah mengejekya.
"huh..nih makan rotinya"ucap zaza sambil berusaha menyumpelkan roti tadi kedalam mulut sang kakak
__ADS_1
Halo temen temen kalok ada saran dari kalian tulis di kolom komentar aja ya..... karena saran kalian sangat membantu. jangan lupa ya tinggalkan jejak.... sekian dan terimakasih ...