
Sore hari Rasyid pulang dari kantor.Ya Rasyid selain jadi dosen ia juga membantu papanya di perusahaan Malik group yang dirintis papanya ketika di luat negri.Dan berkembang hingga ke Indonesia...
Dan sekarang yang di Indonesia Malik Group menjadi kantor pusat.Suasana rumah sangat sepi,ntah pada kemana orang orang..
Rasyid membuka pintu kamarnya,tidak terlihat juga Karin disana dan setelah masuk terdengar suara air di kamar mandi.Ya Karin sedang mandi..
"Mas,kamu sudah pulang..?"Tanya Karin ketika keluar kamar mandi..
"Eh sayang,baru saja.."Jawab Rasyid sedikit kaget karena ia lagi fokus ke hapenya..
"Liat apa sih Mas,serius amat..?"Tanya Karin cemberut..
Rasyid mematikan hapenya,dan menaruhnya diatas nakas kemudian ia berdiri dan menghampiri Karin..
"Marah nih.."Kata Rasyid sambil mencubit hidungnya..
"Apa kabar sayang..?"Tanya Rasyid sambil memeluknya
"Baik,Mas..!Kamu jangan mengalihkan pembicaraan yah.."Kata Karin
"Iya,Mas cuma meriksa email yang masuk sayangg..!!"Jawab Rasyid..
"Mas mandi dulu gih,jangan peluk peluk dulu.."Kata Karin ketika Rasyid tambah nempel memeluk Karin..
"Iya sayang,aku mandi dulu ya..!"Lata Rasyid setelah menghujani kecupan di wajah Karin...
"Maaasss iihh..!"Teriak Karin,Rasyid hanya tetkekeh kemudian masuk ke kamar mandi..
Selesai menyisir,Karin menyiapkan baju untuk Rasyid kemudian ia dudukl bersenderan di kepala ranjang...
Karin memainkan poonselnya dan tiba tiba ada notifikasi pesan dari aplikasih yang berwarna hijau itu..
["Rin,gua pake kamar lo ya.."Bunyi pesan yang masuk dari nomor yang tak dikenal..]
degh...
"Siapa ini,jangan jangan Mita..!!Gumam Karin
Benar saja,setelah dilihat fhoto profilnya ternyata Mita yang mengiriminya pesan..
["Janganlah Mit,gua juga kan pulang nanti kalau weekend.."]Tulis Karin.kemudian ia pencet tombol send,dan pesanpun terkirim.Tidak lama kemudian terlihat pesan yang dikirim Karin sudah cuntring dua dan berwarna biru,artinya pesan telah di baca oleh Mita..
Pesanpun tidak terbalas lagi,dan tidak lama kemudian Rasyid keluar kamar mandi..
"Aaaawww..."Teriak Karin
"Apa sih Yang,teriak teriak.."Kata Rasyid
"Kamu yang kenapa,Mas.Kenapa gak langsung pakai baju..??"Tanya Karin,masih menutup matanya dengan kedua tangannya..
"Kan bajunya disini Yang.."Jawab Rasyid santai kemudian mengambil baju yang sudah disiapkan oleh Karin.Dan memakainya di hadapan Karin..
Karin menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.Dia tidak habis pikir dengan Rasyid,bisa bisanya ganti baju di depan matanya..
"Yang,udah..!"Kata Rasyid.Ketika melihat Karin masih bergelung selimut.Tapi tidak ada sahutan,Rasyidpun menghampiri Karin dan membuka selimutnya perlahan..
"Mas,pakai dulu bajunya.."Kata Karin ketika Rasyid membuka selimutnya..
"Sudah Sayang..!"Jawab Rasyid.
Karin membuka matanya,dan terlihat Rasyid yang berada dihadapan matanya.Karin refleks mendorong Rasyid..
"Masss..!!"Seru Rasyid sambil mendorongnya.Rasyid terkekeh melihat kelakuan Karin..
