Balas Budi Hancurkan Mimpi

Balas Budi Hancurkan Mimpi
GARA -GARA KEDATANGAN SYARIF SEMUANYA SALAH PAHAM


__ADS_3

Syarif yang sudah berniat menemui Amara,akhirnya sepulang kerja melajukan mobilnya menuju kampus Amara.setelah beberapa jam ia sampai dikampus Amara,ia menunggui Amara didepan kampus,sambil melihat-lihat kedalam kampus Amara.


Bak yang telah dijodohkan,Amara memang sudah pulang dari kuliahnya,tapi diperjalanan Amara dihalangi orang Mulyadi yang slalu ingin berbicara padanya.


"Amara... janganlah seperti ini,kita harus berbicara jangan sampai ada kencanggungan di antara kita"


"Tidak ada yang harus kita bicarakan,kau ini suami orang jangan slalu menggangguku"


Amara seperti biasa,ia slalu berlalu meninggalkan Mulyadi,dan Syarif menyaksikkan perbincangan mereka berdua,melihat Amara yang sedang kesal ,Syarif tidak mungkin menemuinya secara lansung,Amara lansung menaiki angkot,dan diam-diam Syarif telah mengikutinya hingga dikontrakan Amara.


Kontrakan Amara yang kecil membuat Syarif terheran-heran dengan istrinya itu.


"dia betah tinggal dirumah sekecil ini"


Syarif lansung turun dari mobilnya dan mengetuk pintu kontrakan Amara,Amara yang kaget lansung menutup pintu rumah nya,


"kenapa kau bisa kesini?dan dari mana kau tau alamatku?"


"Aku telah mengikutimu sejak dari kampus,bukalah pintunya,aku mengantar beras untukmu"


Amara lalu membukanya,tampa salam Syarif lansung memasuki kontrakan Amara,ia duduk dilantai yang hanya beralaskan tikar.


"betah kau tinggal digubuk ini?"


"hanya orang kaya sepertimu,yang tidak tau betapa nyamannya tinggal dirumah yang kau anggap gubuk ini"


"iya dan hanya orang miskin sepertimu yang pantas tinggal disini"


"kau jangan membuatku kesal,pergilah dari sini"


"heii kau mengusirku,aku ini suamimu,kau mau jadi istri durhaka"


"iya aku calon mantan istrimu,dan kau juga pernah mengusirku dari rumahmu"


"semuanya kau ungkit-ungkit,buatkan aku minuman,cepatlah"


"siapa kau?,buat saja sendiri,itu dapur dibelakang,aku mau tidur dulu"


"kau benar-benar ya,lalu aku akan berbicara dengan siapa dirumah jelek kau ini"


"dengan tembok"jawab Amara dari kamar


Tiba-tiba Syarif menyelonong masuk kekamar Amara,Amara kaget dan lansung memarahi Syarif


"eeehhh kenapa kau masuk kekamarku,keluarrr"


"aku juga ingin istirahat,lagipula kau juga istriku yang sah,jadi aku terserah saja mau ikut tidur disini"


Syarif spontan saja tidur disebelah Amara.


"kau betah tinggal disini?"


"betah"


"kau sedang bertengkar dengan pacarmu?"


"pacar?" Amara menatap menghadap Syarif penasaran


"Iya,aku melihatmu bertengkar dengannya didepan kampus"


"kau jangan mengada-ngada,walaupun pernikahan kita ini terpaksa,aku tidak ingin berdosa berselingkuh dengan orang lain"


"lalu siapa yang bertengkar dengan kau tadi?"

__ADS_1


"dia dosenku"


"dosenmu tapi,kenapa seperti orang bertengkar"


"dia mantan pacarku"


"kau jelek-jelek begini hebat juga bisa berpacaran dengan dosenmu"


"kau jangan meledekku,nanti aku usir kau dari sini"


"hahaha itu saja kau marah,lalu kenapa kalian bisa putus"


"dia menikah dengan orang lain,karna hal itu lah yang membuatku berhenti kuliah"


"bodoh sekali kau,berhenti kuliah karna masalah percintaan"


"aku memang bodoh,hidupku penuh dengan kesengsaraan,selepas lulus sma aku bekerja dan slalu gagal,tinggal bersama tanteku aku dijadikan pembantu,kuliah kekasihku menikahi orang lain,dan kini aku menikah denganmu karna permintaan orangtuaku"


"aku minta maff karna waktu itu aku menamparmu"


"tidak apa-apa aku mengerti,aku hanya perempuan miskin yang kau anggap menumpang hidup dengan mu"


"aku tidak berniat seperti itu,haya saja aku kesal karna perkataanmu"


"aku akan masak,istirahatlah disini,jika kau mau mandi,kamar mandi ada didekat dapur"


"iya terimakasih"


Amara lalu kedapur dan memasak


"Apa yang telah aku perbuat pada istriku yang malang,jika aku menyalahkannya,ia tak bersalah dalam pernikahan ini"


setelah memasak Amara mandi dan bersiap-siap pergi bekerja.


