
Sesampainya dirumah Karin langsung masuk ke kamarnya dan merenung.Kemudian ia mengingat ibunya.Akhirnya Karin menelfon ibunya..
"Hallo.Assalamu'alaikum bu..?!"Kata Karin ketika sambungan telefone tersambung.
"Wa'alaikum salam,sayang..!"Jawab Bu Lastri
"Ada apa,sayang..??"Lanjut Bu Lastri
"Ibu baik baik saja kan..??"Tanya Karin cemas
"Ibu baik baik saja sayang..!!Emangnya kenapa..??"
"Oh,Syukurlah.."Kata Karin..
"Oh iya Nak.,Mita sekarang tinggal sama Ibu.Apa kamu sudah ketemu..?!"Tanya Bu Lastri menceritakan keberadaan Mita..
"Iya Bu,Karin sudah ketemu sama Mita.Tapi Mita gak ngapa ngapain Ibu kan.."!!Jawab Karin cemas..
"Mita nggak ngapa ngapain Ibu,Sayang.Kenapa sih kok kayak cemas banget..?"Jawab Bu Lastri berbohong,dia tidak ingiƱ Karin tau dengan apa yang dilakun Mita
"Enggak apa apa kok Bu..!!"Jawab Karin
"Udah dulu ya,Sayang.Ini Ibu lagi mau shalat zuhur..!!Kamu sudah shalat belum..??"Kata Bu Lastri mengakhiri panggilannya..
"Iya Bu,belum..!Ini baru pulang dari kampus..!!"Jawab Karin
"Ya sudah shalat dulu,jangan suka menunda sahlat.."Jawab Bu Lastri lagi..
"Baik Ibu..!!Ya udah Karin tutup dulu ya telfonnya.Ibu baik baik disana,ntar hari libur Karin nginap seperti biasa..!Assalamu'alaikum Ibu..!!"Kata Karin mengakhiri telfonnya
"Wa'alaikumsalam Sayang..!!"Jawab Bu Lastri..
*****
Sebenarnya Bu Lastri bukan mau shalat,karena dia baru saja melaksanakan shalat zuhur.Ya Bu Lastri mengakhiri telfonnya karena Mita sudah kembali pulang...
Flashback..
Tokk...
Tokk...
Tokk...
Bu Lastri bergegas bangun dari duduknya.Kala itu Bu Lastri sedang membaca Al Qur'an,karena sudah terbiasa setelah shalat maghrib harus membaca kalammullah tersebut.Dan itu juga terbiasa dilakukan oleh Karin..
Ceklekk...
Bu Lastri membuka pintu,dan terlihat seorang perempuan seusia dengan Karin sedang berdiri di depan pintu dan disampingnya ada sebuah koper yang sangat besar..
"Hai Tante..!Apa kabarnya..?"Kata Mita tersenyum.Kemudian menyodorkan tangannya dan menciumnya..
"Tante sudah gak kenal aku..??!"Tanya Mita.Karena melihat Bu Lastri yang terbengong saja..
"Maaf,ini siapa ya..?!"Tanya Bu Lastri.Akhirnya tersadar yang membuatMita menjadi kesal..
"Mita..?Mita temannya Karin waktu SMA..?!"Tanya Bu Lastri
"Iya Tante..!"Jawab Mita singkat sambil memonyongkan bibirnya
"Ya ampunn naakk..!Kemana aja kamu,setelah lulus SMA kamu tidak prnah main kesini lagi.."Kata Bu Lastri.Setelah tau tamunya adalah sahabat dari anaknya,Bu Lastri langsung menghambur ke pelukan Mita..
Bu Lastri sangat rindu kepada Mita,yang dulu sudah dianggap sebagai anaknya juga karena Karin dan Mita bersahabat sudah lama dan sering menginap..
__ADS_1
"Ihh Tante ngapain peluk peluk aku..?!"Tiba tiba saja Mita berbicara ketika Bu Lastri memeluknya.Sambil mengibas ngibaskan tangannya,seolah jijik ketika di peluk Bu Lastri..
Mendengar omongan Mita,Bu Lastri langsung berdiri tegak..
"Apa kabarnya Nak..?!Selama ini kamu tinggal dimana..?!"Tanya Bu Lastri dengan lembut..
"Maaf ya Tante.Tante tidak mempersilahkan aku masuk dulu..?!"Tanya Mita..
"Oh iya silahkan masuk Nak..!!"Ajak Bu Lastri..
Keduanya masuk kedalam.."Silahkan duduk ya,Tante mau bikin minum dulu.."Ucap Bu Lastri.Kemudian berlalu ke dapur untuk membuat minuman..
"Silahkan di minum dulu Nak Mita.."Kata Bu Lastri setelah duduk di sofa..
"Iya Tante,terimakasih.."Jawab Mita.Kemudian Mita meminumnya,karena sudah haus..
