
Hari-hari pun berlalu dengan indah nya, riyani menikmati setiap hari bersama dengan Reynald. Dan sekarang Riyani pergi dan pulang kerja selalu diantar Reynald.
Di kantor Riyani
"kamu sudah jadian dengan Reynald?" tanya putra menyelidiki
Setelah beberapa hari cuti, akhirnya putra kembali bekerja, tapi dia selalu update dengan kejadian di kantor nya
"iya ka" jawab Riyani singkat sambil tersipu malu
"kamu yakin, gak kecepatan?" tanya putra lagi
"hemmm, memang nya kenapa ka? , semua memang terjadi begitu cepat" ucap Riyani mempertanyakan
"gak papa sehh cuma menurut aku terlalu cepat, aku gak mau kamu kecewa, karna biasanya hubungan yang terlalu cepat itu, akhir nya juga cepat" jawab putra dengan santai nya sambil memperhatikan laptop nya
Pernyataan putra membuat Riyani kaget, hubungan nya dengan Reynald terbilang sangat cepat, hanya beberapa kali bertemu, bahkan Riyani belum tau banyak tentang Reynald, tapi dengan mudah nya Riyani menerima Reynald sebagai kekasih nya
Putra yang melihat Riyani melamun, langsung coba mencairkan suasana
"gimana kerjaan mu beberapa hari ini,?" tanya Putra
"eehh iya baik-baik saja ka, semua beres koq gak ada masalah" jawab Riyani yang langsung sadar dari lamunan nya.
"baguslah, soalnya mood ibu stary hari ini gak baik, ada beberapa masalah dan perusahaan mengalami kerugian, kamu taukan gimana bos mu itu, semua orang bisa kena sasaran bad mood nya" ucap putra menjelaskan
"iya paham banget ka"
Tak lama waktu berselang tiba-tiba bu stary datang dengan wajah menyeramkan seperti hendak menelan seseorang
"Riyani.... Kumpul kan semua karyawan, kita rapat dadakan, saya tunggu 10 menit di ruangan rapat, yang telat bakal dapat sangsi dari saya" ucap bu stary dengan lantang nya sambil berlalu dan diikuti langsung oleh putra
__ADS_1
"baik bu" jawab Riyani dengan cepat
"ahhh rapat jam segini, uwdah mau memasuki jam makan siang pasti banyak yang telat nehhh" gumam Riyani dalam hati dengan cemas
Riyani : seluruh karyawan di harapkan hadir di ruang rapat sekarang paling lambat 10 menit
Isi pesan Riyani di grup chat kantor nya
Dan tiba-tiba grup chat kantor pun ramai
Ada yang masih diluar baru pesan makanan
Ada yang lagi di kantin
Sambil melihat jam Riyani kembali mengirim pesan
Riyani :kalian keterlaluan ini belum waktunya jam makan siang kalian sudah keluar, mood ibu stary lagi tidak baik, saya tidak terima alasan sebelum waktu yang di tentukan kalian sudah hadir di ruangan rapat.
"aduhhh kalau mereka seperti ini saya juga bisa kena imbas nya" ucap Riyani dalam hati sambil menggaruk-garuk kepalanya yang gak gatal dan dengan expresi wajah cemas nya
"iya bu" jawab stary sambil masuk ke dalam ruangan bu stary
"mana kopi ibu?" tanya ibu stary dengan lantang nya
"baik bu segera saya buat kan" jawab Riyani sambil hendak berlalu dari ruangan
" tunggu, suruh elok cuci mobil saya, sampai ke dalamnya, cuma membersihkan mobil saya yang tidak setiap hari saja tidak bisa!!!,,, apa yang kalian kerjakan di kantor ini hehhhh" ucap bu stary berteriak sambil memukul meja nya, riyani hanya bisa tertunduk dan langsung keluar dari ruangan bu stary
"aduh kenapa sehh itu bos marah gak karuan, bikin panik aja" ucap Riyani dalam hatinya sambil menuju pantry
Setelah selesai membuat kopi Riyani langsung membawanya ke ruangan rapat, sudah ada beberapa karyawan di dalam ruangan itu dan juga bu stary yang di dampingi putra
__ADS_1
Suasana di dalam ruangan rapat bener-bener hening Riyani segera menyiapkan semua berkas yang kira-kira di perlukan, karna rapat kali ini belum tau apa yang bakal di bahas
"syukur lah semua datang tepat waktu" gumam Riyani dalam hati
Satu persatu karyawan di panggil dan di tanya hasil kerja nya semua tidak ada yang luput dari amukan bu stary, ada aja yang salah di mata bu stary
"Riyani,,,,, mana laporan bulan ini?" tanya bu stary tiba-tiba membuat Riyani gugup
"I iini bu" jawab Riyani sambil menyerahkan berkas-berkas nya
"kenapa cuma segini laporan nya, yang kemarin aku suruh sudah beres?" tanya bu stary dengan nada tinggi
"su sudah bu, sebentar saya ambilkan" jawab Riyani terbata - bata
"aahhh kalau rapat begini semua laporan harus nya kamu bawa, masa hal sepele begini saja harus saya yang ingatin, kerjaan kalian semua ini ngapain hehhh" hardik bu stary seperti hendak menelan seseorang
"ma maaf bu lain kali akan saya ingat" jawab Riyani masih dengan gugup nya
"rapat saya bubarkan dan saya tunggu laporan kalian semua sebelum pulang kerja ada di meja saya,"
"baik bu" jawab semua karyawan di ruang rapat secara serentak
Mereka semua akhir nya kembali ke ruang kerja masing-masing
"huftt kalau sudah mau marah ya ada jalannya buat marah, heran aku semua sudah ku beresin masih ada aja celah nya" gumam Riyani dalam hati sambil berjalan menuju meja kerjanya
Tak lama handphone Riyani berdering
"halo" jawab Riyani
"sayang darimana aja dari tadi aku telpon, ayo kita makan siang dulu" ucap Reynald dari seberang telepon
__ADS_1
"oohhh iya Reynald, aku lupa pasti dari tadi dia nunggu aku," ucap Riyani dalam hatinya
"ehhh iya sayang aku turun, tunggu ya" jawab Riyani masih lemas.