
Alana Lalu meraih piring Andre dan mengisinya dengan lauk pauk."ini. "ucap Alana.
"terima kasih, oya selain kakak mu, apa ada keluarga yang bisa di jadikan wali nikah untuk mu?"tanya Andre.
"paman ku tinggal di yogyakarta, namnya paman Hendra. Tapi aku juga tidak tau di mana dia tinggal."jawab Alana.
"itu tidak masalah bagiku, aku akan menyuruh orang orang ku mencari tau tentang keluarga mu, dan kita bisa secepatnya menikah."ucap Andre.
Alana menatap Andre yang terlihat berbicara serius. Namun keseriusan Andre tetap terasa dingin dan datar baginya.
"kelihatannya daddy mu sudah tidak sabar untuk menikah Naura."ucap ibu Marisa.
"bukan begitu ma, aku hanya ingin memperjelas status ku dan Alana."jawab Andre.
Ibu Marisa tersenyum mendengar ucapan Andre."Jadi kapan mama akan mempersiapkan untuk semuanya?"tanya ibu Marisa.
"mama urus saja secepatnya, karena dua bulan lagi aku ada rencana untuk meninjau proyek ku di Dubai, kalau tidak bisa langsung resepsi, bisa akad nya dulu, dan untuk resepsi bisa setelah aku pulang dari dubai."ucap Andre.
"langsung resepsi saja, pagi akad, dan malam hari nya resepsi. Kalau menunggu mu pulang dari dubai baru resepsi, nanti kalau Alana keburu hamil ,tidak bisa melakukan resepsi."ucap ibu Marisa yang membuat Alana tersentak.
ohok ohok....."minum dulu sayang, pelan pelan memakan nya."ucap ibu Marisa pada menantu nya.
Alana pun mereguk minuman nya."terima kasih ma."ucap Alana
"semuanya ku serahkan pada mama, dan untuk yang lain biar aku yang mengurus nya."ucap Andre.
Naura tersenyum pada Andre dan turun dari kursinya dan memeluk daddy nya."terima kasih daddy sudah mencarikan Bunda untuk Naura."ucap Naura.
Andre tersenyum pada putrinya, karena Naura sudah lama tidak merasakan kasih sayang seorang ibu. Naura pun berjalan mendekati Alana dan memeluk Alana."bunda berjanji lah pada ku, bunda tidak akan meninggalkan daddy demi apa pun."ucap Naura sambil mengangkat jari kelingkingnya.
Alana tersenyum pada Naura dan mengait jari kelingkingnya ke jari Kelingkingnya Naura."bunda janji sayang, sini peluk bunda."jawab Alana sambil memeluk Naura.
Ibu Marisa pun tersedia bahagia melihat cucunya yang terlihat akrab dengan calon menantu nya.
Andre mengangkat wajahnya ke atas, karena merasa terharu dengan putrinya sangat senang dengan ke hadiran Alana.
ku harap kau tulus menyayangi Naura
Walaupun kita menikah hanya untuk
pelarian.
ucap Andre dalam hati.
Satu bulan kemudian.
Acara pernikahan Andre sanjaya dan Alana Laura Miranda, Akan di langsung kan pagi ini.
Alana yang sudah di rias seperti putri keraton.
Alana tersenyum menghadap ke cermin menatap wajah nya.
entah kenapa hati ku sangat bahagia.
Walaupun aku tau kau belum sepenuhnya
mencintai ku.
ucap Alana dalam hati.
Andre yang sedang mengucapkan ijab kabul, dengan lantang mengucapkannya. Dan setelah para saksi menyatakan sudah sah, Alana yang di gandeng oleh adik ipar nya dan Naura, terlihat menuruni anak tangga dengan sangat cantik.
mengenakan kebaya putih tulang dengan polesan make up yang sempurna. Semua tamu pun menatap Alana kagum dengan kecantikan Alana, begitu pun dengan Andre.
Andre tersentak karena papa nya menepuk pundak nya."nanti saja menatap nya."ucap tuan Brama Sanjaya.
