CEO coldly married BOS Mafia

CEO coldly married BOS Mafia
Episode 10 (Reza meminta maaf kepada Rani)


__ADS_3

Setelah Shaila ke luar dari ruangan pribadi Rani, Rani langsung menatap tajam ke arah orang yang bertanggung jawab di bagian gudang itu


"Kau sudah bekerja di Edward group, kenapa kau harus bekerja di bar milik ku lagi, REZA?!!" Tanya Rani dengan nada kesal kepada orang itu yang tidak lain adalah Reza, karyawan pria yang bekerja di perusahaan Edward group


"Maaf Miss Rani, saat ini aku sedang butuh uang, jadi aku bekerja sampingan, lagi pula aku tidak tahu bahwa bar ini adalah milik anda!!" Kata Reza dengan wajah yang tertunduk


"Kau butuh uang untuk apa? Bukankah kau tidak memiliki keluarga, bahkan di dalam data pribadi milik mu saja, menyatakan bahwa kau tidak mempunyai keluarga sama sekali!!" Bentak Rani kepada Reza


"Maaf Miss Rani, tapi sebenarnya aku memiliki seorang kakek angkat, dia termasuk salah satu keluarga ku!! Dan kakek ku tidak memperbolehkan aku untuk mengatakan bahwa dia adalah keluarga ku, jadi aku tidak menulis itu di data pribadi ku, dan untuk saat ini kakek sedang sakit, oleh karena itu aku membutuhkan banyak uang!!" Kata Reza dengan wajah tertunduk sambil mencengkram ke dua tangannya


Rani pun menghembuskan nafas kasar mendengar perkataan dari Reza, awalnya dia ingin memarahi orang yang bertanggung jawab di bagian gudang secara habis-habisan, tapi saat mengetahui orang itu adalah Reza dan mendengar perkataan dari Reza, sepertinya rasa marah itu langsung hilang begitu saja.


Keesokan harinya saat di perusahaan Edward group, Rani tidak sedang sibuk bekerja, melainkan dia mencari tahu informasi tentang kelompok serigala putih yang berani mengikuti masalah pribadinya itu, dia mencari tentang kelompok itu secara detail dengan kemampuannya sendiri, padahal dia sudah memberikan tugas ini kepada Lidya dan menunggu informasi dari Lidya, tapi entah kenapa dia tidak bisa diam saja menunggu informasi dari orang kepercayaannya itu, padahal selama ini dia tidak pernah mencari tahu secara keras tentang orang-orang yang sedang mengusik hidupnya itu, biasanya dia hanya diam saja menunggu informasi dari Lidya, tapi tidak untuk kali ini, selain mencari tahu tentang kelompok serigala putih, Rani juga mencoba melacak orang yang selama beberapa hari ini sering menerornya melalui sebuah pesan, asal kalian tahu saja sebenarnya selama ini Rani mempunyai banyak kemampuan, bahkan sebenarnya dia juga mampu menyadap komputer milik lawan-lawannya jika dia ingin, tapi selama ini dia juga tidak pernah melakukannya, bahkan selama ini Lidya juga yang di perintahkan untuk melakukan hal seperti itu.


"Miss Rani, Reza ingin bertemu dengan anda, apa aku bisa memperbolehkan dia masuk?!!" tanya Naina kepada atasannya melalui panggilan telepon yang di sambungkan langsung ke ruangan sang CEO


"Biarkan dia masuk!" Kata Rani dengan nada datar, setelah itu dia menaruh telponnya dan kembali ke pekerjaannya


Setelah mendapat izin dari atasannya, Naina langsung memperbolehkan Reza masuk ke ruangan CEO, setelah Reza masuk ke ruangannya Rani langsung menghentikan pekerjaannya

__ADS_1


"Ada apa kau datang ke ruangan ku?!! Apa ada hal yang penting yang ingin kau bicarakan?!!" Tanya Rani kepada Reza dengan nada ketus


"Tidak Miss Rani, tidak ada hal yang penting yang akan aku bicarakan, saya kemari untuk meminta maaf atas perbuatan ku di bar!!" Kata Reza dengan wajah tertunduk, sambil mencengkram erat sesuatu yang dia pegang


