Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.

Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.
Merencanakan pergi Honeymoon.


__ADS_3

Kini semua anggota keluarga Sanjaya pun sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan pagi. Andi yang masih saja penasaran, akhirnya bertanya pada tuan Brama."kakek, apa kakek dan nenek tidur bersama?"tanya Andi.


Tuan Brama pun tersenyum mendengar pertanyaan cucunya."iya kakek dan nenek tidur bersama."jawab Brama.


Andre dan Alana saling menatap dan memasang wajah takut."lalu kenapa aku tidak boleh ikut tidur bersama daddy dan bunda?"tanya Andi lagi.


"eeemm..sayang, kalau sedang sarapan tidak boleh terlalu banyak bicara."ucap Alana yang berusaha mengalihkan pembicaraan.


Tuan Brama tersenyum."karena kakek dan nenek sudah menikah sayang."jawab Brama.


"memangnya kenapa kau bertanya seperti itu de, kak Naura dari kecil tidak takut tidur sendiri." tanya Naura.


"aku bukanya takut tidur sendiri kak, yang ingin aku tau, kenapa daddy dan bunda harus tidur bersama, dan kata daddy, Andi tidak boleh ikut membantu membuat dede bayi."jawab Andi.


Andre yang sedang menelan roti pun terselak."ohok..ohok..


"hati hati mas ,ini minum dulu ya."ucap Alana.


"huuh..sayang, waktu kecil anak kita kau beri makan apa?"tanya Andre dengan berbisik.


"Andi..lain kali jangan bertanya seperti itu lagi ya, nanti kalau kau sudah dewasa, pasti Andi tau sendiri."ucap Alana pada putranya.


Semua orang yang berada di meja makan pun menggelengkan kepala nya. Dan setelah selesai dengan sarapan. Mereka pun bersiap siap untuk berangkat ke kantor masing masing.


Alana pun mengantarkan suaminya dan Naura yang ingin berangkat. Alana meraih tangan Andre dan mencium punggung tangan suaminya."hati hati ya mas."ucap Alana dengan tersenyum.


Andre pun mengecup kening istrinya."aku berangkat dulu ya sayang, Andi daddy berangkat dulu ya."ucap Andre.


"daddy, bunda, Andi janji tidak akan pernah menanyakan nya lagi."ucap Andi.


Andre pun tersenyum pada putranya."iya sayang, Nau salim dulu pada bunda."ucap Andre.


"bunda Nau kesekolah dulu ya."ucap Naura sambil mencium tangan bunda nya.


Andre dan Naura pun berangkat. Lalu Andi dan Alana pun masuk ke dalam.


Ibu Marisa dan tuan Brama yang sedang duduk di ruang tengah sambil mengobrol, lalu Alana dan Andi berjalan mendekati mereka.


"eh cucu nenek, sini sayang."ucap ibu Marisa.


Alana pun duduk di sebelah ibu Marisa."apa mama jadi pindah ke Amerika?"tanya Alana dengan wajah sendu.


Ibu Marisa pun mengangguk."iya sayang, sekarang mama sudah tidak mengkhawatirkan Andre lagi, kau dan Andre harus bisa belajar untuk menjalani hidup berumah tangga, Andre sangat mencintai mu, dan mama yakin dia pasti tidak akan pernah mengulang kesalahannya lagi."jawab ibu mertua nya.


"rumah ini pasti akan terasa sepi, jika kami hanya ber empat."ucap Alana dengan lirih.


"mama pasti akan sangat merindukan kalian. Tapi mama dan papa juga tidak mungkin membiarkan Kiyara di sana sendirian."ucap ibu Marisa.


Tuan Brama pun tersenyum melihat istri dan menantu nya berbincang hangat. Hingga waktu pun menunjukkan pukul sebelas siang. Alana pun terkejut saat melihat jam tangannya."ya tuhan, tadi mas Andre menyuruhku untuk membawakan makan siang untuk nya."ucap Alana dengan panik.


"sayang tidak perlu panik begitu, kau bisa pesan lewat online kan."ucap ibu Marisa.


