
saat kaha dan gen terjatuh kaha tidak menyadarkan diri.
'Sejak dulu aku memiliki pendengaran yang tajam dan setiap mahluk hidup dapat mengeluarkan suara. manusia, hewan, dan mahluk hidup lainya bahkan saat aku tidur pun aku bisa mendengar suara itu, aku selalu mempercayai siapa saja yang ingin aku percaya namun semua menipuku berkali kali' kata kaha di dalam hati
"kaha..... kaha.... Bangun lah" Kata gen yang baru sadar jika kaha dan dia terjatuh keluar
kaha pun membuka matanya dan melihat gen yang ada di sampingnya seraya dia bersyukur karena mereka selamat
"apa kamu baik baik saja" kata gen kepada kaha
"aku baik baik saja" Kata kaha yang belum menyadari jika kepalanya sedikit berdarah. Seraya menyentuh kepala bagian belakang
Saat kaha melihat tangannya yang berdarah dia bertingkah laku seperti anak kecil yang manja
"aduh kepalaku sangat pusing" Kata kaha yang melihat di tanganya ada darah
dan bersamaan laki laki mengenakan penutup wajah dia keluar dengan begitu bar bar
"hahaha.... Ayo lawan aku lawan aku, tunggu di sini ada vampir di mana dia oh di kotak itu ya" Kata laki laki itu yang baru menyadari ada kotak yang di lalamnya ada nataly
saat laki laki itu akan menebasnya kaha datang menghalangi yang membuat dia sedikit geram dan memukuli kaha dengan keras
"apa maumu di dalam ada vampir jadi jangan melindunginya" Kata laki laki yang bar bar itu
"aku tahu jika di dalamnya ada vampir tetapi di dalam ada sesuatu yang tidak di ijinkan untuk di sentuh karena di dalam ada miliki xian" Kata kaha yang menjelaskan
"apa katamu di dalam adalah vampir dan tugasku membasninya" Katanya seraya menodongkan dua bilah pedang miliknya kepada kaha
"kamu pembasmi vampir jadi kamu kan orang yang ke enam lulus dalam seleksi dan satu hal lagi aku juga pembasmi vampir begitu juga dengan xian dan aku akan bertanya padanya mengapa dia berpetualang dengan vampir jadi ku mohon jangan sentuh kotak itu" kata kaha yang menjelaskan kepada laki laki bar bar itu
"tidak perlu mari bertarung, pedang di guakan untuk bertarung makan ayo kita bertarung" Kata laki laki itu seraya menedang nendang kaha yang memeluk kotak itu
__ADS_1
kaha hanya bisa diam saja dan dia tidak melawan dan dia juga penasaran dengan xian yang membawa vampir dalam berpetualanganya
'namun saat aku di dekat xian aku merasa suara yang dia keluarkan itu sangat kuat, tenang dan sangat hangat, serta hatinya sangatlah lapang yang membuatku percaya bahwa dia bisa di percaya. Aku tahu jika dia pergi dengah vampir karena suara vampir sangat lah berbeda dengan manusia namun pasti ada alasan yang sangat berarti jika dia berkelana dengan vampir' kata kata dalam hati.
