Camping Penumbuh Cinta

Camping Penumbuh Cinta
#Crt_12 Teriakan Khas Adel


__ADS_3

Raina berlari keluar rumah. Sesampainya di luar dia mendapati seseorang sedang menunggu di atas motor di depan rumahnya. "Maaf yah tin, kamu jadi nunggu lama" . Kata raina yang baru sampai di samping justin membuat justin sedikit terkejut.


"Eh raina, gak papa kok" kata justin.


"Oh iya ti, kamu tau rumah aku dari mana?" Tanya raina.


"Oh itu, setelah kita ketemu dulu di supermarket. Aku mengikuti kalian sewaktu kalian pulang jadi aku tau rumah kamu" kata justin dengan senyuman tipisnya.


"Ha?" Kata raina sambil mengangkat sebelah alisnya. "Kenapa ngikutin aku? Kok bisa?" Kata raina bertanya.


"Hahah, bukan apa-apa na. Kita mau terus mengobrol atau berangkat. Nanti kita terlambat kita kena hukum kaka osis" kata justin mengingatkan raina.


"Eh iya, astaga. Ayo berangkat" kata raina.


"Siap tuna putri" Kata justin kemudian memutar arah motornya.


"Ayo naik" kata justin.


"Oke" kata raina kemudian menaiki motor besar milik justin.


"Siap" tanya justi.


"Siap" jawab raina. Kemudian justin melajukan motornya dengan kecepatan sedang.


"Na sekarang gimana keadaan adit?" Tanya justin.


"Sudha lebih baik kok" kata raina.


"Syukurlah" kat justin. "Oh iya na, aku boleh jenguk adit gak?" Tanya justin.


"Yah bolehlah tin, masa ia mau jenguk orang mala di halang-halangin. Ada-ada aja kamu" kata raina sambil sedikit tertawa.


"Iya juga yah" kata justin ikut tertawa.


---


Tidak butuh waktu lama raina dan justin sampai di sekolah.


"Eh ni, itu bukannya raina sama justin yah? Kok bisa bareng yah?" Tanya adel yang baru sampai di sekolah juga bersama yuni.


"Yaelah del, emang loh lupa. Mereka kan udah jadian" kata adel.


"Duh telmi2 emang loh kemarin nangkapnya apa pas justin minta raina jadi pacarnya hah? Bukannya loh sendiri yang dukung mereka" kata yuni.


"Loh, justin kan banyak cewe" kata adel.


"Duh, adel sayang kan kemu sendiri kemarin yang dukung mereka" kata yuni yang sudah mulai geram kepada adel.


"Kita samperin yu del" kata yuni kemudian menarik tangan adel tanpa permisi.


"Makasih yah tin" kata raina kemudian turun dari motor justin.


"Iya na, sekarang kan kamu pacar aku" kata justin.


"Raina" panggil yuni sambil berjalan menarik adel.


"Yuni, lepasin. Sakit tau" kata adel kemudian yuni melepas tangan adel.


"Ya maap. Hehe" kata yuni cengengesan.


"Na, ayo ke lapangan" kata yuni kemudian menarik tangan raina dan juga lagi-lagi menarik tangan adel.

__ADS_1


"Aduh, yuni ini tanganku sakit" rintih adel di tarik yuni.


"Duluan yah tin" kata raina sambil melambaikan tangannya yang satunya. Sedangkan tangannya yang lain di tarik oleh raina.


Justim hanya membalas lambaian raina tanpa tersenyum.


"Apaan sih si yuni, aku kan masih mau sama pacar aku" kataa justin dalam hati dengan kesal.


"Hei tin" kata seseorang sambil menepuk pundak justin.


"Humzz kak diana mengagetkanku sajah" kata justin.


"Eh tin, cewe kami mana" tanya kak diana.


"Itu lagi di bawa kabur sama cewe jutek" kata justin kesal.


"Parah sih, masa cewe di bawa kabur kamu malah dia aja" kata diana mengejek justin.


"Yah mau gimana lagi kak. Mereka kan sahabat, nanti kalau aku terlalu posesif raina bisa gak nyaman sama aku" kata justin.


"Yaudah deh iya, iya. Tenang aja nanti di ruangan kan kamu ketemu lagi sama raina" kata kak diana sambil meletakkan tangannya di pundak justin.


