
Andre membawa istrinya masuk ke dalam Mall dan menuju sebuah salon kecantikan."mas, kenapa kita kesalon?"tanya Alana.
Andre langsung menarik istrinya masuk ke dalam dan memanggil pegawai salon untuk memanjakan istrinya."kalian layani istri saya dengan baik, aku ingin perawatan khusus untuk istri ku."titah Andre.
"mas"tegur Alana karena merasa tidak enak mendengar ucapan suaminya.
"sayang aku ingin kau selalu Fresh, dan siap untuk malam ini."ucap Andre dengan kedipan nakal."jawab Andre
"apa !lagi, kau mau menghajar ku lagi."tanya Alana dengan wajah kesal.
Andre tertawa."sayang jangan berfikir macam macam dulu, aku mau mengajak mu datang ke pesta pernikahan teman bisnis ku, jadi aku mau istri ku tampil cantik malam ini."ucap Andre sambil mengecup bibir istrinya sekilas.
Alana tersenyum pada suaminya.
Sementara Alana melakukan perawatan, Andre menunggu nya duduk di depan para pegawai salon yang melayani istrinya sambil membaca majalah.
Andre tertidur di atas sofa, karena hampir tiga jam Alana melakukan perawatan. Dan setelah selesai, Alana membangunkan Suaminya."mas..mas bangun."ucap Alana sambil menggoyang tubuh suaminya.
Andre pun membuka matanya."sayang, sudah selesai?"tanya Andre.
"heemm, ayo kita pulang."ucap Alana.
Andre pun membawa istrinya masuk ke dalam mobil."sayang kita pulang untuk berganti pakaian dulu ya "ucap Andre.
"terserah kau saja, tapi Naura juga ikut kan?"tanya Alana.
"tidak perlu, ini acara orang dewasa, jadi tidak boleh satu orang anak pun yang ikut dengan orang tua nya."jawab Andre.
"Memangnya acara seperti apa mas, kau bilang acara pernikahan kan."tanya Alana.
"iya, ini malam hari dan tidak mungkin kita bisa pulang cepat, aku tidak mau Naura terganggu dengan sekolah nya."jawab Andre.
"tapi mas, siapa yang akan menidurkan Naura, dia tidak pernah mau tidur sebelum ku bacakan dongeng.?"tanya Alana.
"kau terlalu memanjakan nya, jadi kalau seandainya kita pergi Honeymoon ,kau juga akan memikirkan siapa yang akan menidurkan Naura?"tapi Andre dengan kesal pada istrinya.
Alana tersenyum tipis melihat ke arah Andre yang sedang kesal pada nya."baiklah, nanti aku akan bicara pada Naura."jawab Alana.
Setelah sampai di depan rumah nya. Andre dan Alana pun masuk ke dalam dan di ruang tengah, ada Naura dan juga orang tua Andre yang menemani Naura bermain.
Naura berlari ke arah Alana dan Andre."bunda..."ucap Naura langsung memeluk pinggang Alana dengan wajah cemberut.
"eeh..anak bunda, kenapa wajah nya seperti itu?"tanya Alana.
"Bunda dan daddy kenapa tidak mengajak Nau jalan jalan keluar?"tanya Naura dengan wajah cemberut.
Andre kemudian menggendong putrinya dan duduk di sofa ruang tengah dengan di ikuti oleh Alana."putri kecil nya daddy jangan cemberut seperti itu dong, tadi daddy cuma mengajak bunda pergi kesalon, karena nanti malam daddy dan bunda mau pergi ke undangan teman daddy sayang."bujuk Andre pada putrinya.
"benar begitu bunda?"tanya Naura.
"heemm..daddy benar, dan tadi bunda membeli sesuatu untuk putri kecilnya bunda, taraa....boneka frozen untuk putri cantik bunda."ucap Alana.
Naura pun memeluk Alana dengan penuh kebahagiaan."terima kasih bunda, bunda selalu membuat ku bahagia, dan Nau ada satu permintaan pada bunda dan daddy."ucap Naura.
