BUKAN SEKEDAR DIKSI

BUKAN SEKEDAR DIKSI
Perkemahan


__ADS_3

...SELAMAT MEMBACA, SEMOGA SUKA...


...----------------...


Yumma! menurut Indah juga apa, lagian Yumma sih yang salah.


Yumma harus tau loh, menurut artikel yang Indah baca tuh. Minggu-minggu ini, Yumma harus bisa pilih-pilih makanan dan selalu hati-hati. Menurut artikel, Zodiak berlambang kepiting minggu ini tidak baik dalam hal kesehatan.


"Sutt diam Yumma,"sambung Indah Kusuma "Bukan nya Yumma, sama. berzodiak cancer?"


"Iya.. lagian perut gue aja yang lagi bermasalah, bukan makanannya. protes Yiruma


Lagian Lo aneh In, ga tiap saat juga Lo kait kait kan sama zodiak.


"Apakah temen gue, aja yang gini."batinnnya "Yiruma menggelengkan kepalanya sambil tersenyum."


"Yumma kenapa seny-..." ucapannya terhenti


"Ollahello Jangan kebanyakan drama deh Lo." ucap gadis dengan jepit kupu-kupu di kiri nya.


"Makan, gitu aja Lo pura-pura sakit perut." desaknya


"Lo kaya ga tau aja si KW aja Ann, nih Gue jelasin. Dia tuh lagi cari perhatian."tuduh gadis di kiri Ann


Dengerin Indah yah, Ann, Sela, Bella. Katanya fitnah itu lebih kejam dari pada pembunuhan.


Nah jadi secara ga langsung, kesalahan kalian besar.


"Hey Oon, Lo jangan ikut campur," Ann berjalan ke arah Indah sambil menekankan kacamata yang di pake temannya itu."Lo ga usah so Polos di hadapan gue."


Indah hanya diam mematung, "Gue tahu Lo itu-" Menunjukan sesuatu pada benda pipih yang digenggamnya.


"Cek cek..." suara mikrofon terdengar nyaring


"Untuk semua regu putra dan putri diharap mendekati sumber suara. sekali lagi perwakilan untuk semua regu putra dan putri diharap mendekat sumber suara."


"kepada rakanda Andito Pratama diharap mendekati sumber suara."


"balik kanan." ajak Ann pada 2 temannya


"Indah! indah! lu bisa nggak ke sumber suara gantiin gue, gue tanggung lagi beresin alat bekas masak." ucap orang tiba2 masuk dibalik tenda.


"gak mau,nanti Indah sama kayak cerita yang indah baca, katanya kalau bukan pimpinan regunya yang ke depan nanti bakal banyak masalah regunya." sampai geleng-geleng membayangkan sesuatu.


"Yum, temen lu aneh banget selalu bawa-bawa novel dan puluhan artikel lainnya. untung nggak bawa-bawa kitab tuhan, ga bisa jawab gue soal itu." tanya Listia "di ikuti tawa yang lainnya."


"eh itu bukan temen gue." Indah hanya memanyunkan bibirnya hingga mengerecut." tawa pun terdengar kembali


"Panggilan, untuk regu 6 putra dan putri diharap mendekati sumber suara."


"aduh gimana ini?" lirih listia


"ya udah Lis gue aja deh."Potong yiruma


"Lo emang terbaik, Arigatau." membungkukkan badannya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Disini tidak ada materi disini hanya praktek baris berbaris. Apa kalian sudah siap untuk melaksanakan baris-berbaris?


"siap kak" ucap regu Yiruma dan teman-temannya


"perkenalkan kak, saya listia ketua regu 6 siap menjalankan perintah baris-berbaris dari kakak."


Oke kembali ke tempat, ucap panitia pembimbing,


siap grak! tegak grak! istirahat di tempat siap grak!


hadap kiri.... Grak! Bagus ucap kakak pembimbing


hadap kanan... Grak!


hadap kanan! balik kanan... grak!


hadap kanan! hadap kiri! balik kiri! hadap kanan! GRAK!!!


Oke buka mata, lihat apakah di antara kalian ada yang salah? titah panita pembimbing


"Sudah mengerti sekarang?" ucapnya lagi


Oke sekarang, kedua tangan di pinggang siap sedia skot jump 10 kali.