"Kita makan Yang,takutnya Mama sama Papa udah nungguin.."Ajak Rasyid..
"Ayok..!!"Jawab Karin,kemudian bangun dan menuju ruang makan.
Benar saja di meja makan sudah ada Mama dan Papanya Rasyid..
"Hai Ma.Hai Pa...!"Kata Karin."Sudah menunggu lama ya ..??"Tanya Karin..
"Hai juga Sayang..!Baru juga duduk.."Jawab Mama.Ayok kita mulai saja makannya.."Sambung Mama..
__ADS_1
********
Hari beganti hari,Bulan berganti bulan,Tahun pun berganti.Dan tepat hari ini adalah hari spesial Rasyid dan Karin.Hari ini tepat satu tahun pernikahannya..
Selama ini,sudah banyak cerita yang di lalui oleh Rasyid dan Karin.Keduanya sangat sibuk,Karin sibuk sama tugas tugas kuliah yang sudah mendekati skripsi.Sedangkan Rasyid sudah tidak menjadi Dosen lagi sejak lima bulan lalu,karena kesibukannya di kantor yang semakin berkembang pesat.Sering keluar kota dan membuat hubungan keduanya sedikit renggang...
Sedangkan Bu Lastri,sekarang sering sakit sakitan.Karena Mita menjadikannya seperti pembantu.Bu Lastri tidak bisa berontak karena ancaman Mita.Mita selalu bisa mengelabuinya..
Merasa badannya yang semakin drop,Bu Lastri mengumpulkan semua berkas berkas kepemilikan tanah rumah dan rumah makannya.Ia akan menitipkannya kepada besannya,dia tidak ingin
hartanya dikuras habis oleh Mita.Mita bukan siapa siapa dikeluarganya,hanya Karinlah ahli warisnya..
Sudah sering Mita menanyakan surat surat kepemilikan tanah dan rumahnya..
"Tante,mana surat surat rumah tante.Aku sedang membutuhkan uang banyak..!"Kata Mita dengan tidak sopannya..
"Maaf Nak Mita,semuanya berada di kuasa hukum ayahnya Karin.Tante tidak tau menau tentang surat surat rumah itu.."Jawab Bu Lastri bohong..
Esok harinya Mama Karissa menelfonnya..
"Iya,Hallo Riss,ada apa..?"Tanya Bu Lastri ketika sahabatnya menelfonnya..
"Gini Las,besok kita makan siang bareng yuk,kabetulan Mas Abdul lagi keluar kota.Jadi kita bisa jalan jalan bareng.."Ajak Mama Karissa..
"Boleh tuh Ris,kebetulan ada yang mau aku titipkan.."Jawab Bu Lastri...
"Ya sudah,besok kita ketemu di cafe yang biasa kita nongkrong dulu,ya..!"Kata Mama Karissa..
"Oke Riss.."..
Akhirnya percakapan selesai dan keesokan harinya Bu Lastri berangkat di waktu makan siang.Mita juga sekarang sudah bekerja di Malik Group.Hari itu adalah hari kemenangan Mita.dimana dia bisa memasuki Malik Group dengan mudah,karena dengan pembukaan cabang di luar kota membuat Malik Group membutuhkan banyak karyawan yang handal dalam bidangnya...
Kebetulan Mita sudah terbiasa memegang perusahaan.Dan dia juga pewaris satu satunya dari Sanjaya Group.
Keesokan harinya Bu Lastri berangkat ke Kaffe tempat ketemuannya.dengan datang berbarengan keduanya saling menyapa..
"Hai Las.."Sapa Karisa ketika melihat Lastri turun dari mobil..
"Iya nih,Las..."Ya udah yuk masuk..?!"Ajak Karisa .
Setelah keduanya memesan makanan.Keduanya asyik mengobrol.Dan sebelum pulang Bu Lastri menitipkan berkas berkas yang dibawanya..
