Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.

Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.
Malam pertama yang indah.


__ADS_3

Setelah beberapa jam berada di dalam zet nya.


Andre dan Max pun turun menuju keluar dari bandara dan masuk ke dalam mobil.


Dan setelah beberapa menit kemudian mereka sampai di depan rumah Andre. Karena hari ini adalah hari minggu ,Alana yang sedang menemani Naura bermain di ruang tengah, tiba tiba Andre datang dan mendekati Naura yang sedang bermain.


"hai putri kecil daddy."sapa Andre pada putrinya dengan wajah bahagia.


Alana membuang wajahnya ke arah lain dan terlihat hanya diam.


Setelah cukup lama melepaskan rindu pada putrinya, Andre mengalihkan pandangan nya ke arah Alana yang terlihat biasa saja.


Alana pun berdiri dan ingin melangkah,namun suara Andre menghentikan pembicaraannya. "mau kemana?"tanya Andre.


"aku akan menyiapkan air hangat untuk mu."jawab Alana.


"sayang daddy dan bunda mau ke atas dulu ya."ucap Andre pada putrinya.


"iya daddy."jawab Naura.


Andre dan Alana pun berjalan menuju kamar mereka. Sesampainya mereka di dalam kamar, Alana pun berjalan menuju kamar mandi, namun Andre menarik tangan nya dan menempel di dada suaminya."apa yang kau lakukan.?"tanya Alana.


"aku ingin penjelasan mu, kenapa sikap mu akhir akhir ini selalu terlihat menghindari ku?"tanya Andre.


"aku sudah mengatakan alasannya pada mu waktu itu kan."jawab Alana.


"kau tidak bisa membohongi ku Alana"ucap Andre.


"lalu jawaban apa yang harus ku katakan, kau tidak perlu membesar besarkan masalah kecil seperti ini."jawab Alana.


"aku tidak terima kau terus saja mengabaikan ku Alana, dan aku sudah berusaha untuk berdamai dengan diri ku sendiri agar aku bisa mencintai mu."ucap Andre.


Alana pun menatap ke arah Andre."tapi usaha mu gagal kan?"tanya Alana dengan nanar menatap mata suaminya.


"apa maksudmu?"tanya Andre yang membalas tatapan mata Alana.


"tanyakan pada diri mu sendiri, kau tidak perlu bersusah payah untuk mencintai ku, sementara di tempat lain kalian masih bertemu dan menghabiskan waktu bersama "jawab Alana dengan melangkah menuju kamar mandi.


Andre yang mendengar ucapan istrinya kemudian menyusul langkah istrinya dan kembali menarik tangan Alana."apa maksud ucapan mu tadi?"tanya Andre.


Alana yang sudah tidak bisa menahan emosi nya, dia pun membalas tatapan tajam dari suaminya."kalian pergi ke club berdua kan, jujur saja pada ku, kalau kalian berdua masih saling mencintai, aku bisa apa"jawab Alana


"waktu itu aku memang pergi ke club untuk meeting, bukan pergi bersama Luna."ucap Andre.


"tapi kenapa ponsel mu ada padanya?"tanya Alana.


"aku meninggalkan ponsel ku di meja club setelah aku berdebat dengan nya."jawab Andre.


"dan itu sudah jelas kalau kalian pergi ke club berdua."ucap Alana dengan menarik nafas nya. "Sudah lah, aku tidak akan ikut campur urusan mu lagi dan akan berusaha untuk bersikap biasa saja, aku juga cukup tau diri, kalau aku hanyalah istri kontrak."ucap Alana


Andre yang tidak terima dengan tuduhan Alana, dia pun meninju cermin yang ada di kamar mandi.


bruk...


"sudah cukup Alana. "ucap Andre dengan wajah penuh amarah.


Sementara Alana yang terduduk di lantai dengan menutup kedua telinganya.


"kau sudah membuat ku sangat marah, apa kau tau, aku mulai mencintai mu, tapi ternyata usaha ku sia sia."ucap Andre sambil melangkah masuk dan menyiram tubuh nya.


