
"Kau....!! Kenapa lancang sekali kau mengetahui rahasia ku?!!" Bentak Rani sangat marah kepada Reza
"Maaf Miss Rani, sebenarnya aku juga tidak ingin tahu tentang rahasia anda, tapi waktu itu ada polisi yang menggeledah bar ini, dan aku tidak sengaja melihat senjata itu di gudang penyimpanan, jadi aku terpaksa menyembunyikan barang-barang anda, dan mengubahnya menjadi barang kebutuhan bar!!" Kata Reza lagi menjelaskan kepada Rani
"Lalu dimana sekarang barang-barang ku itu berada? Kau sembunyikan dimana? Apa kau sedang berbohong, sebenarnya kau tidak menyimpan barang ku bukan, melainkan kau menjualnya!!" Bentak Rani lagi kepada Reza
"Tidak Miss Rani, aku tidak menjual barang-barang anda!!" Jawab Reza
"Lalu dimana barang-barang itu? Cepat tunjukkan kepada ku!!" Tanya Rani lagi
"Kau tenang saja Miss Rani, aku menyimpan barang-barang anda di tempat yang sangat aman, tidak ada yang mengetahui dimana barang-barang itu berada, bahkan jika polisi ingin menggeledah tempat ini lagi, mereka juga tidak akan mengetahuinya!!" Kata Reza sambil tersenyum
"Sekarang cepat beritahu aku, dimana kau simpan barang-barang ku?!!" Bentak Rani lagi, Reza pun meminta Rani untuk mengikuti dirinya ke suatu tempat.
Mereka berdua pun sampai di suatu ruangan karyawan
"Kenapa kau membawa ku ke tempat ini?!!" Tanya Rani dengan nada marah
"Saya menyimpan barang anda di suatu tempat Miss!!" Kata Reza sambil tersenyum kepada Rani
"Lalu kenapa kau tidak membawa ku ke sana, melainkan ke tempat ini? Apa kau sedang membodohi ku? Cepat beritahu dimana tempat itu?!!" Kata Rani sangat marah, sambil menodongkan pistol ke arah Reza yang dari tadi yang dia sembunyikan
"Saya pasti akan membawa kau ke tempat itu Miss Rani!!" Kata Reza sambil tersenyum manis kepada Rani
Akhirnya Reza pun menekan suatu tombol dari balik loker miliknya, setelah Reza menekan tombol itu tampak ada tangga yang menuju ke ruang bawah tanah, Rani pun tampak terkejut mengetahui ada tempat itu di dalam bar miliknya
__ADS_1
"Mari Miss Rani, aku akan membawa anda melihat barang-barang anda!!" Kata Reza sambil tersenyum ke arah Rani
Rani pun menuruni tangga itu, dan mereka pun memasuki ruangan bawah tanah, sampai di ruang bawah tanah, betapa herannya Rani ketika melihat semua senjata yang dia miliki tertata rapi layaknya seperti tersimpan di suatu museum
"Siapa yang melakukan semua ini? Dan bagaimana kau bisa tahu ada di ruang bawah tanah di bar ku? Padahal aku sendiri yang memiliki tempat ini saja tidak mengetahuinya, bahkan seingat ku, aku juga tidak membangun ruang bawah tanah?!!" Kata Rani bertanya kepada Reza dengan rasa sangat penasaran
"Seseorang yang sangat peduli kepada kau, Miss Rani!!" Jawab Reza masih dengan wajah tersenyum kepada Rani
"Siapa dia?!!" Tanya Rani semakin penasaran
"Saya juga tidak tahu Miss, siapa orang itu, dia hanya meminta ku untuk melakukan ini kepada anda!!" Jawab Reza tersenyum simpul
"Apa jangan-jangan kau adalah mata-mata dari orang itu?" Kata Rani sambil menatap tajam kepada Reza
"Tidak Miss Rani, saya bukan mata-mata orang itu!" Jawab Reza
"Apakah Miss Rani, akan memutuskan tangan calon suami anda sendiri? Lalu bagaimana pendapat orang lain nanti!!" Kata Reza tersenyum penuh arti kepada Rani
"Lancang sekali kau!! Jangan kau pikir aku tidak akan berani melakukannya kepada mu, jangankan berstatus sebagai calon suami ku, jika kau sudah menjadi suami ku secara resmi, aku juga akan berani melakukan itu! Ingat status mu hanya sebatas kontrak saja, setelah tiga bulan kau bukan siapa-siapa lagi bagi diriku, jadi kau jangan berbuat macam-macam!!" Kata Rani menatap tajam ke arah Reza dengan nada mengancam
Setelah itu Rani keluar dari tempat itu meninggalkan Reza, sedangkan Reza menatap kepergian Rani dengan tersenyum yang penuh arti.
