BERSAMA DENGANMU

BERSAMA DENGANMU
15. LEMBAH BENANG BONEKA


__ADS_3

saat nataly melihat kaha yang tidak kunjung berhenti yang membuat dia bingung dan nataly memiringkan kepalanya yang memuat kaha mengingikuti gerakan nataly lalu, xian tetap melanjutkan mebacanya meski dia merasa buku itu membosankan namun xian menuliskan suatu novel tentang gambaran milik faiqo, dan menamakan atasnya. Dia juga menambahkan sedikit argumen yang begitu penasaran meski cara pembawaanya berbeda, alurnya sama namun itu membuat xian sedikit kewalahan dengan tingkah kaha dan doren yang selalu menggangu nya bahkan mereka main. Lari lari dengan nataly yang membuat xian sedikit tergangu, meski begitu xian mempelajari gambar yang ada di buku itu yang beruntun gerakannya.


Setiap pagi sebelum fajar terlihat xian sudah belajar agar bisa menguasai latihan bersama ayahnya saat dia masih kecil dan setelah latihan dia melanjutkan membuat novel tenteng melodi bunga lili, dan malamnya di lanjut dengan olahraga ringan seperti lari dan yang lainya hingga waktu untuk menjalankan misi kembali.


Dan pemulihan xian sangat cepat saat begitu juga dengan doren dan kaha yang sudah pulih, lalu di datangi burung elang milik xian


"Waktunya ke selatan ke selatan cepat tidak ada waktu lagi" Kata elang itu yang sudah mulai mendekati xian dengan terpaksa


lalu xian mempersiapkan semua dan kaha yang sedang bersandar ke kotak yang di dalamnya nataly seraya memegangi bunga mawar merah yang memuat doren seperti jijik saat melihat kaha.


"Kalo begitu kami berangkat, terima kasih telah merawat kami" Kata xian pada pemilik penginapan itu


"Ya, semoga ada dalam keadaan baik meski tunjangan yawa dalam kerendahan tapi kami harap kehormatan yang selalu menjadi kebanggaan kalian" Kata pemilik penginapan


Lalu xian, kaha dan doren melanjutkan perjalanan yang membuat doren yang bertanya tanya dalam pikiranya dalam perjalanan itu


"apa maksud dari perkataan pemilik penginapan itu ya?" kata doren dengan penasaran


"ya yah aku ko ga tahu?" kata kaha yang penasaran


"maksudnya selalu dalam keadaan baik meski kondisi yawa dalam tujangan ya rendah dan kehormatan selalu menjadi kebanggaan kalian itu maksudnya apa pun yang terjadi tetap dalam kondisi baik meski kita tahu jika yawa kita jadi taroannya, jika kita kalah tetaplah bangga atas apa yang kita lakukan. Dan jika kita mati jangan merasa kita kalah dan memgingikan hidup menjadi vampir itu yang di maksud. Karena kehormatan sebagai kebanggaan itu banyak terjemahannya ya tergantung untuk apa di tujuan dari kata kata yang di ucapkan itu" Kata xian yang langsung pergi begitu saja bahkan gerakan ya lebih cepat dari sebelumnya


Mereka berlari terus hingga malam hari dan saat mereka akan memasuki lembah itu kaha kembali menjadi penakut.


"Xian aku tidak ingin masuk ke lembah itu. Ini sangat menakutkan" kata kaha seraya duduk seenaknya di tengah jalan


"dasar penakut merepotkan saja" kata doren yang merasa jengkel dengan kaha


"tunggu..." kata Xian yang merasa ada sesuatu yang tidak jauh dari mereka lalu Xian mendatangi nya


Saat sedang berjalan dia melihat laki laki yang mengenakan baju yang sama dengan mereka lalu dia terbaring seraya menangis


"tolong selamatkan aku, aku sudah tidak kuat menahan ini" kata laki laki yang terbaring di tanah itu yang sedang menangis


"apa kamu baik baik saja" Kata Xian yang penasaran apa yang sebenarnya terjadi


"Ya aku..... Tolong di pungungku tidak ada apa apa" kata nya seraya di tarik oleh sesuatu dan kembali ke lembah itu.