"Ris,nitip ini ya.Nanti kalau Karin sudah punya anak aku ingin ini menjadi miliknya dan juga cucuku.."Kata Bu Lastri,menyodorkan map berwarna coklat yang sudah di siapkannya dari rumah..
"Apa ini,Las..?"Tanya Mama Karissa..
"Ini isinya surat surat rumah sama tanah Ris..!"Pokoknya nanti lah kalau Karin sudah melahirkan baru kasih ya.."Pesan Bu Lastri..
"Kenapa gak di kasihkan langsung ke Karinnya aja Las..?"Tanya Mama Karissa heran..
"Sekarang kan Karin dirumahmu,jadi saya titip di kamu ya.."Kata Bu Lastri lagi.Membuat Mama Karissa tambah hetan..
Mama Karissa memperhatikan Bu Lastri yang sedikit pucat dan badan juga sedikit kurusan..
"Las,kamu lagi sakit..?"Akhirnya Mama Karissa bertanya...
"Kenapa emangnya Ris.Sehat sehat aja kok.."Jawab Bu Lastri.
"Kamu kurusan sekarang ya..!"..
"Yah namanya juga sudah tua ya kurusanlah.."Jawabnya lagi..
Akhirnya pertemuan sudah selesai dan Bu Lastri kembali ke rumah juga Mama Karisa.
*******
Hari ini Karin merasakan badannya sangat lemas dan ngantuk,selesai shalat subuh Karin kembali bergelung dengan selimut.Pikirannya menerawang setahuan yang lalu.dimana sedang romantis romantisnya kebersamaannya dengan Rasyid..
Dengan mengingat ngingat dimasa itu.membuat air matanya menetes.Karin hanya berharap Rasyid seperti yang dulu lagi ketika di awal pernikahan,tidak sejak saat Rasyid memutuskan untuk mengelola perusahaan bersama papa nya yang membuat hubungannya sedikit merenggang..
Karin selalu berusaha menjadi yang terbaik untuk suaminya tapi Rasyid selalu menghindar.Rasyid selalu sibuk dengan pekerjaannya yang semakin menumpuk membuat waktu bersama Karin sangat terbatas..
Pernah suatu hari di hari minggu,Karin mengajak Rasyid untuk ke Mall.Rasyid menurutinya tapi bukannya bahagia Karin malah dibuat kesal oleh Rasyid.Karena Rasyid hanya fokus sama handfonenya.Setiap ditanya Rasyid selalu bilang dari kerjaan,tapi tidak bisakah di hari minggu saja,ada waktu untuknya..
__ADS_1
Terlebih beberapa bulan lalu Mita juga masuk ke dalam perusahaan.Membuat pikiran Karin semakin kacau.Apalagi Mita menjadi sekretarisnya Rasyid.Tapi Rasyid seperti tidak menghiraukannya.Setiap dua minggu sekali Rasyid pasti ada keluar kota.Dan otomatis Mita pun selalu ikut.
Dan hari ini adalah hari spesialnya.Tapi tidak ada yang spesial buat Karin,karena Rasyid tidak ada mengucapkan selamat untuk satu tahun pernikahannya.Entah sudah melupakannya atau karena kesibukannya.Karena Rasyid sedang tidak ada di sisinya,Rasyid sedang ada di luar kota..
*********
Di tempat lain,di luar kota ada dua sejoli yang baru saja melakukan indahnya percintaan..
"Bagaimana sayang,kamu tambah bahagia tidak..?"Tanya Mita kepada Rasyid.Ya mita dan Rasyid telah melakukan kegiatan layaknya suami istri.
Tiga bulan lalu keduanya hadir dalam pertemuan bisnisnya di Jepang.Karin bukan tidak ingin ikut bersama Rasyid,dan bukan membiarkan kedua sejoli itu bersatu dalam sebuah dosa besar.Tapi hari dimana mereka seharusnya berangkat.Bu Lastri jatuh sakit dan di haruskan di rawat di rumah sakit.Karena tidak ingin Ibunya kenapa napa Karin memilih tidak ikut demi menjaga Ibunya.
