
Ini Kisah Ku III
Ke esokan hari nya, aku pun mendaftar kan diri ke sekolah dasar, dimana sekolah nya penuh dengan anak - anak yang seumuran dengan ku.
Dimana semua orang "bersama ibu dana ayah nya masing masing" dari pikir ku. Tak apa aku punya nenek terhebat yang bisa memasak nasi goreng spesial buat ku sepulang sekolah nanti.
Dan aku pun di suruh nenek untuk langsung masuk ke kelas, dan di kelas ada guru baru ku beliau sangat baik sekali namanya : Ibu Cucu,
beliau pun langsung memberi salam.
-Ibu Cucu
*duh murid baru sekarang pada bersemangat sekali untuk belajarnya, semoga bisa menjadi yang terbaik dan dapat membuahkan hasil ya*.
-Semua Murid
Iyaaa Buuu.
"nenek aku pun langsung memberi perintah seperti militer (sembari membisikan)".
-Nenek
Inda.!
-Aku
yes nenek.
-Nenek
Kamu tau kan ini sekolah sd, dan ini juga sekolah baru kamu, nah dan yang disana namanya bu cucu, beliau adalah wali kelas kamu, makanya kamu harus jadi anak yang baik.
Dan Saat ini kamu masih kelas 1 dan masih ada 5 tahapan lagi yang harus kamu naiki, dimana kamu harus bisa mandiri ga harus butuh bantuan nenek dan kakek lagi di sekolah, tapi kalo di rumah soal PR huhu jangan khawatir.
ada nenek dan kakek yang akan membuat mu dapat nilai 100 tenang saja. SFX: Tring (sambil mengacung kan jempol dan mengedip kan sebelah matanya).
"Dalam hati aku pun tertawa malu melihat nenek ku yang sedang bercanda itu".
-nenek
karena di dalam kelas nanti pasti bakal ada pertempuran perang besar.
-Aku
uwaaa perang besar seperti apa nek
(tanya aku sambil sangat penasarannya).
-nenek
pertempuran ini adalah nilai sekolah, kalo inda bisa mendapat peringkat ke 1/2/3( sambil tertawa memberi tantangan) nenek akan buatin inda nasi goreng spesial tambah sosis ke sukaan inda, gimana sepakat prajurit?.
-Aku
Iya aku bersedia nek, yang penting bisa buat nenek bahagia apa pun ku lakukan.
-Nenek
Hmm menarik ,kita tambah satu aturan lagi
-Aku
__ADS_1
Lah ko gitu masa di tambah lagi (sambil cemberut).
-Nenek
Dunia ini keras makanya inda harus bisa siap di segala situasi huhu, jika kamu gagal tidak mencapai peringkat 1/2/3(sambil tersenyum jahat) nenek akan potong uang jajanmu dari Rp 1500,- menjadi Rp 1000,-.
-Aku
"Waduh gaswat ga bisa di biarkan nih, uang jajan Rp500 ku ga bisa membeli krupuk makroni kesukaan ku, tapi apa boleh buat aku harus melangkah maju demi bisa buat nenek dan kakek bangga".( menggumam dalam hati)
Oke Inda terima tantanganmu jendral.
Gatau kenapa tantangan seperti ini sangat membuat ku tak sabar ingin melihat wajah nenek dan kakek ku bahagia, disaat aku mendapatkan pringkat ke 1/2/3 aku akan berusaha sekuat mungkin.
Dan akan terus belajar sampai bisa terwujud meraih pringkat ke 1 tunggu saja, akan ku rebut nasi goreng spesial nya + sosis nya, lihat saja akan ku perlihat kan kemampuan dan semangat belajar ku(sambil tertawa jahat dalam pikiran) .
Aku pun semakin giat belajar, dan terus belajar, karena didikan nenek ku yang sangat ketat dan kakek ku yang sangat teliti, mereka terus melatih kemampuan belajar ku dengan sabar dan rasa pecaya diri kalo aku bisa mendapat kan peringkat ke1.
Kadang dalam pikiran ku suka berpikir sedemikian, haha ini terlalu mudah buat ku, jangan yang mudah mudah lah, inda butuh tantangan, karena tantangan akan mengajarkan banyak segala sesuatu itu yang inda ingat perkataan nenek ku.
