Benih Cinta Sang Pewaris

Benih Cinta Sang Pewaris
BAB 25


__ADS_3

Berakhir sudah rasa sakit yang ia rasakan selama lima tahun terakhir, saat ini sylvia merasa semua mimpi mimpinya kembali terwujud ketika laki laki yang sangat ia cintai tengah melamarnya dengan persiapan yang sangat luar biasa sempurna di depan semua orang.


Sylvia yang melihat ketulusan dan keseriusan di mata Vincent, akhirnya memutuskan untuk menerima lamaran pernikahan Vincent yang ditujukan kepadanya.


"Ya,aku bersedia!aku bersedia untuk menikah denganmu Vincent." jawab sylvia dengan yakin sembari menerima uluran tangan Vincent.


Mengetahui bahwa lamarannya telah diterima oleh sylvia, semua orang yang hadir dalam gereja katedral tersebut langsung bertepuk tangan dan bersorak dengan riuh yang membuat suasana lamaran Vincent dan sylvia menjadi sangat meriah.

__ADS_1


Dengan diliputi rasa cinta di matanya, Vincent pun segera berdiri, mengeluarkan sebuah cincin batu safir dari dalam saku kemejanya dan segera memakaikannya di jari manis sylvia.


"Terima kasih karena sudah menerimaku kembali sylvia." ucap Vincent


"Dan terima kasih karena sudah mau kembali dan mencintaiku, Vincent." ucap sylvia kembali yang langsung dihadiahi kecupan manis di tangan kanannya, tempat dimana cincin lamaran Vincent berada.


"Kau tahu sylvia, saat aku kembali ke London kemarin,aku berusaha meredam gosip tentang kita yang sudah tersebar di publik.Sebagian besar gosip itu menyebarkan hal buruk tentangmu, sehingga hal itu membuat ibuku marah dan dia segera memerintahkan aku agar aku bisa cepat menyelesaikan permasalahan itu.Sebagai pemegang saham utama The Anderson Group,ibuku menyuruhku untuk melakukan semua tugas tugasku dengan baik sebagai pewaris.Sejak kecil ia sudah mendidik ku untuk bisa memahami tentang saham,bisnis ataupun yang lainnya.Ibuku merasa yakin bahwa aku bisa meneruskan bisnis keluarga kami dengan itulah mengapa saat ibuku mengetahui gosip tentang diriku dan juga dirimu,ibuku menyuruhku untuk memilih diantara dua keputusan,yaitu menikahimu atau meninggalkan mu untuk terlepas dari gosip yang menjeratku." ucap Vincent menjelaskan yang membuat Sylvia merasa sesak ketika mendengar itu semua,merasa takut jika Vincent membuat kesalahan yang sama lagi.

__ADS_1


"Lalu apa yang kau pilih Vincent?" tanya sylvia


"Lalu apa yang kupilih? tentu saja aku memilih untuk menikahimu sylvia.Aku sudah membuat keputusan yang sangat salah ketika aku meninggalkan mu lima tahun lalu,dan aku tidak mau melakukan hal yang sama lagi." ucap Vincent dengan percaya diri yang membuat perasaan sylvia menjadi tersentuh.


"Vincent" ucap sylvia dengan matanya yang berkaca-kaca,merasa terhanyut dalam kata kata yang diucapkan oleh Vincent.


"Tidak tidak jangan menangis sylvia, sekarang bukan saatnya bagimu untuk menangis ataupun merasa sedih, sekarang adalah waktunya bagimu untuk merasa bahagia.Kita berdua akan menikah seminggu lagi,dan ibuku akan datang ke Indonesia untuk bertemu denganmu dan juga Charlotte.Tapi sebelum pernikahan kita terjadi, bukankah kau harus menjelaskan terlebih dahulu kepada Charlotte tentang aku?aku hanya tidak ingin membuat anakku merasa kebingungan dengan identitas asliku." ucap Vincent

__ADS_1


"Tentu,kau jangan khawatir.Besok aku akan berbicara dengan Charlotte dan memberitahunya mengenai siapa kau sebenarnya di dalam kehidupannya." ucap sylvia


__ADS_2