
Perlahan Andre menyentuh bibir istrinya dan me***mat bibir istrinya dengan lembut. Cukup lama mereka berdua saling bertukar saliva di dalam mobil hingga Andre menghentikan ciuman mereka dan di akhiri kecupan di kening istrinya yang baru pertama kali dia lakukan.
cup.
"I Love you my honey."ucap Andre dengan nafas yang memburu.
Alana memeluk Andre dengan erat, dia merasa tidak percaya bahwa suaminya mengucapkan cinta pada nya."aku juga mencintaimu, aku takut kehilangan mu, aku tidak mau kehilangan untuk yang kedua kalinya."jawab Alana dengan terisak.
Andre pun mengeratkan pelukannya."berjanji lah pada ku, kau tidak akan menghianati pernikahan kita."pinta Andre pada istrinya.
Alana menganggukan kepalanya."tidak mudah bagi ku berpaling pada pria lain dengan alasan apapun, kau adalah laki laki sempurna yang sudah ku miliki, tapi aku mau kau juga berjanji pada ku."pinta Alana dengan ragu.
"apa sayang?"tanya Andre.
"aku mau kau membatalkan surat kontrak pernikahan kita."ucap Alana.
Andre tersenyum dengan permintaan istrinya."kenapa kau tersenyum seperti itu? aku masih ragu jika kau masih menyimpan surat kontrak itu."ucap Alana.
"siapa yang masih menyimpannya, aku sudah merobek robek surat nya, setelah kita melakukan malam pertama sayang."jawab Andre dengan bibir di telinga Alana.
"ke-kenapa kau tidak memberitahu ku?"tanya Alana.
"aku tidak mungkin mengambil kesucian mu tanpa berfikir panjang, sekarang katakan pada ku, kenapa kau mau menyerahkan kesucian mu tanpa memikirkan surat kontrak itu?"tanya Andre.
"aku hanya ingin memenuhi kewajiban ku sebagai seorang istri, walaupun pada akhirnya kita akan berpisah."jawab Alana.
Andre tersenyum mendengar ucapan istrinya."terima kasih sayang, aku percaya bahwa kau adalah istri yang setia."ucap Andre.
Setelah beberapa menit kemudian, mereka pun sampai di rumah. Andre menggendong tubuh istrinya menaiki anak tangga menuju kamar mereka. Sesampainya di kamar, Andre menurunkan Alana dan perlahan mendekatkan wajahnya ke arah wajah istrinya.
Alana terpejam dan berkata."sayang, aku belum berganti pakaian."ucap Alana dengan menatap wajah istrinya.
"kita akan melepaskan pakaian kita bersama."jawab Andre dan langsung me***mat bibir istrinya dengan ganas. Alana di buat kewalahan dengan suaminya yang sangat ganas dari malam pertama saat mereka melakukannya.
Dengan posisi tubuh sama sama berdiri dan melepaskan pakaian mereka bersama, hingga pakaian mereka jatuh ke lantai. Alana mendesah karena suaminya menghisap gunung kembar milik nya dengan posisi tubuhnya berdiri dan suaminya duduk di atas ranjang.
Andre pun membawa istrinya naik ke atas ranjang dan membalik tubuhnya ke atas tubuhnya."sayang..."pekik Alana karena masih merasa sakit di daerah intim nya.
"puaskan aku malam ini, aku ingin kau menjadi pemimpin malam ini."ucap Andre dengan suara manja nya.
Alana pun dengan sangat agresif memimpin permainan yang di inginkan suaminya. Alana menghisap leher suaminya hingga meninggalkan satu tanda merah di leher Andre.
Setelah suaminya sudah merasa puas, Andre membalik tubuh istrinya dan mengganti posisi kembali di atas. Andre kembali bermain di atas tubuh istrinya.
Setelah merasa puas dan lelah, mereka pun tertidur bersama dengan saling memeluk hingga pagi hari.
*
ke esokan pagi nya.
Alana bangun terlebih dahulu dari suaminya, dia pun menatap wajah suaminya yang terlihat lelah dan mengecup pipi suaminya.
cup
"kau sangat ganas sekali."ucap Alana dengan tersenyum dan melangkah menuju kamar mandi.
