Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.

Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.
Sikap yang sulit di artikan


__ADS_3

ibu Marisa Sanjaya pun bahagia dengan ucapan suaminya.


Naura dan Alana pun sudah sampai di depan sekolah."sayang ayo turun dulu"ucap Alana pada putrinya.


Naura pun turun dari mobil bersama bunda nya.


Saat Alana dan Naura sedang berjalan menuju kelas, tiba tiba ada dua ibu ibu rempong yang mendekati mereka."selamat pagi Naura.."sapa salah satu ibu dari teman Naura.


Naura tidak menjawab sapaan dari ibu itu, dan Alana pun bingung."sayang, kalau ada yang itu menyapa Naura di sahut dong sayang"ucap Alana.


"Naura masuk kelas dulu ya bunda."jawab Naura sambil menyalimi tangan Alana.


Alana pun mengangguk."maaf ya mbak, Naura sepertinya masih ngambek pada daddy nya waktu di rumah."ucap Alana.


"iya tidak apa apa, oya nona ini istrinya daddy Naura ya?"tanya bu Dira.


"iya..saya Alana, istri daddy nya Naura."jawab Alana.


"ooh..ternyata daddy Naura seleranya tinggi, eee biar lebih akrab kita duduk di kursi itu saja ya."ucap bu sasha.


Karena hari Alana tidak kerestoran, dia pun santai mengobrol dengan ibu ibu dari teman teman Naura.


"eh jeng setelah ibu ibu ganjen itu nanti tau kalau daddy Naura sudah menikah, pasti semua jadi iri pada jeng Alana, iya kan bu Dira."ucap bu sasha.


Alana pun tersenyum."memangnya kenapa?"tanya Alana.


"itu lo jeng, daddy Naura kan sangat tampan muda dan kaya raya ,ya pastinya banyak perempuan yang ingin menjadi istrinya."jawab bu Dira.


Alana hanya tersenyum. Di tengah perbincangan mereka tiba tiba Andre datang dan mendekati istrinya."sayang, bisa ikut dengan ku sebentar?"tanya Alana.


"mas.." jawab Alana yang langsung di tarik oleh Andre ke dalam mobil. Di dalam mobil Andre mengambil satu kertas.


"aku lupa menyuruh mu menandatangani ini."ucap Andre.


"apa ini mas?"ucap Alana.


"ini perjanjian tentang pernikahan kita. Dan kita melakukan pernikahan ini hanya untuk menghindari masalah kita saja kan, jadi di situ tertulis bahwa kita akan menjalani pernikahan kita sampai satu tahun."ucap Andre.


Alana membuang nafas nya dan mengalihkan pandangan nya ke arah lain."mana pulpen nya."tanya Alana dengan hati yang hancur.


Dia pun menanda tangani surat kontrak pernikahan mereka dan Alana segera menyerahkan nya pada Andre."ini,"ucap Alana dan segera keluar dari mobil.


Andre menatap istrinya yang sudah keluar dari mobil nya.


aku hanya tidak ingin jatuh cinta pada mu.


aku takut kau akan mengkhianati ku.


ucap Andre dalam hati Dan pergi dari sana.


Alana pun kembali mendekati ibu ibu tadi


Setelah cukup lama mereka berbincang,Naura pun keluar dari dalam kelas dan menuju Alana."bunda ayo kita pulang."ucap Naura.


"iya ayo,saya permisi dulu ya jeng."ucap Alana.


Dan mereka pun masuk ke dalam mobil. Sepanjang perjalanan menuju rumah,Alana hanya diam. Sejak Andre menemuinya tadi,Alana sangat sakit ketika Andre memintanya untuk menanda tangani surat kontrak pernikahan mereka.


Pada Saat makan malam.


Alana lebih banyak diam dan hanya berbicara se adanya saja. "sayang mama lihat setelah pulang dari mengantar Nau kesekolah,kau lebih banyak diam,ada apa.?"tanya ibu Marisa.