Alana terisak mendengar ucapan suaminya."siapa yang harus ku percaya."ucap Alana sambil menangis.


*


Setelah selesai makan malam.


Alana yang sudah selesai menidurkan Naura, kemudian dengan ragu masuk ke dalam kamar nya.


Namun setelah masuk, dia tidak menemukan keberadaan suaminya. Alana pun berbaring di tempat tidur dengan posisi membelakangi pintu.


Andre yang sudah naik ke atas, kemudian membuka pintu kamar nya. Dengan wajah datar


dia pun ikut berbaring di sebelah istrinya.


Dengan posisi tubuh terlentang dia masih tidak bisa memejamkan mata nya, dia pun menoleh ke arah istrinya yang terlihat tidur.


Andre memiringkan tubuhnya menghadap istrinya dan menarik pinggang istrinya dan membawanya kedalam pelukan nya.

__ADS_1


Alana yang masih belum bisa tidur pun, merasa gugup ketika suaminya terus memeluk dan mencium kepalanya."maaf jika kata kata ku membuat mu terluka."ucap Andre


Alana meneteskan air mata, dan karena tidak bisa menahan suara tangisnya, tubuhnya bergetar yang membuat Andre terkejut melihat tubuh istrinya bergerak."sayang, kau belum tidur ?"tanya Andre sambil membalikkan tubuh istrinya menghadap pada nya.


Alana yang masih menangis dengan wajah menghadap suaminya, lalu Andre pun mengusap air matanya."maaf kan aku, aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu, aku marah ketika kau tidak percaya pada kata kata ku, dan ku mohon percaya lah pada suami mu sendiri"ucap Andre.


"apa kau benar benar mencintai ku?"tanya Alana pada suaminya.


"kita sama sama belajar untuk mencintai."ucap Andre.


Alana pun tersenyum mendengar ucapan Andre


Andre pun perlahan mendekatkan wajahnya ke arah wajah istrinya. Sementara Alana dengan mata sayup sayup menerima kecupan hangat di bibirnya.


Andre membaringkan istrinya dan ciuman nya mulai turun ke leher istrinya. Tubuh Alana terasa tersengat listrik dan ada jutaan kupu kupu yang menggigit perutnya.


Andre yang sudah berhasil melepaskan pakaian istrinya dan membuang nya kesembarang arah. Ciuman Andre semakin turun kebawah dan menghisap bagian perut istrinya. Alana menggigit bibir bawah nya menahan suara nya agar tidak keluar.


Namun Andre yang melihat istrinya terlihat menggigit bibir nya bersuara."jangan di tahan sayang."ucap Andre.


Alana pun mengeluarkan suara indah nya yang membuat suaminya semakin ganas. Kini ciuman mereka semakin memanas. Andre yang sudah membuka kedua paha mulus istrinya perlahan menyentuh **** ***** istrinya.


Dengan sekuat tenaga Alana menahan rasa sakit karena suaminya mulai membobol gawang pertahanan nya. Andre berusaha membuat istrinya tidak merasakan sakit dengan kembali me***mat bibir istrinya dan menghisap leher istrinya hingga mencetak beberapa tanda merah.


Malam ini Andre benar benar memanjakan istrinya dan tidak membiarkan istrinya tidur sampai dia puas dan entah sudah berapa kali mereka merasakan pelepasan bersama.


Waktu pun menunjukkan pukul dua pagi. Pasangan pengantin yang sudah beberapa bulan menjadi suami istri itu, akhirnya menyudahi percintaan mereka. malam pertama yang baru di lakukan pada tiga bulan setelah mereka menikah.


Mereka berdua tertidur dengan berpelukan hingga pagi menjelang siang. Sementara Naura yang sudah duduk di meja makan untuk sarapan pagi bersama nenek dan kakek nya,sudah lama Andre dan Alana.