"bekerja?"


"Iya bekerja,jika tidak bekerja aku tidak bisa makan dan membiayai hidupku,aku juga berhutang padamu,sudahlah aku pergi dulu"


Malam-malam sekali Amara baru pulang dan salah satu warga melihat Syarif turun dari mobil dan masuk kekontrakan Amara,dan malamnya ia masih melihat mobil itu berdiri disana,ia melaporkan nya pada pak rt,dan berniat akan menggrebek mereka setelah Amara pulang bekerja,betul saja setelah Amara pulang dan masuk ke kontrakannya,tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kontrakan.


"heh Amara ada laki-laki disini bukan"


"Apa yang telah kau lakukan disini Amara,kau benar-benar keterlaluan"


"Apa maksud bapak-bapak ini pak rt?"


"jadi begini Amara tadi udin melihat laki-laki yang keluar dari mobil itu dan masuk kedalam kontrakan ini"


"ituuu masalahnya?"


"sudahlah jangan banyak bicara lagi pak rt,dia pasti akan memberi Alasan yang panjang lebar,ayo kita cari laki-laki itu"


mereka masuk dan lansung saja masuk kekamar Amara,Syarif yang tidur terbangun karna tarikan warga yang menariknya bangun dari tempat tidur,ada juga yang langsung memukul Syarif.


"ini dia yang berbuat mesum disini"


"apa-apaan ini"


plakkkkk plokkkkkkk salah seorang memukul Syarif


Syarif yang masih pusing bangun dari tidurnya sadar bahwa orang telah ramai dikontrakan istrinya,


"bawa keluar,yang perempuan juga"

__ADS_1


"tunggu......tunggu......... ada apa ini?


"stoppppppp............,dia ini suami saya pak rt",semuanya kaget mendengar jawaban Amara.


"pasti itu hanya alasan"


"heh pak udin,ini gara-gara pak udin ya,saya akan memberikan buktinya tunggu disini"


Amara masuk kekamarnya dan mengambilkan buku nikah mereka


"ini pak rt buktinya"


pak rt membuka


"oh Iya benar"


"ini bagaimana ceritanya suami saya sudah dipukuli,saya tidak terima laporkan saja sama polisi bang"


"jangan begitu Amara,bapak minta maff ya dengan warga karna memang benar-benar tidak tau,habisnya Amara tidak melapor"


"ya kan ini suami saya,bapak yang salah kenapa tidak bertanya pada saya"


"jadi tidak enak ini,bapak siapa namanya suami Amara"


"Syarif"


"bapak Syarif minta maaf ya,sudah salah paham,lain kali saya pasti bertanya dulu,bapak Syarif iya juga salah,malam-malam begini istri tidak dijemput bekerja"


"istri saya ini keras kepala,gaji saya sebulan juga tidak akan habis untuk menghidupinya selama setahun"


"bapak kerja dimana,istrinya biasa juga sendiri disini"


"saya bekerja di kedinasan kota solok,saya asn,tidak mungkin mengikuti istri saya menetap disini"


"ooo maff sekali ya pak,sekarang bapak kalau sakit-sakit badannya biar saya panggilkan tukang pijit"


"tidak usah,saya hanya butuh istirahat"


"baiklah pak ,kalau begitu kami semua pulang dulu,sekali lagi maff ya pak"


setelah warga dan pak rt kembali,Amara tinggal berdua dengan Syarif.


"kau benar-benar ya mempermalukan aku" amara mencubit Syarif


"aduh -aduh............................ sakit ni?


"untung wajahmu tidak bonyok dipukuli warga,besok kau pulang saja"


"aku masih mau disini,dan kau berhentilah bekerja,aku yang akan membiayai hidupmu"


"tidak usah,aku bisa mencari uang sendiri"


"jika kau tak mengiyakan ucapanku,terpaksa kau harus aku adukan pada ibumu"


"kau memang egois,sudahlah aku ingin tidur"


mereka berdua masuk kamar dan mulai tidur,tapi Syarif merasa merindu kesakitan


"aduh rasa remuk badanku"


Amara yang mendengarnya ,duduk dan memijit Syarif"


"duduklah biar aku pijit"

__ADS_1


setelah memijit Syarif,mereka tertidur hingga pagi.


__ADS_2