Setelah selesai, dia pun membuka gorden jendela kamar nya yang membuat suaminya membuka matanya."sayang kau sudah mandi?"tanya Andre dengan wajah bangun tidur nya.
Alana tersenyum dan mendekati suaminya, dan Andre memeluk pinggang istrinya yang duduk di samping dia berbaring."sayang biar kan aku memeluk mu sebentar."ucap Andre.
Alana membelai lembut pipi suaminya."ayo bangun, ini sudah jam enam pagi, kita akan berangkat sama sama."ucap Alana.
"sebentar lagi sayang."ucap Andre.
Alana menarik tangan suaminya."ayo sayang bangun, apa kau mau anak kita protes lagi gara gara kita tidak ikut sarapan."ucap Alana.
Andre pun melangkah menuju kamar mandi dengan langkah malas. Sementara Alana menyiapkan pakaian untuk nya dan suaminya.
Andre yang sudah selesai pun, kemudian keluar dari kamar mandi dan memeluk istrinya yang sudah siap untuk berangkat ke restoran.
"sayang..sudah, ayo sekarang pakai pakaian nya."ucap Alana.
Andre melangkah menuju kamar ganti. Dan setelah selesai dia pun keluar dan Alana memasang kan dasi ke leher Andre.
__ADS_1
Andre menarik pinggang istrinya yang sedang memasang kan dasi ke leher nya."rasanya aku ingin membawa mu ke kantor ku saja sayang."ucap Andre dengan menatap wajah istrinya.
"jangan mengada ngada, aku sudah lama tidak mengecek bahan bahan untuk chef di restoran. Dan kalau aku tidak memperhatikan ke uangannya, aku bisa bangkrut sayang."jawab Alana.
"kau tidak perlu bekerja lagi, kau sudah menjadi istri seorang Andre Sanjaya."ucap Andre
Alana tersenyum mendengar ucapan Andre."terima kasih sayang, tapi selama aku masih bisa bekerja, aku tidak mau hanya berdiam diri di rumah."jawab Alana.
Setelah selesai, mereka pun turun bersama ke bawah dengan berpegangan tangan.
Melihat kedua orang tua nya berjalan menuju meja makan, Naura pun bertanya pada Andre."selamat pagi daddy dan bunda."ucap Naura.
"selamat pagi sayang, anak bunda cantik sekali pagi ini."puji Alana.
Naura tersenyum memperlihatkan gigi bolong nya. Dan tuan Brama juga ibu Marisa tersenyum bahagia melihat anak dan menantunya terlihat sangat bahagia.
"Andre bagaimana perkembangan proyek mu di Dubai.?"tanya tuan Brama.
"masih tahap awal pa, dan aku harus terus memantau nya."jawab Andre.
"bagus, eee nanti siang Kiyara adik mu minta di jemput di bandara jam satu siang. "ucap tuan Brama.
"eee..sayang bisa kau yang menjemput kiya di bandara, karena siang ini aku ada meeting dengan client."pinta Andre.
"baiklah mas."jawab Alana.
Setelah mereka selesai sarapan pagi, Naura yang sudah lebih dulu berangkat ke sekolah dengan supir dan babysitter nya. Andre dan Alana pun berangkat menuju pekerjaan masing masing dengan mobil masing masing.
Waktu pun menunjukkan pukul satu siang. Dan Alana pun berangkat menjemput Kiyara di bandara.
Alana yang sudah berdiri menunggu adik ipar nya itu tiba. Dari jauh Kiyara tampak berjalan mendekati nya.
"ka Al, heemm..kak Andre mana? kata papa yang menjemput kiya kak Andre."tanya Kiyara.
"suami ku sedang sibuk, jadi dia menyuruhku untuk menjemput mu."jawab Alana.
"cieeeh..suaminya...ya sudah ayo kak."ajak Kiyara.
Saat mereka ingin masuk ke dalam mobil, tiba tiba ada suara dari dekat memanggil nama Kiyara."Kiya."panggil Luna pada mantan adik ipar nya.
