
Sesampainya raina di sekolah adit raina tidak mendapati adit menunggunya di depan gerbang. Rain amencari adit di sekeliling gerbang itu tapi tetap aja hasilnya nihil karena dia tidak mendapati adiknya juga.
"Haduh, dimana adit" gumam raina mulai merasa cemas.
"Sebaiknya aku tanya pak satpam saja" kata raina kemudian pergi menuju pos satpam.
"Permisi pak" kata raina saat sampai di pos satpam.
"Iya nak. Apa ada yang bisa saya babtu?" Kata lak satpam.
"Pak, apa bapak melihat adik saya?, namanya adit" kata raina bertanya.
"Hari ini, mulai dari tadi pagi saya tidak melihat adit" kata pak satpam.
"Aduh kemana anak itu" kata raina yang mulai semakin cemas.
"Apa kamu sudah menelponnya atau mencarinya di rumah?" Tanya pak satpam.
"Aku sudah menelponnya tadi tapi tidak aktif dan aku belum mencarinya di rumah karena biasanya aku yang jemput dia" jawab raina.
"Yah sudah, kamu jangan cemas bapak akan bantu mencari adikmu di sekitar sekolah dan jika sudah ketemu akan bapak bawa pulang. Kamu pulang saja Siapa tau dia sudah ada di rumah" kata pak satpam.
"Baik pa, terima kasih. Saya permisi dulu. Assalamu'alaikum" kata raina kemudian pergi meninggalkan sekolah adit.
---
Di rumah
Sesampainya di rumah raina segera memarkir motornya dan Raina segera memasuki rumah untuk mencari adit.
"Assalamu'alaikum" kata raina sambil memasuki rumah.
"Wa alaikum salam" jawab ibu wina kemudian menghampiri anaknya ynag baru sampai itu.
"Adit... adit... adit" kata raina berteriak sambil mencari-cari adit di sekeliling rumahnya.
"Hei nak kenap kamu berteriak-teriak" kata ibu wina.
"Adit udah di rumah belum bu?" Tanya raina.
"Loh harusnyakan adit sama kamu" kata ibu wina.
"Bu, adit gak ada di sekolahannya" kata raina masih terlihat cemas.
"Kamu sudah tanya teman-temannya?" Tanya ibu wina.
"Belum sih bu, aku gak punya nomornya" kata raina. "Tapi tadi aku tanya pak satpam di sekolahnya tapi katanya dia gak lihat adit di sekolah dari tadi pagi" sambung raina.
"Astaga, dimana adikmu" kata ibu wina sangat cemas.
"Sekarang kamu ke kamarnya cari nomor ponsel teman-temannya" titah ibu wina.
"Baik bu" kata raina kemudian pergi menuju kamar adit.
Kamar adit
__ADS_1
Raina mencari-cari tentang temannya di kamar sampai matanya tertuju pada hp yang tergeletak di kasur adit.
"Pantas saja gak di bawa ternyata hpnya lowbat" kata raina kemudian mengisi daya hpnya adit.
Raina segera menyalakan hp adit kemudian mulao mencari nomor ponsel temannya tapi sayangnya nama kontak di hp adit aneh-aneh tidak menggunakan nama asli temanya tapi memakan nama ejekan adit kepada mereka.
"Aduh si adit ini bagaimana aku mau nelpon telannya kalau nama-nama temannya pada aneh semua" kata raina sambil mengscroll nama-nama kontak yang ada di hp adit
"Oh iya aku lihat panggilan terakhir saja" kata raina dan dia menemukan 2 kontak terakhir yang di menelpon adit.
"Aku akan mencoba menelponnya" kata rain kemudian mencoba menelpon satu teman adit tersebut.
Operator.
Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan cobalah beberapa saat lagi.
"Nomor yang satu tidak aktif, sekarang nomor yang ke dua" kata raina kemudian menelpon nomor yabg kedua.
Operator
Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan cobalah beberapa saat lagi.
"Haduh, gak aktif dua-duanya lagi. Bagaimana ini" gumam raina.
