
Riyani sudah tiba di kantor pagi ini lebih awal, dia selisih dengan Reynald yang ternyata datang menjemput nya
Reynald sengaja tak menghubungi Riyani karna tak mau Riyani menolak nya, tapi ternyata sampai kost motor Riyani sudah tidak ada
"hufftt aku telat" gumam nya dalam hati dengan kesal
*dikantor Riyani*
"yan hari ini bos gak ke kantor, semalam dia telepon aku, sekalian mengucapkan selamat." kata putra dengan santai nya di samping Riyani
"ooww oke ka" jawab Riyani sambil memperhatikan laptopnya
"yan, aku boleh minta tolong sama kamu?" pinta putra sambil mengeluarkan beberapa undangan
"boleh ka, ada apa jawab Riyani sambil melihat lembaran undangan
" siapa yang mau nikah ka? "tanya Riyani penasaran karna di depan undangan hanya ada inisial P&S
" aku " jawab putra datar tanpa expresi
" hahh serius, sama siapa kapan ka, perasaan Riyani gak pernah liat kaka sama perempuan? Tanya Riyani beruntun karna kaget, orang selama ini dilihatnya selalu sendiri tiba-tiba mau menikah
" memang kalau mau menikah harus pacaran dulu apa "jawab putra agak sedikit kesal
Ternyata pernikahan nya itu sudah di rencanakan oleh orang tua mereka karna itu putra hanya bisa menuruti apa kata orang tua nya
__ADS_1
Orang tua putra sudah tua dan sakit-sakitan mereka menggunakan alasan itu untuk memaksa anak mereka menikah dengan wanita dari keluarga yang kaya raya
Lagian siapa yang tidak mau bermantukan putra yang berkulit putih dan berwajah tampan,dan juga pintar pasti setelah ini banyak wanita di kantor ini yang bakal patah hati
"bisa tidak tolong aku?" tanya putra lagi karna melihat Riyani yang lebih asik memperhatikan undangan tersebut
"iya bisa" jawab riyani sambil mengacung kan jempol nya ke arah putra
"tolong diatur ya undangan ini jadi bisa searah pengantaran nya, oohhh iya kamu bisa suruh elok buat antar karna aku sudah bilang sama bos" pinta nya sambil menyerahkan satu plastik undangan ke Riyani
Riyani pun memilih undangan tersebut dia tidak menyangka kalau tangan kanan bos nya itu akan menikah dadakan,, acara nya tanggal 16 bulan maret lagi itukan hari minggu ini
"heyy yan beneran pak putra mau nikah minggu ini" tanya Ellta sambil menepuk pundak Riyani yang sedang menikmati makan siangnya
"uhuk uhuk apaan sehh sudah ngagetin bikin tersedak lagi" kata Riyani sambil kesel karna membuat makanannya berhamburan karna ulah Ellta
"hahh patah hati banget aku,,, jantung ku sampai berdebar" jawab Ellta sambil memegangi dadanya
"setahu aku jantung berdebar itu namanya jatuh cinta bukan patah hati" jawab Riyani sambil tertawa terbahak bahak di susul Ellta yang menyadari kesalahannya berbicara
Jam pulang kantor pun tiba, riyani langsung bergegas pulang ke kostnya sesampainya di kost Riyani langsung membersihkan diri.
"tok tok tok"
Riyani masih asek di kamar mandi dia tak mendengar bunyi ketokan di pintu nya
__ADS_1
"kemana dia, motornya ada tapi tak ada sahutan sama sekali apakah dia sudah tidur" gumam Reynald dalam hati akhir nya dia duduk di kursi depan kamar kost Riyani
Tak lama kemudian Riyani keluar hanya menggunakan piyama dan rambut nya yang panjang dan hitam tergerai basah, dia ingin mengambil sesuatu di jok motor nya
"kyaa Reynald sedang apa disini" pekik Riyani, kaget karna melihat sosok Reynald duduk di depan kamar kost nya
"bukannya kemarin kamu sudah janji mau menjelaskan sesuatu padaku," ucap Reynald sambil meneguk suliva nya melihat leher Riyani yg bersih putih dan juga masih lembab karna habis mandi.
"baiklah tunggu sebentar"kata Riyani kembali masuk ke kamar kost nya sambil mengganti baju yang lebih sopan dan membuatkan minum untuk Reynald
" ini silakan di minum" kata Riyani sambil meyererahkan secangkir teh kepada Reynald
"bahkan teh buatannya pun pas, tidak kemanisan, selain cantik sederhana pinter banget memanjakan mulut ku ini" gumam Reynald dalam hati sambil menikmati teh hangat nya
"kamu berhutang penjelasan ke aku kenapa sepertinya menghindari aku" tanya Reynald masih penasaran
"hemm baiklah, sebelumnya aku minta maaf karna kemarin sudah membuat mu khawatir, aku tau kamu sudah punya kekasih, dan aku gak ingin pertengkaran kalian Dikarenakan kekasih Mu cemburu padaku, sedangkan kita tidak punya hubungan apa-apa" jelas Riyani sambil memandang kosong ke depan
"masalah itu aku bisa jelaskan, pertengkaran kami tidak ada hubungannya dengan Mu, aku memang mau mengakhiri...."
"ssssttt aku tidak mau dengar urusan mu dengan kekasih mu, itu bukan urusan ku" jawab Riyani memotong kalimat Reynald
"baru kali ini sisi kedewasaan wanita cantik ini terlihat, kau makin membuat ku kagum saja" gumam Reynald dalam hatinya
"baiklah maaf kan aku, aku tidak akan membahas masalah itu lagi, tapi apakah kita masih bisa pergi bersama sebagai teman" ucap Reynald
__ADS_1
"tidak masalah, tapi jauhkan aku dari urusan mu dengan kekasih mu" kata Riyani datar