"bunda dan daddy mana ,kenapa belum turun turun sih ?"tanya Naura.


Ibu Marisa yang tadi pagi mengintip Andre dan Alana tidur dengan posisi saling berpelukan."biarkan saja sayang, mungkin daddy sangat lelah dan bunda juga harus menemani daddy."ucap ibu Marisa.


Tuan Brama Sanjaya tersenyum mendengar ucapan istrinya."iya, Nau jangan marah, mungkin daddy dan bunda sedang berusaha membuat dede bayi untuk Nau."ucap tuan Brama Sanjaya.


"Memangnya membuat dede bayi itu ,seperti apa kek.?"tanya Naura.


Ibu Marisa pun terlihat kesal pada suaminya. "eee..Nau sudah di tunggu oleh mbak esti di depan, sekarang mari nenek antarkan Nau ke depan ya."ucap ibu Marisa.


Tuan Brama pun tersenyum."habis papa harus menjawab apa ma?"tanya tuan Brama.


"ya sudah lain kali tidak usah ikut menjawab."jawab ibu Marisa.


Sementara Andre dan Alana yang sudah bangun terlihat mereka berdua saling menatap dengan saling berhadapan."sayang kau tidak kekantor?"tanya Alana sambil memegang pipi suaminya sambil mengelus elus nya.


"rasanya aku tidak ingin jauh dari mu."jawab Andre.


Alana tersenyum." kenapa?"tanya Alana.


Andre membelai rambut istrinya dengan tersenyum dan mendekatkan wajahnya ke arah istrinya. Dan saat Andre sudah mendekatkan bibirnya, Alana menahan dengan satu jari."kenapa sayang.?"tanya Andre.


"apa kita hanya seperti ini terus.?"tanya Alana.


"aku mau lagi sayang."jawab Andre dengan suara manja.


"kita sudah melakukan nya berkali kali sayang, apa tidak capek.?"tanya Alana.


"sayang please."ucap Andre yang sangat memohon pada nya.


"bagaimana kalau Nau menanyakan kita.?"tanya Alana.


"Naura sudah berangkat sekolah."jawab Andre.


Mereka berdua pun kembali melakukan olahraga pagi di atas ranjang dengan berkali kali.


Andre yang sudah dua tahun menyandang status duda, memang sangat agresif melakukan nya hingga Alana yang baru pernah melakukan hubungan badan, kewalahan dengan suaminya.


Andre tidak ingin melewatkan sedikit pun tubuh istrinya yang putih mulus, dia mengecup setiap bagian tubuh istrinya yang menggoda.


Alana menggeliat saat Andre menghisap di bagian paha mulus nya dan menimbulkan beberapa tanda merah. Dan kecupan Andre turun ke bagian intim Alana yang membuat nya men****sah berkali kali.


Pasangan itu pun menghentikan permainan nya yang sudah mereka lakukan sebanyak tiga kali di pagi hari.


Alana pun ingin bangun dari tempat tidur, namun ketika saat dia ingin melakukan, tiba tiba di daerah intim nya merasakan sakit luar biasa."aww sakit sekali."ucap Alana.


Andre tersenyum dan mendekati istrinya."itu sudah biasa sayang."ucap Andre.

__ADS_1


"aku kesakitan, kau malah tersenyum."jawab Alana dengan kesal.


"sayang, itulah yang di rasakan ketika pertama kali kau melakukan nya, dan itu artinya kau masih gadis dan baru melakukan nya dengan ku."jawab Andre.


"aku susah berjalan sayang, aku malu turun kebawah, pasti semua yang melihat ku berjalan seperti ini akan heran."ucap Alana dengan manja.


"baiklah sayang, hari ini aku akan melayani mu, kau tidak perlu turun kebawah untuk sarapan pagi, aku akan menyiapkan sarapan untuk mu, dan sekarang kita mandi dulu ya, ayo biar ku gendong kekamar mandi."ucap Andre


Andre pun mengangkat tubuh istrinya ke dalam kamar Andre. Mereka berdua membersihkan tubuh bersama di bawah gemercik air shower dan sesekali berciuman.


