
Adzan Shubuh sudah berkumandang di seantero kota Bandung. Adinda dan Lira terbangun ketika mendengar adzan berkumandang. Semalam Adinda harus sering terbangun mendengar rintihan Nadia. Dari jam dua dini hari hingga subuh Nadia tidak terdengar merintih dan terlihat nyenyak dari tidurnya. Alhamdulillah panas tubuh Nadia pun sudah turun.
Semalam memang Adinda memutuskan menginap dengan ditemani Lira. Kamar Nadia yang tidak begitu luas, semalam seolah nampak sempit. Maklum kamar diisi oleh tiga orang dewasa. Ada Adinda, Bu Maryam dan juga Lira.
Tidak nampak Bu Maryam di kamar itu ketika Adinda membuka matanya. Sudah dapat dipastikan Bu Maryam terbangun lebih dulu.
Adinda dan Lira keluar dari kamar itu dan melangkah ke kamar mandi untuk mengambil wudhu. Untuk mukena sudah tersedia karena dari kemarin sore Bu Maryam mempersiapkan semua itu. Lira sholat terlebih dahulu sedangkan Adinda menunggu Lira selesai sholat.
Adinda adalah tamu yang tidak bisa seenaknya. Sebenarnya masih ngantuk karena baru bisa benar-benar terpejam setelah jam dua dini hari. Apabila Bu Maryam saja yang sama-sama tertidur setelah jam dua masih bisa kuat menahan kantuk, rasanya sangat tidak etis sebagai tamu yang menginap malah berleha-leha dengan memilih
kembali tidur setelah shubuh.
“Kenapa ke sini, neng?”
Wanginya rempah yang digoreng membawa sepasang tungkai Dinda melangkah ke dapur.
“Ada yang bisa Dinda bantu?”
“Gak perlu. Tidur lagi aja. Pasti ngantuk semalam jam 2 baru tidur.”
“Gak papa, bu. Tidur bisa nanti siang di kost.”
“Terimakasih sudah bantu ibu untuk jaga Nadia.
__ADS_1
“Sawangsulna. Dinda juga seneng bisa jaga Nadia. Jadi keinget adik di Purwakarta.”
Adinda akhirnya membantu Bu Maryam memasak walau tidak berat-berat. Adinda hanya memotong dan mencuci bahan-bahan yang akan dimasak. Bu Maryam yang nampak begitu cekatan membuat Adinda belajar memasak dari Bu Maryam.
Menu sarapan yang cukup menarik yaitu brokoli tofu, ayam goreng bumbu kuning dan
juga bakwan sayur. Selain mencuci dan memotong bahan-bahan yang dimasak, Adinda juga bertugas menggoreng bakwan.
“Mah, masak apa? Wanginya nyampe ke kamar.” Tiba-tiba saja Irsyad datang.
“Bisa dilihat sendiri, A.”
Irsyad baru menyadari ternyata di dapur ada Adinda. Adinda menggunakan gamis ibunya yang nampak kebesaran di tubuh Adinda dengan kerudung bergo yang tidak terlalu lebar.
Adinda menoleh ke sumber suara. Si duda menggunakan baju koko berwarna coklat muda dengan sarung kotak -kotaknya. Ah tampan.
Adinda
apabila penampilannya lebih agamis. Jantung Adinda bertalu-talu lebih cepat
melihat penampilan Irsyad.
“MasyaAllah,tampan.” Dalam hati Dinda
__ADS_1
“Din, awas gosong.” Intruksi Bu Maryam.
“Iya, bu.”
“Astagfirullah.” Hati Adinda kali ini kembali berucap.
“Mau lihat Nadia tapi ada Lira lagi tidur.”
“Iya Lira biasa tidur lagi kan kata mamahnya juga, A kalau habis shubuh.”
“Pemalas Lira kata mamahnya juga.”
“Ih gak boleh gitu, A.”
“Bener, mah.”
“Adik kamu Aina juga masih sering harus dimintai tolong baru gerak. Apa bedanya, A? Kalau sama Adinda beda. Adinda dari tadi bantu mamah nih, A.”
“Koq jadi dibandingkan sama Adinda sih, Mah?”
Adinda hanya mendengarkan saja tanpa perlu berkomentar.
Irsyad pergi ke ruang tengah untuk menonton televisi yang setiap pagi biasa menyiarkan berita atau tausiyah-tausiyah daripara ustadz kondang. Dipilih lah sebuah siaran tausiyah yang tengah menayangkan sebuah tausiyah tentang pernikahan.
__ADS_1
“Yang udah nikah yang pernah menikah pasti sudah tahu nikmatnya menikah. Pulang kerja ada yang menyambut, tidur ada yang meluk, baju ada yang mencuci. Istri memang bukan pembantu tapi penyejuk para suami. Seneng gak tidur meluknya bukan guling tapi istri? Pahala loh para lelaki.” Ustadz di televisi ternyata menyampaikan pembahasan terkait menikah.
Si pak ustadz membahas tak lupa dengan sedikit guyonan yang akan menambah kebaperan para jomblo dan membuat para jomblo halu. Begitu pun dengan Irsyad. Jiwa lelaki nya muncul. Irsyad jadi halu dengan mengingat masa-masa berumah tangga dengan Eva. Semuanya terasa indah hingga ada rasa dalam hatinya ingin kembali mengulang rumah tangga.