Balas Budi Hancurkan Mimpi

Balas Budi Hancurkan Mimpi
AMARA KELUAR DARI RUMAH TANTENYA


__ADS_3

Setelah kesalahan pahamannya dengan Mulyadi selesai, akhirnya Amara di antar Mulyadi pulang kerumah.


Sampainya dirumah,Amara yang mengira tantenya tengah bekerja ternyata sedang berada di depan teras rumah,tantenya yang sontak kaget melihat ponakannya di antarkan seorang pria pulang kerumah,Mulyadi yang bertemu tante Amara lansung memperkenalakan diri,tante Amara tetak ramah pada Mulyadi walau hatinya tengah marah pada ponakannya itu.


"perkenalkan bu,saya Mulyadi teman dan juga merupakan dosennya Amara dikampus"


"oo Iya saya tantenya Amara"


setelah memperkenalkan diri Mulyadi lansung berpamitan untuk segera pulang,dari kepergian Mulyadi,terjadi lah keributan antara Amara dan tantenya.


"dosen apa yang mengantar,mahasiswanya pulang kerumah"


"tapi ia benar-benar dosen Amara tan"


"jangan kau bodohi aku,ngomongnya kuliah malah kelayapan kemana-mana"


"Amara tidak kelayapan tante"


"lalu kalau tidak kelayapan,mengapa baru pulang jam segini,diantarkan laki-laki pula kerumah,kau jangan mau mengada-ngada"


"dia memang benar-benar dosen Amara,jika tante tidak percaya,datang lah kekampus Amara"


"lalu kenapa dia mengantar kau pulang"


"ya kebetulan kita satu arah"


"kenapa tidak naik angkot saja"

__ADS_1


"ya kan Amara sudah bilang sama tante,Amara sering telat karna naik angkot,kalau tidak pinjamkan Amara motor agar Amara bisa pergi sendiri"


"Apa kau bilang,pinjamkan motor,kau kira itu motor bapakmu"


Amara yang mendengar perkataan kasar tantenya lansung terdiam tak berbicara,ia lansung masuk kamar tampa meninggalkan sepatah kata.


Ia hanya menangis,sampai hati adik ayahnya mengucapkan kalimat itu padanya.


Amara terus merenungi nasipnya bahkan ia berpikir jika ingin menyampaikan hal ini pada ayah dan ibunya,keesokan paginya Amara bergegas pergi kekampus karna takut terlambat ,hingga salah memakai rok yang telah tersusun di dekat meja setrika.Ini akan menjadi masalah besar jika tantenya tau,Amara yang mengetahuinya selepas kuliah bergegas untuk segera kembali kerumah,dan untung saja tantenya tidak ada dirumah.


Malam harinya tante Amara mengajak Amara untuk keluar rumah,di perjalanan tantenya bertanya,


"kau kan yang memakai rok ku tadi"


"iya tan,aku salah pakai rok pagi tadi karna takut terlambat"


Amara kehilangan akal untuk menjawab pertanyaan tantenya,ia terus di omelin hingga sampai dirumah,dengan hati yang perih,berniat pulang kerumahnya esok pagi,benar saja Amara pagi harinya mengatakan jika ia akan pulang,tantenya tidak melarangnya,ditengah hujan yang deras Amara mencari bus untuk pulang baju nya basah,tapi dalam hatinya ia mesti harus pulang,tak lama kemudian ia mendapatkan bus untuk pulang.


Didalam bus Amara berguman akan menyampaikan semua kelakuan tantenya pada kedua orang tuanya.


Sesampai dirumah ibu Amara kaget melihat Amara pulang,


"kenapa tidak memberi kabar sebelum pulang"


"aku tidak betah disana,setiap hari aku harus bekerja sendiri,dan setiap hari juga ia menghina dan memarahiku"


ibu Amara yang melihat anaknya yang menangis dan menceritakan kepedihan nya,merasa iba pada anaknya.

__ADS_1


"Semua badanku sakit,aku harus mencuci,menyetrika baju,menyelesaikan pekerjaan rumah sendiri,tidak ada yang membantuku lalu dia hanya marah padaku"


"kemarilah biar ibu pijit, lalu bagaimana harusnya,aku tidak akan lagi pulang kesana".


"begini saja,kau pergilah dari rumah di pagi hari ke kampus dan pulang sore hari,masalah biaya nanti kita pikirkan"


Amara tidak datang kerumah tantenya selama seminggu,ia juga tidak masuk kuliah,Novi mulai menghubunginya,dan menyarankan jika Amara tinggal dirumahnya,


Amara menyetujuinya,


Seninnya Amara kembali ke rumah tantenya,Novi dan ibunya juga ikut ia akan memberi alasan agar Amara bisa keluar dari rumah itu.Ibu Novi berencana mengatakan jika Amara hanya pulang dan akan pulang bersama.


Sesampai dirumah tantenya Amara bertemu dengan tantenya,dan mengatakan jika dia akan pulang,


Novi dan Ibunya juga mengenalkan diri.


"perkenalkan bu saya Novi dan ini ibu saya,saya teman kampus nya Amara"mereka semua bersalaman


"iya saya tantenya Amara"


"ini karna Amara mau pulang,jadi besok sekalian saja dengan kami pulangnya"


"oo iya"


"Iya tante aku mau pulang dulu,karna banyak yang mau di urus dirumah"ucap Amara


setelah berpamitan Amara pulang kerumah Novi dan tinggal disana.

__ADS_1


__ADS_2