CEO Or PACAR

CEO Or PACAR
Bab 10 . Gosip Hangat


__ADS_3

...Jangan Lupa Like Dan Comment Yaa...


...Happy Reading...


..........❣..........


.......


" Setahu gue kalau cuma sekretaris ngak bakalan di panggil kakak ipar sama adik bosnya ." Ucap Dinda menambahi tebakan Rara .


" Gue tebak pasti Cia sama Pak Nathan ada hubungan ." Rara yakin, sangat yakin akan tebakannya .


" Gue juga yakin ."


" Kemarin kan juga ada gosip di grup yang katanya Cia makan bareng Mama sama Adik Pak Nathan ." Dinda .


" Ngak mungkin banget kalau ngak ada apa - apa ."


" Bentar gue buka grup dulu ." Rara membuka grup gosip kantor yang berisi gosip gosip hangat .


" Whattt ! " Pekik Rara ketika membuka grup dan melihat foto yang membuatnya syok seketika .


" Din ..din ..."


" Paan sih Ra ."


"Nih lihat." Rara menunjukkan foto di grup gibah kantor mereka .


" What..."


"Ini bukannya Pak Nathan sama Cia. " tanya Dinda ketika melihat foto dua orang yang terlihat sedang jalan bersama di mall .


Apa lagi di foto itu terliha dua orang tersebut dengan tangan saling bertautan .


Dan tangan Nathan yang satunya memegang plastik besar berisi boneka .


" Fix sih ini pasti mereka jalan berdua ." Rara .


" Trus itu boneka ketinggalan di mobil Pak Nathan ."


" Gue kali ini yakin banget ." Dinda.


" Kalau gini ya gue yakin mereka lebih dari hubungan bos dan sekretaris ." Timpal Rara menambahi, ia juga meyakini akan hal itu .


💚💚💚


Cia keluar ruangan, ia berniat ke kantin untuk makan siang .


Tak lupa ia janjian makan bersama di kantin bersama Qia .


Ting


Lift sampai di ruangan Qia, ya memang Cia menghampiri Qia, terlihat Qia yang sedang menata meja kerjanya .


Cia melangkah mendekati Qia .


" Yuk kantin ." Ajaknya .


" Bentar ." Jawab Qia .


Cia menunggu beberapa saat .


" Yuk otw kantin ." Ajak Qia sembari menarik tangan Cia .

__ADS_1


" Gue lagi pengen makan soto ."


" Trus ditambah gorengan ." Ucap Qia sembari keduanya berjalan menuju kantin perusahaan .


" Gue malah lagi pengen makan orang ." Ucap Cia, rasanya ia ingin memakan Nathan hidup - hidup saat ini, karenanya ia harus menguras otaknya untuk beralibi kepada Rara dan Dinda tadi .


" Lo laper banget apa gimana ? ."


" Pakai acara pengen makan orang segala ." Tanya Qia .


" Gue sebel banget sama Pak Nathan ." Adu Cia dengan wajah kesalnya.


" Kenapa sama Pak Nathan ? ."


" Kemarin gue ada cerita kan tentang boneka yang ketinggalan dimobil Pak Nathan ." Cia .


" Heem ...trus ? ."


" Tadi adiknya Pak Nathan ke kantor bawain boneka gue ."


"Bilang kalau boneka itu ketinggalan di mobil Pak Nathan ."


" Parahnya lagi dia sekalian bawain gue ice cream yang katanya disuruh sama Pak Nathan ."


" Dan lebih parah parahnya lagi ."


" Adiknya Pak Nathan dateng disaat Dinda sama Rara lagi dimeja gue ."


" Hahhh ! " Teriak Qia, namun seketika ia menutup mulutnya .


" Gila gila..."


" Trus Dinda sama Rara gimana ? ."


" Mereka pastinya tanya - tanya ke lo setelah ngelihat kejadian itu. "


" Ya jelas mereka tanya - tanya ke gue. "


" Merka tanya gimana ? ." Qia keponya mulai merangkak naik .


" Nanti gue ceritain ."


" Gue mau pesan makan dulu."


" Karena cerita tentang Pak Nathan butuh tenaga ekstra ."


Cia pun memesan makanan .


Sedangkan Qia menuju meja yang kosong dan duduk disana .


Tak lama Cia sudah membawa nampan di tangannya, yang di atas nya berisi soto dua mangkuk dan sepiring gorengan, tak lupa semangkuk nasi yang nantinya akan mereka bagi dua .


" Nah lanjutin cerita sambil makan aja Ca ."


" Gue kepo soalnya ." Ucap Qia sembari memeras jeruk nipis diatas sotonya .


" Gue alasan kalau emang Adiknya Pak Nathan lagi bercanda aja ."


" Yakali gue ngomong jujur ke mereka berdua ."


" Bisa digibahin satu kantor ." Jawab Cia sembari menggigit gorengan yang baru saja ia celup kedalam kuah soto .


" Mereka berdua percaya ? ." Tanya Qia lagi .

__ADS_1


" Ngak tau sih ."


" Semoga aja percaya ." Cia berharap penuh akan hal itu .


" Tapi ya Ca ."


" Gue perhatiin dari tadi kita dilihatin seisi kantin ."


" Ntah ini feeling gue aja apa enggak ."


" Tapi beneran gue ngerasa nya gitu. "


" Coba sekarang lo ligat sekeliling kita deh. " Ucap Qia menginteruksikan Cia agar melihat ke sekeliling mereka .


Tanpa bertanya , Cia menolehkan kepalanya melihat sekeliling .


Dan ternyata benar beberapa pasang mata tampak melihat ke arah mereka .


" Eh beneran Qi ."


" Tapi kenapa mereka lihatin kita ya. "


" Perasaan gue lagi ngak buat kesalahan apa - apa deh ." ucap Cia, ia merasa aneh saja ketika beberapa pasang mata melihat ke arahnya, sedangkan ia sendiri tidak sedang berbuat sesuatu yang salah .


" Gue dari tadi juga bingung ."


" Kenapa mereka lihatin kita begitu. "


" Tapi yaudah lah biarin aja ."


"Ntar juga capek sendiri." Ucap Qia kemudian keduanya menikmati makan siang sembari mengobrol tentang banyak hal .


💚💚💚


" Gimana bonekanya ? ."


" Udah kamu kasih ke Kak Cia ? ." Tanya Nathan dari balik telephone .


" Udah ."


" Ice cream nya juga udah ."


" Yaudah kalau gitu."


" Jangan pulang malem ." Ucap Nathan kemudian memutus sambungan telephone kepada adiknya itu .


..........❣..........


...Jangan Lupa Like, Vote DanComment Yaa...


...See You Next Chapter...


...Bye Byee...


.......


Rengat Barat


Minggu, 26 Maret 2023


Pukul 22.37 Wib.


.......

__ADS_1


...Salam Sayang Dari Namja Chingu...


...Lee Haechan ❤...


__ADS_2