"Mengapa dia terbang" Kata doren yang binggun

__ADS_1


"Kau akan masuk" Kata Xian yang ingin segera tahu apa yang terjadi di situ


"Tunggu apa apan ini makin tidak meghiraukan aku ya" Kata kaha yang ketakutan


"aku sudah bilang kalo kamu itu merepotkan tahu" kata doren yang sudah jengkel "kalo begitu aku duluan" Lanjutnya


Lalu xian dan doren terus berlari memasuki lembah itu tanpa merasa takut sedikit pun namun bagi doren ini hal yang sangat menyenangkan karena dia berharap bisa mendapatkan lawan yang cukup tangguh untuk memastikan dirinya lah yang kuat dan hebat. Dan meningglkan kaha sendirian di jalan yang masih ketakutan.


Rembulan malam yang menerpa lembah itu dengan terang dan begitu jelas, setiap vampir melakukan aktivitasnya sendiri


Ada seorang wanita yang sedang berdiri di salah satu pohon yang begitu rindang meski tidak terlihat wajahnya. Lalu dari ketinggian ada yang sedang megawasi semua gerak gerik pasukan pembasmi vampir. Meski memiliki tubuh yang besar dan wajahnya tidak begitu jelas. Dan di sisih lain ada seorang wanita berambut panjang yang sedang duduk di atas benang yang mengikat empat pohon di sekitarnya seraya mengerahkan jari jarinya


Lalu Xian dan doren terus berjalan hinga doren yang idak sengaja melihat tempat itu di penuhi benang dan Xian menjadi lebih berhati hati saat melihat itu semua


"doren terimakasih kamu telah meyakinkan aku kembali saat kamu bilang kaan ikut dengan ku masuk ke sini, sejujur nya aku sedikit ragu jika aku sendirian" Kata Xian kepada doren


lalu doren hanya terdiam dan mengingat kembali saat dia duduk sendiri di depan penginapan dia di ajak bicara oleh pemilik penginapan dan hati doren sedikit tersentuh dan tidak lama kemudian ada salah satu pasukan pembasmi vampir yang tidak segaja lewat situ dan Xian melihatnya lalu Xian mendekatinya


"Hay namku Xian dan aku pasukan pembasmi vampir tingkatan awar" Kata Xian yang memperkenalkan diri


"apa mengapa mengirim awar... Kenapa tidak laras... Seberapa banyak yang di kirim jika tingkatanya awar tidak ada gunanya"kata laki laki yang tidak sengaja melewati tempat itu


"Doren minta maaf cepat" Kata Xian yang menegaih mereka


"apa yang kamu lakukan lagian tingkatanku lebih tinggi dari dirimu tahu, kami di perintahkan oleh burung elang untuk kemari dan saat kami sedang berjalan dengan tenang tidak lama kemudian mereka menyerang satu sama lain. Dari dua puluh orang yang selamat hanya aku namun aku tidak bisa menghadapi ini" Kata laki laki itu dengan begitu sedih


Di sisih lain ada burung elang yang berhasil melewati lembah itu meski dalam kondisi terengah engah dia berhasil sampai di di pangkuan seorang laki laki yang tidak di perlihatkan wajahnya


"ya... Ya ternyata anak anakku dalam bahaya apa di sana ada angota lima belas pangeran vampir sehingga kamu seperti ini, ternyata aku harus mengirim laras rupanya" kata laki laki itu yang duduk dan di temanai dua perempuan kecil yang ada di dekatnya "gery.... Argenta" Kata laki laki itu yang begitu tenang dan senyuman dingin di bibirnya itu


"Ya" Kata gery dan argenta bersamaan


Argenta memiliki wajah yang begitu imut dan selalu tersenyum di wajahnya bulu kata yang lentik dan alis mata yang tipis dan mata yang sipit dan rambut berwarna ungu ke biruan tua dan dahulu sedikit runcing.


