Benih Cinta Sang Pewaris

Benih Cinta Sang Pewaris
BAB 39


__ADS_3

Malam ini Vincent akan kembali ke Indonesia bersama dengan asisten pribadinya,Anson.Dengan menaiki pesawat pribadi yang dibeli menggunakan uang hasil kerja keras nya sendiri, Vincent pun berangkat menuju ke Indonesia.


Keesokan harinya setelah menghabiskan waktu perjalanan yang sangat panjang, Vincent dan Anson pun akhirnya tiba di bandara Soekarno-Hatta.Sembari dirinya menunggu kendaraan yang akan membawanya ke rumah sylvia, dengan perasaan bahagianya Vincent pun segera menghubungi sylvia untuk memberitahu akan kepulangannya.


Namun bukannya sambutan hangat ataupun ungkapan rindu yang diterima oleh Vincent,ia justru mendapat permintaan cerai yang diajukan oleh sylvia kepadanya,hal itu tentu saja sangat membuat Vincent merasa sangat hancur dan shock saat mendengarnya.


"Halo sylvia" sapa Vincent ketika panggilan teleponnya tersambung dan terjawab oleh sylvia.


"Vincent,kau?" ucap sylvia yang merasa sangat terkejut dengan panggilan telepon dari suaminya itu

__ADS_1


"Iya sylvia,ini aku Vincent,suamimu.Aku kembali sylvia,aku telah kembali untukmu." ucap Vincent yang merasa sangat bahagia


"Kemana saja kau selama ini Vincent?kenapa kau tidak pernah sekalipun menghubungiku?" tanya sylvia dengan penuh emosional


"Maafkan aku sylvia,ada sesuatu hal yang terjadi disini sehingga aku tidak bisa menghubungimu.Tapi kau tidak perlu khawatir,aku akan segera memberitahumu semuanya ketika aku pulang ke rumahmu nanti." ucap Vincent yang sama sekali tidak merasa tersinggung dengan ucapan sylvia yang sedikit emosional.


"Pulang? sepertinya kau tidak perlu repot-repot lagi untuk pulang kemari tuan muda Vincent Anderson,aku sudah memutuskan untuk bercerai denganmu!" ucap sylvia yang langsung membuat perasaan Vincent menjadi hancur sehancur hancurnya.


"Aku sadar dengan apa yang aku minta ini Vincent,aku ingin bercerai darimu!Tunggulah sebentar lagi,surat perpisahan kita akan segera sampai kepadamu, tolong tandatangani surat cerai itu dan bebaskan aku dari pernikahan ini." ucap sylvia yang langsung membuat ponsel yang ada dalam genggaman tangan Vincent seketika terjatuh ke lantai dan memutuskan panggilan nya dengan sylvia.

__ADS_1


Betapa beratnya ujian hidup yang harus ditanggung olehnya saat ini.Baru selesai semua permasalahannya dengan ibunya,kini Vincent harus kembali diuji dengan keretakan hubungan rumah tangganya dengan sylvia,wanita yang sebisa mungkin ia usahakan untuk tetap bisa tinggal dan hidup bersamanya.


Cerai!!!Kata kata itu terus bergema di telinganya dan tidak mau pergi meninggalkannya.Pelan pelan Vincent merasakan sakit di jantungnya.


Rasa sakit itu pelan pelan terasa sangat menyakitkan dan itu langsung membuat tubuh Vincent tak kuat menahan rasa sakit yang menyerang jantungnya tersebut.


Beberapa saat kemudian Vincent pun jatuh pingsan di tengah keramaian pengunjung bandara yang berlalu lalang dan membuat semua orang yang menyadarinya langsung mengerubungi tubuh Vincent.


"Tuan muda...." teriak Anson dengan panik ketika ia menyadari bahwa majikannya saat ini tengah jatuh pingsan di tengah keramaian bandara.

__ADS_1


Dengan bantuan orang orang yang berada disana,Anson pun segera membawa Vincent ke rumah sakit terdekat untuk menyelamatkan nyawa tuan mudanya.


Sesampainya mereka berdua di rumah sakit pondok indah jakarta,tubuh Vincent segera dibawa masuk ke dalam ruang UGD.Anson merasa bingung dengan kesehatan tuan mudanya yang tiba tiba memburuk disaat sebelumnya tuan mudanya tidak pernah mengalami kambuh pada penyakit jantung yang dideritanya.


__ADS_2