Bukan Kisah Cinderella

Bukan Kisah Cinderella
Adinda Nursyifa


__ADS_3

Skripsi menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian mahasiswa. Senang atau pun tidak dengan tugas akhir tersebut semua mahasiswa harus menyelasaikannya karena itu menjadi syarat menuju kelulusan.


Adinda Nursyifa atau yang biasa dipanggil Dinda saat ini tengah sibuk dengan skripsinya. Dinda dengan semangat menggarap skripsinya demi lulus lebih cepat. Malas memang menjadi tantangan terberat dalam menyelesaikan tugas akhir tersebut tapi ternyata masih ada tantangan lainnya. Sebagian orang menjadikan biaya menuju wisuda adalah tantangan terberat selanjutnya. Biaya buku untuk referensi skripsi karena tidak semua buku yang dicari bisa didapat di perpustakaan. Biaya print, biaya kebaya dan biaya terbesarnya adalah biaya wisuda dan biaya lainnya.


Adinda adalah mahasiswa jurusan Psikologi di salah satu perguruan tinggi di Bandung. Adinda berasal dari Purwakarta sebuah kabupaten yang termasuk sebuah daerah kawasan industri di Jawa Barat. Ayahnya bekerja di salah satu perusahaan asing dan menjabat sebagai kepala bagian pada sebuah departemen. Sedangkan sang ibu adalah seorang bidan yang telah berhasil membuka praktek sendiri.


Adinda tengah berusaha memutar otaknya bagaimana caranya uang pemberian orang tuanya bisa cukup untuk bayar kost, beli makan sehari-hari, serta biaya yang lainnya. Uang pemberian orang tuanya tidak cukup untuk bulan ini karena ada tambahan untuk buku dan print.


Minggu lalu orang tuanya telah mengirimkan uang untuk biaya selama satu bulan tapi untuk saat ini itu tidak cukup. Meminta orang tua nya untuk mengirimkan uang lagi itu tidak mungkin. Adinda sadar bukan hanya dirinya yang butuh biaya saat ini dia masih punya adik yang duduk di bangku SMP dan satu lagi masih di taman kanak-kanak. pusing itulah yang sedang Adinda rasakan.


"Kenapa, Din?"


"Pusing aku, Ra. Bab 1 revisi terus ngeprint lagi deh. udah berapa kertas yang habis. Uang pemberian orang tua sudah semakin menipis," keluh Dinda pada sahabatnya yang dipanggil Ra.

__ADS_1


Ra adalah Lira salah satu sahabat Adinda selama kuliah. Keduanya bersahabat dekat dari mulai masuk bangku kuliah hingga menuju akhir masa kuliah. Keduanya bersahabat disatukan karena satu jurusan juga satu organisasi yaitu organisasi yang bergerak pada lembaga dakwah kampus.


"Ya udah minta lagi aja, Din."


"Ra, aku sih gak bisa egois karena aku masih punya adik-adik yang mereka juga biaya sekolahnya gak murah. Bulan ini aku dua kali dikirim uang masa iya minta lagi? malu aku, Ra."


"Iya juga sih. Aku sih bungsu enak banyak dibantu sama kakak-kakak aku. Jadi walau gak minta kakak-kakak aku pada ngasih."


"Kalau nyari pekerjaan buat bantu keuangan kamu, emang kamu mau?" tanya Lira.


"Aku keinget sama tetangga sebelah yang nyari guru ngaji buat cucu nya. Tapi gak tau juga ada yang ngisi atau enggak. Coba saya tanyakan ya, Din?"


Adinda menganggukan kepalanya sebagai tanda persetujuan karena mau bagaimana lagi saat ini sangat butuh. "Cucu nya usia berapa?"

__ADS_1


"Sekitar tiga tahun, Din. Anaknya cantik dan juga lucu bahkan cerdas. Hampir setiap hari dibawa neneknya ke rumahku buat main sama ponakanku. Kasihan ibunya meninggal ketika melahirkannya karena ibunya mengalami pendarahan ketika melahirkan. Setiap hari sama neneknya karena ayahnya sibuk banget tapi kalau week end ya bapaknya ada jadi sama bapaknya pas week end aja."


"Kasihan sekali. Semoga dewasanya kelak itu anak bahagia."


"Aamiin. Din, aku udah dijemput sama kakak ku, dia udah WA katanya udah di depan kampus."


"Ya udah pulang sana tapi ingat jangan lupa tanyakan tentang guru ngaji tadi semoga saja rezeki."


Sambil berlalu Lira mengacungkan jempolnya dan berteriak, "Oke, Din. Hati-hati kamu langsung pulang kost jangan main dulu udah sore. Assalamu'alaikum."


"Wa'alaikumsalam." Dinda tersenyum dengan melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan.


Dinda berdiri dari tempatnya duduk lalu tungkai nya melangkah dengan gontai menuju keluar kampus tujuannya saat ini adalah pulang ke kost untuk beristirahat dengan harapan semoga hari esok lebih baik.

__ADS_1


-----*****-----


Karya pertama di Noveltoon. Segini dulu dan semoga suka.


__ADS_2