Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.

Bunda Cantik Untuk Daddy Naura.
Dubai.


__ADS_3

Andre yang sedang masuk ke dalam club malam,karena di minta client nya meeting di club. Dia pun duduk di sofa panjang sambil menunggu client nya.


Mantan istri Andre yang juga berada di club yang sama,secara tidak sengaja melihat ke arah Andre.


"Andre,dia ada di sini?Luna bertanya tanya karena merasa penasaran,dia pun berjalan menuju ke arah mantan suaminya."Andre!"sapa Luna.


Andre pun terkejut melihat mantan istri nya yang juga ada di sana."Luna !sedang apa kau di sini?"tanya Andre dengan wajah penuh amarah.


"kau tahu Andre,aku masih mencintai mu,aku sangat menyesal karena sudah meninggalkan mu dan anak kita."ucap Luna dengan penuh penyesalan.


Andre tersenyum kecut."lupakan saja kalau dulu kita pernah saling mencintai,dan sekarang aku sudah mempunyai istri, begitu juga dengan Naura dia sudah mempunyai bunda yang sangat menyayangi nya."ucap Andre dengan wajah penuh kebencian.


Andre pun melangkah menuju ruang VIP yang sudah di sediakan untuk meeting bersama client nya. Namun karena sangat marah,dia pun meninggalkan ponselnya di atas sofa tadi.


Luna yang mendengar deringan ponsel Andre,lalu membuka panggilan telepon yang bertuliskan bunda Naura. Dia tersenyum dengan licik dan langsung mengangkat telepon Andre


Luna:hallo.


Alana terkejut mendengar suara dari jawaban telpon dari ponsel suaminya.


Alana:hallo,kau siapa,di mana suami ku?


Luna:aku Luna,mantan istri Andre Sanjaya.


Andre sedang meeting di ruang VIP, dan aku menunggunya di luar club.


Alana langsung mematikan ponsel nya dengan meneteskan air mata. Karena di samping nya ada Naura,dengan sebisanya dia menahan tangisnya.


"bunda, apa yang daddy katakan?"tanya Naura.


"eee. daddy sedang meeting sayang,jadi bagaimana kalau lain kali saja, maksud bunda, kita menunggu daddy saja yang menghubungi ya."pinta Alana.


Naura pun mengikuti apa yang bunda nya pinta.


Alana membacakan dongeng untuk Naura. Dan tidak berapa lama Naura pun tertidur.


Dubai.


Karena merasa sudah berhasil menyampaikan sandiwara kepada Alana, Luna pun menyuruh pelayan untuk mengantarkan ponsel Andre yang tertinggal dan pergi meninggalkan club.


Setelah selesai meeting,Andre membuka ponselnya dan melihat panggilan masuk. Dia terkejut melihat nama panggilan telepon dari Alana.


Alana.


Andre pun menekan nomor istrinya yang tadi menelponnya. Namun berkali kali Andre menyambungkan ke nomor Alana,istrinya itu sama sekali tidak mengangkat panggilan telepon dari nya.


mungkin dia sudah tidur.


Andre pun keluar dari club dan langsung menuju hotel. Namun tanpa dia sadari bahwa mantan istri nya menyuruh seseorang untuk mengikutinya.


Karena berhasil menyimpan nomor whatsapp Alana. Luna yang sudah berstatus janda siap menghancurkan pernikahan mantan suaminya kapanpun.


Jakarta.


Hari ini Naura pergi kesekolah bersama babysitter yang di antar oleh supir pribadi keluarga Sanjaya.


Pikiran Alana sangat kacau setelah menelpon suaminya tadi malam. Dia sering menangis di dalam ruangan nya.


Suara deringan ponsel berbunyi pada pukul dua belas siang. Dengan malas Alana menerima telpon dari suaminya.


Alana:aku sedang sibuk,kalau mau bicara dengan Naura,nanti saja."ucap Alana.


Andre:aku mau bicara dengan mu.