Andre dan Alana pun bertanya."apa permintaannya sayang ?"tanya Alana dan Andre secara bersamaan.
"Nau mau minta dede bayi sekarang juga."jawab Naura.
Andre dan Alana saling menatap dan tertawa."eee..."ucap Alana dengan menyenggol lengan suaminya.
"eee..begini putri kecilnya daddy yang cantik, cara membuat dede bayi itu perlu proses, tidak seperti kita membuat makanan."jawab Andre.
"kakek bilang, tadi pagi daddy dan bunda sedang membuat dede bayi, makanya daddy dan bunda bangun nya kesiangan."ucap Naura.
Andre melirik ke arah tuan Brama yang terlihat juga meliriknya."eee...mungkin kakek sedang bercanda sayang, kakek kan sudah lupa bagaimana caranya membuat dede bayi."jawab Andre.
"eeemm..sayang sekarang sudah sore, dan sudah waktunya anak bunda untuk mandi, ayo sayang. "ucap Alana dan Naura pun menuruti perkataan Alana, dan Alana pun membawa putrinya naik ke atas menuju kamar Naura.
Di dalam kamar.
Naura yang sudah selesai membersihkan tubuh nya, dia pun memakai pakai dengan di bantu oleh bunda nya."bunda, apa Nau tidak boleh ikut dengan daddy dan bunda?"tanya Naura.
"kata daddy kan begitu sayang."jawab Alana
__ADS_1
"yaaah...nanti siapa yang akan menidurkan ku dan membacakan dongeng untuk ku?"tanya Naura dengan manja.
"sayang ,kalau bunda tidak menemani daddy datang ke sana, nanti kalau ada perempuan genit yang menemani daddy, bagaimana?"tanya Alana pada putrinya.
Andre tersenyum mendengar ucapan istrinya yang membujuk putrinya. Sementara Naura terlihat berfikir dengan menusuk nusuk kan satu jari pada pipinya."eeemmm...baiklah...kali ini aku mengizinkan bunda ku di bawa oleh daddy, tapi aku mau besok malam bunda menemani ku tidur sampai pagi."pinta Naura pada daddy nya.
Andre melongo mendengar permintaan anak nya."hah ! ba-baiklah...tapi cuma satu malam kan sayang?"tanya Andre.
Alana menyenggol lengan suaminya."iya sayang, bunda akan menemani anak bunda yang cantik ini tidur besok malam oke !."jawab Alana.
"oke bunda."jawab Naura.
"sekarang bunda dan daddy mau kekamar dulu ya, soalnya bunda mau mandi dulu."ucap Alana.
"iya bunda."jawab Naura.
Alana tersenyum pada Naura." anak pintar, ya sudah dah sayang."ucap Alana.
"da..h bunda."sahut Naura.
Andre dan Alana pun keluar dari kamar Naura dan masuk ke dalam kamar mereka. "sayang apa yang kau lakukan?"tanya Andre.
"apa sih?"tanya Alana balik.
"kau mengiyakan besok malam tidur bersama Naura."ucap Andre.
"memangnya kenapa? aku menemani nya tidur hanya untuk satu malam, kau sudah seperti kebakaran jenggot."jawab Alana sambil melangkah masuk ke dalam kamar mandi.
Andre pun mengikuti langkah istrinya ke dalam kamar mandi, dan mereka mandi bersama.
Andre yang selalu tidak bisa menahan nafsu nya ketika melihat istrinya yang tidak menggunakan pakaian. Dia pun ikut masuk ke dalam Baktum yang sudah berbusa. Dia membelai tubuh istrinya yang membuat istrinya men***sah.
Hal yang sudah pernah mereka lakukan tadi pagi. Andre perlahan menurunkan belaian tangannya kebawah, hingga menyentuh daerah intim nya dan memasukkan satu jarinya.
Alana men***sah manja." mas.."pekik Alana pada suaminya dan Andre pun langsung mengungkung nya dengan beberapa kali hentakan hingga mereka berdua merasakan pelepasan bersama.
