
Waktu menunjukkan jam 11 siang, orang suruhan dari perusahaan 'Central Asia' belum juga datang.
"uwdah jam segini koq belum datang ya?" tanya Riyani berbicara sendiri
"hayooo ngomong sama siapa,.?" tiba2 Ellta datang mengagetkan Riyani
"huhhh bikin kaget aja, aduhhh rasa mau copot jantung ku" teriak Riyani sambil mengelus dada nya
"hahahaha lagian ngomong sendiri kayak orang kesambet" kata Ellta sambil tertawa
"eehhh ngomong2 pak putra mana biasanya selalu di samping mu?" tanya Ellta sambil memeriksa keadaan sekitar
"barusan aja keluar ada urusan sama bos sekalian makan siang" jawab Riyani sambil merapikan pekerjaan nya
"oowww gitu" jawab Ellta sambil mengangguk
"kita jadi makan siang bareng nya? Tanya Riyani
" Nahh itu dia alasan aku kemari, sory banget lagi ada dateline kerjaan, ini aja aku makan siang nya pesen, hemmm atau kamu mau aku pesenin juga " terang Ellta ke Riyani sambil pasang wajah sok manis
" ya uwdah gak papa, aku juga masih nunggu orang" jawab riyani sambil tersenyum
"oke kalau begitu aku lanjut ya bye,,, selamat menunggu" Ellta pun pergi meninggal kan
Riyani
Sudah mau jam 12 yg ditunggu belum juga datang perut Riyani pun sudah mulai lapar karna tadi pagi dia tidak sarapan akhir nya dia Siap2 pergi ke cafe dekat kantor nya
Baru saja riyani mengambil tas nya tiba2 ada telp berdering
"halo selamat siang" jawab Riyani
"siang mba Riyani, lapor ada yg mau bertemu dengan Ibu bos dari perusahaan 'Central Asia'" suara dari seberang telepon ternyata pak security
"baik pak suruh aja naik keatas bertemu dengan saya" jawab riyani sambil menaruh kembali tas nya dan menyiapkan berkas yg sudah di pesankan oleh atasannya
Tak lama kemudian sosok pemuda tinggi warna kulit kecoklatan muncul di hadapan Riyani
__ADS_1
"selamat siang pak" sapa riyani sambil menyalami sosok laki2 yg ada di depannya
"siang bu" balas laki2 itu
"perkenalkan nama saya Reynald panggil saya Rey" jawab laki2 itu dengan sopan sambil menyambut tangan Riyani.
"" hemmm halus sekali tangan nya wajah nya juga sederhana, tapi manis"" gumam Rey dalam hatinya
" tolong di periksa kembali berkas2 nya pak Rey, saya pikir Bapak tidak jadi datang. "kata Riyani sambil menyerahkan berkas nya
Reynald hanya tersenyum sambil memeriksa berkas2 yg diberikan Riyani
" oke bu semua nya lengkap, maaf kalau saya terlalu siang dan sudah mengganggu jam makan siang ibu "jawab reynald sambil menyalami Riyani
" ooww tidak masalah kalau itu pak saya baru mau keluar untuk makan siang " balas Riyani sambil tersenyum
" " ya Tuhan manis sekali senyum nya""
gumam reynald dalam hatinya
"maaf pak saya makan sendiri saja" tolak Riyani secara halus karna dia merasa canggung harus makan berdua dengan orang yg baru dia temui.
"saya disini belum punya banyak teman bu lagian saya orang baru di kota ini, jadi belum banyak tempat yg saya kunjungi" jawab reynald dengan ekspresi mengajak
Riyani bingung gimana lagi cara menolak yg halus kepada pria di depannya ini
Akhir nya riyani pun mengangguk meng iya kan ajakan tersebut
Sesampainya di cafe xx setelah memesan makanan Riyani membuka percakapan
" ohhh iya katanya bapak orang baru di kota ini memang nya bapak dari mana?" tanya Riyani menyelidiki
"" hemmm awas aja kalau itu cuma alasan buat ngajak aku makan siang "" ucap Riyani dalam hati
"jangan panggil bapak, kita kan tidak di dalam kantor dan bukan urusan pekerjaan panggil saja Rey" kata Reynald sambil memandang Riyani
"iya saya baru 1 bulan di sini saya dari kota xx, saya di tempat kan di kota ini dan belum sempat kemana mana, hanya dari kontrakan ke kantor" jelas Rey
__ADS_1
Yang tiba-tiba bertanya ke Riyani
"kamu gimana asli orang sini?
" ehh iya saya lahir dan besar di sini " jawab Riyani yg mulai salah tingkah karna selalu di pandangi oleh Reynald,.
Apalgi yg memandangi nya wajahnya tampan hidung nya mancung tubuhnya atletis
Akhirnya kecanggungan Riyani terselamat kan oleh pesanan mereka
Mereka pun lanjut makan siang
Sambil sesekali Riyani menjelaskan tempat2 yg recommend di kota nya
Setelah selesai makan siang Riyani pun ingin segera kembali ke kantor nya
"saya dulu an ya pak Rey, karna masih banyak yg harus saya kerjakan di kantor" ucap Riyani dengan sopan, sambil tersenyum
"" ada apa dengan senyum wanita ini selalu saja membuat saya takjub"" gumam Rey dalam hatinya
" baik mba Riyani, tapi tolong jangan panggil saya pak " sambil menyodorkan tangan untuk bersalaman
" oohh iya boleh saya minta no handphone mba Riyani, siapa tau masih ada yg saya perlukan masalah berkas2 tadi" pinta reynald dengan harap
" ooww boleh pak eehh mas Rey ini no hp saya 08xxxxxxxxxx"
Setelah bertukar nomor handphone mereka pun akhir nya berpisah
Tak terasa waktu sudah hampir jam pulang kerja, Riyani sudah Siap2 untuk pulang ke kos annya tidak lama kemudian Putra datang
" hayyy Riyani gimana hari ini, tidak ada masalah?" tanya putra
"aman ka semua nya terkendali" jawab Riyani
"baiklah kalau kamu mau pulang silahkan aku mampir hanya mau mengambil laptop ada kerjaan yang harus aku beresin dirumah" ucap putra sambil berlalu ke ruangan nya
"oke ka" jawab riyani sambil bergegas pulang
__ADS_1