"Oke" kata justin singkat.


"Yailah, masa cowo playboy kayak log galau gara-gara cewenya di bawa kabur" kata diana meledek justin.


"Haha, jangan sembarangan yah kak. Aku gak galau tau" kata justin.


"Aku kan cuman mau hari ini kami jadi trending topik hari ini di sekolah ini" kata justin.


"Hah?" Diana mengangkat sebelah alisnya.


"Eh dara emang justin ini. Hei jangan kepedean kamu" kata raina kemudian berlari mengejar justin.


---


Di lapangan


"Eh na? Kok kami bisa bareng sama justin?" Tanya yuni.


"Oh itu, tadi malam dia chat aku buat jemput aku. Ya udha aku iain aja" kata raina.


"Trus adit sama siapa?" Tanya yuni lagi.


"Adit gak masuk sekolah" kata raina.


"Adit kenapa?" Tanya yuni.


"Itu adit di rumah sakit. Dia kecelakaan kemarin" kata raina.


"Ha?" Kata raina berteriak.


"Hais, apa sih yuni kenapa berteriak sih" kata adel sambil mengusap-usap kupingnya.


"Eh na trus adit sama siapa?" Tanya adel.


"Astaga adel. Tadikan raina udah bilang, adit gak masuk sekolah. Dia lagi dirumah sakit habis kecelakaan" kata yuni menjelaskan lagi pelan-pelan kepada adel.


Rainadan yuni segera menutup telinganya karena mereka tau seperti apa reaksi adel.


Dan benar saja.

__ADS_1


"Apa?" Teriak adel dengan suara melengking khas adel.


"Nah kan sama aja" kata raina.


Sontak saja orang-orang yang ada di lapangan itu menatap mereka bertiga dengan tatapan bingung.


"Kan. Kita di lihatin orang-orang. Makanya del suaranya di kontrol dong" kata yuni.


"Yah maap, kan kaget hehe" kata adel cengengesan.


"Oh iya na adit kecelakaannya kena bisa?" Tanya yuni.


"Iya na gimana bisa kecelakaan? Dimana kecelakaannya? Sama siapa dia kecelakaan? Kmau gak apa-apa kan" kata adel banyak tanya.


"Adel. Tanyanya satu satu dong. Akukan jadi bingung" kata raina. "Petama kau gak apa-apa karena adit kecelakaan bukan smaa aku" sambung raina.


"Jadi???" Tanya yuni penasaran.


Raina menceritakan apa yang sudah di ceritakan adit semalam tentang bagaimana dia kecelakaan.


"Jadi gitu ceritanya" kata raina.


"Kasihan yah si adit. Jadi sekarang keadaannya bagaimana?" Tanya yuni.


"Iya na? Sekarang keadaan adit bagaimana" tanya adel.


"Dia baik-baik aja kok cuman yah gitu, banyak luka di tubuhnya dan masih harus di rumah Sakit beberapa hari" kata raina.


"Semoga dia cepat sembuh" kata yuni.


"Aamiin" kata adel dan raina.


"Eh iya na. Nanti pulang sekolah nanti kita jenguk adit yah" kata yuni.


"Iya na, aku mau jenguk adit" kata adel kemudian mendapat pelototan dari raina na yuni.


"Heheh" adel tersenyum-senyum malu.


"Iya boleh, aku sama justin juga mau ke rumah sakit pulang sekolah nanti" kata raina.


"Yaudah bagus, aku sama adel ikut" kata yuni.


"Keysip" kata raina kemudian mengacungkan jepolnya.


"Eh na? Itu bukannya justin? Trus siapa cewe itu?" Kata adel setelah melihat justin yangs edang berjalan denagn menggandeng tangan seorang permpuan di koridor kelas samping lapangan.


Raina dan yuni segera melihat ke arah yang di tunjukkan oleh adel


"Iya na itu justin sama siapa?" Tanya yuni.


"Aki juga gak tau" kata raina.


-------------------------------------------


Siapa yah Kira-kira cewe yang di gandeng justin??


Terima kasih kepada para pembaca ☺️ ikuti terus kelanjutan ceritanya 🤗😉😉


Jangan lupa like, komen and vote yah☺️😇


Terima kasih 😇☺️

__ADS_1


__ADS_2