BERSAMA DENGANMU

BERSAMA DENGANMU
25. pertemu


__ADS_3

sehingga tuan besar merasa bahwa xian adalah anak yang di juluki seran king namun dia tidak mau membahas dan membiarkan xian pergi begitu saja lalu saat tuan besar dan xian serta yang lain pulang untuk perlakukan pemakaman kepada sita dia di hadang dengan anggota pangeran vampir tingkat atas nomer tiga yang bernama surya


"wah ada yang berduka aku merasa senang atas air mata yang kamu keluarkan itu terdengar sangat indah" kata surya seraya tertawa kejam


"pergilah atau hari ini adalah hari di mana kamu tidak di ingat oleh semua orang" kata xian yang masih menatap wajah sita yang begitu cantik jelita namun dia juga tahu atas apa yang di lakukan oleh paman dari ibunya itu


"jangan berombongan kosong dasar lemah" kata surya


"bagaimana kamu ingin mati" tanya xian yang memuat semua orang terkejut serta menurunkan sita yang dia papah dan di berdiri kan di pelukan xian serta air mata yang mengalir di pipi


"dasar orang yang suka omong kosong" kata surya yang tidak Terima di rendahkan


"jika ingin mati maka matilah dengan merasa sakit yang begitu indah di lihat" kata xian yang kembali menggendong sita karena dia tidak ingin bertarung secara beruntun yang memuat semua yang melihat betapa mengerikannya xian dan fiko yang melihat itu terdiam dan merenung


seketika surya dia menghabisi vampir yang lain yang ada di sekitar dan lalu dia mematahkan ke dua kakinya dan mengikatkan diri di bawah pohon yang terkena sinar matahari secara langsung dia melakukan itu semua tanpa dia sadari


'apa yang di lakukan xian sehingga dia menurut kepadanya' tanya fiko dalam benaknya


"tuan aku harap kamu bisa jauh lebih menenangkan dirimu meski aku tidak di sampingmu lagi untuk selamanya aku selalu berdoa akan kesehatanmu, kebahagiaan mu, dan selalu membuatmu bahagia dan jauh lebih baik, aku tak bisa menemanimu lebih jauh lagi" ucap sita yang ada di gendongan xian


lalu xian berhenti seketika ada kereta kuda yang menghampiri nya lalu xian naik ke kereta itu dan duduk serta memeluk wanitanya seraya memasang muka bersedih baru kali ini jika xian dapat mengeluarkan ekspresi untuk ke tiga kali nya


lalu tuan besar tahu jika ini adalah jebakan yang di buat handoko namun xian sudah mengetahuinya itu sebabnya dia mengunakan sedikit kemampuannya untuk melindungi orang orang yang di sekitarnya.


setelah melakukan pemakaman xian minum arak di depan pemakaman sita yang di lihat oleh tuan besar serta larsa dan anggota pembasmi vampir yang membuat semua yang melihat hanya terdiam tetapi setelah xian mabuk dia hanya mengatakan yang tidak berarti


"mengapa kamu pergi lebih dulu sementara kamu meninggalkanku di sini yang memuat aku merasa jika kamu membenciku dan semua yang aku lalui tampaknya sia sia" kata xian yang sudah mabuk itu


argenta yang melihatnya dia menenangkan xian dengan kisahnya

__ADS_1


"aku tau apa yang kamu rasakan, sedih, marah, dan benci serta kecewa yang besar tetapi setiap mahluk yang bernafas pasti dia akan berhenti bernafas saat tiba waktunya, meski begitu kita yang masih di beri nafas maka kita harus berusaha bertahan dan maju. meski itu berat.. " kata argenta yang menasehati xian


"ahahahahahahahaha....... lucu sekali sangat lucu sekali" sahut xian yang tertawa setelah mendengar perkataan argenta


"mungkin ini sikap yang kamu tunjukan untuk menutupi kesedihan tetapi saat kita ke hilangan tapi aku juga pernah kehilangan satu satunya keluarga yang memiliki ikatan darah namun demi dia, aku hidup dengan penuh dendam yang terus bertambah saat mendengar orang yang kita cintai tiada namun begitu aku tetap inggin selalu seperti apa yang dia inginkan tanpa melewati satu menit pun. aku akan begini sampai kapanpun" kata argenta yang mengingat kakaknya yang sudah mati namun dia menghilang tanpa jejak