Padahal semua ini adalah rencana jahatnya Mita.Mita sengaja membuat Bu Lastri jatuh sakit dengan memasukan obat yang membuat darah tinggi Bu Lastri cepat naik.Beruntung cepat di ketahui jadi masih bisa tertolong..
Di Jepang selain pertemuan meeting,Rasyid juga harus menghadiri pesta kliennya yang sedang berulang tahun.Dengan mabok berat Mita membawa Rasyid masuk ke kamarnya.Dari situlah berawal hubungan Rasyid dan Mita terjalin.
Sebulan kemudian Mita pingsan sesaat setelah meeting.Semua orang panik dan sebagian orang menggotongnya dan membawanya ke Klinik yang berada di kantor.Dengan keluhan yang di alami,Dokter Klinik menyarankan Mita untuk melakukan tes kehamilan dengan cara tespeck.
Garis dua yang terlihat di tespeck yang sudah ia teteskan air seninya.Hatinya sangat gembira karena rencananya berjalan dengan lancar..
"Sayang,aku hamil..!!"Seru Mita ketika sudah berada di ruangan Rasyid.Rasyid tertegun mendengar pengakuan Mita.Ada sedikit getaran aneh dalam hatinya,tapi ada sedikit kesedihan kenapa bukan Karin yang hamil.
"Sayang,kamu gak bahagia..?"Ucap Mita lagi
"Sory Mit..,apa benar kamu hamil anakku..?"Tanya Rasyid,akhirnya berbicara..
"Aku tidak pernah melakukannya dengan siapapun sayang.Kamu tau kan waktu kita di jepang,ada bercak darah di seprei yang kita pakai..?"Jawab Mita jujur.Membuat Rasyid mengingat dimana dia menghianati kekasih hatinya yang sudah ditunggunya belasan tahun.Karena kesibukan bekerja membuatnya khilaf dan melakukan yang tidak seharusnya dilakukannya.
Rasyid menatap mata Mita,siapa tau ada kebohongan.Tapi Rasyid tidak menemukannya.Rasyid menjambak rambutnya prustasi..
"Tapi aku tidak bisa menikahi kamu Mit.."Jawab Rasyid..
"Trus nasib anak ini bagaimana..?Atau aku gugurkan saja.."Tanya Mita penuh dengan kekecewaan..
"Tapi aku gak bisa untuk menikahi kamu,aku punya Karin.."Jawab Rasyid
"Karin yang gak bisa hamil.."Jawab Mita dengan nada tinggi
"Karin bukan tidak bisa hamil Mit,dia hanya menundanya..!"
"Oke,aku gugurin aja anak ini.Percuma ayahnya saja tidak menginginkannya.."Kata Mita.Kemudian dia melangkah pergi dari hadapan Rasyid..
"Jangan Mit,kamu mau jadi pembunuh..!"Teriak Rasyid,tapi tidak dihiraukan oleh Mita..
Kemudian Rasyid mengejarnya sebelum pintu terbuka dan Rasyid memeluk Mita..
"Tolong Mit,jangan kamu gugurin janin ini.Aku akan lakukan apa saja yang penting jangan kamu gugurin janin ini..!"Kata Rasyid memelas.Mau bagaimanapun dia harus bertanggung jawab dan menerima konsekuensinya..
"Oke aku gak akan gugurin janin ini.Tapi kamu harus nikahin aku untuk menutupi aib ini.!"Kata Mita lagi..
"Oke,tapi ada perjanjiannya..!!"Jawab Rasyid..
**Bersambung...
maafkan daku yang baru bisa update lagi dikarenakan ada kesibukan lain..
ikuti terus kisahnya,jangan lupa Like Komen dan juga vote ya,terimakasih❤❤❤❤**
"
__ADS_1