Setelah selesai, mereka berdua keluar dari kamar mandi dengan menggunakan kimono putih. Kemudian Andre memberikan dua feperbag pada istrinya."sayang ini untuk mu."ucap Andre.
"apa ini?"tanya Alana.
Alana pun membuka nya dan takjub melihat gaun pesta berwarna golp."sayang, kapan kau membeli nya?"tanya Alana.
"aku membelinya di Dubai, dan coba kau buka lagi feperbag yang satunya."ucap Andre.
Alana pun membukanya lagi. Dia terkejut sambil menutup mulutnya. Dia tidak pernah menyangka kalau suami yang adalah sosok yang paling bisa memanjakan istrinya."sayang ini cantik sekali."ucap Alana.
Andre pun mendekati istrinya."apa kau menyukai nya sayang."tanya Andre.
Alana tersenyum dan mengangguk."terima kasih sayang, aku tidak pernah menyangka kalau suami ku seromantis ini."ucap Alana.
"aku ingin kau memakai perhiasan dan gaungnya malam ini."ucap Andre dengan menatap mata istrinya. Sini biar ku pasang kan kalung nya."ucap Andre dengan menyuruh istrinya duduk dimeja rias.
Andre pun memasangkan kalung ke leher istrinya dan mrngecup leher istrinya setelah selesai memasang kalungnya.
cup
"kau sangat cantik dengan kalung ini."ucap Andre.
Alana terpejam saat Andre mengecup leher nya.
Setelah selesai berganti pakaian, mereka berdua keluar dari kamar dan turun kebawah. Sesampainya di bawah, Naura yang sedang duduk di ruang tengah bersama tuan Brama dan ibu Marisa terkejut dengan penampilan bunda nya."bunda sangat cantik dengan gaun itu !"ucap Naura.
"siapa dulu yang membeli nya."jawab Andre dengan bangga.
"daddy curang, buat Nau cuma di belikan mainan, giliran bunda ,daddy membelikan gaun yang sangat cantik."ucap Naura dengan wajah cemberut.
Alana tersenyum pada Naura."mungkin daddy lupa, kalau ada satu lagi gadis cantik di rumah ini. "ucap Alana.
Andre pun merangkul tubuh putrinya."kalau ingin punya dede bayi, tidak boleh iri pada bunda."ucap Andre.
Naura tersenyum pada Andre dan Alana."baiklah, Nau janji tidak akan iri lagi pada bunda."jawab Naura.
"anak pintar. Sekarang mana kiss nya untuk daddy dan bunda."ucap Andre.
__ADS_1
Naura pun memberikan kecupan di pipi Andre dan Alana.
Kini Andre pun menyalakan mobilnya dan melajukan nya. Sesampainya di depan hotel tempat resepsi pernikahan teman bisnis Andre.
Dia pun membawa istrinya masuk ke dalam sambil memegang tangan istrinya.
Alana tersenyum pada suaminya,dan Andre ikut tersenyum pada istrinya."apa yang kau rasakan ketika pertama kali nya pergi bersama ku?"tanya Andre.
"eeemmm..senang."jawab Alana.
aku bukan hanya senang, tapi aku sangat
bahagia berada di dekat mu.
ucap Alana dalam hati.
Andre tersenyum mendengar ucapan istrinya.
Lalu mereka pun berjalan menuju pasangan pengantin itu dan mengucapkan selamat.
Andre pun membawa istrinya untuk berkenalan dengan teman teman bisnis nya dan setelah selesai memperkenalkan istrinya,Alana tiba tiba ingin pergi ke toilet."mas aku mau ke toilet."ucap Alana.
"ayo sayang,biar ku antar."jawab Andre.
Alana tersenyum "tidak perlu,aku bisa pergi sendiri."ucap Alana.
Sambil dia menunggu istrinya kembali dari toilet,Andre bertemu dengan Tasya teman Andre waktu SMA."hai Andre!"ucap Tasya
"hai...Tasya! kau ada di sini?"tanya Andre.
