
tiga hari yang lalu istri tuan besar sedang melihat lihat bunga yang akan di petik untuk hari peringatan kematian orang tua xyfan, namun saat dia berjalan menuju rumahnya dia di tikam dan di buat pingsan lalu di tinggal sebuah surat yang di temukan oleh putri yang terakhir dan di berikan kepada ayahnya yang tidak lain adalah tuan besar
"ayah ayah ini surat dan tisu milik ibu yang ada di perjalanan ke sini dari tanaman bunga di dekat pemakaman sang larsa." kata putrinya yang memberi tahu kan kepada ayahnya
lalu tuan besar membaca isi surat itu yang meminta untuk ikut berjudi perkelahian yang menaruhkan istrinya dan wanita cantik bernama sita
setelah itu nasumi menyadarkan diri namun dia terkejut saat dia sudah ada di kamar yang begitu bersih dan rapih namun tidak lama datang wanita yang sangat cantik yang sudah begitu tidak memiliki daya hidup dia terus menyebut nama tuan
"tuan maafkan aku aku tidak pantas bersanding denganmu" kata wanita itu
"kamu kenapa begitu suram seakan kamu sudah tidak pantas untuk tuan itu" kata nasumi yang penasaran dan berusaha menasehati nya
"aku tahu tuan selalu sayang padaku tetapi aku tau kan penghianatan yang di lakukan wakil tuan yang membuatku harus di jual kesini dan tidak bisa keluar berusaha aku melarikan diri semakin banyak orang yang menyiksaku, kamu wanita cantik nona kalo kamu tidak segera keluar dari sini aku takut kamu juga bernasib denganku" kata sita yang berusaha memberi tahu kenapa nasumi yang menjadi orang baru di situ.
"emang di sini apa yang terjadi" kata nasumi yang mengalihkan informasi.
"di sini bukan tempat orang yang terhormat, di sini tempat para gadis di jual beli untuk di jadikan budak sek, dan di jadikan wanita malam yang menerima lampiasan para pria hidung belang, para orang berjudi bahkan terkadang yang paling cantik untuk taruhan bagi para petinju dan yang menang akan melakukan seenaknya di depan umum, jika tuan ku kesini mungkin akan membangunkan orang yang selalu cantik dan tidka pernah tua di sini dia lah yang menunjukan gadis gadis yang harus di perlakukan tidak baik di sini itu sebabnya aku tidak ingin berada di sini lebih baik aku mati agar tidak mengecewakan tuan ku" kata sita yang terus menangis
"kamu tidak udah khawatir jika suamiku juga datang kesini nanti aku akan membantumu keluar dan hidup dengan aman di perlindungan suamiku" kata nasumi yang menyakinkan
"aku juga sudah menerbangkan sebuah surat yang memeberi tahu keberadaan ku di sini pada tuan ku jadi kamu juga tidak perlu khawatir jika tuanku datang aku yakin tempat ini akan di hancurkan dan tidak ada orang yang selamat akan kemarahannya namun jika aku membiarkan mu keluar dari sini dia akan menurut iku, tetapi aku tetap tidak layak jika aku bersanding dengan tuan" kata sita yang mengingat kejadian yang begitu mengerikannya orang orang di sana
"kamu tidak perlu khawatir selama aku di dekatmu aku juga akan menjagamu" kata nasumi kepada sita
__ADS_1
"terimakasih" nona anda baik sekali aku sita siapa namamu" kata sita uang memperkenalkan diri
"panggil aja nasumi" kata nasumi yang memperkenalkan nama nya namun tidak dengan marganya
sementara xian dia bergegas namun dia tidak lupa membawa nataly bersama nya namun kini xian tidak berpikir panjang dia pergi menghilangkan jejak jadi tuan besar merasa bingung atas tingkah laku xian yang makin hari makin berubah dari penurut menjadi hilang hilang tanpa kabar dan tidak mengerjakan tugas dengan baik namun anehnya setiap tugasnya sudah ada yang melaksanakannya
xian kini dengan seorang yang mengenakan baju hitam dan tidak di perlihatkan wajahnya namun dari suaranya dia seorang wanita yang sangat lembut namun cukup kuat yang bisa di andalkan untuk menghabisi vampir tingkat rendah
entah apa alasan xian melakukan itu namun itu memuat tuan besar bertanya tanya tentang apa yang di perbuat oleh sian yang cukup aneh itu namun tuan besar memilih diam karena dia tahu apa yang di lakukan xian itu yang terbaik dan pasti ada caranya sendiri.
