Camping Penumbuh Cinta

Camping Penumbuh Cinta
#Crt_19 POSESIF


__ADS_3

Raina segera menoleh kesumber suara yang memanggilnya. "Eh justin, ada apa?" Tanya raina.


Tetapi justin yang di tanya, bukannya menjawab malah lanhsungbmenarik tangan raina na menariknya untuk membawanya pergi dari sana.


"Ada apa sih tin, sakit tau" kata raina sambil berusaha melepas tangannya dari terikan justin.


"Kamu yang kenapa? Kamu lebih memilih berfoto bersama kakak itu dibanding sama aku" jawab justin sambil berhenti berjalan.


"Hei, kamu sendiri yang tidak mengajakku. Malahan kamu malah asik berfoto denagn gadis-gadis itu" kata raina menyalahkan justin.


"Karena kamu yang tidak mengajakku juga" kata justin.


"Hais, sudahlah tidak akan ada habisnya berdebat terus denganmu. Lepaskan tanganku genggamanmi sangat kasar aku merasa kesakitan" kata raina dingin tanpa menoleh ke justin.


"Oh, maafkan aku sayang. Aku terlalu cemburu" jawab justin dengab lembut sambil melepaskan tangan raina.


"Oh iya kami belum menjawab pertanyaanku" kata raina sambil melirik ke justin.


"Pertanyaan yang mana?" Tanya justin.


"Cewe yang bareng kamu tadi pagi itu siapa?" Tanya raina.


"Oh itu. Itu kan kak diana, kakak osis sekaligus kakak sepupu aku" jelas justin.


"Ha??" Kata raina kaget.


"Iya, kakak diana itu sepupu aku" jawab justin.


"Astaga, aku sudah salah sangka sama dia" gumam raina dalam hati.


"Oh baiklah" jawab raina.


"Sekarang kita foto yuk" ajak justin sambil tersenyum ke arah raina.


"Oke" jawab raina singkat.


"Hei kamu" kata justin menghentikan seseorang yang selang berjalan di samping mereka.


Sontak saja siswa itu berhenti dan menoleh kesekelilingnya, kemudian melihat ke arah justin dan menunjuk dirinya. "Aku?" Tanya siswa itu.


"Iya kamu, sini" kata justin kemudian melambai dan di balas anggukan oleh siswa itu.


"Ada apa?" Tanya siswa itu setelah sampai di hadapan justin da raina.


"Tolong fotoin yah" kata justin sambil menyodorkan hpnya ke siswa itu.


"Oke" kata siswa itu kemudian mundur ke balakang. Justin dan raina kemudian mengambil gaya dan "cekrek".

__ADS_1


Setelah dirasa fotonya sudah banyak, justin segera menghentikan berfoto dan meminta hpnya untuk melihat hasil.


"Ini" kata siswa itu sambil mengembalikan hp justin.


"Terima kasih yah" kata justin tanpa menoleh ke siswa tersebut karena hanya fokus pada hpnya.


"Terima kasih yah" kaya raina sambil tersenyum dan dibalas anggukan beserta senyuman oleh siswa itu. Kemudian siswa itu melangkah pergi meninggalkan justin dan raina.


"Kamu gak perlu senyum gitu kali sama cowo" kata justin dengan nada marahnya.


"Apaan sih senyum aja mau di buat masalah" kata raina kemudian meninggalkan justin karena malas berdebat lagi dengannya.


"Raina" panggil justin kepada raina yang mulai menjauh.


---


Bel pulang telah berbunyi. Semua siswa telah bersiap untuk pulang. Mengingat hari ini adalah hari terakhir sekolah minggu ini karena besok libur jadi hari ini ada apel pulang.


Semua siswa di SMU Mawar Melati segera di kumpulkan di lapangan, tak terkecuali semua siswa-siswa baru. Kemudian siswa di minta berbaris sesuai kelasnya.


Apel dimulai dan dipimpin oleh ketua osis dan wakil kepala sekolah sebagai pembina karena kepala sekolah sedang ada urusan.


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, kepada anak-anak sekalian yang saya banggakan. Saya ucapkan terima kasih atas waktunya. Adapun beberapa hal yang akan saya sampaikan yaitu terkait pembelajaran hari senin dan Penyambutan kepada siswa-siswa baru yang sudah bergabung di SMU Mawar Melati" kata wakil kepala sekolah.


