
Setelah selesai makan-makan Reynald seneng banget karna masakan Riyani memang enak dan teman-teman Reynald pun banyak yang memuji nya
Riyani memang terbiasa memasak dari sejak masih sekolah dulu, almarhum ibunya selalu mengajarkan Riyani disiplin dan mandiri meski Riyani seorang anak tunggal dan Riyani juga suka sekali memasak
Reynald pun tak percaya kalau makanan ini dibuat sendiri oleh Riyani kalau saja dia tidak melihat nya sendiri, dan makanan yang dimasak Riyani seolah membuat Reynald berada di rumah nya di kota xxx
Setelah semua teman-teman Reynald pulang Riyani pun memesan ojek online untuk kembali ke kost nya dia sudah cukup menahan rasa tidak nyaman nya sedari tadi demi tidak merusak suasana
Setelah rumah sepi tak lama ojek online pesanan Riyani pun tiba
"aku pulang ya jemputan ku sudah datang" kata Riyani berusaha tersenyum
"lohh kenapa seperti itu biar aku yang mengantar mu" kata Reynald tegas dia terkejut Riyani tiba-tiba ingin pulang
"gak usah tidak apa-apa aku bisa sendiri koq, kamu kan masih banyak kerjaan tuh" kata Riyani sambil nunjukin piring kotor bekas makan-makan tadi
"gak boleh aku yang sudah jemput artinya aku yang harus antar kamu" Reynald pun bersikeras
Riyani bukan wanita yang gampang mengalah kalau hatinya sudah tidak nyaman
"gk papa aku juga sudah ada janji Dengan teman-teman ku" kata Riyani sambil berlari kecil keluar rumah dan naik ke atas motor ojek online yg sudah di pesan nya
Reynald pun cuma bisa tertegun dia tidak menyangka wanita manis yang mulai membuat hatinya selalu berdebar itu ternyata keras kepala
"ada apa dengannya, dari tadi baik-baik saja kenapa tiba-tiba pulang dengan teburu buru?, apakah dia dengar telepon aku tadi dengan dewi, apakah dia mulai menyukai ku sehingga cemburu" banyak pertanyaan dalam hati Reynald tapi kata cemburu membuat nya tersenyum senyum sendiri sambil membereskan sisa-sisa makan bersama tadi
Ternyata Riyani tak pulang ke kost dia langsung ke tempat teman-temannya biasa ngumpul disana sudah ada vita lia dan intan
__ADS_1
"dari mana aja yan.?Biasany dari siang sudah ada nongol ini sore baru ada kabar" tanya vita ke Riyani
"biasa lagi ada urusan" jawab riyani santai, seperti tidak terjadi apa-apa
Riyani bisa banget tidak menunjukan rasa kecewa atau sedih kepada teman-temannya tapi adakalanya dia bakal tumpahin semua unek-uneknya kepada satu sahabat nya yaitu Ellta
Tak terasa setelah asek ngobrol dan tertawa lepas bersama waktu sudah sore Riyani pun bergegas pulang
*dirumah*
Setelah membersihkan diri Riyani pun melihat handphone nya ada sepuluh panggil an tak terjawab dari Reynald, dan ada banyak pesan menanyakan keberadaan Riyani dari Reynald
"orang ini kenapa? , sok care banget"
Tanya Riyani dalam hati
"tok tok tok"
"hemmm siapa?" teriak Riyani setengah ngantuk
"tok tok tok"
"huufftt siapa sehh ditanya gak jawab?!!"
Riyani pun bergegas membuka pintu kost nya dan ternyata Reynald sudah ada di depan pintu
"kamu kemana aja aku khawatir?" tanya Reynald dengan wajah yang memang khawatir
__ADS_1
"eehh hemm iya aku gak papa koq" jawab riyani gugup
Dia gak nyangka kalau Reynald bakal datang ke kost nya
"kenapa tiba-tiba menghindar dari aku? Salah aku apa yan, tadi kita baik-baik saja" tanya Reynald
"gak ada apa-apa koq aku baik-baik saja" jawab Riyani sambil duduk di kursi depan kost sekena nya karna bingung mau menjawab apa
"gak mungkin apa ada sesuatu, tolong jelaskan ke aku, kalau aku ada salah aku akan minta maaf, tapi aku harus tau apa masalahnya" kata Reynald memohon sambil duduk di samping Riyani
"besok aja ya kita bahas aku ngantuk dan capek banget" jawab Riyani yg memang terlihat sangat lelah
"baiklah tapi janji ya besok kita bahas" kata Reynald dia gak mau egois karna melihat Riyani bener-bener lelah
"iya" kata Riyani sambil berdiri hendak mempersilahkan Reynald untuk pergi
"ya sudah kamu istirahat, semoga mimpi indah ya" kata Reynald sambil menyentuh pipi Riyani
Hal itu membuat Riyani terperanjat kaget
Sesampainya di tempat tidur
Riyani berbicara sendiri
"itu orang kenapa sehh so sweet banget,." kata Riyani sambil memegang pipinya
"hemm ingat Riyani dia sudah punya pasangan, jangan sampai kamu menjadi perusak hubungan orang" ucap Riyani menyadarkan dirinya
__ADS_1