Alana:aku sedang sibuk,maaf nanti saja.


Andre:tadi malam aku sedang meeting.


Alana:ya aku tau.


Andre merasa sikap istrinya yang terdengar sinis pada nya."maaf, di sini aku tidak bisa sering menghubungi mu.


Alana:tidak perlu meminta maaf, karena sepuluh bulan lagi,aku bukan istri mu,dan kau juga bebas melakukan apa pun yang kau mau."ucap Alana dengan menangis dalam diam.


Andre:apa yang kau bicarakan?


Alana:tidak ada,aku hanya mengingatkan saja. Di sana kau juga bebas pergi kemana pun, aku tidak berhak marah pada mu, dengan siapa pun kau pergi itu adalah urusan mu."jawab Alana.


Andre merasa bingung dengan ucapan Alana.


Alana:kalau tidak ada yang penting untuk kau bicarakan, sudah matikan saja telponnya."ucap Alana.


Andre:kalau kau mau aku pulang,aku akan pulang sekarang.


Alana:tidak perlu,kau pokus lah pada pekerjaan mu,Naura akan mengerti,tapi dia mau kau menghubungi nya,dan tadi malam dia meminta ku untuk menghubungi mu tapi..ucapan Alana tidak bisa dia lanjutkan lagi.


"sudah lah lupakan saja."ucap Alana yang langsung mengakhiri panggilan telepon dari suaminya.


*ada apa dengan nya.


kenapa kau seperti seorang istri yang cemburu pada suaminya.


apa kau mencintaiku?


aahhk tidak mungkin,dia pasti masih


mencintai kekasihnya yang sudah tiada itu*


ucap Andre dalam hati.

__ADS_1


*


Malam pun tiba


Andre yang duduk di sofa, merasa jenuh.Dan dia pun memvideo call istrinya. Dan dengan malas Alana menerima panggilan video call dari suaminya.


dengan malas Alana menerima panggilan video call dari suaminya.


Andre :hai sayang.


Alana :sebentar aku akan ke bawah memanggil Naura.


Andre :apa kau tidak ingin berbicara dengan ku?


Alana :memangnya apa yang akan kita bicarakan?


Andre :apa kau tidak mau menanyakan kabar ku?


Alana :kau baik baik saja bukan?


Andre :ada apa dengan mu, sikap mu selalu dingin akhi akhir ini. Dan setiap aku video call, kau selalu terlihat menghindari ku?


Alana :ku rasa tidak ada yang berubah pada ku. mungkin aku sedang datang bulan, jadi aku selalu sensitif.


Andre :jadi setelah aku pulang, apa kau sudah selesai datang bulan nya.


Alana pun terkejut mendengar pertanyaan Andre dengan mata melotot.


Alana :apa maksud mu?


Andre :aku merindukan ciuman pertama kali kita lakukan waktu itu, dan aku ingin meminta hak ku sebagai suami mu.


Alana :kau baik baik saja kan?


Andre :aku baik, bahkan sangat baik jika kau memberikan ku vitamin yang satu itu.


Alana :a-aku mau istirahat. Kalau kau mau bicara dengan Naura, dia ada di bawah bersama mama.


Alana pun langsung mematikan ponsel nya dan pipinya kini seperti kepiting rebus.


Andre tersenyum mendengar ucapan istrinya yang terdengar gugup.


Sementara Alana yang berada di dalam kamar nya merasa sangat kesal dengan ucapan suaminya.


*dasar laki laki, kau fikir aku mudah memberikan kesucian ku pada mu.


heh tidak akan.


ucap Alana dalam hati.


Alana pun menjatuhkan tubuhnya dikasur dan tertidur.


Ke esokan pagi nya.


Di depan hotel, Andre bertemu lagi dengan mantan istri nya. Dia memasang wajah datar pada mantan istri nya itu.


Andre berjalan menuju mobilnya tanpa memperdulikan mantan istri nya yang terlihat menatapnya.