Alana tersenyum paksa."tidak,aku hanya sedang tidak enak badan, Nau cepat habiskan makanan nya,setelah itu kita gosok gigi ya."ucap Alana pada putrinya.


Setelah Naura selesai dengan makanan nya. Alana pun meraih tangan Naura."ayo sayang,kita gosok gigi nya,tadi Nau ada PR kan."tanya Alana.


"semuanya aku duluan ke kamar Nau."ucap Alana yang di balas anggukan oleh semua yang ada di meja makan.


Ibu Marisa merasa ada yang tidak beres dengan menantu nya."ada apa dengan istri mu?"tanya bu Marisa.


"mungkin dia sedang tidak enak badan ma."jawab Andre.


Alana sengaja pergi mengantar Naura ke kamar nya. Karena dia mau mengalihkan pikirannya dengan mengajak Naura bermain.


Cukup lama Naura dan Alana bermain hingga Naura menguap."eeh..anak bunda sudah mengantuk ya,ayo sekali bunda temani Nau tidur ya."ucap Alana.


Naura pun naik ke atas tempat tidurnya. "Nau mau di bacakan dongeng atau langsung tidur sayang."tanya Alana.


"mau bunda."jawab Naura.


Alana pun membacakan dongeng untuk anak nya sambil membelai rambut putri kecilnya.


Alana terus membacakan dongeng hingga dia pun ikut tertidur di samping Naura.


Sedangkan Andre yang sudah berbaring di tempat tidur,merasa tidak bisa tidur. Dia gelisah entah kenapa hati merasa bersalah pada istrinya.


Dia pun melangkah menuju kamar Naura dan dengan pelan membuka pintu kamar Naura. Dia melihat istrinya sudah tertidur berpelukan dengan putrinya.


Andre pun mendekati mereka.Lalu Andre mengangkat tubuh istrinya dan membawanya kedalam kamar mereka.


Andre menaruh istrinya di atas ranjang dan dia pun juga ikut berbaring di sebelah istrinya. Andre menatap wajah istrinya yang sudah tertidur pulas.


"apa kau sakit dengan pernyataan ku tadi siang." Andre berbicara sendiri dengan menatap wajah istrinya. "kalau kau memang mencintai ku dan aku juga bisa jatuh cinta pada mu,aku akan membakar surat perjanjian itu."sambungnya.

__ADS_1


Tanpa terasa,usia pergi mereka kini sudah satu bulan.


Alana hanya memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri seperti biasa dengan sikap biasa saja pada suaminya.


Namun dia tetap mengirim makan siang dari restoran untuk Andre yang dia masak sendiri.


Seperti pagi ini.


Alana yang sedang memasangkan dasi ke leher Andre masih dengan sikap dingin. Dia memasang wajah datar, namun Andre terus menatap nya dan tersenyum.


Karena merasa kesal,Alana mengeratkan ikatan dasi nya hingga Andre merasa tercekik."aaww..kau mau membunuhku?"tanya Andre.


"kenapa? kalau merasa tercekik longgarkan sendiri."ucap Alana sambil memasukan baju baju Andre ke dalam koper.


"aku hanya dua minggu di Dubai,tidak perlu membawa pakaian banyak."ucap Andre pada Alana yang sedang sibuk dengan barang barang suaminya.


"mau setahun juga tidak apa apa."jawab Alana sambil memasukan baju baju Andre dengan rasa kesal. Namun karena kesal dia sampai tidak memperhatikan apa yang dia masukkan.


Andre melihat istrinya memasukkan dalaman nya kedalam kopernya."kau memasukkan apa.?"tanya Andre.


"ya keperluan untuk mu,memangnya apa yang ku masukkan?"tanya Alana.


Andre tersenyum dan mendekati istrinya.Dia mengambil dalaman istrinya yang tadi di masukkan Alana."ini apa sayang?"tanya Andre sambil memperlihatkan nya pada istrinya.


Alana pun segera mengambil nya dari tangan Andre dengan wajah malu."ma-maaf,tadi aku salah ambil."jawab Alana.