"akan ku balas kan dendam untuk mu apa pun yang terjadi" kata xian yang sudah tidak tau apa yang dia katakan


"apa kamu tau jika kakakku mati karena apa? " tanya argenta yang terkejut


"kakak mu mati karena vampir yang menyerang kekediaman mu dan kakak mu menghilang tanpa jejak" kata xian yang asal bicara


"bagai mana kamu tahu?" kata argenta yang penasaran


"maaf kan aku, aku memasuki ingatanmu dan melihat serta merasakan kesedihan yang kamu rasakan dan itu alasanku bersedih, maaf untuk apa yang aku tunjukan" kata xian yang memuat semua tercengang dan argenta merasa terkejut


"kakak" kata nataly untuk pertama kalinya dia memangil kakaknya setelah berubah menjadi vampir


"nataly apapun pun yang terjadi kakak akan pulang ke pelukanmu karena hanya kamu satu satunya yang terbaik bagi kakak"kata xian yang tahu jika adiknya khawatir


nataly hanya terdiam dan melihat jika kakaknya tidak akan ke tempat yang berbahaya yang memuat nataly kembali lagi ke kotak.


lalu dia pergi ke desa besi di mana desa itu untuk para orang yang berbakat menempa pedang dia ke sana hanya untuk mengambil pedang yang dia inginkan.


xian kembali ke posisi sebagai pasukan pembasmi vampir dia setelah dia pergi begitu juga dengan larsa xyfan yang akan menuju desa besi karena pesan pedang yang dia inginkan tidak kunjung datang


xian pergi namun tuan besar sangat bersyukur karena dia memiliki anak anak yang masih sayang padanya.


namun sebelum xian ke desa besi dia menyempatkan diri ke kediaman yujiro yang membuat yujiro senang karena ini baru pertama kali ada yang datang untuk berlatih

__ADS_1


"permisi apa ini kediaman yujiro" tanya xian kepada anak kecil yang sangat mirip dengan ralfa


"ya benar kakak ingin mencari siapa silakan masuk" kata anak itu


"naf apa yang kamu lakukan sudah ku bilang jangan Terima tamu yang tidak di kenal" teriak sang ayah


seraya melihat ke arah xian dan dia terkejut saat melihat anting bulan merah yang ada di telinga kiri xian


"untuk apa kamu datang kesini" kata ayah yujiro yang sudah di penuhi amarah yang besar


"aku datang kesini ingin bertemu dengan kakak ralfa" kata xian yang memang mencari keberadaan ralfa


"kamu datang kesini hanya untuk merendahkan kami, kami yang tidak berguna pasti akan kamu akan merendahkan kan" kata ayah yujiro


"paman apa yang ada maksud" tanya xian yang tidak mengerti


"anting sabit merah hanya di gunakan oleh energi sempurna yaitu energi cahaya matahari yang sangat kuat dan hanya orang terpilihlah yang bisa menggunakan kami energi api dan yang lain hanya jiplakan saja" kata sang ayah yang langsung memukul xian


"ayah apa yang anda lakukan " teriak ralfa


"energi matahari, terpilih apa ini yang kami ketahui aku hanya anak yang tidak apa apa untuk apa aku rendahkan orang yang mengerti akan diriku dan tidak ada gunanya dia jika tidak bisa melindungi orang lain dan jika kamu mencintai di waktu yang sama maka itu kamu harus berhenti dan menghentikan waktu bukan berarti kamu tidak memiliki orang lain selain orang yang ada di waktu itu dasar laki laki yang hanya bisa berhenti di waktu yang tidak seharusnya berhenti" teriak xian yang membalas serangan ayah yujiro yang memuat dia terdiam meski begitu xian tetap saingan dengan ayah yujiro.


"ayah" teriak kedua anaknya yang sedang melihat kejadian itu


"maaf kan akau paman tetapi aku tidak berniat merendahkan dan melukai mu aku kesini hanya ingin memberi tahu putramu jika akun akan pergi jadi aku tidak ikut latihan untuk sementara waktu Ku permisi" ucapan xian kembali yang memuat ayahnya yujiro sangat terdiam karena xian dapat membaca pikiran ayahnya


"baik lah kalo begitu kamu bisa berlatih kapan saja" kata ralfa


lalu xian pergi ke desa besi

__ADS_1


__ADS_2