Camping Penumbuh Cinta

Camping Penumbuh Cinta
#Crt_3 Dirumah Aja


__ADS_3

Sesampainya raina di rumahnya dia langsung masuk kekamarnya karena memang dirumah tidak ada orang. Raina langsung membuang tubuhnya ke ranjang empuk miliknya.


"Humh, hari ini melelahkan sekali" gumam raina dalam hati.


Tidak butuh waktu lama aira tertidur.


---


Raina mulai terbangun dari tidurnya karna perutnya yang mulai lapar.


"Haihs, lapar lagi" gumam raina.


Raina segera bernjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi untuk mandi.


Sesudah mandi aira bergegas kedapur mencari makanan. Tapi sayangnya ternyata tidak ada makanan. Dia membuka kulkas dan mencari bahan yang bisa di masak.


"Haish, sepertinya aku harus makan nasi goreng lagi" kata aira sambil mengambil bahan untuk membuat nasi goreng.


"Eh, adit sudah makan belum yah" kata raina dan segera menuju kamar adit untuk menanyakan.


"Dit???" Panggil raina sambil mengetuk pintu kamar adit.


"Oooo Adit hhhh" panggil raina lagi.


"Heh kok gak ada jawaban jangan-jangab dia tidur lagi" kata raina dan kemudian membuka pintu kamar adit. Dan benar saja adit sedang berada di alam mimpi alias adit sedang tidur.


Raina kemudian jongkok di samping tempat tidur adit dan kemidian menjahili adit dengan menggelitik telapak kaki adit.


Adit hanya menarik kakinya dan melanjutkan tidurnya. Tapi raina tidak kapok dia terus mengganggu adit yang kemudian menarik selimut adit.


Adit yang merasa terganggu kemudia berteriak meskipun matanya masih tertutup. "Heh jangan ganggu"kata adit dengan suara tingginya.


"Haih takutnya tuan adit marah-marah" kata raina menggoda adit yang kemudian berdiri dari jongkokannya.


"Hei kak jangan ganggu aku atau ku habisi kau" kata adit yang kemudian membuka matanya.


"uuuu takutnya" ejek raina.


"Kakak keluar dari kamarku" kata adit sambil melempar bantal ke raina.


"Hahaha, dasar kebo. Kemu sudah makan belum kalau belum nanti aku masak banyak-banyak" kata raina.


"Belum kak, houam. Kakak sih tadi pulang sekolah malah langsung tidur" kata adit sambil sesekali menguap karena masih ngantuk.


"Baiklah adekku sayang sekarang kamu bangun dan pergi mandi, aku akan memasak" kata raina sambil menarik adit agar tidak tidur lagi.


"Houam, iya kakak pergi aku mau mandi" kata adit.


"Baiklah, awas tidur lagi" kata raina sambil berjalan keluar kamar.


"Houam, masih ngantuk" kata adit yang berniat berbaring kembali tetapi di hentikan oleh kedatangan raina kembali.


"Heh jangab tidur lagi kebo" kata raina sambil melempar bantal yang di lempar adit ke arah adit kembali.

__ADS_1


"Iya kak" kata adit kemudian turun dari tempat tidur dan pergi mengambil handuk.


"Gitu dong" kata raina dan kembali keluar kamar adit menuju dapur.


Raina mulai memasak nasi gorenga lumayan banyak cukup untuk tiga orang.


Setelah selesai memasak. "Humh, akhirnya selesai" gumam raina.


"Adit,,,,, oh Adit,,,, Adit sini makan sudah siap nih" panggil raian.


"Iya kak sebentar lagi" jawab adit dari dalam kamarnya.


"Cepat, atau makanannya aku habiska" ancam raina.


Adit langsung keluar dari kamarnya menuju ruang makan.


"Ish kakak ini, suka sekali menggangguku" kata adit merajuk.


"Biarin, kamukan adikku satu satunya" kata raina sambil mengacak rambut pendek adit.


"Haih, kakak kan rambutku jadi berantakan" kata adit.


"Biarin" kata raina mengejek adit.


"Kak, cerita dong hari pertama MOSnya" kata adit.


"Makan dulu jangan banyak ngomong nanti abis makan aku ceritain" kata raina.


