Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.

Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.
Pertemuan pertama.


__ADS_3

Alana yang kini sedang menuju ke arah restoran nya dengan mengemudikan mobilnya.


Lalu dia berhenti karena lampu merah.


Pada saat dia sudah menjalankan mobilnya. Tiba tiba di depan mobilnya kembali terjadi kemacetan.


ada apa sih.


ucap Alana. Karena merasa penasaran ,dia pun turun dari mobil nya dan melangkah mendekati dua pria yang sedang berdebat. "hei kau, kenapa malah berdebat di sini? kau lihat akibatnya, semua orang jadi terjebak macet karena ulah mu."ucap Alana.


Pria yang sedang berdebat dengan salah satu anggota polisi itu kesal mendengar ucapan Alana."hei nona, kau pikir untuk apa aku berdebat. kau tau, aku hanya melewati lampu merah sedikit karena aku sedang terburu buru ingin mengantarkan putri ku kesekolah."ucap Andre sanjaya.


di tengah perdebatan mereka. Naura putri dari tuan Andre sanjaya keluar dari mobil dan mendekati Alana dan ayah nya.


"jelas itu salah tuan, pak polisi tilang saja dia sampai jalanan ini sepi."ucap Alana dengan wajah kesal.


"tante cantik, ku mohon jangan lakukan itu pada daddy ku."ucap Naura pada Alana dengan wajah memelas.


Alana berjongkok menghadap Naura."nona kecil,siapa nama mu.?"tanya Alana.


"Naura tante."jawab nya.


"kalau Naura tidak mau daddy Naura di tilang, minta lah pada pak polisi."ucap Alana.


Naura pun mengikuti perintah Alana dengan berbicara pada pak polisi. Permintaan Naura pun di kabulkan pak polisi, dan mereka pun mulai meninggalkan ke macetan.


Saat Andre ingin melangkah menuju mobilnya ,Naura terlihat mencari seseorang."Naura ayo ,nanti kau terlambat."ucap Andre.


Naura pun mengikuti daddy nya dan masuk ke mobil. Di dalam mobil, Andre melihat anaknya berekspresi dengan wajah yang cemberut."Naura kenapa.?"tanya Andre.


"Naura belum mengucapkan terima kasih pada tante cantik tadi daddy."ucap Naura.


"untuk apa mengucapkan terima kasih pada nya.Dia malah menyuruh pak polisi untuk menilang daddy."jawab Andre.


"tapi tadi dia manyuruh Naura untuk meminta pak polisi agar tidak menilang daddy."ucap Naura.


Andre dan Naura sudah sampai di depan sekolah."Naura sekarang sudah sampai, ayo turun dulu."ucap Andre pada putrinya.


Naura pun turun dengan wajah yang cemberut."Sekarang Naura masuk kelas dan tidak usah memikirkan tante itu lagi."ucap Andre.


Naura pun masuk ke dalam kelasnya, dan Andre pun juga meninggalkan sekolah untuk pergi meeting pagi dengan client nya di salah satu restoran.


Andre sanjaya yang bercerai dengan istrinya karena sang istri yang bernama Luna berselingkuh dengan saingan bisnisnya sendiri.


Dan setelah dua tahun menyandang status duda, dia tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun.


Walaupun sang ibu selalu merengek meminta dia menikah lagi.


Ibu Marisa yang kini sedang ada arisan di restoran yang sama dengan restoran tempat putranya meeting, yaitu restoran milik Alana Laura Miranda.


Saat Alana yang baru sampai di restoran pada pukul setengah delapan pagi karena ada sedikit urusan yang membuatnya agak siang datang ke restoran.


Ibu Marisa yang melihat seorang gadis cantik itu berjalan memasuki ruangan khusus untuk pemilik nya, dia merasa penasaran. Dan ketika pelayan yang mengantarkan makanan nya, dia pun bertanya."eee..boleh saya bertanya."tanya ibu Marisa.


"tentu, apa yang ingin ibu tanyakan."tanya pelayan.