Andre tersenyum karena merasa malu. Alana pun meraih tangan Andre dan mengecup punggung tangan suaminya. Dan Andre pun mengecup kening Alana.
Kini pasangan pengantin itu duduk di pelaminan setelah akad selesai. Naura terlihat duduk di antara bunda dan daddy nya. Sesekali mereka berdiri untuk bersalaman dengan para tamu.
Andre yang melihat istrinya yang terlihat lelah, kemudian menyuruh Alana istirahat."kalau kau lelah, istirahat lah, nanti malam kita masih ada resepsi di hotel. Naura antar bunda istirahat dulu."ucap Andre pada putrinya.
"baik daddy."jawab Naura.
Naura dan Alana kini sudah berada di kamar pengantin."bunda, Naura tinggal dulu ya."ucap Naura.
"iya sayang."jawab Alana.
__ADS_1
Naura pun turun kebawah mendekati daddy nya."kenapa tidak menemani bunda?"tapi Andre.
"bunda kan mau istirahat daddy."jawab Naura.
Setelah cukup lama.para tamu pun mulai berpamitan. Andre pun masuk ke dalam kamar pengantin nya. Dengan pelan Andre membuka pintu kamar nya.
Di dalam kamar, dia melihat Alana sedang tertidur dengan baju tidur nya. Andre menatap istrinya dari jauh.
sangat cantik.
ucap Andre dalam hati.
Lalu Andre melepaskan pakaian nya dan melangkah ke dalam kamar mandi. Saat Andre sudah selesai,dia kemudian keluar dari kamar mandi dan pintu kamar nya di ketuk.
Andre pun membukanya dengan hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggang nya."ada apa kiyara?"tanya Andre.
"waah..baru beberapa jam, kakak sudah mencetak gol."ucap Kiyara adik Andre.
"kau ini, katakan ada apa?"tanya Andre dengan wajah kesal.
"jangan marah begitu, aku hanya ingin memberi tahu,kalau MUA yang ingin merias kak Alana sudah menunggu di bawah."jelas Kiyara.
"tunggu sebentar."jawaban Andre.
Andre pun menutup pintu nya kembali. Alana yang terbangun tersentak melihat Andre yang hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggang nya."ka-kau kenapa tidak pakai baju?"tanya Alana dengan gugup.
"kau baru melihat setengah nya saja sudah begitu, bagaimana kalau ku perlihatkan semua nya."ucap Andre.
"jangan. "Alana dengan menutup matanya.
Andre tertawa mendengar ucapan Alana."orang yang akan merias mu sudah menunggu di bawah"ucap Andre.
"baiklah suruh masuk saja."jawab Alana.
*
Semua keluarga Sanjaya sudah berada di hotel tempat resepsi pernikahan Andre dan Alana.
Sementara Andre dan Alana baru saja sampai di depan hotel.
Alana yang memakai gaun pengantin mbak princess turun dari mobil yang di sambut tangan Andre memegang nya.
Pesta nya pun berlangsung sangat meriah dengan para tamu dari kalangan bisnis dari berbagai negara dan kota.
Setelah cukup lama pasangan pengantin itu berdiri di pelaminan dengan beberapa kali para tamu berselfy dan mengucapkan selamat.
Andre dan Alana yang sudah terlihat lelah,akhir meminta izin untuk pulang terlebih dahulu. Mereka pun melangkah menuju mobil.
Andre dan Alana yang berada di dalam mobil terlihat sangat lelah. Mereka berdua menyandarkan kepalanya di kursi mobil.
Sesampainya di rumah,Andre dan Alana masuk ke dalam rumah,Namun Andre berjalan di depan Alana yang terlihat ke sulitan berjalan karena gaungnya. Andre menoleh ke arah istrinya yang terlihat kesulitan berjalan dan langsung mengangkat tubuh Alana."Andre turunkan aku."ucap Alana dengan memukul dada suaminya.
