
"Kenapa? kenapa kau tidak mau memberitahuku tentang semua ini Vincent?kenapa kau membiarkan aku berpikiran negatif akan dirimu yang kembali mengkhianati kepercayaan ku?kenapa Vincent?" tangis sylvia sembari berlutut di samping ranjang rumah sakit suaminya dan menggenggam erat tangan Vincent.
"Jangan salahkan diri anda sendiri, nyonya muda.Saya yakin tuan muda Vincent tidak ingin melihat anda dalam kondisi yang seperti ini." ucap Anson berusaha menenangkan perasaan sylvia
"Apa yang harus dilakukan agar suamiku bisa pulih seperti sedia kala,Anson?apa yang dokter bilang mengenai keadaan Vincent?" tanya sylvia
"Untuk menyembuhkan penyakit tuan muda,dokter akan segera melakukan operasi transplantasi jantung kepada tuan muda." ucap Anson yang membuat sylvia langsung membungkam mulutnya sendiri dengan kedua tangannya, merasa sangat terpukul dengan keadaan suaminya.
"Terima kasih karena sudah meluruskan kesalahpahaman yang terjadi di antara kamu Anson,jika bukan karena kau,mungkin aku tidak akan mengetahui ini semua." ucap sylvia yang tampak terlihat sedih dan lelah
"Sama sama nyonya muda." ucap Anson
__ADS_1
Setelah mengetahui hal yang selama ini suaminya sembunyikan serta keadaan kritis yang suaminya derita saat ini, sylvia memberitahu hal itu kepada ayah dan juga putrinya yang langsung membuat mereka berdua mendatangi rumah sakit untuk menemani sylvia dalam menjaga Vincent.
Dua hari kemudian, Vincent segera dibawa ke ruang operasi untuk menjalani operasi transplantasi jantung untuk menyelamatkan nyawanya.
Selama proses operasi tersebut, sylvia, putrinya dan juga ayah sylvia tidak henti hentinya berdoa kepada Tuhan operasi yang dijalani oleh Vincent berjalan dengan lancar.
Beberapa jam yang sangat lama kemudian, operasi pun selesai.Dengan segera tubuh Vincent pun dipindahkan ke dalam ruang perawatan untuk diperiksa lebih lanjut oleh dokter pasca operasinya.
"Lalu apa yang harus kami lakukan dokter?" tanya sylvia dan juga ayahnya
"Tolong berikan dukungan kepada suami anda agar dia mau menerima jantung yang sudah di donorkan kepadanya,buat dia mengerti bahwa kalian semua sangat mempedulikan kehidupannya." ucap dokter
__ADS_1
"Tentu dokter, terima kasih atas kerjasamanya." ucap anson
setelah diagnosis yang disampaikan oleh dokter,ayah sylvia dan juga Anson pun segera keluar dari ruang perawatan Vincent untuk membiarkan sylvia dan juga Charlotte menemani Vincent.
"Ibu, apakah ayah akan kembali kepada kita? Charlotte rindu sekali dengan ayah, Charlotte ingin kembali bermain bersama dengan ayah,ibu." pinta Charlotte yang membuat sylvia seketika banjir air mata saat mendengar perkataan putrinya.
"Ayah akan kembali kepada kita sayang,dia akan kembali bermain bersama Charlotte saat ia sembuh nanti." ucap sylvia sembari membesarkan hati putrinya.
Dengan mata yang sembab oleh air mata kesedihannya, sylvia mengambil satu tangan Vincent dan mengarahkan tangan suaminya ke perutnya untuk memperkenalkan calon buah hatinya.
"Vincent, tolong kembalilah padaku.Lihat, saat ini aku kembali mengandung benih cinta kita berdua.Kau pernah berjanji kepada putri kita bukan?bahwa kau akan memberinya seorang adik bayi untuk ia ajak bermain.Bangun dan lihatlah ini Vincent, jangan biarkan kedua anak anak kita hidup tanpa kehadiran seorang ayah.Tolong kembalilah kepadaku Vincent" Isak sylvia yang tak kuasa menahan kesedihannya
__ADS_1
"Tolong sadarlah ayah, Charlotte rindu sekali dengan ayah.Jangan tinggalkan Charlotte dan ibu sendiri disini,ayah." tangis Charlotte