
Malam harinya di taman bunga mansion Maharani, Rani sedang duduk di taman untuk menikmati kesejukan angin malam, tapi sambil menikmati kesejukan angin malam di hari itu, dia juga sedang memikirkan sesuatu, dia memikirkan apakah keputusan dirinya untuk memilih Reza sebagai pengantin pria di pernikahan palsunya apakah keputusan benar atau tidak, dan dia juga memikirkan perkataan Naina tentang kelompok serigala putih, siapa sebenarnya kelompok serigala putih yang di maksud oleh Robert, kenapa kelompok itu ikut campur masalah dirinya, karena seingat Rani dia tidak pernah mendengar nama dan tidak pernah berurusan dengan kelompok itu.
"Rani kau, sedang apa kau melamun di tempat ini?!!" Tanya Shanti yang tiba-tiba saja mendatanginya sehingga semua pertanyaan di dalam pikiran Rani menjadi buyar
"Seperti yang kau lihat saja, aku sedang duduk di taman bunga ini sambil menikmati angin malam, dan memikirkan sesuatu!!" Kata Rani sambil memperbaiki posisi duduknya
"Apa? Jadi kau punya sesuatu yang bisa kau pikirkan juga?!" Kata Shanti sambil duduk di sebelah Rani
"Apa maksud dari pertanyaan mu yang sangat konyol itu?!" Kata Rani sambil menatap Shanti dengan nada tidak senang
"Iya, aku kira, kau hanya hidup dengan pikiran yang semau mu sendiri tanpa pernah memikirkan sesuatu, dan tidak pernah memikirkan sesuatu dengan sangat serius, apa sekarang kau benar-benar sedang memikirkan sesuatu?" Kata Shanti dengan nada santai, Rani menatap Shanti dengan perasaan kesal, tapi dia bisa menyembunyikan perasaan kesalnya ketika sedang berhadapan dengan Shanti
"Kau benar sekali Shanti, aku memang orang yang seperti itu, tapi.....!!" Rani menggantungkan kata-katanya sambil mengepalkan tangan kanannya
"Tapi apa...?!!" Tanya Shanti penasaran kepada Rani, karena dia menggantungkan kata-katanya
"Tapi sebenarnya aku tidak ingin hidup seperti sekarang ini kak Shanti, aku akan berusaha untuk melindungi mu dari keluarga Pattinson, aku tidak peduli walaupun kita mempunyai hubungan darah dengan mereka!!" Batin Rani penuh ketegaran dan penuh tekad
"Tapi apa Rani? Kenapa kau tidak melanjutkan perkataan mu tadi!!" Kata Shanti penuh penasaran
"Sudahlah, aku tidak ingin membahas masalah yang tidak penting lagi, aku ingin tidur sekarang, kau juga tidurlah, angin malam tidak terlalu baik untuk mu!!" Kata Rani dengan nada datar setelah itu dia masuk ke mansion dan langsung masuk ke kamarnya, sedangkan Shanti masih ada di taman
"Rani, sampai kapan kau akan menjadi seperti ini, aku tahu kau sengaja membuat diriku lupa ingatan enam tahun yang lalu, dan setelah itu kau mengirimkan ku ke Amerika, untuk mengelabui keluarga Pattinson yang sedang mencari diriku, dan oleh sebab itu kau membuat diriku mati selama ini sehingga mereka tidak mengetahui keberadaan ku, dan kau membuang ikatan darah kita yang asli menjadi hubungan kita yang palsu, hubungan yang semulanya ada kakak dan adik, sekarang hanya menjadi teman biasa saja, dan kau sekarang menjadi orang yang seperti ini, aku tahu sebenarnya hati mu tidak seperti sekarang ini, aku tahu hati mu sangatlah baik tapi kau berpura-pura menjadi monster untuk beradaptasi dengan dunia kita yang kejam ini!!" Batin Shanti merasa sedih dan sambil memandang bintang malam.
Dua hari kemudian, pagi itu Rani langsung pergi ke perusahaan tanpa sarapan terlebih dahulu, tapi sebelum dia pergi Rani memerintahkan Lidya untuk mencari informasi tentang kelompok serigala putih yang di katakan oleh Robert, dan dia ingin memastikan apakah kelompok serigala putih itu adalah musuh atau sebaliknya, sesampai di perusahaan, Rani menyuruh Naina untuk memanggil Reza ke ruangannya, dan seperti biasanya mendengar CEO mereka memanggil salah satu karyawan, para karyawan yang ada di bagian itu pun langsung bergosip.