FLASH BACK OFF
"Rani, bagaimana? apa kau sudah mendapatkan calon pengantin pria mu?!!" kata Shanti kepada Rani yang sedang menikmati roti isi dagingnya
__ADS_1
Rani tidak langsung menjawab pertanyaan dari wanita yang ada di hadapannya itu
"Kau tenang saja Shanti, aku sudah mendapatkannya, dalam dua hari ini aku ingin kau persiapkan saja acara untuk pertunangan kami, dan satu minggu kemudian setelah acara tunangan, kau bisa langsung mempersiapkan pesta pernikahan!!" kata Rani kepada Shanti dengan nada yang sangat datar
Setelah mengatakan hal itu kepada Shanti, Rani langsung meninggalkan meja makan tanpa menghabiskan sarapan paginya itu, Shanti yang mendengar perkataan Rani, dia terlihat agak bingung sekaligus heran, bagaimana bisa dia melakukan semua acara itu dengan cepat, dan siapa orang yang akan menikahi Rani
"Aku yang menginginkan Rani untuk menikah, tapi kenapa sekarang aku bingung sekaligus heran setelah Rani meminta ku untuk mengatur semua acara itu dengan cepat, lalu siapa pria yang dia dapatkan untuk menjadi pengantin prianya?!!" Shanti menggerutu seorang diri di depan meja makan.
Sedangkan di perjalanan menuju perusahaan Edward group, Rani sangat fokus dengan layar laptopnya
"Naina, aku ingin nanti kau mengumpulkan semua nama karyawan di perusahaan kita, baik dari perusahaan pusat sampai seluruh cabang anak perusahaan kita!!" perintah Rani kepada Naina yang sedang fokus menyetir mobil
"Maaf Miss Rani, kalau boleh aku tahu, untuk apa anda ingin mengumpulkan semua nama karyawan perusahaan kita? apa ada masalah yang sangat serius Miss?!!" tanya Naina memberanikan diri untuk bertanya kepada kepada atasannya itu
Rani pun langsung menatap tajam ke arah Naina, Naina pun langsung diam seketika
"Maaf Miss Rani, saya tidak akan berani bertanya lagi!!" kata Naina dan fokus kembali menyetir mobil
"Aku ingin kau mengumpulkan semua nama karyawan dengan lengkap, jangan ada yang terlewat satu orang pun, karena aku tidak ingin semua karyawan ku melewatkan acara tunangan dan acara pernikahan ku nanti!!" kata Rani dengan nada sangat datar tapi dia masih terus saja fokus kepada layar laptopnya yang ada di hadapannya itu
Naina pun terkejut setengah mati mendengar ucapan dari atasannya itu
"apa?!! apa saat ini aku tidak sedang salah dengar, Miss Rani akan menikah?!!" batin Naina sangat heran sekaligus tidak percaya dengan pendengarannya
"Kau tidak salah dengar Naina, aku akan bertunangan dua hari lagi, setelah bertunangan, satu minggu kemudian aku akan langsung menikah!!" kata Rani kepada Naina
__ADS_1
Seakan Rani tahu jika Naina sedang bertanya-tanya di dalam hatinya tentang perkataannya tadi, sedangkan Rani hanya bisa tersenyum kepada Rani dan berpikir keras, siapa yang akan menikah dengan atasannya itu.