CEO coldly married BOS Mafia

CEO coldly married BOS Mafia
Episode 6 (Permintaan untuk menikah)


__ADS_3

Rani dan Shanti sampai di mansion Maharani, Rani menyuruh para pelayannya untuk menunjukkan kamar Shanti yang telah di sediakan, Shanti pun mengikuti para pelayan itu untuk ke kamar, sedangkan Rani langsung naik ke lantai tiga dan masuk ke kamarnya, setelah masuk kamar Rani pun langsung ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, lima belas menit kemudian setelah selesai membersihkan diri, Rani langsung menjatuhkan tubuhnya di ranjangnya yang mewah, dan dia mengingat-ingat lagi perkataan Shanti tadi sore, Shanti meminta Rani untuk menikah, menikah? Yang benar saja, jangankan untuk menikah, jika ada pria yang mendekati dirinya saja dia langsung sangat amat marah sekali, bagaimana dia bisa menikah, apa yang akan terjadi nanti, bisa-bisa pria yang menikah dengan Rani langsung di bunuh.


Flash back


"Rani, aku ada di negara ini hanya satu bulan saja, dan aku ingin sebelum aku kembali ke Amerika, kau sudah menikah, dan pernikahan itu harus di laksanakan di depan mata kepala ku sendiri!!" kata Shanti kepada Rani, dia meminta Rani untuk melakukan hal yang tidak mungkin diinginkan oleh Rani, Rani langsung menatap tajam ke arah Shanti, karena dia tidak menyangka Shanti akan mengatakan hal seperti itu kepada dirinya, laki-laki dan pernikahan adalah dua hal yang sangat tidak di sukai oleh Rani


"Tidak, itu tidak akan mungkin terjadi, aku tidak akan menikah, kau tahu kan aku sangat membenci dua hal itu?!!" kata Rani kepada Shanti dengan nada sangat kesal


"jika kau tidak ingin mengikuti permintaan ku, lebih baik mulai saat ini juga kita tidak usah saling berhubungan lagi!!" kata Shanti kepada Rani dengan nada mengancam kepadanya, Rani yang mendengar ancaman dari Shanti langsung menghembuskan nafas kasar


"baiklah, aku akan memikirkan perkataan mu itu nanti!!" kata Rani dengan wajah putus asa, setelah itu dia pergi meninggalkan Shanti.


Flash back off


Rani pun merasa sangat lelah memikirkan permintaan dari Shanti itu, akhirnya dia pun langsung tertidur lelap di ranjang mewahnya itu, dan tanpa di sadari oleh Rani bahwa sebenarnya di kamar pribadinya itu ada kamera pengintai yang sengaja di pasang oleh seseorang, seseorang dari kejauhan di tempat lain sedang mengawasi Rani dari kediamannya, bahkan orang itu tahu apa saja yang sedang di lakukan oleh gadis itu selama ini.


Keesokan paginya Rani sudah ada di meja makan untuk menyantap sarapan paginya, hari ini dia tidak duduk sendiri di meja makan, melainkan dia duduk berdua dengan Shanti

__ADS_1


"bagaimana, apa kau sudah memikirkan tentang perkataan ku yang kemarin?!!" tanya Shanti memulai pembicaraannya dengan Rani


"kalian semua, tinggalkan kami berdua!!" perintah Rani kepada para pelayan yang ada di ruangan makan, para pelayan itu pun langsung pergi mendengar perintah dari Rani, setelah semua para pelayan sudah pergi, Rani pun menyampaikan pemikirannya tentang permintaan Shanti kemarin


"baiklah, untuk permintaan mu yang tidak masuk akal itu akan melakukannya kali ini!!" kata Rani dengan nada sungkan sambil memotong roti isi dagingnya itu


"apa?? benarkah kau akan melakukan permintaan ku itu?!!" kata Shanti setengah senang dan tidak begitu percaya


"memangnya jika aku tidak melakukan permintaan tidak masuk akal mu itu, kau akan menarik ancaman sampah mu itu dari ku saat ini juga, hahh?!!" kata Rani sambil menatap Shanti yang setengah kegirangan itu