"iya ma, tapi masalahnya aku tidak sempat bertanya apa yang dia inginkan siang ini."jawab Alana sambil menghubungi suaminya.


Andre :hallo sayang, sudah ada dimana?"tanya Andre.


Alana :hari ini kau mau makan apa?"tanya Alana.


Andre :aku mau kau dulu yang kesini."ucap Andre.


Alana :oke baiklah. sampai jumpa,


Alana pun mengambilnya tasnya dan berpamitan dengan kedua mertuanya."ma aku titip Andi ya."ucap Alana.


Ibu Marisa pun mengangguk."iya hati hati ya."jawab ibu Marisa.


Alana pun bergegas menuju mobil dan segera melajukan nya. Sesampainya di depan kantor, Alana pun keluar dari dalam mobil dan melangkah menuju lift.


Dan setelah sampai di lantai ruangan suaminya. Alana pun melangkah mendekati sekertaris suaminya."selamat siang, apa suami saya ada di dalam?"tanya Alana.


"silahkan nyonya, tuan Andre sedang menunggu nyonya."jawab Ayu sekertaris suaminya.


Alana pun masuk ke dalam. Andre yang sedang duduk di kursi kebesarannya menoleh ke arah istrinya."siang sayang."ucap Alana sambil berjalan mendekati nya.


Andre tersenyum pada Alana."siang baby."sahut Andre sambil menarik tangan Alana hingga terduduk di pangkuannya.


Alana yang sudah duduk di atas pangkuan suaminya dan tersenyum."sayang aku sudah memesan makanan lewat online saja."ucap Alana


." tidak apa apa sayang, bahkan aku sudah kenyang saat melihat mu ada di sini."jawab Andre.


"gombal sekali suami ku ini."ucap Alana sambil memegang pipi suaminya.

__ADS_1


"aku serius sayang, kau tau kenapa aku menyuruhmu kesini?"tanya Andre.


Alana pun mengangkat bahunya."tidak, memang ada apa?"tanya Alana yang balik bertanya.


"karena aku tadi malam tidak dapat jatah, dan sekarang aku minta jatah ku di sini."ucap Andre dengan memegang dagu istrinya.


Andre perlahan mendekatkan wajahnya ke arah Alana dan Alana pun memejamkan mata nya. Andre dengan perlahan menyentuh bibir istrinya dan langsung ********** dengan lembut.


Kini mereka berdua saling menghisap bibir, dan pada saat mereka sedang menikmati ciuman mereka, pintu ruangan Andre pun di ketuk hingga mereka menghentikan ciuman mereka.


tok


tok


tok


"masuk."ucap Andre.


"tuan pesanan nyonya sudah datang."ucap sekertaris Andre.


"kau ambil saja."jawab Andre.


Alana merasa bingung dengan ucapan suaminya yang memberikan makanan pesanan nya."saya kau belum makan siang kan, kenapa makanan nya kau berikan?"tanya Alana.


Andre tersenyum pada istrinya."aku tidak mau makanan sayang, aku hanya menginginkan mu."ucap Andre sambil menarik dagu istrinya.


Mereka berdua pun melanjutkan ciuman mereka yang tadi terhenti. Mereka berdua berciuman sambil melangkah menuju kamar pribadi Andre yang ada di dalam kantor.


Dengan ganas Andre ******* bibir manis istrinya dan perlahan ciuman nya turun ke leher istrinya dan menghisapnya hingga meninggalkan tanda merah.


Hampir dua jam mereka berdua bercinta hingga beberapa kali mereka merasakan pelepasan bersama. Andre pun menghentikan percintaan mereka karena merasa kasihan pada istrinya yang terlihat lelah.


Andre pun tersenyum dan mengecup kening istrinya dengan penuh kasih sayang.


cup.


"I Love you my honey."ucap Andre dengan nafas yang memburu.


Alana pun tersenyum."I Love you tou sayang."jawab Alana.


Andre pun meraih pinggang istrinya dan mengelus perut istrinya."aku ingin dia cepat tumbuh di dalam sini."ucap Andre.