__ADS_1
"Bagaimana? Apa kau sudah memutuskan tentang apa yang aku inginkan?" Kata Rani kepada Reza sambil meminum tehnya secara anggun
"Miss Rani, aku sudah memutuskan, aku bersedia untuk menjadi suami mu!!" Kata Reza dengan wajah tertunduk, Rani pun meletakkan gelas tehnya sambil tersenyum masam
"Baguslah, jika kau setuju, dan apa kau sudah membaca semua isi perjanjian kontrak itu?" Tanya Rani dengan nada dingin
"Sudah Miss, bahkan aku sudah menandatangani kontraknya pada hari dimana aku selesai membacanya!!" Kata Reza sambil menyerahkan perjanjian kontrak yang sudah ditandatangani oleh dirinya
"Baiklah, kau boleh pergi sekarang!!" Kata Rani dengan nada datar, Reza pun beranjak dari tempat itu dan keluar, tapi sebelum dia keluar dari ruangan itu, dia berbalik untuk menatap Rani yang sedang membolak-balik lembar suatu dokumen dan dia tersenyum penuh arti saat menatap Rani, setelah itu dia langsung keluar dari ruangan Rani.
Sedangkan di tempat lain, markas kelompok serigala putih
"Hallo tuan Raja, apa ada perintah untuk aku lakukan?!" Tanya Hans kepada atasannya yang sedang menelepon dirinya itu
"Baik tuan Raja, akan aku laksanakan, apa ada perintah yang lain lagi?!" Kata Hans dengan tegas
"Satu lagi, kirim dia ke Spanyol untuk enam bulan ke depan!!" Perintah atasannya lagi
"Baik tuan Raja!!" Jawab Hans lagi, setelah itu mereka mengakhiri panggilannya, Hans pun langsung menelpon Adamson untuk bertemu dengan dirinya di suatu tempat.
Sedangkan di perusahaan Edward group, Reza sedang di berondong beribu pertanyaan dari Tania
"Reza, ayolah beritahu kepada diriku, kenapa Miss Rani memanggil mu ke ruangannya?" Kata Tania penasaran
"Tania, kita bicaranya nanti saja ya saat makan siang, sekarang aku ingin menyelesaikan pekerjaan ku dulu!!" Kata Reza berusaha menghindar, Tania pun langsung kesal ketika Reza menghindarinya
__ADS_1
"Ok, baiklah, kau harus bercerita saat makan siang nanti!!" Kata Tania kepada Reza dengan wajah yang kesal
"Iya... Iya.... Kakak senior Tania!!" Kata Reza sambil tersenyum dan kembali ke pekerjaannya.
Sedangkan di tempat lain, yang letaknya di suatu cafe, dua orang pemuda sedang duduk bersama
"Ada apa tuan Hans memanggil diriku kemari? Apa ada perintah dari tuan Raja? Kenapa tuan Raja tidak pernah mau menemui ku?!!" Tanya seorang pria yang sedang mengaduk-aduk kopi
"Apa ini cara bicara kau kepada tuan Raja saat kau berbicara di telpon dengannya?" Kata Hans dengan nada tidak senang
"Tidak... Tidak, tuan Hans, aku tidak akan banyak bicara lagi!!" Kata pria itu dengan sedikit ketakutan
"Adamson, tuan Raja memberikan dokumen ini kepada dirimu, jadi mulai sekarang kau tidak usah berniat untuk menemui dirinya lagi, dia tidak akan menemui mu, dan jangan pernah lagi kau mengusik Edward group, karena jika kau berani mengusik Edward group lagi, maka tuan Raja, akan langsung membunuh mu!!" Kata Hans sambil memberikan suatu dokumen
"Memang apa hubungan kalian dengan Edward group, tuan Hans?!!" Tanya pria itu
"Adamson, lebih baik kau tidak banyak bertanya tentang ini!!" Kata Hans menatap tajam kepada pria yang bernama Adamson itu
"Dan ini, enam bulan ke depan, kau akan pergi ke Spanyol, jalankan perusahaan yang mati mu di sana!!" Kata Hans lagi sambil memberikan tiket kepada Adamson
"Baiklah tuan Hans!!" Kata Adamson
"Aku akan pergi, ingat jangan berbuat macam-macam, jika kau berani macam-macam, maka kelompok serigala putih akan menghabisi mu saat itu juga!!" Kata Hans memberi tatapan membunuh kepada Adamson setelah itu dia pergi dari tempat itu
"****... Apa hubungan mereka dengan Edward group? Aku datang kemari untuk menghancurkan Edward group, dan kebencian ku kepada Edward group semakin bertambah setelah gadis itu mengambil berlian yang seharusnya menjadi milik ku!! Baiklah untuk sekarang ini, aku akan mengikuti perintah tuan Raja, setelah enam bulan aku kembali dari Spanyol, aku akan menghancurkan Edward group!!" Kata Adamson sambil mengepalkan kedua tangannya karena marah.
__ADS_1