"kalau kau berjalan pelan seperti itu, kapan kau akan sampai ke kamar. Ini sudah larut malam."ucap Andre lalu membawa istrinya masuk ke dalam kamar.
Sesampainya di pintu kamar." turunkan aku."pinta Alana.
Dan Andre pun menurunkan Alana dan berjalan masuk melewati Alana dengan wajah datar. Alana pun masuk ke dalam setelah Andre sudah berada di dalam kamar mandi.
Alana berjalan masuk ke dalam ruang ganti. Dia mencari baju ganti untuk di bawa ke kamar mandi, Namun semua baju yang dia lihat, hanya ada Ligeri seksi dan piyama tidur tanpa celana dengan panjang hanya setengah paha. Mata Alana melotot melihat baju baju yang ada di sana.
Andre yang sudah keluar dari kamar mandi, langsung masuk ke dalam ruang ganti dengan handuk melilit di pinggang nya.Dia melihat istrinya yang terlihat bingung."kenapa masih di sini."tanya Andre dengan wajah datar.
"kau lihat semua baju untuk ku tidur."ucap Alana.
Lalu Andre membolak balikkan baju baju yang tergantung di lemari. Dia pun diam dan membuang nafas nya.
Alana pun menatap ke arah Andre."kau sengaja menyuruh orang orang mu untuk membeli pakaian seperti itu?"ucap Alana.
"aku tidak tau seperti apa pakaian untuk perempuan, jadi...aku bertanya pada ma."jawab Andre sambil memainkan mata elang nya ke arah Alana.
"kau sungguh membuat ku kesal."ucap Alana.
"ini sudah larut malam, aku tidak ada waktu untuk berdebat, besok aku harus datang kekantor pagi pagi, sudah lah kau pakai saja dulu yang ini."ucap Andre sambil mengambilkan piyama tidur di atas paha.
Alana pun keluar dari kamar ganti dengan langkah keras.Sementara Andre terlihat kesal dengan orang suruhan nya.
awas kalian besok
__ADS_1
ucap Andre.
Andre pun menjatuhkan tubuhnya dikasur.Sedangkan Alana yang baru saja keluar dari kamar mandi, melihat suaminya sudah tertidur pulas di atas ranjang."he..eh. Aku tidur di mana?"tanya Alana dengan diri nya sendiri.
Dia pun mengambil bantal dan mengistirahatkan diri nya di sofa.Dan karena rasa lelah, dia pun tertidur pulas di atas sofa.
pukul dua pagi.
Andre terbangun dari tidurnya.Lalu dia melihat istrinya yang tertidur pulas di atas sofa. Karena merasa kasihan dengan wajah istrinya yang terlihat lelah. Andre pun mengangkat tubuh istrinya ke atas ranjang.
Andre pun berjalan menuju meja kerjanya dan membuka laptop nya. Dia tidak bisa tidur lagi.
Alana terbangun dari tidurnya pada pukul setengah lima pagi. Dia baru menyadari bahwa dirinya berada di atas ranjang."kenapa aku tidur di sini?"tanya Alana dengan pelan.
Dia melihat suaminya yang sedang sibuk di depan laptop."kau yang mengangkat ku?"tanya Alana pada Andre yang sedang sibuk.
"tidak, kau sendiri yang mengigau berjalan dan menjatuhkan tubuhmu di samping ku, makanya aku terbangun dan tidak bisa tidur lagi."jawab Andre dengan berbohong pada istrinya.
Alana menggaruk kepala nya."sejak kapan aku bisa mengigau?"tanya Alana.
"sudah lah, lebih baik kau mandi dulu dan siapkan pakaian ku."ucap Andre.
Alana menarik nafas nya sambil masuk ke dalam kamar mandi. Setelah selesai, Alana pun keluar dari kamar mandi. Sementara Andre ingin masuk ke dalam kamar mandi dan berpapasan dengan istrinya."siapkan pakaian ku."ucap Andre.
"apa kau tidak bisa menyiapkan nya sendiri?"tanya Alana dengan wajah kesal.