"aku sudah kenyang dengan percintaan kita tadi sayang."jawab Andre.


Alana pun membuang nafas nya."kau ada ada saja.ucap Alana.


"sayang aku ingin kita pergi Honeymoon."ucap Andre.


Alana terkejut mendengar ucapan Andre."Honeymoon! lalu siapa yang akan mengurus anak anak kita?"tanya Alana.


"kau tidak perlu khawatir, Naura kan sudah besar, dan Andi juga ada babysitter nya ."jawab Andre.


"tapi sayang, kau tau bagaimana putra kita kan, dia tidak mungkin tinggal diam dan pasti akan kepo."ucap Alana.


Andre pun tersenyum pada istrinya."kau tenang saja sayang, masalah putra kita, serahkan pada ku."ucap Andre.


Alana pun mengangguk dan mereka keluar dari kamar itu."sayang aku pulang dulu ya."ucap Alana.


"eeemm..sepertinya aku juga akan pulang sekarang."jawab Andre.


"kenapa begitu, ini kan masih siang sayang, kenapa kau mau pulang cepat?"tanya Alana.


Andre pun tersenyum."aku kan bosnya sayang, jadi aku bisa pulang kapan saja."jawab Andre dengan membanggakan diri nya.


Alana menarik nafas nya."terserah kau saja."ucap Alana.


Mereka pun keluar dari ruangan bersama."Nia, aku akan pulang cepat hari ini, jadi aku serahkan semuanya pada mu."ucap Andre pada sekertaris nya.


"baiklah tuan."jawab Nia.


Andre dan Alana pun masuk ke dalam lift, dan tidak berapa lama kemudian,pintu lift terbuka dan mereka pun berjalan menuju mobilnya.


Andre membuka pintu mobil untuk istrinya."silahkan istri ku."ucap Andre.


Alana pun tersenyum."terima kasih sayang."jawab Alana sambil menyentuh pipi Andre.


Mereka pun kini menuju kediaman keluarga Sanjaya. Di dalam mobil Andre terus memegang tangan istrinya dan tersenyum saat istrinya melihat ke arah nya.


Tanpa terasa mereka pun sampai di depan rumah mereka.Andre dan Alana pun keluar dari dalam mobil dan berjalan masuk.


Sesampainya mereka di dalam rumah, Naura dan Andi berlari ke arah Alana dan Andi."bunda dan daddy kenapa lama sekali?"tanya Andi.

__ADS_1


Setelah keluarga kecil itu berbincang hangat, Alana dan Andre pun berjalan menuju kamar mereka. Saat Alana yang sudah masuk ke dalam kamar dan ingin melangkah menuju kamar mandi, Andre tiba tiba menarik tangan nya.


"mas."pekik Alana pada suaminya.


"aku ingin kita mandi bersama sayang."ucap Andre


"tidak mau, nanti kau mencuri kesempatan ketika kita berdua berada dalam Baktum."jawab Alana


Andre pun tersenyum."Kenapa sayang heem..capek ya karena aku selalu memintanya."tanya Andre sambil membelai rambut istrinya.


Alana tersenyum pada suaminya."iya sayang, aku sangat lelah, sekarang kau saja yang mandi dulu ya, aku akan menyiapkan pakaian untuk mu."jawab Alana.


Andre pun mengecup kening istrinya."heeem..baiklah istri ku."ucap Andre. Dia pun melangkah menuju kamar mandi. Sementara Andre masuk ke dalam ruang ganti untuk menyiapkan pakaian untuk suaminya.


Setelah beberapa menit kemudian, Andre pun keluar dari kamar mandi dan berjalan mendekati istrinya yang sedang menyiapkan pakaian untuk nya.


Andre kemudian memeluk pinggang istrinya dari belakang."sayang...belum mandi saja kau sudah tetap cantik."ucap Andre sambil menciumi tengkuk istrinya.