Kerja keras ku pun berbuah hasil, dari setiap mata pelajaran yang di berikan kakek nenek ku, karena ketekunan ku belajar, karena sesuatu keingingan , bisa melihat senyum bahagia kakek nenek ku nanti + nasi goreng spesialnya hehe.
Semester 1
Akhirnya penentuan grand final, apakah aku akan mendapatkan peringkat ke 1/2/3 uhh aku sudah tidak sabar ingin mendengarnya dari bu cucu (wali kelas ku) pengumumannya,
Dan acaranya pun di mulai.
Ibu Cucu
Kita mulai dari pringkat ke 3 dulu ya, akan ibu sebut namanya jadi dengarkan ya.
"Aku semakin deg deg kan dan sampai mau kehabisan nafas karena saking deg degkan nya."
-Ibu Cucu
"oke sabar - sabar don't panik masih ada harapan juara ke 2 dan ke 1".
-Ibu Cucu
Dan peringkat ke 2 , yang ibu sebut namanya langsung naik.
"Ini pasti aku , aku percaya usaha tidak akan menghianati hasil, sambil tersenyum lebar menunggu ke ajaiban".
-Ibu cucu
Sri Aprianti , Silakan naik ke depan, dengan nilai rata rata semua mata pelajaran di kalkulasikan nilai nya 87 % selamat ya sri.
"ini pasti aku yang selanjutnya , yap aku harus pd karena aku yakin ini pasti juara 1 nya aku yang menanag haha, tunggu saja nasi goreng aku akan mendapatkan mu haha(sambil tertawa jahat)".
-Ibu Cucu
*Oke kita lanjut, dengan nilai rata rata 90% dari semua mata pelajaran,
kaya nya dia giat sekali belajar*.
-Aku
* oiya dong jelas inda Giat sekali belajar (Dalam hati?*
-Ibu Cucu
__ADS_1
*dan sangat berpikir konsentrasi selalu dengan semua soal ujiannya*
-Aku
*oiya dong jelas udah ah malu, jangan bangga banggain inda ( dalam hati)*
-Ibu Cucu
dan peringkat ke 1 jatuh kepada.....
-*Aku
yes, yes yes akhirnya ke pang
-Ibu Cucu*
Aam Sukmawan, silakan beri tepuk tangan buat murid terbaik dari kelas 1 A selamat ya Aam belajar yang rajin lagi ya jangan no bolos bolos club, sekali lagi beri tepuk tangan buat aam sukmawan.
" Dan sedang kan aku hanya menduduku posisi ke 12 dari ke 38 murid di kelas ku".
-*Aku
Haih, demi kerang ajaib kenapa ini bisa terjadi, gatau kenapa aku merasakan hawa pembunuh yang sangat tajam di belakang , dan ternyata itu nenek ku
-Nenek
iiiiiinnnnddddaaaaaa (sambil tersenyum psikopat*)
-Aku
Astagfirullah, cobaan macam apa ini ya allah, sambil keluar keringat, Akupun panik karena melihat kedua tangan nenek ku seakan akan memberi isyarat (memukul mukul keduatangnya,)
-nenek
Sini inda sayang, kamu jangan takut ya ini nenek ko, yang seperti biasanya( sambil mengeluarkan asap hitam pekat di belakang tubuhnya) Sfx: wuussshh
-Aku
ya tuhan ini kah hari terakir ku(Aku pun tersenyum manis sambil melihat ke arah nenek ku) dan akupun memberi isyarat nenek aku punya kejutan buat nenek hitung sampai 3 ya
-Nenek
Iya inda sayang nenek akan hitung (sambil masih sama mengeluarkan asap hitam pekat di belakangnya) saaaaattttuuuuu, ddddduuuuuuuaaaa ttttiiiigggg
-Aku
nenek ampun , ampun maafin inda , inda sudah terlalu merehkan mereka, ternyata mereka juga pada pinter , maafin aku nenek , maafin aku,(Sambil memeluk neneku)
-nenek
iya tak apa inda nenek maafin ko nenek ga bakalan marah ko
-Aku
Syukurlah (ekting ku berhasil dalam hati)
-Nenek
masih sama sesuai perjanjian ya inda, uang makan mu nenek kurang 500
-Aku
__ADS_1
Ttttiiiiiiddddaaaakkkkkkkkk.......