"aku tau, kau ingin memasukkan dalaman mu,agar aku tidak bisa lama di sana dan terus terbayang pada mu kan."ucap Andre sambil melangkah maju ke arah istrinya.


Alana merasa gugup ketika suaminya terus mendekati nya."mas stop, aku memang tidak melihat kalau yang ku masukkan tadi milik ku."jawab Alana dengan melangkah mundur.


Dia merasa takut karena suaminya terus mendekati nya. Karena setelah menikah,mereka tidak pernah melakukan apa apa.


Andre terus mendekati istrinya hingga istrinya jatuh di tempat tidur dengan posisi tubuh suaminya menindih tubuhnya.


Mereka berdua saling menatap hingga perlahan Andre mendekatkan bibirnya dan langsung me ***mat bibir istrinya.


Alana tidak membalas lu****tan bibir suaminya.


"balas sayang."ucap Andre dengan suara manja.


Alana pun membalas ciuman suaminya dengan saling mel***mat bibir mereka.


Cukup lama mereka berdua saling bertukar saliva,hingga deringan ponsel Andre yang menghentikan aktivitas mereka.


"hallo Max."sapa Andre.


tuan saya sudah menunggu di depan rumah.


sahut Max.


"sayang, tolong antar aku ke depan."ucap Andre.


Walaupun adanya surat kontrak pernikahan mereka,namun Andre tetap memperlakukan istrinya dengan baik walau belum melakukan malam pertama dan selalu memanggil istrinya dengan sebutan sayang.


Dan tadi pagi adalah ciuman pertama kali mereka lakukan setelah menikah.


Alana pun mengantarkan suaminya ke depan rumah bersama Naura. "sayang daddy berangkat dulu, dan ingat jangan minta macam macam pada bunda ya."ucap Andre.


Lalu Andre berdiri di depan Alana."aku berangkat dulu."ucap Andre sambil mengecup kening istrinya.


"hhhmm..Max kau jaga mata tuan mu, kalau dia menggoda perempuan di sana ,laporkan pada ku."titah Alana.


Andre tersenyum mendengar ucapan istrinya begitu juga dengan Max dia tersenyum mendengar ucapan istri dari tuan nya.


Andre pun mendekati istrinya." kau tenang saja sayang, kau lebih cantik dari perempuan di luar sana. "ucap Andre


Alana mengerucut kan bibirnya. Dan Andre pun berangkat menuju bandara. Sepanjang perjalanan Andre dan Max mengobrol."kenapa tuan tidak mengajak nyonya muda ikut ke Dubai?"tanya Max.


"untuk apa?"tanya Andre.


"ya..hitung hitung bulan madu, kalian sudah satu bulan menikah ,belum pergi berbulan madu kan?"tanya Max.


Andre tersenyum."heeeh...kalau aku mau melakukan nya juga tidak perlu pergi berbulan madu Max."jawab Andre.


"maksudnya?"tanya Max


"kami belum melakukan malam pertama."jawab Andre.


Max terkejut mendengar ucapan tuan nya yang belum melakukan malam pertama."apa !ucap Max.


"tidak perlu terkejut seperti itu, aku hanya tidak ingin jatuh cinta pada nya. Dan aku tidak mau tersakiti lagi jika nanti aku benar benar mencintainya."ucap Andre.


"tapi bagaimana kalau nyonya muda mencintai mu tuan?"tanya Max.


"perempuan itu sangat mudah untuk jatuh cinta, tapi ku rasa dia juga sangat mudah untuk jatuh kepelukan laki laki lain."jawab Andre.


Mereka pun kini sudah berada di dalam jet pribadi milik Andre dan siap meluncur ke Dubai.


Satu minggu sudah setelah keberangkatan Andre ke Dubai.


Alana yang berada di balkon kamarnya, terlihat sedang melamun.


*kau memang benar benar tidak mencintai ku.

__ADS_1


sampai sekarang pun kau tidak pernah


memberikan kabar pada ku*.


ucap Alana dalam hati.