Raina segera keluar kamar adit untuk menghapiri ibunya.
"Ibu aku sudah menelpon temannya tapi pada gak aktif" kata raina.
"Kemana adikmu itu" kata ibu wina cemas.
"Sebaiknya ibu telpon ayah untuk mencari adit" kata ibu wina.
Suara telpon memanggil. "Halo Assalamu'alaikum" kata seseorang di telpon tersebut.
"Wa alaikum salam. Ayah adit belum pulang sampai sekarang" kata ibu wina.
"Loh kok bisa. Sudah di cari di sekolah? " kata ayah yang juga mulai cemas.
"Sudah yah tapi kata raina. Satpam di sekolah adit bilang kalau dari tadi pagi memang tidak melihat adit" kata ibu wina menjelaskan.
"Kemana anak itu ini sudah jam 5" kata ayah.
"Iya yah, ibu jadi cemas" kata ibu wina.
"Yah sudah, ibu jangan cemas yah sebentar lagi ayaah pulang dan mencari adit" kata ayah di telpon. "Sudah dulu yah bu. Ayah selesaikan kerjaan ayah dulu dan segera pulang" kata pak daniel.
"Baik ya. Assalamu'alaikum" kata ibu wina.
"Wa alaikum salam" jawab ayha kemudian memutuskan telponnya.
"Raina sekarang kamu mandi trus makan. Kamu belum makan sepulang kamu sekolah" kata ibu wina.
"Iya bu. Aku mandi dulu" kata raina sambil mengambil tasnya di sofa kemudian pergi menuju kamarnya.
---
__ADS_1
Ruang makan
Saat raina sedang makan ia terus memperhatikan ibunya yang terlihat sangat gelisah karena cemas kepada anaknya.
"Ibu tenanglah adit pasti baik-baik saja" kata raina sambil menghentikan makannya.
"Ibu sangat mengkhawatirkan adikmu" kata ibu wina.
"Bagaimana kalau sehabis makan kita cari adit bu" kata raina.
"Iya ide yang bagus nak. Yah sudab selesaikan makanmu cepat dan kita pergi mencari adikmu" kata ibu wina.
Raina segera mungkin menghabiskan makanannya. Setelah makan raina membawa piringnya ke dapur kemudian mencucinya.
Setelah mencuci piring raina menghampiri ibunya yang ada di ruang tamu.
"Ibu aku siap-siap dulu yah" kata raina.
"Iya nak. Bergegaslah sebentar lagi hari mulai gelap dan adikmu belum pulang" kata ibu wina.
"Iya ibu" kata raina kemudian pergi menuju kamarnya.
---
"Ayok ibu..." kata raina setelah ia bersiap.
"Ayo nak" kata ibu wina kemudian berjalan mendahului raina.
Di perjalanan raina dan ibu wina terus menjari di sepanjang jalan sampai ke sekolah adit.
"Bagaimana ini. Sudah magrib lagi" kata ibu wina bertambah cemas.
"Ibu tenang yah" kita pulang saja dulu nanti kita cari sama ayah.
"Loh itukan ibu sama raina" kata ayah yang melihat raina dan ibu wina di depan sekolah adit.
Pak daniel segera menghampiri istri dan anaknya itu.
"Ibu, raina kenapa kesini? " kata pak daniel.
"Ibu khawatir sama adit makanya ibu mencrinha sampai ke sini" kata ibu wina.
"Yah sudah sekarang kita pulang dulu. Ini sudah magrib nanti kita lanjutkan mencari adit" kata pak daniel.
"Iya ibu, sekarang ibu ikut ayah naik mobil saja yah nggak baik angin sore seperti ini" kata raina yang khawatir juga kepada ibunya.
"Baik nak," kata ibu wina.
"Kamu hati-hati yah nak" kata pak daniel kepada raina.
"Iya ayah" kata raina.
-------------------------------------------
Terima kasih kepada para pembaca 😊 ikuti terus kelanjutan ceritanya 😉🤗😊
__ADS_1
Jangan lupa like, komen and vote yah 😇.
Terima kasih 😉😊