Assalamualaikum Calon Suami

Assalamualaikum Calon Suami
Penjelasan


__ADS_3

saat ini Zaza dan Gibran sedang berada di ruang tamu. sebelum itu Zaza sudah memastikan gorden sudah ia tutup. dan pintu juga sudah ia Tutup. biasalah nanti kalau kulihara rumah tangga itu diketahui tetangga tahu sendiri lah.......


mohon maaf ya....


mulut tetangga lebih pedas daripada mulut netizen.


" jelasin" ucap laza yang cukup singkat


" jadi...."


" sakit....." Guhan yang mendengar itu pun spontan langsung menaiki tangga dan mengecek kamar sang adik. Iya juga lupa meletakkan pisau yang ia gunakan untuk memotong leher ayam. Yang pastinya ayamnya masih hidup


" Kamu kenapa Dek? kamu nggak papa kan?" tanya guhan mengkhawatirkan keadaan adiknya


" sakit Kak....." ucap sang adik yang membuat guhan semakin panik. sang adik berkali-kali memuntahkan darah dari mulutnya.


" Kak aku udah nggak kuat lagi..." ucap sang adik lalu di detik kemudian adiknya pun Menutup Mata

__ADS_1


Guhan bingung harus melakukan apa. lalu tiba-tiba saja mama dan Papanya masuk ke dalam kamar sang adik. mereka nampak terkejut dengan pemandangan yang ada di depannya.


Bagaimana tidak terkejut


ada banyak darah dan ada pisau. dan yang lebih mengejutkan yang lagi pisau itu dipegang oleh anak sulungnya.


Plakk


satu tamparan mendarat mulus di pipi Guhan. Tuhan yang tidak mengerti pun hanya bisa diam sambil memegangi pipinya yang terasa sedikit nyeri. Guhan pun bertanya


" kenapa Mama tampar aku?" tanya Guhan


" tapi Ma-" ucapan guhan terlebih dulu dipotong oleh sang mama


"PERGIII!!!!" bentak sama mama kepada Guhan


lalu tanpa aba-aba guhan diseret oleh dua pengawal yang menjaga rumahnya.

__ADS_1


setelah selesai mendengar penjelasan dari Gibran, zaza merasa prihatin. ternyata dibalik sosok Gibran yang sangat lembut dan perhatian kepadanya, adalah sosok anak yang sangat menderita dan rapuh Seperti kayu yang sudah tidak layak pakai yang lama-kelamaan akan musnah.


"G-guh-guhan itu siapa?" tanya Zaza mencoba mengkorek sedikit demi sedikit informasi tentang masa lalu suaminya.


" guhan itu aku za" jawab Gibran yang membuat Zaza terbungkam. akan tetapi Sedetik kemudian zaza berkata


" kalau seandainya kamu punya masa lalu-hmm dan masa lalu kamu itu berat, Coba deh kamu ceritain ke aku. aku siap kok jadi pendengar cerita kamu Mas. dan kalau seandainya kamu perlu senderan, aku siap kok kalau Bunda kaku jadi senderan kamu. kalau kamu butuh tiang yang kokoh buat kamu bertahan, aku bisa kok jadi tiang kokoh itu. karena aku akan selalu ada buat kamu. sampai ajal memisahkan kita" ucap saja yang membuat Gibran terharu.


" Makasih ya Za... Makasih karena kamu udah mau jadi tempat curhat aku dan tempat buat ngeringanin segala beban lku"


" aku Beruntung banget ya Za.. punya istri yang baik kayak kamu, pengertian dan yang pasti solehah kayak kamu" Puji Gibran karena Gibran sangat bersyukur Tuhan memberikannya seorang istri seperti Zaza.


" Seharusnya aku yang bilang begitu"


" aku yang beruntung banget punya suami yang kayak kamu. setiap seperempat malam, dulu aku berdoa supaya aku diberikan suami yang terbaik buat aku. dan ternyata Tuhan mengabulkan permintaanku. Tuhan memberikan aku seorang suami yang pengertian, Nggak gampang animosian kayak aku, soleh, dan yang pasti ganteng kayak Mas Gibran" ucap zaza lalu mendapat cubitan pelan di pipinya


" Iya Zaza... emang dari dulu suami kamu yang paling tampan kok" ucap Gibran lalu Zaza dan Gibran tertawa lepas

__ADS_1


' Ya Allah jika memang zaza yang akan membantuku keluar dari keterpurukan, Maka jangan sampai aku menyakiti hati zaza ya Allah. Ya Allah semuakan jaza adalah jodoh yang terbaik untukku. karena Zaza selalu ada ketika aku membutuhkan zaza. Lindungilah hamba dan istri hamba dari segala godaan setan yang terkutuk' ucap Gibran di dalam hati


' Ya Allah terima kasih sudah memberikan zaza jodoh yang terbaik seperti Gibran. zaza bersyukur banget Allah memberikan jodoh seperti Gibran buat Zaza yang petakilan. Makasih ya Allah'


__ADS_2