MULAI! Ucap seorang wanita tegas "Masih kurang? mau di tambah lagi!" tuturnya lagi.


Tim 6 pasrah akan keadaan yang menimpa mereka. Entah hukuman yg ke berapa, yang telah diterima oleh yiruma dan teman setimnya, karena dia selalu salah melakukan gerakan baris-berbaris tidak seperti biasanya.


"Heh Kakak panitia yang terhormat. kira-kira aja kalau ngasih hukuman, nggak semua cewek itu kuat fisiknya. Ada yang lemah! emang lo berani tanggung jawab kalau ada apa-apa terjadi sama mereka?"


seorang cewek tegas yang menjadi panitia dan membimbing tim 6 pun mematung setelah mendengar ucapan Rafa. Bukan apa-apa tapi memang apa yang Rafa ucapkan tidak sepenuhnya salah.


"Gue aja yang terima hukumannya kak."potong Raffa " satu, dua, tiga, ... ... ... ... sembilan, sepuluh." Raffa berhitung.


Cukup sampai sini praktek PBB-nya selanjutnya kalian bisa lanjut ke pos berikutnya dan pos terakhir. semoga berhasil.


"terima kasih kak," ucap regu 6 serempak.

__ADS_1


beberapa menit sudah berlalu regu 6 pun akhirnya meninggal pos 4 untuk melanjutkan perjalanan nya ke Pos 5


"Yumma, Lo gak papa kan tumben lo salah kek tadi? lo kecapean?"


"eh maaf ya teman-teman." lirih Yiruma


"nggak papa kok yum kita juga tadi salah, santai aja." bela temannya


"Thanks Raff, dia baik baik aja kan?."batin Yumma


"semoga tidak menjadi masalah?


"Apa dia-"


"Yum! Lo kenapa? Ada masalah? Atau perut Lo sakit lagi?" cerocos temannya yang membuyarkan segala pertanyaan yang ada dalam batinnya Yumma.


Engga ko engga, gue baik baik aja


"Untung tadi ada si Raffa," ucap teman Yumma yang lain.


"Yaaelah... pemberani sih cuma minusnya banyak." gak mau Ah,"disertai gelak tawa Yumma dan teman-temannya.


"Eh tapi si Raffa itu bisa jadi aslinya asik dan baik Loh."ucap Loh


"Hah." Yumma dan yang lainnya terkejut mendengar ucapan Tia


"iya, maksudnya itu apa yang kita lihat tidak seperti yang terlihat dan apa yang kita dengar mungkin tidak seburuk itu. lo pernah dengar cerita gak sih? ada orang yang sok polos kek gak tau apa-apa, tapi dia rela ngelakuin apapun demi mencapai suatu tujuan dalam hidupnya." cerita Tia


"Lo kenapa In? raut wajah lo kaya Aneh, lo gak lagi nyembunyiin sesuatu dari kita kan." pitnah Tia


"Eh engga enggak, enggak kok" ucapnya terbata "iya nih. Indah juga pernah dengar loh, kalau nggak salah dia tuh pura-pura baik dan polos karena ingin perhatian atau semacamnya kan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selamat sore kak. Lapor saya Tia ketua regu 6 . Regu kami siap menjalankan tugas baik itu materi atau praktek dari kakak .


Laporan saya terima. Kembali ke tempat.


Ini masih pagi, bukan sore, jadi harus semangat okey. Ujar Kakak panitia


"Oke pos kali ini berbeda dengan pos-pos sebelum nya. jadi di po-."


"Aduh sakit, aduh." lirik yiruma sambil memegang perutnya.


"eh kamu kenapa dek." ucap nya


Nggak tahu kak. bolehkah saya meminta izin untuk ke kamar mandi, Eh toilet maksudnya Kak, untuk mengecek dan memastikan sesuatu."


"Yum, lo nggak pakai pembalut Yum? lo lupa?" bisik Tia yang ada disebelah Yumma


"Siap Kak, permisi." balas Yumma


Eh de tunggu mau ke mana! Teriak Laki Laki di sebrang kanan, kenapa lari? kamu sakit?


