
Beberapa saat setelah merasa puas dalam memberikan istrinya begitu banyak sentuhan dan tanda kepemilikannya, Vincent pun segera memasuki mahkota kehormatan sylvia secara perlahan dan itu terasa sangat menyakitkan bagi sylvia yang sudah lama tidak melakukan bercinta dengan Vincent.
Secepat rasa sakit itu datang secepat itu pula rasa sakit itu pergi,kini setelah Vincent tidak melihat rasa sakit yang dirasakan oleh istrinya,ia pun segera memasuki mahkota kehormatan istrinya lebih dalam dan kali ini lebih cepat dan jauh lebih cepat.
Ritme bercinta yang dilakukan oleh Vincent tanpa sadar telah membuat ranjang hotel mereka berderit nyaring hingga bergetar hebat dan itu sama sekali tidak menggangu aktifitas bercinta yang mereka lakukan.
Dalam ritme bercinta yang mereka lakukan,tubuh sylvia dan Vincent sama sama membutuhkan,menuntut dan membuat keduanya saling berguling ke kanan ke kiri satu sama lain akibat hasrat yang menguasai mereka berdua.
Dini harinya Vincent dan sylvia pun akhirnya menghentikan aktivitas bercinta nya setelah mereka sama sama mencapai kepuasan satu sama lain, dalam dekapan hangat tubuh Vincent, tampaklah sylvia saat ini yang jatuh tertidur pulas akibat kelelahan saat melayani hasrat Vincent yang besar.
Melihat rasa lelah yang terpancar jelas di wajah istrinya membuat Vincent memberikan sebuah kecupan manis di kening sylvia sebelum akhirnya ia juga jatuh tertidur.
__ADS_1
"Selamat malam istriku, terima kasih karena kau sudah melayaniku dengan sangat baik malam ini." ucap Vincent setelah ia selesai mengecup kening sylvia.
Keesokan harinya suara alarm yang terpasang di ponsel sylvia berdering nyaring yang bunyinya langsung membuat sylvia terbangun dari tidurnya dan ia pun segera mendapati bahwa suaminya sudah tidak berada di sampingnya.
Mengetahui hal itu sylvia pun segera mematikan alarm ponselnya dan menutupi tubuhnya yang tak berpakaian dengan selimut ranjangnya.
Tak lama kemudian pintu kamarnya pun terbuka dan Vincent datang dengan membawa sebuah nampan yang berisi beberapa makanan dan secangkir teh hangat untuk sylvia.
"Selamat pagi Vincent" jawab sylvia
"Maaf karena aku telah pergi tanpa memberitahumu sylvia,aku tidak mau mengganggu jam tidurmu.Kemarilah,aku sudah membawa beberapa makanan untukmu.Kau pasti sudah merasa lapar bukan?" tanya Vincent sembari meletakkan nampan yang berisi makanan dan minuman ke atas ranjang.
__ADS_1
"Terima kasih karena sudah membawa semua makanan ini untukku Vincent,aku memang sudah merasa lapar sekarang." ucap sylvia yang langsung mencicipi semua makanan dan minuman yang telah dibawa suaminya ke dalam kamarnya.
"Makanlah,dan aku akan mengajakmu ke sebuah tempat sebentar lagi." ucap Vincent memberitahu
"Sebentar lagi?kemana?" tanya sylvia yang merasa sangat terkejut dengan ajakan suaminya
"Kita berdua akan pergi berbulan madu di Bali sekalian ada sesuatu yang ingin aku beritahukan kepadamu sylvia." ucap Vincent yang kembali membuat sylvia terkejut dengan kejutan tak terduga yang disiapkan oleh Vincent untuknya
"Lalu bagaimana dengan Charlotte?dan barang barangku?aku masih belum menyiapkan apa apa untuk aku bawa saat pergi berbulan madu nanti." ucap sylvia yang sedikit merasa panik
"Hei tenang sylvia tenang! jangan khawatir,aku sudah menyiapkan semuanya dan Charlotte saat ini sedang bersama ayahmu untuk berjalan jalan ke semua tempat favoritnya." ucap Vincent
__ADS_1