Belajar Mencintainya

Belajar Mencintainya
Bab 10.


__ADS_3

Keesokan hari nya


"dia pikir bisa dengan mudah mencampakkan aku, tidak.... dia salah, di berurusan dengan orang yang salah" gumam dewi dalam hati dengan penuh kemarahan


Dia masih tidak terima dengan pembatalan pertunangan nya dengan Reynald


"tok tok tok"


"tok tok tok"


" eehhh nak Dewi, ada apa nak?, mari masuk" sambut ibu Asih melihat dewi yang sudah berada di depan pintu


"ibu.... Ibu tau kan kalau mas Rey sudah membatalkan pertunangan nya dengan Dewi?" tanya Dewi setengah berteriak


" Dewi gak terima bu, pokoknya Dewi mau ibu nasehatin anak ibu, bagaimana pun caranya kalau tidak Dewi akan bawa keluarga Dewi untuk buat ribut dirumah ini" teriak Dewi kepada ibu Asih yang hanya bisa diam dengan wajah bingung


"apa-apaan kamu Dewi, berani sekali kamu membentak Ibu ku, gak salah kalau aku memutuskan pertunangan kita, kamu gak pantas jadi istriku" ucap Reynald yang langsung ke luar kamar saat mendengar keributan di depan pintu rumah nya


Dengan kesal dia menyeret Dewi yang sedang berteriak histeris ke dalam mobil nya


"mas dengerin aku duluuu kasih aku kesempatan lagi, aku akan memperbaiki sikap ku, mas tolonnng." kata dewi sambil berteriak histeris


"pergi dari sini sekarang juga, atau aku akan kasih foto-foto mu bersama Aldi kepada keluarga mu, foto kemarin hanya contoh aku punya yang lebih vulgar dari pada itu" kecam Reynald ke Dewi.


Dewi pun hanya bisa tertegun selama ini Reynald adalah pria yang sabar kepadanya, baru kali ini dia melihat Reynald sangat marah, sehingga ke dua bola matanya tampak merah


"mas aku minta maaf, tolong maafin aku jangan seperti ini, aku janji akan merubah sikap ku" ucap Dewi memohon


"aku sudah memaafkan mu, tapi jangan harap kalau hubungan kita bisa kembali seperti dulu" ucap Reynald sambil berlalu meninggalkan Dewi di dalam mobil nya

__ADS_1


Tak lama Dewi pun meninggalkan halaman rumah Reynald, dia sudah kehabisan akal untuk membuat hubungan nya kembali


Di dalam rumah Reynald, ibu Asih hanya bisa terdiam setelah kejadian tadi


"ibu maafkan aku, Rey janji ini gak akan terulang lagi, Rey salah sudah memilih wanita seperti Dewi, sekali lagi maafin Rey ya bu" ucap Reynald sambil bersimpuh di depan ibu nya.


"sejak awal Dewi adalah pilihan mu nak, meskipun ibu tidak setuju karna ibu liat Dewi itu tempramen, tapi karna melihat kamu sepertinya mencintai dia, akhirnya ibu memberi restu, dan sekarang keluarga yang terkena imbas nya, beruntung ayah mu sedang tidak di rumah" ucap ibu Asih sambil menghela nafas panjang


Dan Reynald hanya bisa tertunduk lesu menyesali semua yang sudah terjadi


***


Cuti Reynald pun berakhir, dia kembali ke kota tempat dia bekerja dan kota dimana ada Riyani


Di kantor Reynald diatas meja nya sudah ada undangan pernikahan


"undangan dari putra, sudah mau menikah aja" batin Reynald


"kebetulan sekali, aku ajak Riyani aja pergi bareng ke acara Putra" gumam Rey sambil tersenyum dengan idenya. Dia pun bergegas pergi ke kantor Riyani, karena memang ada hal yang harus diurus sekalian mengajak Riyani


***


Kantor Riyani


Masih dengan aktifitas nya di kantor Riyani hanya sibuk mengurus pekerjaannya, tiba-tiba telepon kantor nya berbunyi


"halooo" sapa Riyani


"permisi mba Riyani, ada tamu dari perusahaan Central Asia" ucap pak security dari seberang telepon

__ADS_1


"oohh iya pak suruh langsung keruangan saya, terimaksih ya pak"


"baik, sama-sama mba Riyani


Tak lama kemudian Reynald muncul di hadapan Riyani


" selamat pagi " sapa Rey sambil tersenyum


" selamat pagi pak Rey, apakabar "tanya Riyani berbasa basi


" baik" balas Rey sambil mengecek berkas2 nya dan mengambil beberapa berkas yang di berikan oleh Riyani


Setelah selesai semua urusan Rey pun membuka pembicaraan


" oohh iya Putra menikah ya hari minggu nanti?" tanya nya kepada Riyani


"iya benar, pak Rey di undang kan?" jawab riyani balik bertanya


Dia tau karna dia sendiri yang menyusun undangan tersebut


"iya, saya diundang, masalah nya saya gak tau persis di mana letak gedung acaranya" jawab Rey sambil berharap Riyani akan menawarkan diri


"oohh iya ya, pak Rey kan orang baru ya disini" jawab Riyani dengan polos nya.


Rey hanya mengangguk anggukan kepalanya


"kebetulan saya juga gak ada barengan, saya bisa sehh bareng pak Rey, tapi masalah nya setelah itu saya masih ada undangan temen saya." kata Riyani


"atau gimana kalau kita pergi bareng bawa kendaraan masing" tanya Riyani polos

__ADS_1


"gak usah bareng motor aku saja, nanti aku antar undangan temen kamu" jawab Rey dengan senang karna bisa pergi bareng dengan Riyani


__ADS_2