"Yang pertama, hari senin akan dilaksanakan upacara bendera seperti biasanya dan saya harap di hari senin nanti tidak ada yang terlambat dan untuk siswa-siswa baru, jadwal mata pelajaran akan di berikan oleh ketua osis dan nanti kalian bisa lihat di grup kalian. Mulai hari senin pembelajaran kalian di SMU ini sudah di mulain. Oh yah, saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada semua siswa baru" sambung wakil kepala sekolah.


"Baiklah, sekian dari saya Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" kata kepala sekolah lagi.


Setelah siswa di bubarkan semua siswa berhamburan, ada yang menuju kelas, ada yang menuju kelas sedangkan raina hanya celingak-celinguk di lapangan seperti mencari seseorang.


"Hei na?" Panggil justin.


Raina segera menoleh ke sumber suara. "Haiz, apaan lagi sih dia" gumam raina.


"Ada apa tin" jawab raina dari jauh tanpa menghampiri justin.


Justin segera berjalan ke arah raina. "Kamu masih ngambek sama aku?" Tanya justin. "Udahlah sayang, aku minta maaf" sambung justin.


"Ha?, siapa juga yang ngambek aku malas aja debat terus setiap saat sama kamu" kata raina.


"Yaudah, maafkan aku yah" kata justin sambil tersenyum.


"Iya" jawab raina singkat sambil membalas senyuman justin dengan terpaksa.


Raina ynag melihat adel dan yuni segera memnaggil mereka. "Yuni, adel" panggil raina dan tentu saja adel dan yuni segerah menoleh ke aras suara yang memanggil mereka.


"Aku pergi dulu yah tin, nanti cahat aja oke" kata raina dan belum saja justin menjawab raina sudah berjalan meninggalkan justin.

__ADS_1


"Bye bye tin" kata raina kemudian berlari meninggalkan justin untuk mengejar adel dan raina.


Justin hanya terdiam melihat raina yang semakin hari Semakin mengabaikannya.


Sesampainya raina di hadapan yuni dan adel, yuni langsung bertanya kepada raina.


"Kenapa lagi loh sama cowo loh?" Tanya yuni.


"Gak kenapa-kenapa kok" jawab raina.


"Ayo pulang" kata raina mengalihkan pembicaraan.


"Yaudah, ayok" kata yuni kemudian mereka bertiga berjalan menuju parkiran.


"He na?, gimana?" Tanya yuni sambil terus berjalan.


"Gimana apanya?" Tanya raina.


"Kamu udah cinta belum sama justin?" Tanya yuni.


"Gak tau nih, tapi kok makin kesini aku malah makin gak nyaman yah sama dia. Dia dekat dekat sama cewe lain aja aku B aja" kata raina. "Trus tuh yah, yang paling gak aku suka itu. Dia itu terlalu posesif, trus dia itu kasar" jelas raina.


"Syukurlah" kata yuni.


"Kok syukur lagi?, kan dia itu pacar aku" jawab raina.


"Aku kasih tau kamu, dia itu bakalan ninggalin kamu nantinya pas kamu udah cinta sama dia. Yah, seperti teman-teman sekelasku dulu. Jadi saran aku, sebaiknya kamu putusin dia sebelum dia buat kamu jatuh cinta sama dirinya" jelas yuni.


"Benarkah?, secepatnya aku cari waktu yang tepat untuk putusin dia" jawab raina.


"Nah, itu lebih baik" jawab yuni lebih lega dengan keputusan raina.


"Eh stop stop" kata adel menghentikan langkah mereka.


"Ada apasih adel?" Tanya yuni bingung.


"Eh, kalian bahas apa sih?" Tanya adel bingung.


"Haduh, telmi telmi" kata raina dan yuni bersamaan sambil menutup dahi mereka dengan satu tangan.


"Udahlah, ayok pulang aja" kata yuni kemudian di angguki oleh raina lalu yuni segera menarik adel.


Mereka bertiga pulang dengan mengendarai motornya masing-masing dan melajukannya dengan kecepatan sedang.


-------------------------------------------


Terima kasih kepada para pembaca πŸ˜‰πŸ€—

__ADS_1


Ikuti terus kelanjutan ceritanya πŸ˜‰πŸ˜‰


Jangan lupa like, komen and vote yah πŸ˜‰β˜ΊοΈπŸ˜‡


__ADS_2