"emmm..... Andai vampir dan manusia bisa berdampingan dengan tenang pasti enak di lihat, aku harap miko juga berpikir yang sama bukan" kata argenta dengan senyum yang begitu manis di wajahnya


"selagi vampir memakan manusia tidak ada harapan untuk seperti itu" Kata miko dengan begitu dingin dan tidak tersenyum sedikit pun.


Lalu di sishi luar lembah kaha hanya terdiam melihat tingkah laku temanya yang tidak berbelas kasih padanya dia merasa dia yang paling terpuruk

__ADS_1


'andai dia temanku pasti kalian akan membujuku tapi kalian meninggalkan aku sendiri aku sangat sedih aku benci dalam kondisi ini aku sering di tingal aku sering di jauhi namun apa mereka membenciku' kata kaha di dalam hati


Lalu burung pipit datang dan mengigit tangan kaha yang membuat kaha marah, seraya terkejut saat mengingat nya kembali.


"apa yang kamu lakukan aku ini sedang terpuruk jadi jangan suruh aku untuk masuk ke lemah itu kamu sama saja dengan xian, doren, dan nataly.... ya nataly.... Sial dia bodoh mengapa dia membawa pujaan ku ke lembah dasar Xian bodoh.... Naaaaataaalllly......... " Teriak kaha yang baru sadar jika nataly ada di gendong Xian dan dia tidak berpikir panjang lagi dia berlari menuju lembah itu untuk menjemput nataly


Xian, doren dan laki laki itu di serang oleh sesama pasukan pembasmi vampir pada awalnya doren akan menghajar semua


"Sni maju semua lawan aku akan aku bunuh kalian" Kata doren yang begitu semangat


Saat Xian perhatikan lebih detail alalu dia menyadari jika mereka sedang di gerakan dan di jadikan boneka


"tunggu doren mereka belum mati semua aku merasa mereka sedang di kendalikan sesuatu putuskan saja benang itu" Kata Xian yang cepat tanggap


"jangan menyuruhku bodoh" Kata doren yang lagsung pergi mrnebas seluruh benang itu


Setelah selesai namun belum sempat Xian mendekat benang itu mereka dapat dinkendalikan lagi sehinga Xian berencana akan menyerang ke seluruh anggota dan dia hapir memegang serulingnya namun dia mengingat ada dua rekan di sisihnya


"doren aku minta bantuanmu lacak keberadaan vempir yang mengendalikan sementera aku dan dia akan menjaga mu agar tidak di serang oleh orang orang ini" Kata Xian yang bergegas mengambil keputusan yang cepat.


"Tunggu dia siapa" Kata laki laki itu


"Ya tentu saja kamu bodoh" Kata doren yang emosi


"Namaku yesy" Kata laki laki itu


"Ya baik aku dan yesy akan menangani ini jadi kamu lacak lah secepatnya" Kata Xian yang sudah mulai tenang mengambil keputusan


Lalu datang seorang yang ada di atas dan bayanganya menutupi Xian. Xian terkejut saat melihat vampir ini memiliki tubuh kecil meski begitu di dengan sangat santay berdiri di atas benang itu


"Percumah aklian hanya mengatar yawa kalian ibu pasti akan menghabisi kalian" Kata vampir itu dengan tenang dan pergi begitu saja


Sebelum pergi doren sempat berusaha menebasnya namun itu sia sia karena dia loncat tidak setinggi itu


Lalu doren bergegas melacak keberadaan vampir itu yang mengendalikan oreng itu dan dia bisa merasakan dari jarak yang cukup jauh, doren bukan hanya merasakan jarak namun dia juga bisa memperedekis jarak serta ketinggian nya. Lalu doren berhasil


"Ketemu di sana rupanya" kata doren yang mengetahui keberadaanya


"tidak akan aku biarkan ke bahagiaan kami hancur" Suara lirih vampir yang bertubuh kecil itu

__ADS_1


__ADS_2