"bu-bukan, dia...."ucapan Kiyara terhenti karena Luna lebih dulu memeluk nya.
"Kiya, bolehkahaku ikut kerumah dengan mu? aku sangat merindukan Naura."ucap Luna.
Deg !
Naura, merindukan Naura.
Alana bertanya tanya dalam hati.
Kiyara merasa tidak enak pada Alana. Lalu Kiyara memperkenalkan Alana pada Luna.
"kak Luna, perkenalkan ini kak Alana, istri kak Andre, dan kak Alana, ini kak Luna, mommy Naura."ucap Kiyara.
Mereka pun saling berjabat tangan. Luna menatap wajah Alana dengan sinis.
"Kiya, sepertinya kakak akan segera kerestoran, dan ini kau saja yang membawa mobil ku pulang."ucap Alana. Dan langsung pergi meninggalkan Kiyara dan Luna.
"apa dia pelayan restoran Kiya?"tanya Luna.
Kiyara merasa jengkel mendengar ucapan Luna yang terdengar mengejek Alana."jaga ucapan mu, kalau kau ingin ikut bersama ku, dan aku yakin kalau kak Andre tau, dia tidak akan membiarkan mu tinggal di rumah."ucap Kiyara.
"baiklah adik ipar ku."jawab Luna.
Alana yang sedang duduk di kursi ruangannya, merasa terganggu oleh kehadiran Luna mantan istri dari suaminya.
Dia melamun dengan wajah kurang bersemangat hingga suara deringan ponsel menghentikan lamunanya.
Andre :halo sayang.
Alana :halo
Andre :kenapa suara mu seperti tidak bersemangat sayang?
__ADS_1
Alana :tidak ada, aku hanya sedang tidak enak badan, eeemm sayang kita pulang sekarang ya, bisa kau jemput aku ke sini?
Andre :apa kau sudah merindukan ku?
Alana :sayang...
Andre :oke baiklah, kebetulan aku sudah selesai meeting, tunggu aku lima menit lagi.
Alana :baiklah..
Alana pun mematikan ponsel nya. Sementara Andre bergegas menuju restoran istrinya. Dan lima menit kemudian, Andre sampai di depan restoran Alana, dan Alana pun sudah menunggunya di depan restoran nya.
Andre turun dari mobil dan mendekati istrinya."silahkan sayang."ucap Andre.
Alana tersenyum pada suaminya dan memegang pipi suaminya dengan satu tangan."terima kasih sayang."jawab Alana.
Andre pun melajukan mobilnya. Andre melirik istrinya yang terlihat berbeda. Dia pun memegang tangan istrinya."ada apa dengan mu, ku lihat wajah mu seperti memikirkan sesuatu?"tanya Andre.
Alana memiringkan tubuhnya menghadap suaminya."sayang, bagaimana kalau mantan istri mu datang kembali, apa kau akan meninggalkan aku?"tanya Alana.
Andre menghentikan mobilnya."apa yang kau bicarakan? sayang dengarkan aku, kau sudah menjadi istri ku, aku tidak mungkin memungut sampah, dan kau harus tahu, bahwa sampah tetaplah sampah."jawab Andre.
Alana pun memeluk suaminya."aku takut kehilangan mu, dan bagaimana kalau aku hamil dan kau akan kembali pada mantan istri mu?"tanya Alana.
Andre tertawa mendengar ucapan istrinya. Sementara Alana kesal melihat suaminya tertawa."iiih...sayang aku serius, kau malah menertawakan aku."ucap Alana dengan memajukan bibirnya.
Andre yang selalu tidak tahan ketika melihat bibir istrinya, dia pun langsung mendekatkan bibirnya ke bibir istrinya."aku paling tidak tahan melihat bibir mu sayang."ucap Andre dengan langsung me***mat bibir istrinya.
Setelah cukup lama saling bertukar saliva di dalam mobil, Andre pun mengakhiri ciuman nya dengan mengecup kening istrinya.
cup
"kita pulang ya sayang."ucap Andre.
