
Hari minggu yang ditunggu-tunggu oleh Rey pun tiba
Rey mengambil handphone nya dan mengirim pesan ke Riyani
Rey : aku jemput jam 1 siang ya
Riyani : oke
***kost Riyani
"hemm aku harus pakai baju apa, ishhh kenapa ribet gini sehh aku kan cuma mau ke undangan, apa karna mau di jemput ya sama Rey" ucap Riyani yang kebingungan memilih baju yang akan di gunakan ke undangan pernikahan Putra
Riyani pun sudah siap menggunakan baju berwarna Orange selutut dan celana hitam dengan sepatu high-heels nya, dia menunggu Reynald di teras untuk menjemput nya
Tak lama kemudian Reynald pun datang
"sudah siap?" tanya nya pada Riyani yang sudah menunggu nya
"uwdah nehh, ayok" ajak Riyani
"eitss tunggu dulu, kamu gak merasa ribet, bawa tas bawa kado, uwdah kado nya bawa sini, terus kamu bawa dompet ama handphone mu aja, dompet nya biar taruh diatas aku" ucap Reynald karna gak mau lihat Riyani kerepotan dengan barang bawaannya
"hemm iya juga sehh emang ribet banget rasanya" jawab Riyani menyetujui usulan Reynald
Tak lama kemudian mereka berangkat dan sampai di tempat acara
Reynald berjalan di samping Riyani, dengan hati-hati dia meraih tangan Riyani dan menggandengnya, Riyani pun tersentak kaget, dia merasa tidak nyaman karna sebagian teman-teman kantor Reynald dan Riyani memandangi mereka
"kamu gak malu apa menggandeng tangan aku, coba saja liat, temen-temen kita memperhatikan." ucap Riyani sambil berusaha melepaskan genggaman tangan nya
__ADS_1
Tapi Reynald tetap menggenggam erat tangan Riyani
"ngapain harus malu, kita kan pakai baju, gak telanjang hahaha" ucap Reynald sambil melemparkan candaan ke Riyani
"iihhh apaan sehh, aku serius lohh, malah diajak becanda" kata Riyani pura-pura kesel sambil menyubit pelan lengan Reynald
Setelah saling menyapa teman-teman masing-masing, mereka berdua pun menyalami pengantin, untuk mengucapkan selamat
"kamu pacaran dengan Reynald yan?" tanya Putra pada saat sesi foto bareng
"gak koq ka cuma pergi bareng aja" jawab Riyani gugup
Memang siapapun yang melihat kemesraan mereka akan mengira kalau mereka sedang menjalin hubungan
"jangan terlalu deket, kamu baru kenal sama dia" ucap putra mengingatkan
"siap ka, aku bisa jaga diri koq percaya ya, sekali lagi selamat ya atas pernikahan kalian" ucap Riyani meyakinkan putra
"siap dia tampak nya kamu perhatian banget?" tanya Sita sedikit cemburu melihat perhatian suami nya ke wanita lain
"gak usah cemburu dia itu karyawan di tempat aku kerja, aku kenal dia lebih dulu dari pada kamu" kata Putra sedikit ketus, dia agak risih jika di cemburui seperti itu
"aku hanya bertanya, tak perlu ketus jawaban mu" ucap Sita mencoba bersabar
Dia memang sangat menyukai Putra, untuk itu dia menggunakan orang tua nya agar dapat memiliki Putra
***
"Rey kamu gak papa harus mengantar aku untuk acara nikahan temen aku" tanya Riyani ke Reynald
__ADS_1
"kan kamu sudah nemenin aku ke acara nikahan nya Putra, sekarang gantian aku dong nemenin kamu" ucap Reynald sambil memandang wajah Riyani dari spion motor nya
Riyani pun cuma bisa tersenyum salah tingkah karna di perhatikan oleh Reynald
"kamu yakin mau ke acara nya jam segini, ini panas banget loh, kamu gak takut hitam?" tanya Reynald sambil tersenyum menggoda Riyani
"bener juga seh, terus kita mau kemana mau pulang kan nanggung," ucap Riyani sambil manyun karna bingung mau kemana
"gimana kalau kita pergi nonton, habis dari nonton paling lama 2jam an kita langsung ke acara temen kamu" kata Reynald
"boleh juga tuhh, lumayan lah bisa sambil ngadem" timpal Riyani setuju dengan usulan Reynald
Tak lama mereka pun sampai di bioskop di salah satu mall di kota xx
Setelah membeli tiket dan popcorn 1 bucket besar, mereka pun masuk ke dalam teater mereka memilih tempat duduk paling atas
"banyak banget popcorn nya, siapa yang bakal habisin sebanyak ini," ucap Riyani bingung
"ya kamu lahh, aku kan beliin nya buat kamu" kata Reynald sambil tersenyum melihat Riyani yang kebingungan dengan popcorn nya
"kalau sekarang aku bisa aja makan, kalau filmnya main, gak bakal temakan ini, aku gak biasa nyemil sambil nonton" ucap Riyani senyum - senyum sendiri
"ya sudah gak apa-apa, nanti aku bantuin makannya" ucap Reynald sambil menggennggam tangan Riyani
Perlakuan Reynald membuat Riyani kaget dan juga bingung dia gak mau menyinggung perasaan Reynald, tapi di satu sisi dia nyaman bersama Reynald, dan sisi lain dia sadar kalau Reynald sudah punya kekasih, Riyani belum tau kalau ternyata wanita tersebut adalah tunangan nya Reynald dia masih mengira kalau Dewi adalah kekasih Reynald
Setelah selesai menonton mereka segera ke acara pernikahan temen Riyani
"Rey, hemm maaf, aku gak tau alamat pastinya temen aku, karna acara nya diadakan di rumah keluarga nya, aku cuma bawa undangan ini, tapi ada denah nya koq" ucap Riyani memelas, karna bakal nyari2 alamat dulu
__ADS_1
"gak masalah kita cari sama-sama ya" ucap Reynald tersenyum, baginya bisa jalan dengan Riyani, sudah buat dia seneng banget, entah kenapa sejak mengenal Riyani, Reynald selalu Ingin bersama dengan Riyani, apalagi setelah dia tidak punya hubungan dengan wanita lain, membuat nya semakin semangat untuk merebut hati Riyani.