
Naina memberikan segelas air kepada Rani supaya dia lebih tenang
"Miss Rani, kau ingin kembali ke hotel atau....."
"Aku ingin segera kembali!!" kata Rani dengan nada yang sangat dingin, mungkin dia masih agak marah
"Kau ingin kembali menggunakan apa Miss, jet pribadi, helikopter, kapal pribadi mu atau pesawat biasa?!!" kata Naina dengan nada polosnya
"Naina, aku ingin kembali ke rumah ku, tapi kenapa kau seperti sedang menawarkan kendaraan pribadi kepada ku?!!" kata Rani menatap Naina dengan perasaan kesal, karena untuk pertama kalinya sekertarisnya itu terlihat bodoh bagi dirinya
"Baiklah Miss maafkan saya, kalau begitu aku akan menelpon Mega untuk menyiapkan helikopter untuk mu!!" kata Naina dengan nada sopan
Setelah itu Naina mengabari Mega sang pilot helikopter untuk menerbangkan helikopter Rani ke perusahaan RED, perusahaan RED adalah perusahaan dimana mereka berada, perusahaan RED itu merupakan salah satu anak cabang dari Edward group yang ada di kota B terletak di negeri China, selain perusahaan RED, masih banyak anak cabang dari Edward group.
Setengah jam kemudian Naina pun memberitahu Rani bahwa helikopternya sudah tiba, Naina pun langsung mempersilahkan atasannya itu untuk menaiki lift yang langsung menuju ke atap gedung perusahaan RED, karena di sanalah helikopter milik Rani mendarat, setelah sampai Rani langsung menaiki helikopternya tanpa basa-basi untuk menuju pulau tempat tinggalnya.
"Naina, bagaimana persiapan acara hari ini, apa Shanti telah melakukan persiapan pesta untuk pertunangan?!!" tanya Rani kepada Naina dengan nada yang sangat sungkan
"Persiapan pesta sudah selesai Miss, nyonya Shanti sudah menyiapkan semua kepentingan pesta dengan begitu meriah, bahkan para tamu undangan yang kau inginkan juga sudah tersebar semua kemarin, dan nyonya Shanti juga sudah menetapkan tanggal pernikahan Miss Rani untuk minggu depan!!" kata Naina menjelaskan kepada atasannya itu dengan nada hati-hati
Rani hanya menghembuskan nafas kasar mendengar perkataan dari sekertarisnya itu
"Tanggal berapa pernikahan ditetapkan oleh Shanti?!!" kata Rani dengan nada pasrah
"Pernikahan itu ditetapkan pada tanggal yang bertepatan dengan tanggal lahir anda Miss, yaitu 26 Januari!!" ucap Naina menjelaskan lagi
Wajah Rani langsung berubah menjadi muram sekali, saat Naina mengatakan pernikahan itu akan dilangsungkan saat tanggal kelahirannya itu
Naina yang menyadari wajah atasannya kembali muram, dia hanya diam saja, dia tidak berani mengatakan apapun lagi, tadinya dia ingin menunjukkan foto Reza ketika sudah menjalani perawatan tubuh dan wajahnya, tapi niat untuk memberitahu hal itu dia urungkan begitu saja, karena dia tidak ingin atasannya kembali marah lagi.
Tiga jam kemudian helikopter Rani sampai di atap perusahaan Edward group, di sana terlihat Lidya sedang menunggu kedatangan atasannya itu
"Miss Rani, pesta pertunangan anda sudah dipersiapkan oleh nyonya Shanti, dan acaranya akan dilangsungkan tepat jam tujuh malam nanti!!" kata Lidya menjelaskan kepada bos besarnya itu sambil mengikutinya dari belakang
__ADS_1
"Baiklah, aku sudah mengerti!! lalu bagaimana dengan pria itu?!!" kata Rani dengan nada datar
"Maaf Miss, pria mana yang anda maksudkan?" tanya Lidya sedikit bingung
"Reza!!" jawab Rani singkat
"Aku kira Naina sudah menunjukkan foto Reza saat ini kepada mu, Miss Rani!!" kata Lidya kepada Rani sambil menatap Naina
"Sudahlah, aku tidak peduli lagi, sekarang pergi ke mansion!!" kata Rani bersikap acuh tak acuh
Lidya pun membuka pintu mobil untuk Rani, sedangkan Naina duduk di kursi pengemudi dan Lidya duduk di sebelah Naina, dia perjalanan menuju mansion, ketiga orang itu tidak ada yang berbicara sama sekali, Naina dan Lidya merasakan bahwa suasana di mobil itu sangat amat mencekam jika bos besarnya itu tidak berbicara, karena menurut mereka lebih baik Rani berbicara daripada dia diam saja begitu tanpa melakukan hal apapun.
