
"uy.... cantik..." goda seorang lelaki di dekat gang sepi
" cantik.... cantik.... matamu tu cantik" ucap Zaza sedikit ngegas ke lelaki itu
" cantik cantik ternyata galak juga" ucap lelaki itu
"heh botak!!lambemu itu ya... kalok ngomong itu di jaga ya!!"bentak zaza pada lelaki yang coba menggoda nya
"santai dong cantikkk" ucap lelaki tersebut yang hampir mencolek dagu zaza. akan tetapi segera di tepis oleh zaza
" iya lah!!gw cantik dan lo tuh yang mukanya jelek" ucap zaza sambil membentak lelaki di hadapanya. entah kenapa zaza seperti di tantang oleh lelaki tersebut. ya makanya zaza adu mulut
"cantiiikkk" ucap lelaki itu ingin merangkul pundak zaza. akan tetapi entah dapat keberanian dari mana , zaza menonjok pria itu dan menggebukinya habis habisan.
'nah kan.... mampus lu . abis ini mati terus di tanyain ma malaikat lu' - Aya
*Bugg
Bugg
Bugg
plakk
plakk
Bugg*
atensi orang orang yang lewat pun menjadi berpusat pada zaza dan laki laki tidak benar ini
"heii...za..." gibran menarik zaza yang hampir saja membogem lelaki yang tidak di kenal gibran
"awas lo" ucap lelaki tersebut lalu melenggang pergi dari sana
"apa lo awas awas ha!!!nantangin lo!!hayyookk!!" ucap zaza yang masih saja meladeni lelaki itu
__ADS_1
" udah za.... sekarang ayok kita pulang" ucap gibran sambil menggandeng tangan istri nya
sampai rumah ~
" assalamualaikum " ucap keduanya kompak saat membuka pintu rumah
" za" panggil gibran
" hmm" jawab zaza
"kamu kenal sama cowok tadi?" tanya gibran
" nggak" jawab zaza
" la terus?" tanya gibran
" apanya?" jawab zaza
" kenapa tadi kamu gebukin?" tanya gibran
" ya Allah za, hal kayak gitu jangan di ulangin lagi ya... dan maaf mas lalai " ucap gibran. firinyalah yang bersalah di sini.
" emang mas gibran salah" ucap zaza yang masih ada tanduk nya. dan masih ber kobar noh api nya
"hah... iya deh iya..." ucap Gibran mengalah
" mas kita pergi ke mall yuk" ajak Zaza kepada Gibran
" ngapain ke mall?" tanya Gibran
" pengen nyari street food, kayak Korean street food gitu" ucap zaza
" Kenapa nggak pesan online aja?" tawar Gibran akan tetapi dijawab gelengan oleh Zaza
"nggak mau mas. kalau beli langsung itu lebih enak daripada delivery gitu" ucap zaza memberikan alasan
__ADS_1
"masak?" tanya gibran yang mendapat hadiah sebuah cubitan dari zaza
" kangen Chanyeol..... hua....." teriak zaza tiba tiba yang membuat gibran kaget
" siapa itu Chanyeol?" tanya gibran
"iiihhhh...itu loohhh... anggota nya EXO" ucap zaza histeris pada kata EXO
" halah.... suami kamu ini loh lebih tamvan" ucap Gibran kepedean. iya sih... gibran emang ganteng. awok awok. canda mbak zaza
"terserah" tiba-tiba saja Zaza menjawab dengan nada yang cuek
Gibran pun mengalihkan topik pembicaraan. agar zaza tidak terlalu marah. sebenarnya Gibran juga heran, Kenapa perasaan Zaza gampang berubah-ubah. akan tetapi Gibran tidak terlalu memikirkan itu. yang terpenting masalahnya adalah Gibran tidak pernah tahu yang namanya Korean Street Food.
' Emang jadul banget ini orang'-Aya
"Za..." Panggil Gibran akan tetapi belum ada jawaban
"za.." Gibran memanggil Zaza lagi. akan tetapi masih belum ada jawaban dari yang dipanggil
" Za kacang itu mahal loh..." Ucup Gibran karena merasa dikacangin oleh Zaza. Karena sekarang ini sedang menonton konser EXO. dengan lagu yang berjudul' love shot' dan ' obsession'
" Iya mas... Zaza udah nggak mood lagi buat ke mall... mending Mas namanya Moza lihat konsernya Babang Cahyo deh" ucap Zaza yang membuat Gibran menyerengit heran
" siapa lagi Itu Cahyo?" tanya Gibran nggak nyantuy
" Babang Cahyo itu ya Chanyeol" jawab saja yang membuat Gibran sedikit bernafas lega. ini sebenarnya Exo juga itu apaan?
" Beneran kamu nggak mau ke mall?" tanya Gibran akan tetapi dijawab gelengan oleh Zaza
" mau ngeliat Mas Chanyeol aja deh. udah kenyang kok" jawab Zaza yang membuat Gibran membuang nafas.
"afah iyah?" tanya gibran
" Iya Mas udah udah udah sana kamu kalau mau makan, makan aja. udah aku buatin" ucap Zaza dengan santainya
__ADS_1