Balas Budi Hancurkan Mimpi

Balas Budi Hancurkan Mimpi
PATAH HATI KARNA ANGGA


__ADS_3

Setelah lama tak kembali kerumah,waktunya pulang,Amara diizinkan tantenya untuk kembali ke rumah,tapi tidak untuk waktu yang cukup lama,hanya lima hari saja.


Dari rumah tantenya,Amara naik travel menuju kampung nya,diperjalanan Amara terus mencoba menghubungi Angga,berharap di kepulangannya hari ini ia bisa bertemu Angga,tapi sayang Angga tetap saja tak mengangkat telvon dari Amara,Sesampai dirumah Amara bertemu dengan adik-adiknya.


"Gimana disana,senangkan tiap hari bisa naik mobil?" ucap Nia adik Amara


"Senang,ya tidak setiap hari naik mobil,ngabisin bensin orang kalau tiap hari" canda Amara


"Makanannya enak - enak kan?dulu,kalau ayah pulang dari tempat tante,slalu membawa makanan yang enak-enak".


"iya,enak,tapi aku lupa untuk membawanya pulang,dan memberikan makanan itu pada kalian"


Amara berbohong pada adik-adiknya,jangankan untuk menawarinya makanan untuk dibawa pulang,ongkos pun tak diberikan,ia hanya mengumpulkan sisa dari uang jajannya untuk pulang.


Amara tidak mau menceritakan betapa sakitnya hidup Amara di tempat tantnya,ibunya mungkin hanya berpikir jika Amara bahagia disana,karna tante Amara adalah orang yang kaya.


"kau betah tinggal disana?"tanya ibu Amara


"betah bu,tapi mungkin suatu saat ketika punya uang Amara akan mencari tempat untuk tinggal sendiri dan mencari kosan"


"kalau kau punya uang,tidak apa-apa"


mungkin karna tidak punya uang,dan jarang bertemu, ibu Amara tidak dekat dengan anaknnya ,Amara jarang diperhatikan,bukan itu saja,Amara pun juga tidak disukai oleh keluarga ibu dan adiknya,ia dinilai slalu menghabiskan uang waktu bersekolah di madrsah aliyah di kota.


Amara merupakan perempuan yang kuat,dengan slalu banyaknya cobaan yang datang di usianya yang masih muda.


Setelah beberapa kali menghubungi Angga,akhirnya Angga mengangkat telvon Amara.

__ADS_1


"Ada apa kau menelvonku" ujar Angga


"aku sedang dirumah hari ini,kita bisa bertemu kan?"


"aku sibuk,banyak tugas disekolah"


"aku tidak akan lama dirumah,hanya lima hari saja"


"baiklah besok aku ke rumahmu,ada yang ingin aku sampaikan padamu"


"iya akan aku tunggu"


Amara sangat senang akan bertemu Angga,setelah beberapa bulan tidak bertemu,banyak yang akan diceritakan oleh Amara pada Angga,Amara berencana akan memasak untuk Angga.


Pagipun datang,Amara sudah menyiapkan makanan untuk Angga,ia menunggu Angga dan menghubungi Angga hingga siang hari, tapi Angga juga belum datang,dia terus berpikir baik mungkin Angga sedang berada disekolah,ketika sore barulah Angga datang,Amara menghampiri Angga dan menawari Angga untuk masuk.


"Masuk dulu bang,aku sudah masak tadi"


Amara mulai cemas,kenapa Angga bersifat seperti ini padanya,biasanya Angga slalu mau masuk kerumahnya,apakah Angga marah pada Amara.


Angga menatapnya begitu tajam,membuat Amara semakin cemas dan takut,memang pada saat itu ibu dan ayah Amara belum pulang dari sawah,begitu juga dengan adiknya ada yang belum pulang sekolah,dan ada yang pergi mengaji.


"Amara,aku sudah tidak bisa melanjutkan hubungan ini,kita sudah jarang berjumpa aku tidak bisa melakukan hubungan jarak jauh"


bak disambar petir,Amara terdiam mendengar ucapan Angga,ia merasa sangat bodoh telah menjaga hubungan selama setahun ini,


"Kenapa,karna ada perempuan lain? atau karna aku miskin? Amara mulai mengeluarkan suara tapi ia tersenyum pada Angga

__ADS_1


memang hubungan mereka sudah mulai tida baik,Angga sudah sering mengasari Amara,tapi Amara yang lugu masih saja mencintai Angga.


"memang betul aku sudah memiliki perempuan lain,bukan karna kemiskinan,tapi karna kau jarang memberikan waktu untuk ku"


"Jangan perbanyak lagi alasan,memang sudah lama niatan berpisah ini bukan?"


"aku sadar diri,abang sudah tak menyukaiku,aku sudah mengetahuinya sejak hari kelulusanku,kau merasa malu membawaku bukan,kau malu memperlihatkanku pada teman-temanmu"


"sudahlah terserah kau,kita memang sudah tida cocok lagi dan harus berpisah,siapa suruh kau tinggal di Padang,dan jauh dari ku" balas Angga


"dekatpun kau juga sudah tidak menyukaiku,dari lama bukan?


cinta ini hanya bertepuk sebelah tangan,aku saja yang terus berjuang"


Amara yang marah mulai mengungkit-ungkit masa lalu


"ooo kau hanya memanfaatkan aku,sampai aku mengerjakan proposal pkl mu?bagus sekali caramu bang menyakiti aku.


"Aku tidak sejahat yang kau pikirkan Amara,kau jangan melimpahkan kesalahan mu padaku,ini semua karna salahmu"Angga terus menyalahkan Amara,


" aku akan pulang,ada urusan lain yang akan aku urus"Angga langsung meninggalkan rumah Amara,Amara lansung berlari kedalam rumah dan memasuki kamarnya.


Amara yang malang,ia terisak dan berteriak,menyesali yang telah terjadi,ia mengupat dirinya sendiri.


"memang miskin,pembawa sial,aku tidak pantas untuk bahagia,Angga pun meninggalkanku,setelah sekian lama aku menjadi budaknya"Amara memukul pintu kamarnya sambil menangis


Ia mencoba menelvon Angga,tapi nomor Angga sudah tidak aktif lagi,nomor Amara sudah diblokir oleh Angga,hati Amara semakin hancur karnanya.

__ADS_1


Dua hari pun sudah berlalu Amara masih murung dan tetap memikirkan Angga,tapi didalam hatinya tetap saja ia harus melupakan Angga,Angga sudah tak bisa diharapkan lagi,karna Amara sudah tidak bisa menghubunginya.


Hp Amara berdering,itu panggilan dari tante Amara,yang menyuruhnya segera ke Padang karna ia akan membawa Amara jalan-jalan,itu mungkin hanya alasan,adapun itu nyata,tetap Amara akan seperti pembantu yang dibawanya kemana-mana,Amara mengiyakan ucapan tantenya,dan akan kembali esok hari,karna ia juga akan kuliah.


__ADS_2