"Ok, kalau begitu mulia besok aku akan mengadakan beberapa acara kencan buta untuk mu, dan setelah kau merasa cocok dengan salah satu di antara mereka, kita akan mengadakan acara pertunangan secepat mungkin!!" kata Shanti lagi sangat antusias sekali ketika Rani menyetujui permintaannya


"Tidak!!! aku tidak akan mungkin mengikuti rencana kencan buta konyol yang akan kau adakan itu!!" ucap Rani kepada Shanti dengan rasa kesal


"lalu bagaimana, kau bisa melangsungkan pernikahan jika kau tidak mau melakukan kencan buta!! selama ini kau sangat membenci seluruh kaum pria, memangnya ada yang mau menikah dengan mu secara tiba-tiba?!!" balas Shanti dengan nada yang tidak kalah kesal


"seharusnya kau memikirkan hal itu, sebelum kau meminta permintaan yang sangat konyol kepada ku, Shanti..!!" bentak Rani lagi kepada Shanti dengan sangat kesal, Shanti pun hanya diam saja mendengar bentakan dari Rani yang sangat keras, Rani yang melihat Shanti terdiam karena bentakannya tadi, dia langsung menghembuskan nafas kasar

__ADS_1


"sudahlah tidak usah dipikirkan lagi, aku akan mencari pria ku sendiri nanti, jika kau masih menginginkan aku untuk memenuhi permintaan mu, lebih baik kau siapkan saja pesta pernikahan ku langsung, sedangkan sisanya akan aku urus sendiri, jadi kau tidak usah mencari pria untuk aku nikahi!!" kata Rani kepada Shanti dengan nada datar dan setelah itu dia pergi meninggalkan meja makan tanpa menghabiskan sarapannya dan tidak meminum jusnya sama sekali, sedangkan Shanti di meja makan masih sedang mencerna perkataan Rani tadi, karena dia sedikit tidak mengerti dengan ucapan Rani Maharani itu.


sedangkan di perusahaan Edward group, Rani masih tampak terlihat gelisah dengan keputusan yang dia ambil tadi pagi, demi bisa terus dekat dengan Shanti dan menyenangkan Shanti, Rani menyetujui permintaan dari Shanti, Rani benar-benar berpikir ini adalah permintaan yang sangat konyol dari Shanti untuk dirinya, bukannya selama ini Shanti tahu dua hal yang sangat di benci oleh Rani, tapi kenapa dia meminta permintaan itu kepada Rani


"Miss Rani...!!" panggilan dari Naina membuat lamunan Rani jadi buyar


"ada apa?" tanya Rani dengan nada datar


"Miss, kemarin Robert Pattinson telah mengambil tindakan kekerasan kepada salah satu karyawan pusat kita!!" kata Naina memberitahu kepada atasannya itu


"dasar rubah tua si*lan!! lancang sekali dia melakukan kekerasan kepada orang-orang ku!!" kata Rani dengan nada kesal


"Naina, beritahu kepada Lidya, buat peringatan kepada rubah tua yang tidak tahu diri itu, agar dia tidak membuat keributan dengan orang-orang ku, karena tidak ada orang lain yang berhak melakukan apapun kepada orang-orang ku dan menghancurkan wilayah ku, selain aku sendiri yang melakukannya!!" ucap Rani dengan nada yang sangat geram sekali


"baik Miss Rani, aku akan segera memberitahu Lidya tentang perintah anda!!" kata Naina dengan nada sopan setelah itu dia keluar dari ruangan Rani, setelah kepergian Naina, Rani langsung memukul meja kerjanya dengan sangat keras karena sangking kesalnya


"dasar rubah tua tidak tahu diri!! berani-beraninya dia berbuat seperti itu di wilayah ku sendiri!! aku tidak akan membiarkan semua orang dari marga Pattinson itu mengusik kehidupan ku lagi, termasuk pria tua yang bernama Albert Pattinson itu!!" kata Rani sangat geram sekali.

__ADS_1


__ADS_2