
"Sekertaris Naina, ada apa dengan Miss Rani?" Tanya Reza kepada Naina dengan nada khawatir sekali
"Dokter Claudia bisa menjelaskannya kepada mu, Reza!!" Kata Naina kepada Reza
Claudia menatap Naina dengan rasa heran, kenapa dia bisa berbicara dengan seorang pria dengan begitu santainya bahkan diperintahkan untuk langsung memberitahu kondisi Rani kepada pria itu, memang siapa pria itu
"Claudia...!!" Panggil Naina kepada dokter Claudia dengan nada keras
"Oh.. iya, maaf tuan, Miss Rani mendapatkan beberapa gejala di bagian hati, mungkin karena dia terlalu banyak mengonsumsi alkohol!!" Kata Claudia dengan nada terbata-bata
"Gejala? Gejala apa? apa Miss Rani mempunyai penyakit yang serius?!!" Tanya Reza penasaran bercampur dengan rasa khawatir
Claudia tidak langsung menjawab dari Reza, melainkan dia melirik kearah Naina, Naina pun mengisyaratkan Claudia untuk memberitahu kondisi Rani yang sebenarnya kepada Reza
"Maaf tuan, ini hanya gejala awal saja, aku belum bisa menafsirkan apa itu penyakit serius atau tidak, tapi untuk saat ini aku sudah memberikan obat tidur kepadanya, sehingga dia bisa beristirahat sebentar!!" Kata Claudia dengan nada sungkan kepada Reza sambil memalingkan wajahnya kearah lain
Naina hanya menggelengkan kepalanya dan dia merasa kesal sekali dengan nada bicara Claudia kepada Reza
"Reza, apa kau bisa menjaga Miss Rani sebentar di sini? aku dan dokter Claudia akan keluar sebentar!!" Kata Naina kepada Reza dengan nada datar
Reza pun mengangguk menyetujui permintaan dari Naina
Sedangkan Naina langsung menarik tangan Claudia untuk keluar dari ruangan bos besarnya itu
"Naina, kenapa kau membiarkan seorang pria di ruangan Miss Rani, dan kenapa kau tidak seperti Naina yang biasanya? Dan bagaimana jika Miss Rani, si ratu es itu sadar dan melihat pria itu ada di ruangannya? Bisa-bisa nanti kau di hukum gantung oleh Miss Rani!!" Kata Claudia kepada Naina dengan beruntun pertanyaan
"Husttt.... Shut up lady, ocehan mu itu membuat kepala ku jadi pecah!! bisa-bisa sebelum Miss Rani menghukum gantung diriku, aku sudah mati duluan karena ocehan mu itu!!" Kata Naina sangat kesal kepada Claudia.
Sedangkan di ruangan CEO, Reza masih penasaran tentang gejala Rani yang dimaksud oleh dokter Claudia, dia menatap wajah gadis cantik yang sedang terlelap itu dengan penuh penasaran sekaligus khawatir, dan tiba-tiba ponsel Reza berdering
"Ada apa kau menelpon ku? apa ada sesuatu yang penting?" Kata Reza dengan nada datar kepada orang yang sedang menelepon dirinya itu
"Apa, tuan besar ingin bertemu dengan ku? apa ada masalah yang sangat serius?!!" Kata Reza agak terkejut sekaligus penasaran ketika mendengar perkataan dari penelpon di sebrang sana
__ADS_1
"Hufft... Baiklah, nanti malam aku akan kembali!!" Kata Reza sambil menghela nafas dan setelah itu dia langsung mengakhiri panggilannya.
