
Ini Kisah Ku XI
"Awas jangan jadi beban kampungan" ucap Rizal sambil tertawa
Aku hanya terdiam, terus ada seseorang yang membisikan ke padaku sambil berkata"Gapapa jangan di dengar , kakak percaya ko kamu pasti bisa"
Dan permainan pun dimulai, pertarungan pun sangat sengit, soalnya kedua belah tim saling serang, dan bola nya di oper pada ku, dan aku berhadapa dengan captain nya yaitu Rizal.
Rizal pun berbicara padaku
"Mengahalangi saja kampungan" sambil mau merebut bolanya dariku"
Lalu aku pun mengkecoh rizal dengan skil bola ku. Dan Rizal pun hanya terdiam, lalu aku menjawab.
"Kebanyak ngomong main bolanya"
Aku dalam hati sangat senang sekali mengatakan itu, karena Rizal selalu meremehkan ku, dia sangat marah sekali dan malu. dan menjawab
"Awas aja kau kampungan" sambil berlari dan menendang kaki ku, dan terjadi pelanggaran
Aku langsung terjatuh karena Rizal menggunakan kekerasan terhadap ku, dan Rizal pun langsung mengatakan
"Haha rasakan itu kampungan, sayang banget kaki mu sekarang tidak bisa menendang haha".
Aku sangat marah sekali, ingin rasanya memukul Rizal, namun aku harus mencoba sabar, karena aku tidak ingin ibu ku tahu kalo aku udah berkelahi,aku hanya mendiam kan nya dan tidak membalas nya.
Setelah pelanggaran itu terjadi tendangan bebas pum terjadi, dan kakak smp itu bilang.
"Dik mau mencoba menendang?" sambil bertanya padaku
Aku pun menjawab"Beneran nih ka aku boleh mencobanya?"
dan kakak smp itu menjawab "Iya silahkan dik"
Aku pun menjawab sambil berjalan, dengan kaki ku yang sedang pincang ini, dan si rizal pun berkata.
"Udah gantiin aja si kampungan itu, udah kampungan pincang lagi, gaguna banget malah jadi beban tim"sambil tertawa
Kakak smp itu pun menjawab"Lu yang bikin dia pincang juga, lu yang main kasar juga, ga mikir banget jadi orang"
Lalu aku pun memotong pembicaraannya"Udah ka gapapa, aku baik - baik aja ko"
__ADS_1
Dan Rizal pun menjawab"Tuh denger kata si kampungan juga gapapa, jadi jangan protes seakan - semua ini salah ku" sambil tertawa
kakak smp itu telihat sangat marah aku pun mencoba menenangkannya sambil bilang" Udah ka, gapapa sabar aja, orang sabar di sayang tuhan. lalu kakak smp itu pun tersenyum sambil menganggukan kepalanya.
dan tendangan bebas itu di halangi 5 pemain, aku pun mencoba konsentrasi sambil memikirkan harus menendang kemana supaya bolanya bisa masuk, dan permainan pun di mulai kembali.
Tanpa basa basi aku langsung berlari sambil menendang bolanya ke arah kiri, Tidak kuduga ternya bolanya menukik dengan sempurna dan langsung membuah kan hasil dan terjadi gol, sontak aku pun kaget sambil tidak percaya.
Kakak kelas itu pun langsung merangkul ku dan berkata"Hebat juga kamu dik, ga percaya ternyata kamu jago bermain bola" akupun tersenyum dan menjawab" haha biasa kamu ka, aku ga terlalu jago bermain bola, cuman hobby main bola aja waktu di kampung"
Dan permainan pun selesai dengan hasil 2-1 atas kemenangan tim kami, aku pun berpamitan pulang ke kakak smp itu sambil bilang"Yaudah kak inda duluan ya" dan kakak kelas itu pun menjawab.
"emang kamu pulang kemana dik" akupun menjawab
"Itu ka yang dekat rumah pak Rt" lalu kakak smp itu pun menjawab.
