
Setelah berjalan agak jauh mereka masih saja kebingungan dengan alamat temen Riyani, mau menghubungi teman Riyani , handphone Riyani kehabisan baterai dan dia gak hapal nomor handphone temennya tersebut
"aduhhh aku jadi gak enak sama kamu Rey, kita jadi kesasar sasar gini" ucap Riyani dengan wajah menyesalnya
"aku seneng kok bisa sekalian jalan-jalan sama kamu" ucap Reynald tersenyum sambil memperhatikan wajah Riyani dari spion motor nya
Setelah bertanya pada penduduk di area denah yang ada pada undangan akhirnya mereka pun sampai di tempat acara
"aduhhh yan, ban motor ku seperti nya bocor" ucap Reynald sedikit panik, karna daerah tempat acara mereka di pelosok banget, seperti di daerah perkampungan gitu
"serius Rey, tadi seh aku liat ada bengkel pas jalan masuk itu" ucap Riyani mencoba menenangkan Reynald
"ya sudah naik aja, aku bawa motor nya pelan-pelan" ucap Reynald
"tapi Rey bannya kan bocor nanti malah tambah rusak lohh kalau bocor gitu kita naikin," jawab riyani bingung
"gak apa-apa motor rusak masih bisa di ganti, kalau kaki kamu yang lecet atau kenapa-kenapa karna harus berjalan kaki pakai hight heels aku akan merasa bersalah banget" ucap Reynald tegas, dia lebih mengkhawatirkan Riyani ketimbang motor nya
"ya sudah kalau begitu, maaf ya gara-gara aku kamu jadi susah gini" jawab Riyani merasa gak enak
"kenapa sehh minta maaf terus, aku seneng tau bisa menghabiskan waktu bersama kamu, ini bakal jadi moment yang bakal selalu aku ingat" kata Reynald dengan wajah berseri sambil memandang kearah depan.
Tak lama mereka menemukan bengkel tambal ban, setelah mengganti ban dalamnya, mereka akhir nya bisa keluar dari daerah itu yang memang agak sepi
"kita makan dulu ya, setelah itu aku antar kamu pulang, kamu pasti capek banget" kata Reynald
"he eh" jawab Riyani sambil mengangguk
Setelah selesai makan, Reynald langsung mengantar Riyani ke kost nya
"kamu langsung istirahat ya, aku pulang dulu" kata Reynald setelah sampai di depan kost Riyani
"iya, terimakasih ya untuk hari ini" jawab Riyani kemudian masuk kedalam kost setelah melihat Reynald pergi
Setelah membersihkan diri Riyani pun merebahkan tubuhnya diatas ranjang nya
Tak lama kemudian pesan masuk ke handphone Riyani
Reynald : aku sudah sampai dirumah kamu
__ADS_1
lagi apa
Riyani : lagi baring aja
Reynald : terima kasih ya untuk hari ini, aku
Aku seneng banget bisa jalan-jalan
bareng kamu seharian ini
Riyani : iya sama-sama aku juga seneng
kok
Reynald : ya sudah, kamu istirahat ya besok
kan harus kerja
Riyani : iya, kamu juga ya istirahat, bye
Reynald : mimpi indah ya
Riyani pun terlelap dalam tidur nya.
"heyy ayo kita makan siang, uwdah jamnya nehh, kamu enngak laper?" tanya Ellta menghampiri Riyani yang masih saja sibuk dengan laptop nya
"laper lah, tadi pagi kan aku enngak sarapan" jawab Riyani sambil senyum
"kemarin acara pak Putra kamu enggak datang ya ell" tanya Riyani sambil menikmati makan siang nya.
"enggak yan, aku ada urusan mendadak dengan keluarga ku," jawab Ellta
"hemm tapi aku denger-denger gosip pagi ini loh, katanya ada pasangan baru" ucap Ellta sambil tertawa menggoda Riyani
Seketika pipi Riyani merah merona menahan malu
"dasar tukang gosip hehehe" jawab Riyani singkat sambil senyum
"beneran kemarin kamu jalan bareng Pak Reynald ke acara pak Putra" tanya Ellta menyelidiki
__ADS_1
"iya beneran kan dia orang baru di kota ini, aku cuma nunjukin jalan aja koq" ujar Riyani
Sambil lanjut menceritakan apa saja yang terjadi kemarin.
"inget ya pak Reynald itu sudah punya kekasih, jangan sampai kamu baper, terus merusak hubungan orang" kata Ellta mengingatkan sahabatnya itu
"iya aku tau kok, mangkanya sebisa mungkin aku tahan perasaan ini"
Ucap Riyani sambil menghela nafas panjang
Tak terasa waktu berlalu saat nya Riyani dan kawan-kawan lainnya pulang kerja
Tiba-tiba handphone Riyani berbunyi tanda pesan masuk
Reynald : nanti malam bisa temani aku makan malam
Riyani : bisa
Reynald : oke aku jemput jam 7 malam ya
Riyani : oke
Riyani pun bergegas pulang kerumah dan bersiap-siap
Tak lama kemudian tepat jam 7 malam Reynald sudah datang menjemput Riyani
Reynald terpesona melihat kecantikan Riyani dengan balutan Dress hitam selutut, dengan rambut tergerai lurus, dandanan yang minimalis
"ayo, mau sampai kapan mandangin aku terus" ajak Riyani yang mulai salah tingkah karna perhatian Reynald
"eehh iya ayo" ucap Reynald gugup
Riyani gak menyangka bakal diajak makan malam di sebuah tempat yang sangat romantis, letaknya di pinggir pantai dengan suasana yang privasi, serta dihiasi lampu taman dan juga obor kecil, beratapkan langit yang di taburi bintang-bintang sungguh suasana yang romantis
"tau darimana tempat indah seperti ini?" tanya Riyani sambil menikmati suasana sekitar
"recommends dari teman, kamu senang dengan tempat nya?" ucap Rey balik bertanya
"seneng banget, pernah sehh kesini tapi siang" jawab Riyani
__ADS_1
Tak lama makanan yang sudah mereka pesan pun datang
Mereka menikmati makan malam dan suasana yang syahdu malam itu