tuan besar berangkat dengan ralsa dan membawa uang tebusan yang di minta namun masalahnya tidak terkendali saat pertarungan dan taruhan nasumi dan sita di pajang dan bagi yang menang dapat memilikinya selama tiga jam
saat tuan besar akan masuk ke tempat itu dia di datangi oleh seseorang mengenakan baju hitam
"tunggu siapa tuanmu" kata tuan besar
lalu orang itu menuju ke arah sita" dia adalah suami dari salah satu dari wanita yang di pajang itu" kata orang itu lalu pergi begitu saja
"tuan besar di sana ada xian yang di dekatnya ada dua orang yang mengenakan baju hitam" kata ralfa yang terkejut
"anak itu" kata xyfan yang terkejut begitu juga dengan yang lain namun tuan besar menyadari sesuatu
"apa pertarungan yang hanya segini aku berniat menantang kalian seluruh orang yang memang inginkan kedua wanita di atas" kata xian yang sudah melihat apa yang terjadi
__ADS_1
"wah ada yang sok kuat padahal jika di pukul mungkin dia menangis" kata petarung yang besar dan tidak terkalahkan namun dia sedikit licik saat bertarung
"jika aku kalah kami bisa mengambil berapa banyak gadis yang kamu inginkan dari diriku" kata xian yang sudah tidak sabar untuk menghabisi semua orang di sana
lalu datang dua orang mendekati tuan besar dan yang lainya
"mari tuan ikut aku tempat ini akan di hancurkan oleh tuan ku" kata orang itu
'tapi bagai mana dengan nasib istriku' kata tuan besar itu di dalam hati
"dua orang yang di samping sana akan mengamankan mereka berdua" lanjut orang itu
"baik semua kita akan mulai pertarungan penantang dan di tantang tidak aturan untuk pertarungan ini antara hidup dan mati" kata wasitnya yang memulai pertarungan
lalu xian menghabisi begitu mudah semua, orang di sana ketakutan
namun pemilik rumah judi itu telah meminumkan racun kepada sita dan nasumi namun xian memiliki obat penekan rasa sakit namun sangat efktif untuk segala racun namun obatnya hanya satu dan sita memberikan obat itu kepada nasumi namun xian tidak bisa berbuat apa apa dia hanya bisa menerima keputusan yang di ambil oleh wanitanya
karena ini dia hancurkan rumah itu hinga terlihat seperti rumah yang terkena bencana serta memuat daerah itu sedikit getar karena xian menahan amarahnya namun xian mengunakan kemampuan ya untuk menyelamatkan sita, nasumi, dia dan orang yang menggendong nataly
dan taun besar dengan larsa yang ikut melihat betapa mengerikannya jika xian sudah terusik dan xian hanya melangkah pergi bersama dua orang pengikutnya namun
fiko merasa orang yang meninggalkannya saat xian keluar dia merasa bahwa orang yang mendekati tuan besar tidak asing bagi dia meski wajahnya tidak terlihat tetapi perasaan yang dia miliki tidak asing
__ADS_1
'siapa sebenarnya orang itu mengapa begitu familiar sekali tapi siapa dia? ' pertanyaan fiko dalam hati yang penuh perasaan yang begitu hangat baginya namun dia tidak yakin akan perasaan nya itu