Mareka berdua pun mengobrol dan bercanda. Sementara Alana yang baru saja datang dari toilet merasa cemburu melihat mereka berdua yang sedang asyik.
Alana pun berdiri tidak jauh dari Andre dengan wajah kesal, karena dia hanya terlihat sendiri, seorang pria pun mendekati nya."hai nona, boleh ku temani?"tanya pria itu.
Alana merasa terganggu dengan kehadiran pria itu."maaf,saya tidak perlu di temani."jawab Alana.
"tapi kau hanya sendiri,bagaimana kalau kita berdansa?"tanya pria itu berusaha menyentuh tangan Alana.
Alana pun menangkis tangan pria itu."berani sekali kau menyentuh ku."ucap Alana dengan suara mengeras sehingga suaminya mendengar perdebatan nya dengan pria itu.
"hei nona,tidak perlu jual mahal seperti itu, kau tidak perlu malu malu,ayo kita bersenang senang."ucap pria itu dengan menarik tangan Alana.
Namun Alana menghempaskan tangan pria itu dan menampar pipi pria itu."eh..dengar aku bukan perempuan murahan,sekali lagi kau berani menyentuh ku, kau akan rasakan akibatnya."ucap Alana.
Mendengar istrinya berdebat,Andre pun mendekati istrinya."sayang ada apa?"tanya Andre.
Alana hanya memasang wajah kesal pada suaminya. Dan pria itu pun pergi karena merasa malu di tampar oleh Alana.
"kau masih bertanya ada apa ! apa yang kau lakukan dari tadi,kau membiarkan pria itu menggoda ku dan melecehkan ku."jawab Alana.
Andre merasa serba salah pada istrinya."e....sayang maaf, kau sudah lama dari toilet?"tanya Andre.
Alana tidak menjawab pertanyaan suaminya. Dia mengalihkan pandangan nya ke arah lain. Andre semakin merasa serba salah."sayang tadi ada teman ku, jadi kami mengobrol, mari aku kenalkan pada nya."ucap Andre dengan menarik tangan Alana.
"tidak perlu,aku mau pulang sekarang."ucap Alana.
"tapi pestanya belum selesai sayang,kita juga belum makan."ucap Andre.
Alana menatap wajah Andre."kalau begitu kau saja yang menunggu sampai pestanya selesai, aku pulang sekarang."ucap Alana sambil melangkah melewati Andre.
Namun Andre menahan tangannya."sayang oke oke kita pulang sekarang."ucap Andre dan mengikuti langkah istrinya.
Alana masuk ke dalam mobil dengan wajah datar dan berpaling ke samping tanpa menghiraukan suaminya.
Sementara Andre terus melirik pada istrinya yang terlihat sangat kesal padanya. Karena merasa tidak dihiraukan,Andre menginjak rem mobilnya dengan tiba tiba,sehingga membuat Alana terkejut."apa yang kau lakukan, kau mau membunuhku?"tanya Alana dengan masih memasang wajah kesal pada suaminya.
"sayang kau marah pada ku?"tanya Andre dengan wajah sangat dekat dengan wajah Alana. "Katakan, apa kau cemburu?"tanya Andre.
Alana mengalihkan pandangan nya."aku ingin segera sampai di rumah,aku sudah lelah."jawab Alana dengan wajah ke samping.
Andre menyentuh pipi Alana dan menghadapkan ke wajah nya. Kini mereka berdua saling menatap mata dengan wajah yang sangat dekat.
Jantung Alana berdetak lebih cepat dan meneteskan air mata sambil memegang tangan Andre yang menyentuh pipi nya."iya..aku cemburu, kau sama sekali tidak menghiraukan ku."ucap Alana.
__ADS_1
Andre menarik nafas nya, dia perlahan mendekatkan wajahnya ke arah wajah istrinya dan menempelkan kening mereka."kau tidak akan kehilangan ku, sekarang aku adalah suami mu, jika aku bertemu dengan teman teman ku dan berbincang, itu hal yang wajar dan kau tidak perlu berfikiran negatif terhadap ku."ucap Andre.
like