
Rani, Naina, dan Claudia kembali ke Edward group setelah makan siang, kali ini sang CEO itu tampak terlihat sangat amat geram karena lagi-lagi dia melihat Tania sedang berbincang sangat akrab dengan pria yang berstatus sebagai tunangannya itu, padahal Reza dan Tania hanya sedang membicarakan masalah tentang pekerjaan, tapi sang CEO cantik itu mengartikan mereka dengan arti yang sangat berbeda, Naina dan Claudia yang sedari tadi menatap si ratu es merasa heran apa yang sebenarnya sedang dipikirkan oleh ratu es itu.
"Miss Rani, apa perlu aku memindahkan wanita yang bersama Reza itu kebagian pemasaran, karena kebetulan bagian pemasaran kita sedang membutuhkan satu karyawan lagi?!" Kata Naina mengusulkan kepada Rani saat dia menyadari bahwa atasannya itu sedang menatap tidak senang dengan kedekatan Reza dan Tania
"Itu ide yang sangat bagus sekali, sangat bagus!! kalau begitu mulai besok aku tidak ingin lagi melihat wanita itu masih ada di bagian administrasi!!" Kata Rani menyetujui perkataan Naina dengan sikap dinginnya dan setelah itu dia pergi menuju ke ruangan kebesarannya
"Hei Naina, apa kau menyadari sesuatu dari Miss Rani?!" Kata Claudia dengan kepada Naina sambil menatap kepergian Rani dengan perasaan heran
"Menyadari sesuatu tentang apa?" Naina balik bertanya kepada Claudia dengan perasaan heran
"Ehmmm.... Menurut penglihatan ku ini, sepertinya sang ratu es yang angkuh ini sedang merasa cemburu kepada tunangannya yang baru berumur satu hari itu!!" Kata Claudia dengan nada santainya
"Claudia, apa perlu aku menyetrum otak mu yang sudah mulai agak rusak ini?!!" Kata Naina melipat kedua tangannya di depan dada dan sambil menatap tajam kearah Claudia
"Hehehe... Aku ini hanya bercanda sekertaris Naina yang cantik, kenapa kalian atasan dan anak buah selalu serius dengan perkataan ku?!!" Kata Claudia pura-pura tersenyum sambil menggaruk keningnya yang tidak terasa gatal sama sekali
"Lain kali jika kau berani bercanda seperti itu lagi tentang Miss Rani, aku akan langsung membuang mu ke hutan Amazon, dan aku jamin kau tidak akan bisa kembali lagi!!" Kata Naina mengikuti gaya bicara atasannya tadi saat sedang makan siang dan setelah itu dia berjalan untuk menuju ke meja kerjanya
"Kalian berdua ini kenapa ingin sekali membuang ku ke hutan Amazon, apa bagusnya di hutan itu?!!" Kata Claudia sedikit berteriak kepada Naina, tapi sepertinya teriakan Claudia itu terdengar, karena Naina sudah berjalan lumayan jauh
"Bos dan anak buahnya sama saja sama-sama tidak berperasaan sama sekali, padahal Miss Rani jelas-jelas kelihatan cemburu tadi, tapi dia tidak menunjukkannya, Naina juga sama saja, saat jatuh cinta dengan seorang pria juga seperti itu, dan dia juga tidak menyadari bahwa dia sedang cemburu, saat pria yang dicintainya dekat dengan orang lain, tapi tunggu sebentar, kenapa pria yang bernama Dylan itu sudah tidak terdengar kabar lagi?!!" Batin Claudia merasa sedikit heran setelah itu dia berjalan menuju meja kerja Naina.
"Naina boleh aku menanyakan sesuatu kepada mu?" Kata Claudia kepada Naina yang sedang sibuk dengan pekerjaannya
__ADS_1
"Tanyakan saja?" Kata Naina singkat
"Apa kau masih berhubungan dengan pria yang bernama Dylan?" Kata Claudia bertanya kepada Naina dengan perasaan ragu-ragu
Naina langsung menghentikan aktivitasnya ketika mendengar pertanyaan dari Claudia dan dia langsung menatap Claudia dengan tatapan membunuh, Claudia langsung menciut ketika Naina menatapnya seperti itu
"Okay, sorry Naina, aku tidak akan bertanya tentang pria itu lagi, sebenarnya aku hanya penasaran saja, kenapa kau tidak pernah membicarakannya lagi, padahal dulu kau sering menceritakannya, bahkan kau sangat...."