Baru saja Bu Lastri membuka mulutnya untuk berbicara.,tiba tiba Mita sudah mendahuluinya..
"Tante..!Aku kesini tuh mau minta pertanggungjawaban yang sudah diperbuat oleh keluarga Malik sama anak Tante..!!"Kata Mita sarkastik..
Deghh..
"Maaf Nak Mita,kenapa seperti itu..?!"Punya salah apa kami..?!"Tanya Bu Lastri bingung..
"Ya karena kalian sudah bersatu menjadi keluarga..!!"
"Ya memang,terus salahnya dimana..?!"
"Salahnya Karin mau dinikahi sama Rasyid Tante..!!"
"Ya kenapa harus salah,mereka yang membangun komitmen,mereka juga saling mencintai.."Emangnya ada hubungan apa Nak Mita sama Nak Rasyid..?!"Jawab Bu Lastri tak gentar..
"Rasyid itu hanya milikku Tante,tidak boleh ada yang memilikinya selain aku..!"Sahut Mita berapi api.Dia tersulut emosi,karena Bu Lastri membela anaknya.Dia tidak ingin ada orang yang membela Karin.
"Ya makanya sekarang aku kesini mau minta pertanggung jawaban.Karena Tante sudah merestui pernikahan mereka..!"
"Terus Tante harus bagaimana..??"Tanya Bu Lastri..
"Tante harus nurut sama aku,kalau enggak taruhannya nyawa anak Tante yaitu KARIN..!"Jawab Mita dengan penuh penekanan..
"Aku akan tinggal dirumah Tante,dan Tante harus memenuhi kebutuhanku setiap harinya dan satu lagi Tante harus transfer uang ke rekeningku lima juta setiap bulan..!!"Lanjut Mita lagi..
"Kalau untuk tinggal disini,silahkan saja tante tidak melarang.Tapi kalau untuk memenuhi kebutuhan kamu Tante keberatan.Karena sekarang Tante sudah tidak bekerja lagi..
"Ya kan keluarga Malik sangat kaya raya Tante,harta mereka tidak akan habis kalaupun ngasih sama Tante lima puluh juta sebulan"Jawab Mita lagi..
"Tante tidak bisa,maaf saja Mita..!"Ucap Bu Lastri tegas.Dia tidak habis pikir.Karena obsesi semata Mita bertindak seenaknya dan harus melibatkan dirinya..
"Ya sudah,kalau Tante mau anaknya besok tinggal nama..!"Ancam Mita..
Bu Lastri kebingungan dengan sikap Mita yang berani mengancamnya.Padahal dulu anaknya sangat lemah lembut dan justru Karinlah yang bar bar..
"Ya sudah,Tante akan memenuhi kebutuhan kamu dengan uang Tante.Tapi tidak untuk meminta langsung kepada menantuku..!"Akhirnya Bu Lastri harus mengalah dulu..
"Ya sudah dari mulai sekarang,lima juta untukku.."Jawab Mita lagi dengan tangan menengadah kearah Bu lastri..
Kelakuan Mita,ta ayalnya anak kecil yang meminta jajan sama ibunya.Tapi kenapa dia harus mengancam segala.Ada sedikit rasa menggelitik di hatinya,tapi ya sudahlah dari pada Karin kenapa napa,lebih baik menyelamatkan diri..
Sebenarnya Bu Lastri tidak keberatan untuk memenuhi kebutuhan Mita sehari hari.Hanya saja cara Mita yang tidak benar..
Bu Lastri tidak akan kekurangan uang,karena dia juga mempunyai sebuah warung makan yang lumayan ramai pengunjung.Penghasilanya perbulan sangat cukup untuk kebutuhannya..
Setelah Mita menerima uang dari Bu Lastri dia langsung masuk ke kamar dan mandi.Hari ini dia ada janji sama teman temannya untuk nongkrong di Klub Malam..
__ADS_1
"Mita..,makan dulu Nak..!!"Kata Bu Lastri.Ketika melihat Mita keluar dari kamar..
"Enggak Tante,terimakasih.Aku sudah ada janji sama teman diluar..!"Jawab Mita menolak halus.Padahal Bu Lastri sudah masak banyak..
"Oh ya udah,emangnya mau kemana malem malem..?"Tanya Bu Lastri penasaran.Karena penampilan Mita yang seksi dan menor..!!"..
"Bukan urusan Tante dong..,aku mau kemana aja bebas..!"
"Oh ya ada kunci cadangan gak,biar nanti aku pulang gak usak gedor gedor pintu"Lanjut Mita..
"Ada,sebentar Tante ambilin.."Jawab Bu Lastri.kemudian masuk kekamarnya dan mengbil kunci cadangan yang disimpannya di laci nakas..