Ponsel Alana pun berdering. Dia tersenyum melihat nama yang muncul di layar ponselnya, yang bertuliskan my daddy. Lalu dia pun mengangkat panggilan video call nya.


Andre : halo sayang.


Alana : "hehe.. m."jawab Alana.


Andre :mana Naura ?


Alana :"sudah tidur."jawab Alana dengan malas


Andre :aku mau memberi tahu, kalau aku tidak bisa pulang minggu depan.


Alana terdiam dan menarik nafas nya. "terserah kau saja, dan kalau tidak ada yang ingin kau sampaikan lagi ya sudah, aku mau istirahat dulu."ucap Alana yang langsung mengakhiri panggilan video call nya dengan suaminya.


Alana pun melangkah menuju ranjang dan menjatuhkan tubuhnya dikasur dan dengan derayan air mata.


*aku sudah berusaha untuk mencintai mu dan melupakan masa lalu ku.


tapi ini lebih sakit dari sebelumnya.


aku membenci Andre*.


Isakan tangis Alana pecah di dalam kamar nya.


Sedangkan Andre menjatuhkan tubuhnya dengan posisi terlentang. Dia merasakan sikap istrinya yang terlihat kesal.


Ke esokan pagi nya


Alana dan keluarga Sanjaya berkumpul di meja makan untuk sarapan pagi.


"sayang, apa Andre ada memberikan kabar pada mu?"tanya ibu Marisa.


"ada, tadi malam dia memvideo call, katanya tidak bisa pulang minggu depan."jawab Alana.


"hanya itu?"tanya ibu Marisa.


"mama, jangan kepo dengan menantu kita, Alana pasti malu menceritakan bagaimana mereka hanya bisa menatap lewat video call."protes tuan Brama Sanjaya.


Alana tersenyum mendengar ucapan mertuanya."tidak apa apa pa,"jawab Alana.


"bunda apa daddy tidak menanyakan ku?"tanya Naura.


"mana mungkin anak kesayangan daddy tidak di tanyakan, tapi tadi malam Nau sudah tidur , jadi bunda tidak tega membangun kan mu."jawab Alana.


"video call dengan daddy sekarang ya bunda."pinta Naura.


Alana pun terpaksa mengiyakan putrinya dan menekan nomor suaminya,dan Andre pun langsung membuka panggilan video call istrinya.


Andre:hallo sayang,kau mau memberi kiss pagi untuk ku?


"di sini ada Naura dan mama juga ada papa, kau jangan bicara seperti itu."jawab Alana.


Andre:maaf,kalau begitu mana Nau.


"ini sayang." ucap Alana dan memberikan ponselnya pada Naura.


Andre :halo anak daddy yang cantik.


Naura:"daddy kenapa lama tidak menelpon bunda?"tanya Naura.


Andre :maaf sayang,daddy sangat sibuk.


Ayah dan anak itu pun mengobrol lewat video call. Dan karena masih pagi dan harus sama sama beraktivitas seperti biasa.


Naura pun mengembalikan ponsel Alana."ini bunda."ucap Naura.


Alana tersenyum."bagaimana, apa rindu pada daddy sudah hilang."tanya Alana.


"sudah bunda, daddy bilang Nau harus menjaga bunda."ucap Naura.


"oya ! ya sudah kalau sudah selesai,kita berangkat ke sekolah dulu yah."ucap Alana.


Alana pun berpamitan dengan kedua mertuanya untuk mengantarkan Naura dan pergi ke restoran seperti biasa.


Setelah mengantar Naura,dia pun menyalakan mobilnya dan melajukan nya menuju restoran.


Sesampainya di restoran, Alana menyandarkan kepalanya di kursinya.


sikap mu sulit untuk di mengerti,


manis dan selalu memanggil ku sayang,


tapi aku tidak bisa mengetahui tentang


isi hati mu.


ucap Alana dalam hati.

__ADS_1


Waktu pun menunjukkan pukul lima sore


Alana pun bersiap siap untuk pulang


__ADS_2