Reza menatap Rani yang sedang tertidur dengan pengaruh obat itu dengan tatapan lembut, seakan sedang merindukan sosok lain dari dalam wanita yang sedang berbaring itu
"Sayang, aku senang sekali kau tidak pernah melupakan nama ku sampai sekarang, tapi kenapa kau tidak bisa mengenali ku saat ini?!!" Kata Reza dengan suara lirih sambil mengusap wajah cantik wanita yang sedang terlelap itu
Reza pun meraih selimut yang tidak jauh dari jangkauannya untuk menyelimuti Rani, dan sekilas dia mencium kening wanita itu
Naina dan Claudia yang tiba-tiba masuk ke ruangan CEO, mereka tidak sengaja melihat Reza yang mencium Rani langsung terbelalak
"Reza...!!" Panggil Naina kepada Reza dengan menaikkan sedikit intonasinya
Reza pun langsung menengok kearah orang yang memanggilnya
"Iya, sekertaris Naina!!" Sahut Reza dengan wajah yang terlihat sangat panik
(isss.. sekertaris Naina mengganggu saja, gak tahu lagi adegan so sweet dikit apa😏😂😂)
"Kau bisa kembali untuk bekerja sekarang!!" Kata Naina kepada Reza dengan nada datar
"Naina, apa kau sangat yakin pria itu dengan Miss Rani hanya sebatas kontrak saja?!!" Kata Claudia kepada Naina dengan perasaan heran
"Iya, memang kenyataannya seperti itu!!" Jawab Naina datar
"Tapi aku rasa tidak, sepertinya mereka berdua punya hubungan yang sangat serius!!" Kata Claudia merasa tidak yakin
"Husttt... Sudah jangan terlalu banyak bicara tentang hubungan Miss Rani dan Reza!!" Kata Naina menatap Claudia dengan rasa tidak suka.
Saat sedang bersama Naina tadi, Claudia terus saja memaksa Naina untuk menceritakan apa yang terjadi dengan Rani selama dua tahun ini saat dia tidak ada di samping Rani, akhirnya Naina pun menceritakan apa yang telah terjadi.
Rani pun terbangun dari pengaruh obatnya, Rani pun merasa agak heran kenapa dia bisa menggunakan selimut, apa mungkin Naina atau Claudia yang menyelimuti dirinya
"Miss Rani, kau sudah sadar?!!" Kata Naina sambil menghampiri atasannya dan membantunya untuk duduk
__ADS_1
"Miss Rani, apa kau sudah merasa agak baikan?!!" Tanya Claudia
"Heem..." Jawab Rani singkat
"Miss Rani, apa kau terlalu berlebihan dalam mengonsumsi alkohol akhir-akhir ini?!!" Tanya Claudia agak curiga
"Kau tidak perlu bertanya tentang urusan pribadi ku!!" Kata Rani dengan nada dingin sambil meminum teh hijau yang disediakan oleh Naina
"Ya tuhan, Miss Rani, apa sikap mu ini belum berubah sama sekali? Padahal kau sudah punya tunangan, pantas saja dia mencium..."
Naina segera membungkam mulut Claudia menggunakan tangannya dan menatap Claudia dengan tatapan tajam, Naina memberikan isyarat kepada Claudia agar Claudia tidak melanjutkan kata-katanya, untung saja saat ini Rani tidak melihat tingkah Naina yang sedang membungkam mulut Claudia
"Kenapa Claudia?" Kata Rani menatap Claudia dengan perasaan heran
"Tidak ada Miss Rani, aku hanya heran saja, kenapa kau tidak mengundang ku ke acara pertunangan mu? Sedangkan para karyawan mu di seluruh perusahaan dari pusat sampai anak cabang kau undang semua, tapi tidak dengan orang mu sendiri!!" Kata Claudia sambil berpura-pura kesal
"Tunangan ku terjadi secara mendadak, lagi pula untuk apa aku mengundang orang yang sedang berlibur!!" Kata Rani dengan nada datar
"Itu sangat tidak adil sama sekali untuk ku!!" Kata Claudia dengan wajah cemberut
"Claudia, jika kau ingin datang, bukankah kau bisa datang ke pernikahan Miss Rani minggu depan!!" Kata Naina kepada Claudia dengan nada agak kesal melihat tingkah Claudia yang seperti anak kecil
"Emmm... Baiklah aku setuju, tapi untuk saat ini kau harus mentraktir ku untuk makan siang, bagaimana?!!" Kata Claudia sambil menatap Rani
"Aku tidak punya waktu untuk hal seperti itu!!" Kata Rani dengan nada datar dan dia beranjak untuk menuju meja kerjanya.
*******
yang mau tunggu kelanjutannya nanti malam ya guys, sabar aku juga lagi sibuk dengan pekerjaan dan menulis naskahnya hehehe
sabar ya guyssss sabar....
😂😂😂😂
__ADS_1
jangan lupa like dan komentar nya kalo bisa votenya juga, makasih 🙏🙏