Benih Cinta Sang Pewaris

Benih Cinta Sang Pewaris
BAB 23


__ADS_3

Setelah penantian sehari yang sylvia anggap sangat panjang, akhirnya lusa (waktu kedatangan Vincent kembali ke Indonesia) pun akhirnya datang.


Sesuai dengan perkataannya Vincent telah kembali ke Indonesia setelah kepulangannya dari London.Kedatangan Vincent membuat suka cita baru di dalam kehidupan sylvia.


Karena sekarang tidak akan ada lagi kebencian dan amarah untuk Vincent, karena sekarang adalah saatnya untuk mengungkapkan isi hatinya kepada laki laki yang selama ini ia cintai.


Mobil Vincent berhenti tepat di depan pagar rumah sylvia,dan ia segera memutuskan untuk masuk ke dalam setelah ia selesai mengambil beberapa buah tangan untuk sylvia, Charlotte dan juga ayah sylvia.


Ketika Vincent hendak menekan bel rumah sylvia, Vincent dikejutkan dengan kehadiran sylvia yang keluar dari pintu rumahnya tepat ketika ia hendak menekan bel rumah.


Melihat kehadiran mereka satu sama lain membuat Vincent dan juga sylvia sama sama terdiam,merasa sangat bahagia dengan pertemuan bersama itu, sekaligus membuat keduanya sama sama merasa salah tingkah.


"Selamat datang kembali di rumahku,Vincent" ucap sylvia yang kali ini benar benar bahagia menyambut kedatangan Vincent


"Terima kasih sylvia" ucap Vincent yang tampak senang dengan penyambutan yang dilakukan oleh sylvia

__ADS_1


Sylvia merasakan kedamaian dan cinta terpendam jauh di dalam dirinya,ia merasakan jantungnya berdebar begitu kencang setiap kali Vincent memandangnya, tatapan matanya yang penuh dengan cinta, yang sangat membuat sylvia benar benar sangat rindu dengan laki laki yang kini berada di hadapannya.


Melihat kehadiran sylvia dengan penuh kebahagiaan yang terpancar di wajahnya membuat Vincent merasa sangat senang karena ia bisa melihat kembali sylvia yang dulu pernah mencintainya.Akankah semuanya baik baik saja sekarang?


"Masuklah ke dalam, Charlotte sudah menanti kehadiranmu sedari tadi." ucap sylvia yang merasa sangat bodoh dengan dirinya sendiri yang menggunakan Charlotte sebagai alasannya.


"Tentu.Terimalah ini,ini hadiah dariku untukmu, Charlotte dan juga ayahmu." ucap Vincent, bergegas masuk ke dalam rumah sylvia sembari menyerahkan beberapa oleh oleh di kedua tangannya kepada sylvia.


"Terima kasih,kau tidak perlu repot-repot untuk membawakan kami semua oleh oleh." ucap sylvia yang merasa sangat senang.


"Ayah,kau pulang!" ucap Charlotte sembari memeluk tubuh Vincent dengan riang


"Halo sweetheart,ayah sudah pulang" ucap Vincent


"Ayah, mengapa kau pergi sangat lama? Charlotte rindu sama ayah." ucap Charlotte

__ADS_1


"Maaf karena sudah membuatmu menunggu kedatangan ayah dengan sangat lama, sayang.Ada banyak hal yang harus ayahmu ini selesaikan disana." ucap Vincent


"Permintaan maaf ayah diterima, sekarang katakan padaku ayah, apakah ayah membawa oleh oleh untuk Charlotte?" tanya gadis kecil itu yang membuat Vincent dan sylvia sama sama tersenyum dengan tingkah putri mereka.


"Tentu saja sweetheart.Lihat! apa yang sudah ayah bawa untukmu di tangan ibumu?" ucap Vincent yang mengarahkan pandangan Charlotte untuk melihat ke tangan sylvia yang membawa begitu banyak oleh oleh dari Vincent.


"Wahh ayah,kau membawakan banyak sekali hadiah untukku.Terima kasih ayah." ucap Charlotte merasa sangat senang dengan oleh oleh yang dibawa oleh Vincent


"Sama sama sayang.Charlotte, bisakah kau memanggilkan kakekmu untuk menemui ayahmu sebentar?ada yang ingin ayah bicarakan dengannya." perintah Vincent yang menyuruh Charlotte untuk memanggil ayah sylvia untuk segera menemuinya.


"Tentu ayah" ucap Charlotte yang segera melaksanakan perintah dari ayahnya,masuk ke dalam kamar dan mendatangkan kakeknya untuk bertemu dengan Vincent.


"Terima kasih untuk bantuannya sayang, sekarang bisakah Charlotte bermain sebentar di dalam kamar Charlotte?ayah butuh waktu untuk berbicara bersama mereka berdua." ucap Vincent


"Baik ayah" jawab Charlotte yang segera masuk ke dalam kamarnya dan meninggalkan kedua orang tuanya serta kakeknya di ruang tamu.

__ADS_1


__ADS_2