Dia dan asisten pribadi nya melajukan mobilnya menuju proyek. Di dalam mobil, Andre memasang wajah kurang bersahabat."kenapa wanita itu selalu ada di saat yang bersamaan?"tanya Max.


"tidak perlu membahas wanita itu, aku muak setiap kali melihatnya."jawab Andre.


Max pun diam dan tidak berani untuk bertanya lagi.


"Max, apa ciri ciri ketika wanita sedang cemburu?"tanya Andre pada Max.


Max pun menjelaskan."ketika cemburu, biasanya wanita itu menyindir atau juga bisa dengan marah marah tidak jelas."jawab Max sambil menyetir.


Andre tersenyum mendengar ucapan Max."tapi ciri ciri yang kau katakan tadi, tidak seperti yang di ucapkan istri ku."jawab Andre dengan bingung.


"maksud tuan?"tanya Max.


"istri ku mengatakan bahwa apa saja yang kulakukan di sini, dia tidak akan marah, dan setiap aku menggoda nya, dia selalu menghindari ku dan langsung mematikan ponsel nya."jawab Andre.


Max tersenyum mendengar ucapan tuanya."memangnya kenapa kalau istri tuan tidak marah,bukannya itu bagus."tanya Max.


"apa nya bagus, aku merasa tidak di perhatikan sebagai suami."jawab Andre.


"ooo...rupanya kau juga ingin di perhatikan sebagai suami, ini kedengarannya seperti seorang suami yang minta perhatian pada istrinya."ucap Max.


"aku tidak tau, ada apa dengan ku, sejak kami berdua melakukan ciuman pertama itu ,aku merasa aku jatuh cinta pada nya, tapi aku takut kalau aku menyatakan cinta pada nya, dia malah besar kepala."ucap Andre.


"itu namanya kau terlalu gengsi mengakui perasaan mu."ucap Max.


"kalau aku menyatakan perasaan ku, bagaimana kalau dia tidak mencintai ku, mau di taro mana muka ku."ucap Andre.


Max tertawa mendengar ucapan tuanya."kau tidak perlu menyatakan perasaan mu, begini saja, kau harus memberikan perhatian seperti layaknya seorang suami pada istrinya, misalnya kau membawa oleh oleh untuk nya."ucap Max


"oleh oleh seperti apa?"tanya Andre.


"misalnya identik dengan sebuah kalung, gelang, anting atau cincin."jadi Max.


Andre pun tampak berfikir tentang saran dari asisten pribadi nya.


*Satu minggu lagi sayang


tunggu aku sebentar lagi.


aku akan mengatakan bahwa aku

__ADS_1


jatuh cinta pada mu.


aku juga tidak tau,kenapa bisa secepat ini aku jatuh cinta pada mu* .


Dengan debaran jantung yang tidak beraturan Andre membayangkan wajah cantik istrinya.


*


Satu minggu berlalu.


Andre dan Max yang kini sedang berbelanja oleh oleh untuk istri dan anak nya, karena besok mereka harus kembali ke jakarta.


Andre membeli satu set perhiasan untuk istrinya dan membeli beberapa mainan untuk Naura dan juga oleh oleh untuk orang orang yang ada di rumah.


Setelah selesai berbelanja, Andre dan Max pun melangkah keluar."Max aku mau kita segera pulang saja, bagiku besok atau sekarang sama saja."ucap Andre.


Mereka pun langsung menuju hotel untuk bersiap kembali ke jakarta. Karena menggunakan zet pribadi milik nya, dia akan memutuskan kembali kapan saja.


Sementara Luna yang tadi mengikuti Andre, kini ingin membeli perhiasan yang sama dengan yang di beli Andre.


Namun perhiasan yang di beli Andre untuk istrinya adalah perhiasan limited edition. Dan dengan rasa penasaran ,Luna menemukan anting yang mirip dengan yang di beli Andre untuk istrinya.