"Benda apa yang kau pegang di tangan mu itu?!!" Kata Rani ketika melihat tangan Reza membawa sesuatu


"Oh.. ini Miss, sebagai permintaan maaf dari ku atas perbuatan ku di bar, aku membawakan makan siang untuk anda!!" Kata Reza dengan wajah yang sedikit tertunduk


"Pria ini, dia benar-benar aneh sekali, semua karyawan di perusahaan ini sangat ketakutan ketika berhadapan dengan diriku, jangankan saat berhadapan dengan diriku, jika mereka berhadapan dengan Naina saja sudah sedikit ketakutan, tapi kenapa pria yang baru bekerja di perusahaan ku ini dia tidak pernah ketakutan ketika berhadapan dengan Naina ataupun berhadapan dengan ku?!! Dan sekarang pria ini sampai berani membawakan makan siang untuk ku!! Atau jangan-jangan dia bersikap seperti ini, karena aku memilih nya menjadi calon suami ku, sehingga dia terlihat lancang sekali!!" Batin Rani merasa heran sekaligus geram


"Baiklah Miss Rani, jika anda tidak berkenan, saya tidak akan memberikan ini kepada anda, lagi pula anda juga tidak akan menerima sesuatu dari orang seperti ku!!" Kata Reza dengan wajah yang memelas


"Kalau begitu saya permisi dulu Miss Rani!!" Kata Reza lagi dan dia berniat untuk pergi dari ruangan itu


"Letakan benda itu di atas meja yang ada di sebelah mu!!" Perintah Rani kepada Reza dengan nada datar


Reza pun menaruh makanan itu di tempat yang di perintahkan Rani, Seketika Reza pun tersenyum penuh arti ketika menaruh makanan itu, setelah itu Rani menyuruh dia untuk keluar dari ruangannya


"Pria itu aneh sekali, apa dia benar-benar pria biasa yang terlihat lugu dan tidak berdaya seperti itu?!!" Batin Rani dengan rasa heran ketika Reza keluar dari ruangannya.

__ADS_1


FLASH BACK di bar


"Maaf Miss Rani, saya membutuhkan pekerjaan ini!!" Kata Reza dengan wajah yang tertunduk


Rani pun diam sejenak mendengar perkataan dari Reza, setelah beberapa menit Rani beranjak dari tempat duduknya dan berdiri mendekati Reza


"Apa kau benar-benar sangat membutuhkan uang?!!!" tanya Rani kepada Reza dengan nada dingin


"Iya Miss, saya benar-benar membutuhkan uang untuk kakek angkat saya!!" ucap Reza masih dengan wajah yang tertunduk


"kau benar-benar membutuhkan uang sampai bekerja di sini?!!" tanya Rani lagi mengulangi pertanyaannya dengan sedikit nada marah


"Iya Miss!!" jawab Reza lagi


"Kalau begitu katakan kenapa sebagian barang di gudang tidak ada, apa kau menyembunyikan nya, atau kau mencurinya dan menjualnya di luar sana untuk menghasilkan uang?!! jawab pertanyaan ku dengan benar jika kau masih ingin bekerja di tempat ku, jika kau berani berbohong maka kau akan tahu akibatnya!!" kata Rani kepada Reza dengan menekan perkataannya


"benar Miss, saya telah menyembunyikan sebagian barang di gudang, tapi saya tidak mencuri atau pun menjual barang itu!!" jawab Reza dengan nada tenang


"Lalu dimana barang-barang itu?!! kau sembunyikan dimana?!!" kata Rani menatap Reza dengan perasaan marah

__ADS_1


"Kau tenang saja Miss Rani, aku menyembunyikan barang itu di tempat yang aman, dan aku juga tahu sebagian barang yang kau simpan di gudang bukanlah barang-barang yang biasa, melainkan senjata-senjata yang sengaja kau beli dari negara luar!!" kata Reza kepada Rani


Rani pun agak terkejut sekaligus marah mendengar perkataan dari Reza, berani sekali dia mengetahui rahasia Rani.


__ADS_2