---


"Heih kak, tadi katanya mau cerita tp gak cerita-cerita juga malah main hp" kata adit.


"Hais, hari ini tidak ada apa-apa, belum ada keseruan" kata raina.


"Ish, gak seru" kata adit. "Dari dang aku nonton dan dari yang aku baca yah kak senior-senior pas MOS itu galak dan jahat tau suka jahatin juniornya tau" jelas adit.


"Hari ini gak ada kek gitu tapi gak tau besok-besok" kata raina. "Oh ada tadi" kata raina dengan nada tinggi mengagetkan adit.


"Hais apasih kak mengagetkan saja" kata adit. " apa kak apa? Apa dia hukum kakak?seniornya marah-marah ke kaka? atau...." kata adit banyak bertanya yang di hentikan oleh raina.


"Hais kamu ini banya bertanya kakak belu selesai cerita juga" kata raina.


"Yaudah kak apa?" Kata adit.


"Tadi pagi pas kakak di sekolah kakak lagi lari dan.... bum" kata raina bercerita dan mengagetkan adit lagi yang serius mendengarkan.


"Hais kakak ini mengagetkan lagi" kata adit sambil memanyunkan bibirnya.


"Heheh bercanda dek" kata raina. "Mau di lanjut gak?" Tanya raina.


"Iya lanjutin kak, tp awas kalau ngagetin lagi" ancam adit.


"Iya iya" kata raina. "Kakak nabrak senior dia itu wakil ketua osis, kakak nabraknya sampai dia jatuh...." belum selesai bercerita suadah di potong adit. "Habis lah kakak nanti kakanya murka hayoloh" kata adit.

__ADS_1


"Ish kamu ini kakak belum selesai cerita" kata raina.


"Heheh iya iya, teruskan" kata adit.


"Kakak osisnya itu gak marah tau, dan elbih parahnya lagi dia jadi kakak pendanping di kelompokku" kata raina sambil memegang wajahnya.


"Hayoloh kak nanti kalau kakaknya balas dendam gimana hayo" kata adit menakut-nakuti.


"Halah kakak gak takut kakanya kelihatannya baik kok" kata raina tenang.


"Yaudah, lihat aja besok-besok" kata adit sambil mengambil hpnya.


"Eh dit" kata raina berbicara kepada adit yang fokus ke hpnya.


"Apa" kata adit masih fokus ke hpnya.


"Eh iya kakak baru ingat tadi ada kejadian di sekolah" kata raina dengan pura-pura menggunakan nada memelasnya.


"Kenapa? Tanya adit yang kemudian menatap kakaknya itu.


"Tadi di sekolah,,,,," kata raina dan terdiam sejenak dan melanjutkan dengan "dwarrrrrr" kata raina mengagetkan adit lagi.


"Bwahahahaah" Raina tertawa terbahak-bahak menertawakan ekspresi marah adit.


Adit yang sudah geram dengan kakaknya menatap kakaknya dengan tatapan liciknya dan langsung saja menyerang raina. Adit menggelitik raina sampai raina tidak henti-hintinya tertawa.


"Bwahahaha, sudah dit kakak gak tahan hahaah" kata raina sambil terus tertawa karena gelitikan adit.


Adit segera menghentikab penyerangannya karena melihat kakaknya berkeringat karena sudah tertawa.


"Haih dit kamu benar-benar, is parah" kata raina yang masih sedikit tertawa.


"Kakak sih sudah ku peringatkan tadi" kata adit.


"Iya iya, eh dit kamu kok tumben gak keluar sama teman-teman kamu" tanya raina.


"Gak papa lagi malas keluar aja" jawab adit.


"Oh sekarang kamu mau jadi anak rumahan gitu" kata raina.


"Gak juga, aku lagi pengen di rumah aja" kata adit.


"Oh dirumah aja" kata raina mengejek adit dan segera berlari menuju kamarnya takut adit menggelitiknya lagi.


"Hais, awas kamu kak" teriak adit.


-------------------------------------------


Maaf banyak typo 😅


Terima kasih kepada para penbaca 🤗 tunggu kelanjutan ceritanya 😉😊


Jangan lupa like, komen and vote yah 😅😇

__ADS_1


Terima kasih 😇


__ADS_2