lalu xian keluar dan melihat kaha yang sudah di siksa oleh laki laki bar bar itu dan saat itu yang di peluk kaha adalah kotak yang berisi nataly lalu xian sedikit geram
"xian aku melindunginya karena ini sangat berarti bagimu" Kata kaha yang melihat xian sudah keluar dari rumah itu
"hentikan " Kata xian yang melihat itu semua dan dia juga sudah geram kepada anak laki laki bar bar itu
xian berlari dengan cepat bahkan kecepatan yang membuat laki laki itu terkena pukulannya dan karena pukulan xian sedikit mengenakan tenagga sehingga laki laki itu terlempar sangat ajauh bahkan kaha mendengar jika laki laki itu mengalami patah tulang bagian rusuknya
"ha... rusuknya patah" Kata kaha yang mendengar itu dan dia juga melihat jika laki laki itu terlempar sangat jauh
Laki laki itu terbaring begitu saja tanpa bergerak sedikit pun namun dia tidak ada kata jera sehingga dia bangkit dan berkelahi dengan xian
xian dengan mudah menahan serangan dari laki laki itu bahkan semua seranganya itu bagi xian tidak bisa menggenainya. Meski xian berhasil menghindari semua serangan yang memuat dia geram dan marah dia mengenakan semua tenangganya untuk memukul xian. Namun xian merasa perkelahian ini tidak penting
"mengapa kamu tidak melawan ku" kata laki laki itu
" aku tidak peduli dengan sifatmu yang aku mau kita bertarung" Katanya seraya terus menyerang xian meski tingkat seranganya di bilang sangat sulit bagi xian itu tidak sulit namun hal mudah untuk mengalahkannya namun xian tidak ingin bertarung tanpa alasan
"kalo begitu tolong tenangkan dirimu aku masih ada kegiatan tahu" kata xian yang membujuknya
"kalo begitu ayo kita bertarung" Kata laki-laki itu kembali
xian sedikit geram sehinga dia membenturkan kepalanya ke kepalanya laki laki itu yang memuatnya merasa sakit dan xian juga tidak sengaja melepaskan kain yang menutup wajahnya itu
rambut berwarna hitam ke merahan, alis tipis, mata sipit, hidung macumg, bibir tipis, alis mata yang lentik, dahulu sedikit runcing, tubuh seksi, dan tingi badan seratus tujuh puluh
xian terkejut saat melihat wajahnya yang begitu cantik dan begitu imut bahkan dia lebih cantik dari pada wanita.
__ADS_1
"wajah itu wajah wanita dia sangat cantik dan imut" Kata kaha yang terkejut dan tidak sebanding dengan suaranya yang terdengar jantan sekali.
"apa masalahnya dengan wajah ku" Kata laki laki itu seraya melihat ke arah kaha
"ya tidak siapa yang melihat wajahmu aku bilang kepada cach yakin xian" kata kaha yang mengelak
"Namamu siapa senaknya aja kamu memukili orang dan pertarungan antara pembasmi vampir itu tidak boleh di lakukan tanpa alasan tahu" kata xian yang menjelaskan kepada laki laki itu
"namaku agusu doren, itu yang aku tau dari... " Kata laki laki itu seraya menunjuk dirinya
"siapa yang memberi mu nama apa pentingnya yang penting bagai mana cara menulianya" Kata xian yang baru dengar jika ada nama agusu
"ya itu... Aku tidak tahu cara menulianya" Kata laki laki itu yang tidak lain doren
tidak lama doren pingsan karena sakit yang dia rasakan di kepala nya sudah tidak bisa dia tahan lagi
"he... dia pingsan" Kata cach yang melihatnya
'sekeras apa kepala xian yang bisa melumpuhkan orang yang begitu bar ba, namun xian baik baik saja ' kata kaha di dalam hati yang begitu tidak mengerti atas apa yang baru dia lihat
"Wah kakak hebat sekali, apa kepala kakak merasa sakit" Kata cach yang mengagumi xian
"tidak kepala kakak baik baik saja" kata xian yang memang tidak merasa sakit
Xian, kaha, gech, gen dan cach menggubur jasad yang ada di dalam rumah itu dan di kuburkan secara layak, saat Xian sedang asik asiknya mengubur doren sudah sadar dari pingsannya
doren terkejut saat melihat apa yang di lakukan oleh mereka namun dia acuh tak acuh begitu saja.
Setelah selesai xian membawa pria yang terluka itu ke dokter terdekat dan pria itu bisa di selamatkan dan xian, kaha, doren pun melanjutkan perjalanannya
Xian mengingat buku yang dia ambil itu, Xian penasaran denganya dan dia berniat untuk membacanya jika ada waktu luang dan dia seperti biasa memainkan serulungnya dengan merdu meski wajahnya tidak bereksprsi namun dia merasa berterimakasih karena nataly di dilndung oleh kaha.
__ADS_1
"He kamu berhenti jangan main benda itu"kata doren yang tidak biasa mendengarkannya
" diam kamu bisa apa ini sangat enak di dengar tahu"kata kaha yang senang mendengarkanya