"Ini Nak Mita..!"Kata Bu Lastri.Menyerahkan kunci cadangan yang diambilnya dari kamar..
"Terimakasih tante..!"Kata Mita dan melangkah pergi..
Bu Lastri mengelus dadanya,dan berpikir akan mengadukannya kepada Karin.Tapi baru saja mau menutup pintu.Mita terlihat kembali lagi..
"Oh ya,Tante..!!Awas kalau sampai ngadu ya,sama siapapun itu termasuk Karin.Kalau Tante berani mengadu,nyawa Karin ada di tanganku..!!"Ancamnya dan kemudian pergi kembali..
Bu Lastri menatap nanar kepergian Mita,kemudian dia menutup pintu dan menguncinya..
Tak terbayang oleh Bu Lastri,kehidupannya yang amat tentram selama ini terusik dengan adanya pernikahan anaknnya.Tapi Bu Lastri hanya pasrah semuanya sudah takdir hidup yang harus dijalaninya.
Tidak mengapa dia harus mengeluarlkan uangnya yang selama ini dikumpulkannya untuk berangkat haji,daripada nyawa anak semata wayangnya harus terancam...
Setelah mengunci pintu,Bu Lastri mengambil air wudhu,dan kemudian duduk bertafakur,berserah diri kepada Allah Swt.,semoga saja dirinya dan anaknya diberi keselamatan dan perlindungan dari orang orang yang berniat jahat kepadanya dan juga Karin...
Setelah shalat dua rakaat Bu Lastri kemudian membaringkan tububnya,dirinya merasa sangat shock dengan kedatangan Mita dan mengancamnya...
*******
Pagi menjelang Bu Lastri membuat sarapan untuknya dan juga Mita.Dia berniat membangunkannya untuk sarapan.Tapi ketika mengetuk pintu kamarnya,tidak ada sahutan sama sekali...
Karena penasaran Bu Lastri pun membuka pintunya dengan perlahan.Dan alangkah terkejutnya melihat isi kamar Mita.Sungguh sangat berantakan sekali,Bu Lastri hanya bisa geleng geleng kepalanya dan kemudian kembali menutup pintu..
Bu Lastri sarapan seorang diri seperti biasa.selesai sarapan dia beberes rumah dan mencuci pakaiannya.Dia sengaja tidak memakai jasa pembantu,karena dia masih sanggup melakukannya..
Dari dulu dia memang tidak menggunakan jasa pembantu,sehari hari selalu bergotong royong bersama Karin.Karin kecil sudah bisa membantunya dan menjadi kebiasaan sampai ia dewasa..
"Tante,tolong cuciin dong,aku mau pergi dulu..!"Tiba tiba Mita keluar kamar dengan membawa setumpukan baju kotor dikeranjang..
Bu Lastri terlonjak kaget dan tak percaya dengan kelakuan Mita.Dia sedang bersantai sambil nonton televisi,karena pekerjaan sudah selesai ia gunakan waktunya untuk menonton televisi..
"Kenapa harus Tante Nak..?Kamu juga bisa kan.,dibelakang juga ada mesin cuci Nak..?!!"Jawab Bu Lastri setenang mungkin.Sebenarnya dia sangat geram,anaknya saja tidak pernah menyuruh nyuruh tapi orang lain menyuru nyuruh..
"Aku mau pergi Tante..!Pokoknya ketika aku pulang baju ini harus sudah dijemur.."Kata Mita dengan penuh penekanan.
Setelahnya Mita berlalu pergi meninggalkan Bu Lastri yang duduk termangu di depan televisi."Astaghfirullahhal'adzim ya Allah..!"Ucap Bu Lastri sambil mengelus dadanya..
Bu Lastri telah selesai menjemur bajunya Mita,kemudian ia berwudhu untuk melaksanakan shalat dhuha dan dilanjutkan membaca kitab suci Al Qur'an,untuk sedikit menenangkan hatinya..
Setelahnya Bu Lastri memasak untuk makan sian sambil menunggu adzan zuhur.Adzan zuhur berkumandang ketika makanan sudah tersaji di meja maka.Gegas ia melaksanakan shalat zuhur...
Baru saja melipat mukenanya,hapenya berdering tanda panggilan masuk.di bukanya hape,disitu tertera nama Karin anaknya..
Karin menanyakan keadaannya dan dia juga mengetahui kalau karin berada di rumahnya.Setelah beberapa pertanyaan yang dilontarkan karin,terdengar suara Mita dari luar kamarnya.Bu Lastri segera menyudahi perbincangannya dengan Karin.,dengan alasan mau shalst dzuhur,.Akhirnya telfon terputus dan terdengar suara Mita memanggilny...
Fashback off...
**Bersambung...
Terimakasih yang sudah mengikuti kisah Karin..,Jangan lupa Like Komen dan juga vote ya**..!!
__ADS_1