Mereka pun telah sampai di mansion, Rani yang melihat seluruh mansion sudah dihiasi dengan begitu indah dan mewah hanya bisa tersenyum getir
"Rani, kau sudah kembali?!!" kata Shanti yang sedang memilih-milih beberapa gaun dan perhiasan
Rani tidak menyahut perkataan dari Shanti
"Yang terpenting, aku sudah kembali saat ini bukan? dan aku tidak melarikan diri!!" kata Rani dengan nada datar sambil menaiki tangga untuk menuju ke kamarnya
"Hei.... Rani, kau ingin kemana? cepat kau pilih beberapa gaun dan perhiasan ini dulu!!" kata Shanti kepada Rani dengan nada berteriak
"Masih ada waktu lima jam untuk acara pertunangan, pilih saja beberapa yang menurut pendapat mu bagus, dan bawa ke kamar ku, aku ingin istirahat sebentar!!" kata Rani dengan nada datar kepada Shanti setelah itu dia pergi menuju ke kamarnya
"Wanita itu, kapan dia berubah? semoga saja setelah acara ini dia bisa berubah!!" batin Shanti merasa gusar
"Nyonya Shanti, apa anda butuh bantuan? jika anda butuh bantuan, saya akan membantu anda!!" kata Naina sambil menawarkan bantuan kepada Shanti
"Tidak usah Naina, kau lakukan saja pekerjaan mu jika masih ada, karena jika tidak kau selesaikan pasti atasan mu itu bisa sangat
marah, sedangkan aku bisa melakukan ini sendiri!!" kata Shanti sambil tersenyum kepada Naina
"Baiklah nyonya Shanti, kalau begitu saya permisi!!" kata Naina, Naina pun pergi meninggalkan Shanti.
__ADS_1
"Naina, apa kau benar-benar yakin bahwa Miss Rani akan bertunangan hari ini?" kata Lidya kepada Naina yang sedang mengutak-atik laptopnya
"Aku juga sebenarnya tidak yakin, tapi dilihat dari keadaan saat ini, sepertinya Miss Rani tidak akan menentang perkataan dari nyonya Shanti!!" jawab Naina yang masih merasa tidak yakin akan keputusan atasannya
"Kau benar Naina, Miss Rani sepertinya tidak akan menentang perkataan dari nyonya Shanti, buktinya jika dia ingin menentang, dia bisa saja bersikap seperti biasanya, memusuhi orang yang memintanya untuk menikah!!" kata Lidya
"Sepertinya nyonya Shanti mempunyai peran yang sangat penting di sini, jika tidak bagaimana mungkin Miss Rani akan mengikuti permintaannya yang sangat dia benci itu!!" kata Naina sedikit berpikir
"Iya mungkin seperti itu, Naina!!" kata Lidya sambil menaikkan kedua bahunya
"Oh ya Lidya, aku baru saja mendapatkan informasi tentang serigala putih!!" kata Naina
"Informasi dari serigala putih? informasi apa?" kata Lidya penasaran
"Aku dengar kelompok serigala putih adalah kelompok mafia!!" kata Naina
"Untuk hal itu aku juga sudah tahu, bahkan Miss Rani juga sudah tahu hal itu!!" kata Lidya dengan wajah melengos
"Tunggu dulu, aku belum selesai bicara!!" timpal Naina
"Iya, iya cepat lanjutkan pembicaraan mu itu, jangan sampai hal yang sudah ku ketahui lagi!!" kata Naina sambil mengambil majalah boudygard
"Yang aku dengar kelompok mafia itu dipimpin oleh tuan King, dan satu orang kepercayaannya yaitu Hans Raicand!!" kata Naina
Perkataan dari Naina sukses membuat buku yang sedang di buka Lidya jatuh ke lantai
"Kau kenapa Lidya?" tanya Naina heran
"Tidak, aku tidak apa-apa, oh ya tadi siapa nama orang kepercayaan dari tuan King?" tanya Lidya memastikan
"Hans Raicand!!" jawab Naina
Lidya pun benar-benar terkejut, dan seketika Lidya langsung keluar dari kamar dengan rasa kesal, sehingga Naina yang melihat tingkah dari Lidya pun merasa heran.
__ADS_1