"tadi saya melihat gadis cantik yang masuk ke dalam situ, siapa dia.?"tanya ibu Marisa.


Pelayan pun tersenyum." dia yang punya restoran ini. Nama beliau adalah Alana Laura Miranda."jawab pelayan.


Ibu Marisa pun mengangguk anggukan kepalanya."Alana, kedengarannya seperti gemyliar di telinga ku.


ucap ibu Marisa dalam hati.


Ibu Marisa pun kembali duduk di meja nya dengan teman teman arisannya.


Sementara Andre yang baru saja sampai di restoran, sedang berjalan menuju ruang VIP yang sudah di sediakan untuk meeting.


Ibu Marisa yang melihat anak nya berjalan pun memanggil putra nya."Andre.."seloroh ibu Marisa.


Andre menarik nafas nya."mama..ada apa.?"tanya Andre.

__ADS_1


"sini mama kenalkan dengan teman teman mama."ucap ibu Marisa.


Andre seperti anak kecil yang di boyong ibu nya berjalan."ini jeng kenalkan anak saya,nama nya Andre sanjaya."ucap ibu Marisa.


Teman teman mama nya yang melihat ketampanan Andre sanjaya, terlihat sangat menginginkan nya untuk di jadikan menantu mereka."waaah tampan dan masih muda, ini sih namanya duren jeng, duda keren."ucap salah satu teman ibu Marisa.


Andre yang mendengar ocehan rempong teman teman mama nya, merasa sangat jengkel." jeng bagaimana kalau ku jodohkan dengan anak ku."ucap salah satu teman ibu Marisa.


"boleh..nanti kita atur pertemuan nya."jawab ibu Marisa.


Andre yang mendengar mamanya setuju langsung melotot."mama, mama tidak perlu menjodohkan ku seperti itu."ucap Andre.


"diam! kau sudah harus menikah lagi."ucap ibu Marisa.


Andre merasa sangat kesal dengan mamanya.Saat dia menoleh ke arah lain, tiba tiba Alana yang baru keluar dari ruangan nya ,di tarik oleh Andre."hei kenapa kau menarik tangan ku.?"tanya Alana.


"diam !"ucap Andre.


Alana di bawa berjalan ke arah ibu Marisa."mama kenalkan ini adalah kekasih ku. "ucap Andre yang membuat ibu Marisa terkejut, karena yang dia tahu ,anak nya tidak pernah mengenalkan kekasih nya itu.


Ibu Marisa berjalan mendekati Alana dan menatap Alana dari bawah ke atas."benarkah kau kekasih anak tante."tanya ibu Marisa.


Alana melihat ke arah Andre."ayo sayang perkenalkan nama mu."ucap Andre.


Dengan ragu dan bingung, Alana memperkenalkan nama nya."nama saya Alana Laura Miranda."ucap nya.


Andre merangkul tubuh Alana."kalian semua sudah lihat bukan, seperti apa kriteria wanita pilihan saya."ucap Andre.


Teman teman mama nya yang melihat kecantikan Alana, merasa sangat kesal dan mereka tidak menjawab ucapan Andre.


Andre yang hendak meeting pagi pun, ingin melangkah menuju ruang VIP." baiklah sayang, sekarang aku mau meeting pagi dulu. apakah kau mau menemani ku meeting."tanya Andre dengan romantis pada Alana.


Alana tersenyum paksa."tidak, aku masih banyak pekerjaan."jawab Alana.


Dan Andre pun mengecup kening Alana dan langsung melangkah menuju ruang VIP untuk meeting.


Ibu Marisa pun mengajak Alana bergabung dengan teman teman arisannya."sayang, apa kau mau bergabung dengan kami."tawar ibu Marisa.


"jangan panggil tante, sebentar lagi kalian akan menikah, panggil mama saja ya."ucap ibu Marisa.


"baiklah kalau begitu ,silahkan kalian lanjutkan arisannya. saya permisi dulu."ucap Alana.