Alana tersenyum dengan wajah menghadap wajah suaminya yang sangat dekat dengan wajah nya."masa sih...ku rasa suamiku ini sangat pintar merayu kalau lagi ada maunya."ucap Alana.


"aku tidak sedang merayu sayang, kau memang benar benar cantik."jawab Andre.


"heeem...kalau begitu terima kasih, baiklah suami ku, sekarang giliran ku yang akan mandi."ucap Alana sambil melangkah masuk ke dalam kamar mandi.


Hampir dua jam Alana berada didalam kamar mandi, dan setelah selesai dia pun keluar dari kamar mandi dan berganti pakaian. Sementara Andre sudah turun kebawah terlebih dahulu.


Andre yang sedang duduk di ruang tengah bersama tuan Brama dan ibu Marisa juga Naura dan Andi.


Alana tersenyum melihat mereka sedang asyik berbincang sambil menemani Andi dan Naura bermain. Alana pun melangkah mendekati mereka."selamat sore semuanya."sapa Alana.


Mereka pun menyambut sapaan Alana dengan senyum. Dan Alana pun ikut duduk di sebelah suaminya.


"sayang aku ingin kita segera pergi Honeymoon ke eropa."ucap Andre.


"eropa ! mas itu ke jauhan."jawab Alana


Ibu Marisa tersenyum melihat anak dan menantunya terlihat sangat bahagia."pergi lah, kalian berdua harus bisa menikmati masa masa indah berduaan."ucap ibu Marisa.


"iya tapi ma, bagiku itu sangat jauh."jawab Alana pada mertuanya.


"sayang, meskipun jauh, kita akan tetap selalu bersama. Dan aku tidak mau satu orang pun yang akan menganggu waktu honeymoon kita."ucap Andre.


"baiklah kalau begitu."jawab Alana.


"jadi kapan kalian akan berangkat ke eropa?"tanya ibu Marisa.


"kalau bisa secepatnya ma."jawab Andre.


Keluarga Sanjaya kini sudah merasakan kebahagiaan yang kini di rasakan oleh pasangan suami istri yang baru saja rujuk itu.


Waktu makan malam pun tiba.


Semua anggota keluarga Sanjaya pun sudah berkumpul di meja makan untuk makan malam. Mereka berbincang hangat sambil menyantap makan malam nya.


Setelah selesai makan malam, mereka pun duduk di ruang tengah bersama. Saat mereka sedang asyik berbincang, Alana datang dengan membawakan cemilan dan kopi untuk suaminya dan mertuanya.


"sayang kau membawa apa ?"tanya Andre.


"aku membawakan kopi dan cemilan untuk kalian."jawab Alana dengan tersenyum.


Andi dan Naura pun mendekati bundanya."aku mau cemilan nya bunda."ucap Naura dan Andi secara bersamaan.


"ini sayang ambilah."jawab Alana.


Sementara Andre dan tuan Brama sedang berbicara serius."Andre, papa dan mama mungkin tidak bisa lagi tinggal bersama kalian disini, papa hanya ingin berpesan pada mu, jangan pernah kau ulangi lagi kesalahan mu."pesan tuan Brama pada anaknya.


"terima kasih sudah mengingatkan ku pa, aku akan selalu ingat pesan dari papa, dan aku juga akan lebih berhati hati dengan perempuan itu."ucap Andre.


Alana pun terkejut saat mendengar ucapan suaminya."perempuan! perempuan siapa yang kau maksud mas?"tanya Alana.


"kau tau siapa yang sudah menjebak mu hingga aku menceraikan mu waktu itu?"tanya Alana pada istrinya.


Alana pun menggelengkan kepala nya."tidak, aku tidak mengerti apa yang kau maksud."jawab Alana.


"kau masih ingat dengan Luna yang waktu itu pernah datang ke rumah ini?"tanya Andre.


"heeem...iya aku ingat, kenapa?"tanya Alana.


"dia lah yang sudah berhasil menjebak mu waktu itu."jawab Andre.


Alana pun terkejut mendengar jawaban suaminya." aku ingat sekarang mas, dul

__ADS_1


__ADS_2