Alana pun menganggukan kepalanya. Dan Andre pun melajukan mobilnya menuju rumah keluarga Sanjaya.
Sesampainya mereka di depan rumah, Luna yang yang sedang duduk di ruang tengah sendiri, kemudian menyapa Andre."selamat sore daddy Naura."sapa Luna.
Andre terkejut melihat mantan istri nya sudah berada di dalam rumah nya dan menatap ke arah Alana, dan Alana melepaskan genggaman tangansuaminya.
"mas aku mau ke atas dulu."ucap Alana dengan melangkah meninggalkan suaminya yang terlihat marah dengan kehadiran mantan istri
nya.
"untuk apa kau datang kesini, bukankah sudah kutekankan pada mu, kalau pintu rumah ini sudah tertutup untuk kaki mu yang kotor itu."ucap Andre dengan amarah.
Luna meraih tangan Andre."sayang aku kesini untuk memperbaiki kesalahan ku padamu, dan waktu itu aku tidak sengaja melakukan nya."jawab Luna.
Andre menghempaskan tangan Luna dengan keras," kau fikir semudah itu memperbaiki kesalahan mu, kau bahkan tidak hanya mengkhianati ku, anak mu juga tidak pernah kau fikirkan. Dengar Luna, aku sudah menikah dan Alana adalah seorang istri yang setia dan bunda yang baik untuk Naura."ucap Andre.
Lalu Andre meninggalkan Luna dan naik ke atas menuju kamar nya. Sesampainya di kamar, Andre mencari keberadaan istrinya.
Alana yang sedang berdiri melamun di balkon kamarnya, tidak menyadari kedatangan suaminya. Lalu Andre memeluk pinggang istrinya dari belakang. Alana terkejut dengan tangan suaminya yang melingkar di pinggang nya."sayang, kenapa melamun di sini?"tanya Andre sambil mengecup bahu istrinya dan menenggelamkan kepalanya di tengkuk leher istrinya.
Alana tersenyum, "tidak ada ,aku hanya sedikit lelah."jawab Alana.
Andre memutar tubuh istrinya menghadap pada nya."jangan berbohong pada ku, katakan ada apa?"tanya Andre.
Alana mengalihkan pandangan nya ke arah lain. "a-aku...."ucapan Alana terhenti.
Andre menatap istrinya dengan nanar dan tersenyum."jangan berfikir macam macam sayang, aku tidak akan pernah kembali lagi pada nya"ucap Andre dengan wajah menunduk ke arah istrinya.
"bukan hanya itu, aku takut Nau akan melupakan aku dan ikut dengan momy nya."jawab Alana.
Andre tersenyum mendengar ucapan istrinya. Lalu dia memegang bahu istrinya."kau tidak perlu takut, Naura tidak bisa ikut bersama nya, karena hak asuh Naura sudah jatuh pada ku."ucap Andre.
Alana pun memeluk suaminya dan menenggelamkan wajah nya di dada suaminya. "tapi bagaimana kalau Nau ingin mommy dan daddy nya bersama lagi, waktu kau berpisah dengan mommy nya, Naura tidak mengerti apa apa."jawab Alana dengan air mata yang masih tergenang.
Andre yang mendengar ucapan istrinya, melonggarkan pelukannya dan menatap wajah istri nya."kau berfikir terlalu jauh sayang, ya walaupun Naura ingin ikut bersama mommy nya, tidak masalah."ucap Andre.
Alana menatap wajah Andre yang terlihat santai. Dan Andre membalas tatapan istrinya dengan perlahan mendekatkan wajahnya ke arah istrinya.
Andre mendekatkan bibirnya ke bibir istrinya, namun Alana menahan bibir suaminya dengan satu jari."jangan di sini sayang, kau belum mandi."ucap Alana sambil menutup hidungnya dengan satu jari.
__ADS_1
Andre tersenyum."bukan kah kau sangat menyukai aroma tubuh ku sayang."ucap Andre dengan langsung me***mat bibir istrinya tanpa mendengar jawaban istrinya.
like komentarnya