Alana pun masuk ke dalam ruangan nya dan menyandarkan kepalanya di kursi."huuu.h..ada apa dengan ku hari ini, tadi pagi berdebat dengan nya. Dan sekarang dia bilang ,aku adalah kekasih nya ,apa apaan ini"ucap Alana.


Waktu pun menunjukkan pukul lima sore. Alana pun keluar dari restoran dan langsung pulang. Sesampainyadi rumah, kakak Alana yang bernama Jefri menghadangnya di depan pintu rumah nya.


Jeffry adalah kakak laki laki Alana yang ingin menjodohkan nya dengan teman prianya yang di ketahui Alana adalah seorang casanova."bagaimana dengan tawaran ku tempo hari."tanya Jeffry.


"maaf, aku belum mau menikah kak."jawab Alana.


"hei Al, dia seorang pengusaha terkenal yang sangat kaya ,kau akan menjadi nyonya besar. "ucap Jeffry.


"tapi dia adalah seorang casanova, kakak tega sekali pada ku. Kakak mau menikahkan ku dengan laki laki seperti itu ,dan entah istrinya yang keberapa aku di jadikan."ucap Alana.


"Al ,mau sampai kapan, kau hidup dalam bayang bayang moreno, kau melihat sendiri mayatnya yang di temukan sudah mati."ucap Jeffry.


Mendengar nama mantan kekasih nya yang sudah lama meninggal. Alana kembali meneteskan air mata nya."kalau kakak kesini cuma untuk memaksa ku, aku tetap tidak bisa. Dan tolong kakak pergi dari rumah ku sekarang juga."ucap Alana.


Jeffry pergi dengan wajah kesal pada adiknya. Sedangkan Alana langsung masuk ke dalam rumah nya dan menjatuhkan tubuhnya dikasur. Dia kembali menangis mengingat mantan kekasih nya yang bernama moreno."reno..aku memang sudah menyaksikan langsung mayat mu, tapi sampai sekarang aku masih tidak percaya ,bahwa kau meninggalkan aku."ucap Alana dengan isakan tangis.


Alana sangat mencintai sosok moreno. Dia adalah seorang kekasih yang sangat mencintai Alana saat mereka kuliah. Bahkan mereka sudah merencanakan pernikahan mereka setelah wisuda.


Setelah suasana hati nya sudah lebih baik. Dia pun melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.


Karena merasa bosan, Alana menelpon teman nya yang bernama celine


halo Al. sapa celine di sebrang sana.


"aku lagi suntuk di rumah, bisa kau temani aku keluar sebentar?"tanya Alana.


siaaap, oke nex aku onthe way ya.

__ADS_1


sahut celine yang siap menemani sahabatnya.


Celine dan Alana kini sudah berada di cafe teman laki laki Celine dan Alana yang bernama Jastin. Alana yang duduk dengan wajah malas menatap gelas kopi di depan nya.


Jastin yang melihat temannyaitu, kemudian mendekati nya."hei Al ,kau kenapa terlihat tidak bersemangat hari ini?"tanya Jastin.


"hhhmm ,kau tau Jastin,kak Jeffry ingin menjodohkan ku dengan pria casanova itu."ucap Alana.


Jastin tertawa mendengar ucapan Alana."malang sekali nasib mu Al. Mungkin kak Jeffry hanya ingin kau mov on dari moreno."ucap Jastin.


"aku bukanya tidak mengiklaskan kepergian moreno, tapi apa tidak ada pilihan lain selain pria casanova itu."ucap Alana.


Ditengah perbincangan Jastin dan Alana, tiba tiba Andre sanjaya duduk di kursi sebelah Alana duduk ,tanpa menyadari itu adalah gadis yang tadi siang sebagai kekasihnya.


"Jastin, kopi capuchino nya untuk ku."ucap Andre yang tanpa melihat Alana yang berada di sebelah nya. Begitu juga dengan Alana.


Andre dan Jastin juga berteman baik."apa kau ada ide untuk menghindari kemauan kak Jeffry Jastin?"tanya Alana dengan menjambak rambut nya dengan dua tangan nya.