"Claudia sebaiknya kau pergi sekarang, jangan mengganggu ku, apa perlu aku mengirim ke luar negeri lagi?!!" Kata Naina menekan perkataannya kepada Claudia dengan rasa kesal
"Ya baiklah, hari ini aku juga baru sampai di tanah air, tapi aku belum sempat istirahat karena langsung menemui Miss Rani, aku tidak ingin pergi ke luar negeri lagi, kalau begitu aku pergi dulu sekertaris es, jangan lupa sampai kan kepada ratu es mu, untuk mengurangi mengonsumsi alkoholnya!!" Kata Claudia dengan nada meledek Naina dan setelah itu dia pergi.
Hari itu Naina dan Rani sedang kelihatan sangat kesal di ruangan kerjanya masing-masing, Rani merasa kesal dengan pekerjaannya yang ada di hadapannya saat ini, tapi jika di lihat dengan jelas lagi mungkin dia merasa sangat kesal karena pria yang berstatus sebagai tunangannya itu dekat dengan wanita lain, sedangkan Naina merasa kesal karena Claudia mengungkit seseorang yang tidak seharusnya di ungkit, yaitu seorang pria yang ingin Naina lupakan selamanya, tapi hari ini Claudia mengungkit nama itu lagi.
"Kakek...!!" Panggil Reza kepada pria paruh baya yang sedang menatap ke luar jendela
"Kau sudah datang, duduklah!!" Perintah pria paruh baya itu kepada Reza
"Aku dengar bahwa kau sudah bertunangan, apa itu benar?!!" Tanya pria paruh baya itu sambil merapikan kemejanya yang sedikit berantakan
"Benar kakek!!" Jawab Reza dengan wajah tertunduk
"Apakah tunangan mu itu mengetahui identitas asli mu?!!" Tanya orang itu lagi
__ADS_1
"Untuk saat ini dia belum mengetahui identitas ku kakek, tapi...." Kata Reza sambil menggantungkan kata-katanya
"Tapi...." Pria paruh baya itu mengerutkan keningnya sambil menatap Reza dengan tatapan heran
"Tapi kak Shanti sudah mengetahuinya!!" Kata Reza dengan nada ketakutan berbicara kepada pria paruh baya itu
"Rupanya dia sudah mengetahuinya sebelum tunangan mu!!" Kata pria paruh baya itu sambil meminum teh hijaunya
"Benar kek!" Jawab Reza
"Baiklah tidak masalah!!" Kata pria paruh baya itu sambil menaruh cangkir tehnya
"Kalau begitu mulai saat ini aku harus memanggil dirimu apa Reza atau Raja?" Kata pria itu sambil menatap Reza
"Maksud kakek apa?" Kata Reza agak heran dengan pertanyaan pria itu
"Kau ini adalah bos mafia serigala putih, dan saat ini kau sedang menyamar sebagai Reza, kau ini memiliki dua nama sekarang, lalu aku harus memanggil mu dengan nama yang mana?!!" Kata pria paruh baya itu sambil tersenyum kepada Reza
"Kakek...!!" Reza pun merasa terharu dan langsung memeluk pria paruh baya itu
******
Reza Gracious, salah satu karyawan pria di perusahaan Edward group, dan sebagai tunangan dari Rani Maharani, selama ini dia menyembunyikan identitasnya dari pria yang sangat berpengaruh menjadi karyawan biasa, ya Reza Gracious yang sebagai tunangan Rani sebenarnya adalah tuan Raja Luxurious, dia adalah pemimpin besar kelompok mafia serigala putih yang sangat berpengaruh, dan dia adalah orang yang selalu melindungi Rani dan Edward group, tapi kelompok serigala putih itu selalu dicari oleh Rani karena Rani mengira kelompok itu adalah musuhnya, dan pria paruh baya yang di panggil kakek oleh Reza adalah kakek angkat dari Reza Gracious alias tuan Raja Luxurious.
__ADS_1