Andre tersenyum."bisa ! tapi sekarang aku sudah mempunyai istri, dan itu adalah tugas dari seorang istri."ucap Andre sambil melangkah masuk ke dalam kamar mandi.
Dengan sedikit rasa kesal,Alana memakai pakaian nya dan menyiapkan pakaian untuk suaminya.
Setelah selesai, Andre pun keluar dari kamar mandi dan memakai celana pendek dan baju dalam nya. Dan setelah memakai celana panjang berwarna hitam dan kemeja putih. Dia yang tidak sengaja melihat ke arah pintu yang sedikit terbuka.
Ibu Marisa terlihat mengintip mereka. Andre pun memainkan peran nya sebagai suami."sayang dasi nya."ucap Andre.
Alana pun memasangkan dasi ke leher Andre dengan wajah cemberut. Lalu Andre menarik pinggang istrinya."lepaskan tangan mu."ucap Alana.
"sayang, rasanya aku ingin kembali mengecup bibir mu yang seksi ini, seperti tadi malam."ucap Andre.
Alana pun membulatkan matanya."apa !apa yang kau katakan."tanya Alana pada suaminya.
"kita sedang di intip oleh mama."ucap Andre berbisik di telinga Alana.
Alana pun melihat ke arah pintu, dan Alana pun mengikuti permainan suaminya."hehehe...sayang ini sudah pagi, kita tidak mungkin melakukannya lagi. nah sekarang sudah rapi, kau harus kekantor pagi pagi kan."jawab Alana.
Ibu Marisa pun turun kebawah karena pasangan pengantin baru itu juga akan turun.
Pasangan pengantin itu duduk di kursi yang sangat dekat.Alana pun mengambil roti untuk Andre. "kau mau pakai selai apa ndre?"tanya Alana.
"sayang, kalian sekarang sudah menikah. jangan memanggil nama seperti itu."pinta ibu Marisa.
Alana tersenyum. "kau mau pakai selai apa mas."ucap Alana dengan canggung.
"coklat saja."jawab Andre dan Alana pun memberikan rotinya pada suaminya.
"daddy, apa bunda bisa mengantar ku kesekolah bersama daddy?"tanya Naura pada daddy nya.
"eee...daddy sedang buru buru, jadi bunda saja yang mengantarkan Nau kesekolah ya. ya bunda."ucap Andre.
"iya..biar bunda yang mengantarkan Nau kesekolah."jawab Alana.
"tapi bunda,Nau mau daddy dan bunda yang mengantarkan Nau."ucap Naura dengan wajah cemberut.
Naura yang duduk berhadapan dengan Alana. Alana pun meraih tangan Naura." Nau dengarkan bunda, sekarang daddy sedang sibuk. Nanti kalau daddy sudah tidak sibuk, daddy akan mengantarkan Nau kesekolah iya kan daddy."ucap Alana yang bertanya
pada suaminya.
ponsel Andre pun berdering."ya halo ada apa max?"tanya Andre yang menerima telpon dari asisten pribadi nya. Setelah dia selesai menerima telpon. Dia pun menghentikan pembicaraannya.
"aku berangkat dulu."ucap Andre sambil mengecup kening istrinya. Dan menyalami tangan ibunya. "Nau jangan minta macam macam pada bunda ya."ucap Andre lagi.
"iya daddy."jawab Naura.
Andre pun melangkah menuju mobil nya dan melajukan mobilnya.
Sementara Alana dan Naura sedang menuju ke sekolah dengan supir pribadi keluarga Sanjaya.
Ibu Marisa Sanjaya dan tuan Brama Sanjaya yang sedang duduk di ruang tengah, terlihat bahagia karena putra sulungnya sudah menemukan pengganti mantan istri nya.
__ADS_1
"papa berharap,Alana adalah seorang istri yang setia pada Andre dan bisa menjadi ibu yang baik untuk Naura."ucap tuan Brama Sanjaya.
jangan lupa like and komentar