Di saat Alana sedang curhat dengan Jastin. Andre juga ingin bercerita tentang ibunya yang terus memintanya untuk segera menikah. "aku pusing setiap pulang ke rumah."ucap Andre.


"kau kenapa terlihat sangat kesal."tanya Jastin pada Andre.


"mama terus saja meminta ku segera menikah. Dan kau tau, ketika tadi siang aku berpura pura mengenalkan kekasih ku. Mama malah menyuruhku untuk segera melamarnya."ucap Andre.


Jastin tertawa galak mendengar ucapan Andre, sehingga Alana kesal pada nya."Jastin, aku bertanya pada mu,kenapa malah menertawakan ku. ?"tanya Alana.


"hei Al, aku menertawakan teman ku yang satu ini."ucap Jastin sambil menunjuk ke arah Andre.


Alana pun menoleh ke arah Andre."kau !ucap Alana bersamaan dengan Andre.


Jastin pun terlihat bingung. "kalian berdua sudah saling mengenal?"tanya Jastin.


"dia gadis yang ku kenalkan pada mama ku tadi siang. tapi kami juga belum saling mengenal."ucap Andre.


Alana menatap ke arah Andre."kau sudah melibatkan ku dengan masalah mu."ucap Alana.


"hei aku tidak sengaja, dan ku pikir mama ku akan berhenti menjodohkan ku dengan anak dari teman teman nya."ucap Andre.


Jastin bingung dengan perdebatan mereka berdua, dan menemukan ide untuk keduanya."Sekarang aku punya ide, bagai kalau kalian berdua menikah saja."ucap Jastin.


"apa !"ucap Alana dan Andre secara bersamaan.


"iya ,dengan begitu ,kak Jeffry akanberhenti menjodohkan mu dengan pria casanova itu. Dan kau Andre ,mama mu juga akan berhenti merengek, heemm bagaimana?"tanya Jastin dengan mengangkat satu alisnya.


"heh. Bagiku semua perempuan sama saja, sama memandang materi."ucap Andre.


Alana yang mendengar ucapan Andre, merasa tidak terima"kai menyebut semua perempuan itu sama?"tanya Alana dengan mata melotot.


Andre tersenyum dengan wajah datar. "ya, mereka siap meninggalkan orang yang mencintai nya ,demi uang."ucap Andre.


"hei tuan, aku bukan perempuan seperti itu."ucap Alana.


"oya !ku rasa semua perempuan itu sangat pintar menipulasi semua pria."ucap Andre.


"kenapa kau terlihat sangat benci dengan perempuan."tanya Alana dengan wajah yang cukup dekat dengan wajah Andre. "apakah kau sudah dikhianati oleh pasangan mu?"tanya Alana.


"heh ,mau ku ceritakan atau tidak,juga tidak ada gunanya."ucap Andre.


"jika kau sampai di tinggalkan oleh pasangan mu ,itu artinya kau sudah expayet tuan."ucap Alana.


Jastin berusaha menahan tawanya yang mendengar ucapan Alana. Sedang Andre tidak terima dengan ucapan Alana. "a-apa kau bilang, aku sudah expayet, hei nona Alana Laura Miranda kau mau mencobanya."ucap Andre yang mendekatkan wajahnya ke arah Alana.


Alana pun terlihat gugup ketika wajah nya dekat dengan wajah Andre. Di tengah perdebatan mereka ,Jastin mencoba mendamaikan keduanya. "stop !hentikan. Sekarang kalian mau atau tidak dengan ide ku tadi. ?"tapi Jastin.


Andre dan Alana terdiam sesaat,hingga Andre yang menjawab pertanyaan Jastin."oke, aku mau ide mu."jawab Andre.


"bagaimana Al ?"tanya Jastin pada Alana.


"aku mau pulang sekarang, nanti ku pertimbangkan lagi."ucap Alana dan dia pun memanggil teman nya Celine yang sedang mengobrol dengan kekasihnya.


Alana dan Celine kini sedang menuju ke rumah Alana."kau kenapa terlihat

__ADS_1


__ADS_2