Andre yang mendengar bahwa ada sedikit kendala pada zet pribadi milik nya, terpaksa menunda ke pulangannya.dia sangat kesal, dan terlihat marah ketika berbicara dengan pilot nya."kenapa kalian ceroboh sekali, seharusnya kalian mengecek zet nya setiap hari."ucap Andre.


"maaf tuan."jawab pilot nya.


"ya sudah, kalau sudah siap, cepat hubungi saya."ucap Andre dengan suara datar. Andre sengaja tidak memberi tahu tentang ke pulangannya besok, karena ingin memberi kejutan pada keluarga nya, terutama istrinya.


Andre melakukan video call pada istrinya.


Alana: heemmm...ada apa?


Andre: tidak bisa kah kau menanyakan yang lain selain ada apa?


Alana: aku bukan tipe perempuan yang pandai bermain kata kata.


Andre: kalau aku kembali, kau mau oleh oleh seperti apa?


Alana : tidak perlu membelikan sesuatu yang pada akhirnya akan menjadi kenangan untuk kita.


Andre terdiam mendengar jawaban istrinya dan menatap wajah istri nya yang terlihat mengalihkan pandangan nya ke arah lain.


Andre : aku hanya ingin memenuhi kewajiban ku sebagai seorang suami.


Alana : tidak usah, dan tidak perlu berlebihan, kalau perlu jangan lagi memanggil ku sayang.


Andre menatap tajam ke arah istrinya dan menarik nafas nya.


Alana :Naura sudah tidur, nanti akan ku sampaikan jika dia ingin di belikan sesuatu


Andre :tidak perlu, aku tau apa yang harus ku beli untuk anak ku.


Andre menjawab dengan suara datar, karena istrinya terus bersikap dingin pada nya .


Andre :maaf sudah mengganggu mu.


Dengan marah Andre langsung mematikan ponsel nya.


Di dalam kamar hotel, Andre membanting ponselnya ke atas ranjang.


*apa sedikitpun kau tidak bisa berkata manis pada ku Alana.


aku mulai belajar untuk mencintai mu.


Dan aku akan menjadikan mu istri ku selamanya*.


ucap Andre dalam hati


Andre kemudian menjatuhkan tubuhnya dan tertidur hingga pagi hari. Dia terbangun saat waktu menunjukkan pukul delapan pagi.


Lalu dia melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya. Di bawah gemercik air shower, dia terus membayangkan wajah cantik istrinya.


Karena merasa terus di abaikan, Andre kembali membanting shower kecil di samping nya. Dan setelah selesai dia pun keluar dari kamar mandi.


Max yang sudah siap dan menunggu tuan nya di sofa kamar tuan nya. Dia melihat wajah tuan nya yang terlihat tidak bersemangat seperti hari kemarin.


"ada apa dengan tuan, kemarin tuan sangat bersemangat untuk pulang.?"tanya Max.


"dia terus mengabaikan ku, dan setiap aku berbicara,dia tetap menjawab nya dengan dingin."jawab Andre.


"mungkin dia ragu karena surat kontrak pernikahan yang anda ajukan waktu itu tuan."ucap Max.


Andre pun tampak berfikir sambil menggaruk garuk pipinya."aku belum bisa mengambil keputusan untuk membatalkan surat perjanjian itu.


bagaimana kalau dia tidak mencintai ku."jawab Andre.


"terserah anda saja tuan, saya hanya memberikan saran saja."ucap Max.


Pada pukul sembilan pagi, Andre mendapatkan kabar kalau zet pribadi milik nya sudah siap untuk di gunakan.


Andre dan Max pun segera berangkat menuju bandara dan sudah berada di dalam zet nya.


Di dalam zet, Andre mengistirahatkan pikiran nya dan menyandarkan kepalanya di kursi zet nya.


Alana aku merindukan mu.


aku sangat merindukan mu.


ucap Andre dalam hati.

__ADS_1


Setelah beberapa jam berada di dalam pesawat


jangan lupa like


__ADS_2