"Lah berarti kita tetanggaan dong, ternyata kamu tetangga baru ku" sambil tertawa, akupun menjawab.
"Loh ternyata kita tetanggan ternyata ka" sambil tertawa.
Dan kami pun pulang bersama, karena rumah kita searah, dan kami pun sampai, lalu kakak smp itu bilang" Kalo misalnya terjadi apa - apa di sekolah tinggal bilang aja ya ke kakak" sambil tersenyum, akupun menjawab.
"Hehe iya ka siap, oh iya kak ngomong - ngomong nama kakak siapa aku gatau?"
"Nama kakak bayu dik, panggil aja abayu atau kak bayu juga boleh" sambil tersenyum, akupun menjawab
" Oh hehe iya kak bayu siap"
Kami pun pulang kerumah masing - masing, aku pun membuka pintu sambil bilang
"Assalamualaikum, inda pulang"
Nampak tidak ada siapa - siapa dirumah, aku sangat sedih sekali karena dirumah aku hanya sendirian, ibu dan ayah pun belum juga pulang, dan adik ku nampaknya masih bermain di luar,
aku pun berpikir, yaudah lah gapapa mungkin pada lagi sibuk.
Aku pun langsung ke dapur untuk memasak telur, dan sialnya lagi, telur ku ketinggalan di lapangan, aku pun mau tidak mau harus kembali ke lapangan itu sambil bilang
"Hah, kebiasaan aku selalu melupakan apapun kalo sedang bermain"
Aku pun kembali kelapangan.
__ADS_1
Siang pun berganti menjadi malam, dan adzan maghrib pun berkumandang, lantas aku pun langsung bersiap - siap untuk menunaikan sholat maghrib dan mengaji.
dan Ibu dan ayah ku baru saja pulang, dan ibu ku pun berkata" Inda ajak sekalian adik mu si andra untuk mengaji juga,
Aku pun langsung balik lagi ke kamarku, karena kamar ku itu di tingkat menjadi dua bagian, dan adiku tidur di atasnya, sesampai di kamar akun mengajaknya sambil bilang"Andra ayo kita kemasjid bersama" tapi tidak ada jawaban sedikitpun.
aku langsung berpikir, Mungkin andra masih marah dan masih belum bila menerimaku sebagai kakak tirinya, aku pun langsung pergi meninggalkan nya dan bilang ke ibu ku.
"Andra lagi sakit katanya, ga enak badan, mungkin lain kali aja dia bilang" ucap aku
ibu ku pun langsung menjawab.
"Oh yaudah kalo gitu, Inda aja ya sendiri gapapa kan" aku pun menjawab.
"Iya mah gapapa , inda bisa ko"
Aku pun langsung keluar rumah untuk berangkat ke masjid, dan ternyata aku liat kakbayu kaya yang mau sama kemasjid juga
aku pun langsung bertanya
"Kak bayu"
dan kabayu pun langsung menjawab
"Eh inda, mau berangkat kemasjid juga" akupun menjawab
"hehe iya kak bayu"
dan kak bayu pun menjawab
" Yaudah sini kita bareng aja, sekalian kaka juga disana mengaji" aku pun menjawab
" wah kita berarti teman mengaji dong kak" sambil tersenyum kak bayu punmenjawab "Hehe iya inda"
Dan kami pun bersama berjalan ke masjid untuk mengaji, aku sangat senang sekali karena kak bayu itu orangnya baik, dan sangat bisa di andalkan, aku di rumah baru ini baru punya teman 1 yaitu kak bayu.
Dan semoga kedepannya aku bisa mendapatkan teman yang baik lagi seperti kak bayu ujar dalam pikiran ku.
Setelah selesai mengaji dan sudah menunaikan sholat isya aku pun langsung pulang bersama kak bayu, dan kami pun masuk kerumah masing masing dan kak bayu pun berkata
"Mulai besok kakak akan jemput kamu yah biar bisa berangkat kemasjid bersama - sama" sambil tersenyum
__ADS_1
Next Chapter 12