"Anu kak " balas Yumma


"Anu apa?"balas Dito. Mata Dito mengekor melihat sekeliling Yumma memastikan sesuatu.


Oh okey segera kembali yaa."terlihat sudut bibir Dito melengkung seperti bulan sabit sambil menggeleng kepalanya.


"Aduh kenapa Mesti Kak Dito yang lihat." batin Yumma


"Kenapa gue juga nyampe lupa tanggal menstruasi."


Eh siapa yang narik pakaian gue ! tolong rok Gue!


"Kembali kan Rok Gue. Hey kalian dengar tidak, kembalikan Rok gue!" teriak yiruma


"Tolong jangan main-main,"teriaknya "Tolong kembalikan."


"Lo gak usah teriak teriak bisa engga sih. Ini Toilet woy." ucap sosok laki-laki yang lewati toilet perempuan.


"Maaf." teriak yumma


"Tunggu jangan dulu pergi." langkah pria itu tertahan.


Tolong buka pintunya, sepertinya terkunci dari luar.


"Tunggu." ucap Yumma


"Apalagi?" ketus pria itu


Hmmm Anu... Gimna yah ngomongnya


Rok gue ada yang bawa, lo tolong panggilin temen gue suruh bawa Rok ke sini, please please gue mohon.


"iya tapi itu urusan lo dan derita lo." kesal pria itu


Dengan suara lirihnya seperti menahan Isak tangis, please please bantuin gue. gue bener-bener mohon sama lo.


gue akan berdoa semoga Lo selalu beruntung dalam semua hal dan gue berjanji gue akan balas jasa lo.


Entahlah apa yang dipikirkan laki-laki itu hingga dia hanya keluar tidak mengatakan apa-apa.


"Tok tok tok." terdengar suara pintu terketuk

__ADS_1


terlihat di rumah membuka pintu setelah mendengar ketukan itu.


Terima kasih ucap Yiruma setelah menerima celana yang diberikan oleh seseorang.


Yumma keluar tapi toiletnya dia mencari sesuatu, Yuma ingin sekali berterima kasih namun sepertinya orang yang membantunya sudah pergi.


"Ayo yum, lo jangan lama-lama panitia udah nanyain lo dari tadi. Lo sih lama bener." Cerocos Tia yang kesal


"Ti." panggil Yumma


"Apa Yum." ketus Tia


"Makasih ya udah-"balas Yumma


Hah, makasih buat apa Yum,"Oh yaa, Nico habis dari sini?


hah Nico? Nico siapa? emang Nico kenapa?."tanya Yuma heran.


gue liat tadi si Nicolas hillend keluar dari toilet ini makanya gue heran. itu loh si Nico yang ganteng di kelas A.


Nico itu menurut gue baik ganteng, paket komplit deh minusnya ga suka sama gue. Yuma terkekeh mendengar ucapan temannya itu.


Dan secara nggak langsung, menurut pandangan gue, si Nico itu gabungan antara kak Ajan Prasetya sama bang Dito Pratama.


Eh lo pakai celana siapa Yum?, celana itu kayak kegedean deh lo kayak bukan punya lo?


Jangan-jangan lo ditolong Nico. Hah, sumpah demi apa, dia humble banget, berprestasi pokoknya dia plus banget kan. Gue juga mau kalau ditolong dia.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai kamu!


Iya kamu, nama kamu siapa?


"Yiruma." balasnya


Kenapa memakai celana training apa tidak melihat jadwal malam ini. jangan mentang-mentang ini acara terakhir dan kamu bisa seenaknya.


Secara tak langsung berarti kamu tidak menghargai panitia yang sudah rela bersedia, membantu atau bergadang demi menjaga kalian." teriak panitia acara tersebut."


"maaf kak. tapi,anu-."lirih Yuma


Mau pakai alasan kayak gimana, mau minta pertolongan orang? berharap ada yang nolongin? Teriak panitia lagi


Lo nggak mikir ya bro, secara gak langsung juga, berarti lo maksain orang yang menstruasi untuk tidak mengganti pakaiannya. So berarti Lo tidak berperikemanusiaan dong. semoga seseorang


Oh jadi rupanya Ada yang mau menjadi pahlawan kesiangan. Gue rasa lo juga yang gantiin dia untuk skot jump. sungguh hebat Anak muda, sebelum lo bela pacar lo itu. lebih baik lo belajar berbicara ke senior Lo gimana.


