Belajar Mencintainya

Belajar Mencintainya
Bab 13 salah paham


__ADS_3

Riyani dan Reynald masih menikmati makan malam romantis mereka, dengan segelas wine menambah syahdu malam itu


"aku kebelakang sebentar ya, enggak apa-apa kan kalau kutinggal sebentar" tanya Reynald sambil tersenyum menggoda ke Riyani


"silahkan, lama juga enggak apa-apa kok" jawab Riyani salah tingkah melihat Senyum Reynald yang semakin tampan di bawah cahaya lampu obor dan taman yang remang


Tak lama Reynald pergi handphone nya berdering, Riyani tak menghirau kan nya, tapi handphone itu tak berhenti berdering


Riyani pun melihat layar handphone itu tanpa menyentuh nya


"dewi, itu pasti kekasih Reynald, ya Tuhan apa yang sudah aku lakukan, kenapa bisa aku bersama pria yang sudah memiliki pasangan, makan di tempat Seromantis ini" gumam Riyani dalam hati merasa bersalah


Tak lama Reynald balik ke meja mereka


"sudah malam, aku mau pulang" ucap Riyani


Sontak saja membuat Reynald kaget


"ada apa dengan nya, wajah dan nada suara nya seperti waktu di kontrakan itu" batin Reynald mengingat kejadian di kontrakan nya sehabis makan bersama teman-teman nya


"kamu kenapa?, belum juga kita menghabiskan hidangan penutup, lagi pula ada yang ingin aku sampaikan kepadamu" ucap Reynald sambil menggenggam tangan Riyani


Riyani pun berusaha melepaskan tangannya


"apalagi Rey, aku gak enak kalau begini terus dengan mu, aku gak mau di cap sebagai perusak hubungan orang" ucap Riyani sambil menarik tangannya


"hubungan siapa yang kamu rusak?" tanya Reynald


"ini orang gak sadar apa, kalau sudah punya kekasih, segitu cepat nya melupakan kekasih nya" gumam Riyani dalam hati sedikit kesal

__ADS_1


"hubungan mu dengan Dewi" ucap Riyani kesal


"sudah berakhir" jawab Reynald datar


"serius, jangan becanda lah" tanya Riyani tak percaya dengan pernyataan Reynald


"serius,... Semua sudah berakhir, aku dan Dia sudah tidak punya hubungan apa-apa sayang" Jawab Reynald menjelaskan


"jangan panggil aku seperti itu, dan aku tidak mudah percaya" ucap Riyani sambil berdiri ingin meninggalkan tempat itu


Tiba-tiba tangan Reynald sudah menggapai Riyani


"apa yang harus aku lakukan agar kamu percaya padaku?" tanya Reynald menahan Riyani untuk pergi


"duduklah sebentar aku akan menjelaskan semua nya padamu" kata Reynald sambil mengajak Riyani kembali ke tempat duduk nya


Dia membuka galeri di handphone nya dan melihat kan foto-foto perselingkuhan mantan tunangannya


Riyani pun hanya bisa terdiam, dia tidak tau lagi harus berkata apa, ada sedikit rasa bersalah karna membuka kembali luka Reynald, dan ada sedikit rasa senang karna pria tampan dan maskulin di depannya ini single


"dan Riyani aku mengajakmu ke sini, karna aku mau bilang kalau aku jatuh cinta padamu,dan aku menyayangimu" ucap Reynald sambil menggenggam Tangan Riyani


"kamu serius?" tanya Riyani kebingungan dia gak menyangka bakal di tembak oleh Reynald


"tentu saja sayang, aku serius" ucap Reynald sambil tersenyum melihat mimik wajah Riyani yang kebingungan


"tapi Rey usia kita terpaut jauh, aku lebih tua 7tahun darimu, apa kamu tidak malu punya hubungan dengan wanita yang lebih tua darimu" tanya Riyani sambil menundukkan wajah nya


Tanpa sengaja waktu di kontrakan Reynald saat acara makan bersama, riyani mendengar percakapan antara Reynald dan teman-teman nya yang membahas masalah tahun lahir

__ADS_1


Ya usia mereka terpaut 7tahun Riyani berusia 28tahun sedangkan Reynald 21tahun


"semua orang pasti akan tua, aku nyaman bersama mu, itu sudah cukup buat ku." ucap Reynald menenangkan Riyani


"kamu yakin dengan semua ini, dan kamu janji gak akan mengecewakan aku?" tanya Riyani karna masih terkejut semua terjadi begitu cepat


Dia akui selama bersama dengan Reynald dia merasa sangat nyaman


"aku tidak biasa berjanji tapi aku akan selalu berusaha membuat Mu tersenyum setiap hari" ucap Reynald meyakin kan Riyani sambil menggenggam tangan nya


Suasana pun semakin romantis malam pun semakin larut Reynald pun mengajak Riyani pulang karna tak ingin kekasih nya sakit pulang malam-malam karna mereka hanya menggunakan sepeda motor, sepanjang perjalanan mereka terlihat sangat bahagia tak henti-henti nya Reynald menggenggam tangan Riyani dan mengecup nya, jalanan agak sepi membuat Reynald bisa berkendara dengan satu tangan, satu tangan yg lain sibuk menggenggam tangan Riyani.


Riyani pun memeluk Reynald dengan hangat nya, malam ini dia merasa sangat bahagia.


Sesampainya di kost an Riyani


"langsung istirahat ya, aku gak mau kamu sakit" ucap Reynald sambil mengecup kening Riyani


Wajah Riyani seketika memerah, dia tak menyangka Reynald Seromantis itu


"iya, kamu juga langsung istirahat" jawab Riyani


"siap sayangku,, oohh iya mulai besok aku jemput kerja, jadi tunggu aku ya," kata Reynald


"gak perlu repot-repot aku sudah terbiasa bawa motor sendiri" Jawab Riyani, dia gak mau merepot kan


"gak ada yang repot, aku cuma mau pergi bareng sama kamu sayang, jadi besok tunggu aku" kata Reynald sedikit memaksa


"baiklah besok aku tunggu, tapi jangan telat ya" jawab Riyani sambil tersenyum

__ADS_1


Akhirnya mereka pun berpisah dengan bahagia, menantikan hari esok dengan rasa tak sabar.


__ADS_2