Setelah selesai mereka berdua keluar dari kamar mandi. Dan Andre pun mengenakan pakaian nya."sayang, aku akan menyiapkan sarapan untuk mu dan membawanya ke sini."ucap Andre.


"tidak perlu, biar kita turun kebawah bersama sama sama, sepertinya setelah mandi tubuh ku lebih Fresh. "jawab Alana.


"heemm baiklah sayang, kalau begitu ayo kita ke bawah bersama."ucap Andre.


Alana yang sudah selesai dengan pakaian nya pun melangkah bersama ke bawah dengan suaminya.


Sesampainya di bawah, Andre dan Alana duduk di meja makan."kau mau sarapan apa mas?"tanya Alana.


"kenapa tidak memanggilku dengan sebutan sayang?"tanya Andre dengan wajah yang sangat dekat dengan istrinya.


Alana pun merasa malu dengan tingkah suaminya."jangan seperti ini, nanti kalau ada yang melihat kita bagaimana?"tanya Alana.


"biarkan saja, kalau hanya orang rumah yang melihat kita, mereka juga tidak berani menghentikan kita sayang" ucap Andre.


"kalau kita seperti ini terus, kapan kita sarapan?"tanya Alana.


Andre pun menghentikan ke usilan nya pada istrinya. Setelah selesai sarapan pagi, Andre mengajak istrinya pergi keluar."sayang aku mau mengajak mu keluar sebentar."ucap Andre.


"kemana mas?"tanya Alana.


"ikut saja, ayo"ajak Andre dan Alana pun mengikuti langkah Andre yang menuju mobilnya.


Alana tersenyum melihat ke arah Andre yang sedang menyetir."kenapa sayang, apa kau baru sadar kalau suami mu ini sangat tampan?"goda Andre pada istrinya.


"suami ku ini mempunyai kepercayaan diri tingkat dewa ya ternyata !"cercah Alana.


Andre tertawa mendengar ucapan istrinya."memang aku tampan kan sayang, kau lihat saja nanti kalau aku mengantar Naura ke sekolah, para ibu ibu rempong di sekolah Nau pasti patah hati ketika tau aku sudah punya istri."ucap Andre.


Alana tersenyum melihat ke arah Andre, namun senyuman itu memudar ketika dia mengingat tentang surat kontrak pernikahan mereka.


*aku tidak tau sampai kapan hubungan seperti ini.


yang ku tau, sekarang aku bahagia bersama mu.


jika waktu satu tahun nanti sudah tiba, dan kau juga belum bisa mencintai ku.


Aku akan melepaskan mu untuk selamanya.


I Love you my daddy*.


ucap Alana dalam hati.


Alana mengalihkan pandangan nya ke depan dengan wajah sendu. Andre menatap wajah istrinya yang terlihat hanya diam."sayang ada apa?"tanya Andre sambil mengusap rambut istrinya.


Alana mengambil tangan suaminya yang sedang mengusap rambut nya dan memasukkan jemari tangan nya di jemari tangan suaminya."tidak ada, aku hanya berfikir bagaimana kalau aku....hamil."ucap Alana dengan ragu.


Andre tersenyum dan mengecup tangan istrinya"sayang kau tidak perlu takut, aku ini suami mu, mana mungkin aku akan menyia nyiakan istri ku."jawab Andre.


Alana kembali menatap wajah suaminya.


*Bukan jawaban itu yang ku maksud


aku ingin kau membatalkan surat kontrak pernikahan itu.


Apa setelah kita melakukan malam pertama,


kau masih tidak bisa mencintai ku.


Walau sekecil butiran debu perasaan yang kau punya untuk ku.


Aku akan bahagia menerimanya*.


ucap Alana dalam hati.


Setelah beberapa menit, merasa pun sampai di sebuah Mall.Andre dan Alana

__ADS_1


__ADS_2