"Ben, Ben lo pinter kan Ben harusnya lo tahu cewek dan cowok itu beda. cowok nggak pernah ada halangan kayak gini, lah cewek. Seharusnya lo mikir nyampe ke sana Ben." bela panitia wanita


"Gue tau Cha, Tapi harusnya kan dia bisa cari cara, minjem ke temannya masa di antara banyaknya siswa di sini tidak ada yang membawa rok cadangan." cerocos Beni


Gue mau bertanya untuk Junior cewek, apakah ada di antara kalian yang membawa rok lebih dari satu?, Beni mondar mandir dan memegang kembali mikrofon, "jika senior nanya tuh jawab, jangan diam saja.


Kalian punya mulut kan? apa kalian semua bisu? gue tanya satu kali lagi. Apakah kalian semua ada yang membawa rok lebih dari satu, jika ada tolong acungkan tangan.


"saya kak"


"saya kak"


"saya kak"


Yiruma hanya menundukkan kepalanya tanda ia merasa takut dan malu. teman-temannya pun merasa bersalah karena tidak bisa membantunya.


izin memotong pembicaraan kak ucap seorang laki laki yang tidak terlihat karena remangnya penerangan. jika saudari Yiruma disalahkan atas dirinya yang memakai celana training. lalu apa bedanya dengan panitia yang selalu berfoto tanpa memperdulikan juniornya yang mungkin membutuhkan pertolongan? lalu apa gunanya sek.dokumentasi dalam kegiatan jika semuanya panitia asik mau foto merekam sendiri sendiri.


Ada apa ini kenapa acaranya belum dimulai? ujar Ketua sambil membawa beberapa kantung kresek dan memberikan pada rekan wanita nya.


"Tidak ada tapi tapian, cepat segera mulai acara pentasnya sebelum waktu semakin larut."


acaranya dimulai oleh petikan gitar panita putra, satu lagu oleh panitia wanita. lalu dilanjut oleh peserta yang yang membawakan stand up, berpuisi, senam dan tari ataupun bermain gitar seperti panitia bahkan ada yang saling lempar gombalan.


Tolong beri tepuk tangan untuk rakanda andito Pratama sang Ketua yang telah menyumbangkan satu lagu dengan petikan-petikan indahnya pada malam hari ini.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Cha! tolong kumpulkan semua panitia sekarang."titah Dito


"Itu kan mic di tangan loh dit pakai mic aja biar cepat."balas Chaca


"Gue nggak mau sampai Junior tahu kita sedang mengadakan rapat." potong Dito


Dito memulai rapat malamnya untuk mengevaluasi semua kegiatan yang telah terjadi. bahkan dirinya membahas bagaimana rencana penutupan pada pagi harinya.


Oke teman-teman terima kasih untuk semua kerjasamanya, Gue tahu kalian semua capek. tapi gue mohon sama kalian semua, untuk tetap semangat pada upacara penutupan besok. cukup sekian evaluasi malam hari ini, selamat beristirahat dan menjalankan tugas.


Desik angin memecah keheningan di antara dua sejoli. walaupun dua pria itu memakai jaket tebal namun angin malam kali ini, terasa sangat dingin dari biasanya.


"Ben, Gue acungi jempol kedisiplinan lo, tapi nggak nyampe segitunya Ben." ujar Dito memecah keheningan diantara kedua nya.


"Lo jangan Terlalu bela Junior,To. Nanti mereka pada manja lagian Gue nggak maksud kayak gitu To,"bela nya


"Tetep aja, Cewe itu emng salah ngelanggar aturan tapi gak sepenuhnya salah. Dan secara ga langsung itu juga yang Lo,lakuin."bantah Dito


"Tapi To." ucap Beni yang tidak mau disalahkan

__ADS_1


Gue akui, nggak suka sama siapapun yang melanggar aturan tapi gue lebih jijik sama orang yang lempar batu sembunyi tangan.


__ADS_2